Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Umrah » Kisah Muthowif Tetap Dampingi Jamaah Meski Tak Digaji, Jemaahnya Korban Penelantaran Pihak Travel

Kisah Muthowif Tetap Dampingi Jamaah Meski Tak Digaji, Jemaahnya Korban Penelantaran Pihak Travel

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month 0 menit yang lalu
  • visibility 1
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID – Kisah mengharukan seorang muthowif atau pembimbing ibadah umrah di Tanah Suci menjadi sorotan warganet setelah pengalamannya mendampingi jamaah yang diduga ditelantarkan oleh agen travel viral di media sosial.

Cerita tersebut dibagikan oleh pemilik akun Instagram @alfenttt. Dalam unggahannya, ia menceritakan pengalaman sebagai muthowif yang tetap mendampingi seorang jamaah lansia meski dirinya sendiri tidak menerima bayaran dari pihak travel.

Menurut unggahan itu, jamaah lansia itu menjadi diduga menjadi korban kezaliman pihak travel. Diketahui, travel belum melunasi pembayaran hotel dan konsumsi. Akibatnya, aktivitas ibadah jamaah, termasuk menuju Masjidil Haram, ikut terganggu.

Alih-alih meninggalkan pekerjaannya karena haknya tidak dipenuhi, sang muthowif memilih tetap berada di Makkah atas dasar kemanusiaan.

Ia mengaku tidak tega membiarkan seorang jamaah lanjut usia menghadapi situasi sulit seorang diri di negeri orang.

Bahkan, demi menjaga kondisi psikologis sang kakek, muthowif tersebut sempat menyembunyikan persoalan yang sebenarnya (jemaah tersebut telah ditelantarkan) agar jamaah tetap tenang menjalankan ibadah.

Dengan penuh kesabaran, ia terus mendampingi sang kakek hingga akhirnya berhasil melaksanakan ibadah di Masjidil Haram pada malam hari.

Unggahan itu juga menyampaikan kabar bahwa jamaah lansia tersebut akhirnya berhasil dipulangkan ke Indonesia dalam keadaan selamat.

Kisah tersebut memicu banjir simpati dari warganet. Banyak yang memberikan apresiasi atas dedikasi sang muthowif sekaligus mengecam dugaan praktik penelantaran jamaah oleh oknum penyelenggara perjalanan umrah.

Di kolom komentar, pemilik akun Muhammad Syef yang mengaku berprofesi sebagai muthowif mengungkapkan bahwa kejadian serupa bukan hal baru.

“Saya sebagai muthowif sering merasakannya. Sebagian travel ada yang telat, ada juga yang tidak bayar sama sekali. Bahkan sudah diminta berkali-kali tetap tidak digubris,” tulisnya.

Ia mengaku tidak sedikit biro perjalanan yang bukan hanya merugikan jamaah, tetapi juga memperlakukan para pekerja di Arab Saudi secara tidak adil.

Menurutnya, ketika muthowif berinisiatif membantu jamaah secara mandiri karena travel tidak bertanggung jawab, justru mereka dituding tidak memahami etika bisnis.

Padahal, kata dia, para muthowif bekerja hampir tanpa mengenal waktu demi memastikan jamaah dapat menjalankan ibadah dengan baik.

“Menurut saya tidak salah mengambil keuntungan di bidang travel umrah karena kita juga bekerja, bukan bakti. Tapi hak orang lain tolong ditunaikan dengan baik. Kami bekerja 7×24 jam mendampingi jamaah sampai mereka pulang ke Tanah Air,” ungkapnya.

Ia juga menyayangkan masih banyaknya praktik ketidakadilan yang dilakukan sebagian penyelenggara perjalanan umrah, baik terhadap jamaah maupun para petugas lapangan.

“Sekarang mencari travel yang benar-benar lurus, tidak zalim kepada semua pihak, benar-benar susah. Masih sering kita dapati mereka zalim kepada jamaah maupun pekerja,” tulisnya.

Kasus-kasus dugaan penelantaran jamaah umrah belakangan menjadi perhatian publik. Selain berpotensi merugikan secara finansial, tindakan tersebut juga dapat mengganggu pelaksanaan ibadah jamaah di Tanah Suci.

Masyarakat pun berharap pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah serta aparat penegak hukum memberikan sanksi tegas terhadap penyelenggara perjalanan ibadah yang terbukti menelantarkan jamaah maupun mengabaikan hak-hak para pekerja yang bertugas mendampingi mereka.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Travel Umrah Diduga Terlibat Korupsi Kuota Haji, KPK Geledah Satu Kantor Biro Perjalanan

    Travel Umrah Diduga Terlibat Korupsi Kuota Haji, KPK Geledah Satu Kantor Biro Perjalanan

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 384
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kasus dugaan korupsi penentuan kuota dan penyelenggaraan ibadah haji periode 2023–2024 terus merembet. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini menyasar pihak swasta, salah satunya sebuah biro perjalanan umrah dan haji yang diduga ikut terlibat. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa penyidik melakukan penggeledahan di kantor agen perjalanan tersebut pada Kamis, 14 Agustus 2025. […]

    Bagikan Berita:
  • Pelaksanaan sesi Wukuf Arafah tahun ini bertepatan dengan hari Jumat.(tazkiyahtour.com)

    Haji Akbar Tahun 2025, Momentum Langka Jemaah Haji Menuai Pahala Besar

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 931
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ada yang istimewa dari pelaksanaan haji di musim 2025 ini. Yakni, pelaksanaan sesi Wukuf Arafah bertepatan dengan hari Jumat. Sebagian ulama berpendapat bahwa sebaik-baiknya hari adalah hari wukuf Arafah apabila bertepatan dengan hari Jumat, keutamaannya lebih dari 70 kali haji selain di hari Jumat. Wukuf di Arafah -rukun haji yang dilaksanakan pada 9 […]

    Bagikan Berita:
  • Tidak Ada Pelarangan Umrah, KJRI Catat 10.060 Jemaah Sudah Tiba di RI dengan Selamat

    Tidak Ada Pelarangan Umrah, KJRI Catat 10.060 Jemaah Sudah Tiba di RI dengan Selamat

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 232
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Hingga saat ini, pemerintah tidak mengeluarkan larangan untuk melaksakan ibadah umrah di tengah eskalasi perang di Timur Tengah. Pemerintah sejauh ini mengimbau jemaah untuk selalu berkoordinasi dengan travel sembari meningkatkan pengawasan dan pendampingan untuk keselamatan jemaah. Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah memastikan proses pemulangan jemaah umrah ke Indonesia berjalan dengan pengawasan […]

    Bagikan Berita:
  • Kereta Gantung ke Gua Hira Ditargetkan Beroperasi Akhir 2025

    Kereta Gantung ke Gua Hira Ditargetkan Beroperasi Akhir 2025

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 501
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Arab Saudi bersiap meluncurkan kereta gantung pertama yang menuju Gua Hira, menjadikan perjalanan ke Jabal Nur jauh lebih mudah dan cepat. Jika sebelumnya pengunjung harus mendaki lebih dari dua jam dan menapaki sekitar 1.700 anak tangga, kini perjalanan itu akan ditempuh kurang dari 10 menit melalui proyek ambisius Hira Cultural District. Proyek raksasa […]

    Bagikan Berita:
  • Bus Umrah WNI Terbakar di Jalur Menuju Madinah, Kemenlu Konfirmasi Tidak Ada Korban Jiwa

    Bus Umrah WNI Terbakar di Jalur Menuju Madinah, Kemenlu Konfirmasi Tidak Ada Korban Jiwa

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 229
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Sebuah bus yang mengangkut sedikitnya 24 jemaah umrah dari Indonesia, mengalami kebakaran saat dalam perjalanan dari Mekkah menuju Madinah pada Kamis malam 26 Maret 2026 waktu setempat. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini, meski terlihat dalam video beredar, kendaraan hangus dilalap api, Pelaksana Tugas Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri, […]

    Bagikan Berita:
  • Fenomena Umrah di Tanah Air: Jemaah Kabur, Kasus Penipuan hingga Pro-Kontra Umrah Mandiri

    Fenomena Umrah di Tanah Air: Jemaah Kabur, Kasus Penipuan hingga Pro-Kontra Umrah Mandiri

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 381
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Ibadah umrah yang merupakan perjalanan spiritual yang disyariatkan oleh Agama, berkembang menjadi fenomena sosial dan ladang bisnis yang kompleks di Indonesia. Di satu sisi, minat masyarakat untuk berangkat ke Tanah Suci meningkat pesat, namun di sisi lain, berbagai persoalan muncul. Mulai dari modus penyelundupan tenaga kerja berkedok umrah, jemaah yang kabur di Arab […]

    Bagikan Berita:
expand_less