Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Arab Saudi Gelontorkan Rp18 Triliun untuk Modernisasi Makkah Perkuat Infrastruktur Kota Jemaah Haji dan Umrah

Arab Saudi Gelontorkan Rp18 Triliun untuk Modernisasi Makkah Perkuat Infrastruktur Kota Jemaah Haji dan Umrah

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
  • visibility 141
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID – Pemerintah Arab Saudi kembali mempercepat transformasi Kota Makkah sebagai pusat layanan haji dan umrah kelas dunia. Melalui Komisi Kerajaan untuk Kota Makkah dan Tempat-Tempat Suci (Royal Commission for Makkah City and Holy Sites), pemerintah mengalokasikan investasi sebesar SR16,3 miliar atau sekitar US$4,3 miliar (sekitar Rp18 triliun) untuk mengembangkan tujuh kawasan strategis di kota suci tersebut.

Investasi tersebut menjadi bagian dari **Developed Districts Program**, yang mencakup area seluas lebih dari 4,4 juta meter persegi. Program ini dirancang untuk memperbarui wajah Makkah melalui pembangunan kawasan perkotaan yang lebih modern, terintegrasi, dan nyaman bagi penduduk maupun jutaan tamu Allah yang datang setiap tahun.

Berdasarkan keterangan Saudi Press Agency (SPA), pengembangan dilakukan di kawasan Jarham, Al-Khalidiyah, Al-Hajlah, Al-Hindawiyah, dan Al-Zohour. Penandatanganan kontrak proyek berlangsung pada Rabu sebagai penanda dimulainya tahap implementasi pembangunan.

Sejumlah pengembang dan perusahaan investasi besar dilibatkan dalam proyek tersebut, di antaranya Maad International, AlRajhi United, ZOOD, Mohammad Abdulaziz Al-Habib and Sons Holding Co., serta Jadwa Investment. Kolaborasi sektor publik dan swasta ini diharapkan mempercepat realisasi kawasan-kawasan baru yang mampu mendukung aktivitas ekonomi sekaligus meningkatkan kapasitas layanan kota.

Komisi Kerajaan menegaskan bahwa proyek ini tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, memperkuat pertumbuhan ekonomi, serta mewujudkan pembangunan perkotaan yang berkelanjutan.

Saat ini Makkah dihuni sekitar 2,7 juta penduduk. Sebagai lokasi Masjidil Haram, kota ini setiap tahun menjadi tujuan sekitar 1,5 juta jemaah haji dan sekitar 16 juta jemaah umrah. Dengan lonjakan kunjungan yang terus meningkat, modernisasi kawasan perkotaan dinilai menjadi langkah strategis untuk memastikan Makkah mampu memberikan pelayanan yang lebih baik bagi umat Islam dari seluruh dunia.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cegah Haji Non-prosedural, Kemenhaj Sebut Sudah 10 WNI Ditangkap di Saudi

    Cegah Haji Non-prosedural, Kemenhaj Sebut Sudah 10 WNI Ditangkap di Saudi

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 242
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menegaskan komitmennya memperkuat tata kelola, perlindungan jemaah, serta pencegahan haji non-prosedural dalam penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M. Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, mengatakan operasional haji hingga Selasa, 5 Mei 2026 atau hari kelima belas berjalan lancar, tertib, dan terkendali. Berdasarkan data hingga Senin, 4 Mei 2026, […]

    Bagikan Berita:
  • Tidak Sedikit Jemaah Kehilangan Petugas Kloter, Murur di Muzdalifah Sulit Capai Target

    Tidak Sedikit Jemaah Kehilangan Petugas Kloter, Murur di Muzdalifah Sulit Capai Target

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 492
    • 0Komentar

    SAUDI – Sistem Syarikah yang diberlakukan Pemerintah untuk perjalanan Ibadah Haji tahun ini, banyak dikeluhkan jemaah maupun pembimbing haji. Salah satu persoalan yang muncul saat di Arafah, adalah berubahnya penempatan jemaah saat tiba di Madinah tidak sesuai dengan sistem kloter. Kondisi ini membuat ada jemaah yang terpisah rombongan dari pasangannya, bahkan petugas kloter berada di […]

    Bagikan Berita:
  • Tazkiyah Tour Siapkan Tim Dokter Ahli demi Kesehatan Jemaah Haji Khusus, Termasuk Psikiater hingga Lab

    Tazkiyah Tour Siapkan Tim Dokter Ahli demi Kesehatan Jemaah Haji Khusus, Termasuk Psikiater hingga Lab

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 379
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Tazkiyah Tour menegaskan komitmen untuk memberikan layanan haji khusus yang aman, nyaman, dan sesuai standar kesehatan terbaru. Dalam Podcast Haji Tazkiyah yang tayang di kanal YouTube Tazkiyah Tour pada 27 November 2025, dokter pendamping mengungkapkan keseriusan perusahaan untuk menjamin kesehatan Calon jemaah 2026 agar memenuhi kriteria sehat sesuai standar yang diberikan Arab Saudi. […]

    Bagikan Berita:
  • Tazkiyah Tour Catat 2 Pendaftar Haji Khusus di Hari Kedua Event BSI Fest

    Tazkiyah Tour Catat 2 Pendaftar Haji Khusus di Hari Kedua Event BSI Fest

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 309
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Perusahaan biro perjalanan umrah dan haji, Tazkiyah Tour, mencatat dua pendaftar program Haji Khusus pada hari kedua pelaksanaan BSI Fest Ramadan 2026 yang berlangsung di Trans Studio Mall Makassar pada 12–15 Maret 2026. Melalui situs resminya, manajemen Tazkiyah Tour menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengunjung yang telah menyempatkan diri berkunjung ke booth mereka selama […]

    Bagikan Berita:
  • Banyak yang Belum Tahu, Kurma Harus Dicuci Sebelum Dikonsumsi Menurut BPOM Saudi

    Banyak yang Belum Tahu, Kurma Harus Dicuci Sebelum Dikonsumsi Menurut BPOM Saudi

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 437
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Bulan Ramadan identik dengan kehadiran kurma di meja makan. Selain mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW untuk berbuka dengan yang manis, kurma juga praktis, mudah dibawa, dan langsung bisa dikonsumsi tanpa perlu diolah. Akan tetapi, di balik kepraktisannya, ternyata ada satu hal penting yang masih sering terlewat: kurma sebaiknya dicuci terlebih dahulu sebelum dimakan. […]

    Bagikan Berita:
  • MUI Desak Biaya Haji Kembali ke Prinsip Istitaah: Mampu Finansial Harusnya Tanpa Dibantu Subsidi

    MUI Desak Biaya Haji Kembali ke Prinsip Istitaah: Mampu Finansial Harusnya Tanpa Dibantu Subsidi

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 88
    • 0Komentar

    HAMARANEWS.ID — Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak pemerintah mengembalikan skema pembiayaan haji pada prinsip istitha’ah atau kemampuan. Prinsip tersebut menegaskan bahwa ibadah haji diwajibkan bagi umat Islam yang memiliki kemampuan secara fisik, mental, dan finansial. Dengan demikian, calon jemaah yang menunaikan ibadah haji idealnya memiliki kemampuan finansial yang cukup, tanpa terlalu bergantung pada nilai manfaat […]

    Bagikan Berita:
expand_less