Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Kemenhaj Pastikan Nilai Manfaat Area Komersial Hotel Haji Dipakai untuk Kurangi BPIH 2027

Kemenhaj Pastikan Nilai Manfaat Area Komersial Hotel Haji Dipakai untuk Kurangi BPIH 2027

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
  • visibility 61
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID – Upaya pemerintah memperkuat ekosistem ekonomi haji mulai menunjukkan hasil. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia memastikan nilai manfaat yang diperoleh dari optimalisasi area komersial hotel jemaah haji di Arab Saudi akan dimanfaatkan untuk membantu menekan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) pada musim haji 1448 H/2027 M.

Nilai manfaat tersebut berasal dari kerja sama Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (Ditjen PEEHU) Kemenhaj dengan BPKH Limited dalam mengelola area komersial di hotel-hotel yang ditempati jemaah haji Indonesia selama penyelenggaraan haji 1447 H/2026 M.

Direktur Jenderal PEEHU Kemenhaj, Jaenal Effendi, mengatakan Kemenhaj menerima 60 persen nilai manfaat dari pengelolaan area komersial tersebut. Dana itu akan dikembalikan kepada jemaah dalam bentuk pengurangan komponen BPIH pada penyelenggaraan haji tahun depan.

“Kesuksesan penyelenggaraan haji 1447 H harus diikuti dengan langkah konkret untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi beban biaya yang ditanggung jemaah pada musim haji berikutnya,” tegasnya.

Pendapatan Naik Meski Tenant Berkurang
Direktur Utama BPKH Limited, Sidiq Haryono, menjelaskan pendapatan dari penyewaan tenant selama musim haji 1447 H/2026 M meningkat 23,32 persen dibandingkan musim haji sebelumnya.

Kenaikan tersebut terjadi meskipun jumlah unit usaha yang digunakan mengalami penurunan.

“Pada musim haji 1447 H/2026 M, terdapat 45 tenant aktif yang beroperasi di area hotel jemaah haji Indonesia. Meskipun jumlah unit yang digunakan menurun dari 86 unit pada tahun 2025 menjadi 62 unit pada tahun ini, pendapatan sewa dan pendapatan bersih tetap mengalami peningkatan,” ujar Sidiq dalam kegiatan Sinergi Kolaboratif Mendukung Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah di Bogor, Rabu (24/6/2026).

Menurutnya, tenant kuliner masih menjadi penyumbang terbesar terhadap pendapatan. Dua tenant dengan jumlah pelanggan tertinggi adalah Warung Madura Bunda Risma dan Spesial Soto Boyolali (SSB).

Selain usaha kuliner, tahun ini juga dikembangkan berbagai layanan lain seperti jasa kargo, branding, dan laundry.

Efisiensi BPIH Meningkat

Optimalisasi pemanfaatan area komersial hotel menghasilkan efisiensi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) sebesar 457.151,30 SAR.

Nilai tersebut meningkat 10,36 persen dibandingkan musim haji 2025 yang mencapai 414.250,44 SAR.

Jaenal mengapresiasi sinergi antara Kemenhaj dan BPKH Limited dalam memperkuat ekosistem ekonomi haji. Menurutnya, hasil tersebut membuktikan bahwa pengembangan sektor pendukung penyelenggaraan ibadah haji dapat memberikan manfaat nyata bagi jemaah.

“Terima kasih kepada BPKH Limited dan seluruh jajaran Ditjen PEEHU yang telah bekerja optimal selama musim haji. Semoga capaian ini semakin memperkuat pengembangan ekosistem ekonomi haji yang berkelanjutan,” ujar Jaenal.

Ia menambahkan, optimalisasi area komersial hotel merupakan implementasi salah satu pilar Tri Sukses Haji Kemenhaj, yakni sukses membangun ekosistem ekonomi haji.

“Dengan BPKH Limited sebagai garda terdepan, kami berharap nilai manfaat yang dihasilkan pada tahun-tahun mendatang semakin meningkat melalui diversifikasi usaha, termasuk pada sektor akomodasi, transportasi, dan konsumsi,” katanya.

Investasi Syariah Terus Diperkuat

Sementara itu, Deputi Investasi Langsung dan Investasi Lainnya BPKH, Anas, menegaskan pihaknya akan terus mengembangkan investasi dana haji berbasis syariah agar manfaat yang diterima jemaah semakin besar.

“BPKH akan terus mengoptimalkan berbagai potensi investasi yang memberikan manfaat langsung bagi jemaah, termasuk pada sektor akomodasi, transportasi, konsumsi, hingga telekomunikasi,” ujar Anas.

Melalui kolaborasi antara Kemenhaj, BPKH, dan BPKH Limited, pengembangan ekosistem ekonomi haji diharapkan semakin memperkuat kualitas layanan sekaligus mendorong efisiensi biaya penyelenggaraan ibadah haji secara berkelanjutan.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satu Calon Jemaah Haji RI Ditolak Masuk Saudi, Diduga Pernah Melanggar Aturan Saat Umrah

    Satu Calon Jemaah Haji RI Ditolak Masuk Saudi, Diduga Pernah Melanggar Aturan Saat Umrah

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 166
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Seorang calon jemaah haji asal Embarkasi Lombok ditolak masuk ke Arab Saudi setelah terdeteksi masuk dalam daftar cekal selama 10 tahun oleh otoritas imigrasi setempat. Penolakan diduga berkaitan dengan pelanggaran yang pernah dilakukan saat menjalankan ibadah umrah sebelumnya. Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menyampaikan bahwa pihaknya belum menerima rincian spesifik terkait […]

    Bagikan Berita:
  • Cerita di Balik Lion Air Delay Dua Hari dan Bikin Ratusan Jamaah Umrah Terkatung-katung di Jeddah

    Cerita di Balik Lion Air Delay Dua Hari dan Bikin Ratusan Jamaah Umrah Terkatung-katung di Jeddah

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 352
    • 0Komentar

    HAMRANEWES – Ratusan jemaah haji Indonesia tertahan di Bandara Jeddah lantaran penerbangan Lion Air bermasalah. Penerbangan dengan kode JT-111 rute Jeddah ke Jakarta mengalami delay hingga dua hari, membuat ratusan jamaah umrah tertahan di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah tanpa kepastian jadwal keberangkatan yang jelas. Corporate Communications Strategic Lion Group, Danang Mandala Prihantoro, menyampaikan […]

    Bagikan Berita:
  • Sejumlah Situs Bersejarah di Makkah Dihidupkan Kembali, Perbanyak Pengalaman Berziarah

    Sejumlah Situs Bersejarah di Makkah Dihidupkan Kembali, Perbanyak Pengalaman Berziarah

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 500
    • 0Komentar

    MAKKAH – Kota Makkah semakin serius menjaga bahkan menghidupkan situs-situs bersejarah di wilayahnya. Bukan hanya sekadar melestarikan, kota bergelar ‘Al-Mukarramah’ itu kini menghadirkan pengalaman baru yang memadukan nilai religius, kultural, dan sentuhan teknologi modern. Bagikan Berita:

    Bagikan Berita:
  • Calon Jemaah Haji 2026 Wajib Vaksin Meningitis dan Influenza

    Calon Jemaah Haji 2026 Wajib Vaksin Meningitis dan Influenza

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 328
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Calon jamaah haji yang akan menunaikan ibadah haji tahun ini wajib menjalani vaksinasi meningitis dan influenza. Pemerintah Arab Saudi sendiri menyiapkan 80 pusat vaksinasi di seluruh negeri sebagai bagian dari inisiatif resmi pemerintah, demikian pernyataan otoritas terkait pada Minggu kemarin. Kementerian Urusan Agama menyampaikan telah mempublikasikan daftar 80 pusat vaksinasi yang akan melayani calon jamaah haji. Seluruh jamaah […]

    Bagikan Berita:
  • DPR Usul 50 Persen Petugas Haji dari Unsur TNI–Polri, Supaya Tak Ada Jatah yang Dipolitisasi

    DPR Usul 50 Persen Petugas Haji dari Unsur TNI–Polri, Supaya Tak Ada Jatah yang Dipolitisasi

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 268
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI dari Fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay, melempar usulan mengejutkan terkait penyelenggaraan haji di tahun 2026. Saleh meminta setengah dari kuota petugas haji diisi oleh personel TNI dan Polri, agar penempatan petugas terbebas dari kesan praktik “jatah politik”. Jika TNI atau Polri yang mengisi, menurut dia, sudah pasti […]

    Bagikan Berita:
  • Subsidi Haji Makin Bengkak Bisa Menjadi Bom Waktu, Komnas Haji Ingatkan Keberlanjutan BPKH

    Subsidi Haji Makin Bengkak Bisa Menjadi Bom Waktu, Komnas Haji Ingatkan Keberlanjutan BPKH

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 464
    • 0Komentar

    JAKARTA – Untuk bisa berangkat haji, jamaah haji tahun ini mendapat subsidi jumbo yang berkisar Rp33 juta hingga Rp37 juta per orang. Dengan terus meningkatnya subsidi tanpa melihat inflasi yang meningkat, nilai tukar rupiah terhadap dolar, pajak di Arab Saudi dan faktor lain, subsisi membengkak ini bisa menjadi masalah di kemudian hari. Ironisnya, selain membayar […]

    Bagikan Berita:
expand_less