Komisi VIII DPR: Penyelenggaraan Haji 2026 Membaik, Tapi Biaya Haji Berpotensi Naik Tahun Depan
- account_circle Muhammad Fadli
- calendar_month 12 jam yang lalu
- visibility 7
- print Cetak

Jemaah Haji Indonesia di atas pesawat menuju Tanah AIr
HAMRANEWS.ID – Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, menilai penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M mengalami peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Namun, di balik capaian tersebut, ia mengingatkan adanya tantangan besar yang harus dihadapi pemerintah, termasuk potensi kenaikan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) pada musim haji berikutnya.
Menurut Marwan, pelayanan haji di dalam negeri menjadi aspek yang paling menonjol tahun ini. Mulai dari penetapan jemaah, proses penerbitan visa, pemeriksaan istithaah kesehatan hingga distribusi kartu Nusuk dinilai berjalan lebih baik berkat persiapan Kementerian Haji dan Wakil Menteri Haji.
Meski demikian, Komisi VIII DPR masih menemukan sejumlah persoalan dalam pelayanan di Arab Saudi yang akan dievaluasi bersama Kementerian Haji sebagai bahan perbaikan penyelenggaraan haji mendatang.
Sorotan lain yang disampaikan Marwan adalah kemungkinan meningkatnya biaya haji pada tahun depan. Menurutnya, sejumlah komponen biaya, terutama transportasi udara dan layanan di Arab Saudi, memiliki dinamika yang sulit dikendalikan sehingga berpotensi mendorong kenaikan BPIH.
Komisi VIII bersama Kementerian Haji, kata dia, akan mengkaji seluruh komponen biaya untuk memastikan beban yang ditanggung calon jemaah tetap dapat ditekan semaksimal mungkin.
Selain persoalan biaya, DPR juga mengusulkan agar pemeriksaan istithaah kesehatan dilakukan sejak satu tahun sebelum keberangkatan. Langkah ini dinilai memberi kesempatan kepada calon jemaah memperbaiki kondisi kesehatannya sehingga tidak gagal berangkat akibat baru dinyatakan tidak memenuhi syarat menjelang keberangkatan.
Marwan juga mengingatkan tantangan pelayanan di Armuzna, khususnya Mina, akan terus menjadi pekerjaan rumah karena keterbatasan kapasitas kawasan tersebut, sementara kebutuhan layanan terus meningkat seiring harapan bertambahnya kuota haji Indonesia. Berbagai skema, termasuk tanazul, akan terus dikaji sebagai solusi.
Di akhir keterangannya, Marwan menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas penyelenggara haji yang dinilai berhasil memberikan pelayanan di tengah masa transisi kelembagaan Kementerian Haji. Ia berharap berbagai evaluasi yang dilakukan mampu menjadikan penyelenggaraan ibadah haji Indonesia semakin baik pada tahun-tahun mendatang.
- Penulis: Muhammad Fadli
- Editor: Fitriani Heli
