Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Dana Rekening Dormant dari Pendaftar Haji Invalid Capai Rp10 T, Dahnil: Mungkin Orangnya Meninggal Anaknya Tak Mau Gantikan

Dana Rekening Dormant dari Pendaftar Haji Invalid Capai Rp10 T, Dahnil: Mungkin Orangnya Meninggal Anaknya Tak Mau Gantikan

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
  • visibility 38
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) tengah melakukan validasi ulang terhadap data calon jemaah yang masuk dalam daftar antrean haji nasional. Dari total sekitar 5,7 juta calon jemaah, pemerintah menemukan sementara sekitar 400 ribu data yang berisiko tidak valid.

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mengungkapkan hal tersebut dalam rapat bersama Komisi VIII DPR RI, Rabu (19/8/2026).

Dahnil mengatakan, angka 400 ribu tersebut belum merupakan hasil final. Tim Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kemenhaj masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan berapa banyak data antrean yang benar-benar masih valid.

“Antrean kita itu 5,7 juta, tapi ini belum final. Saya mau bocorkan di forum ini dulu. Ini lagi bekerja tim Pusdatin kita. Kita mau lihat data yang 5,7 juta antrean itu yang invalid berapa,” kata Dahnil.

Menurut Dahnil, jika sekitar 400 ribu data tersebut nantinya terbukti tidak valid dan masing-masing calon jemaah memiliki setoran awal sekitar Rp25 juta, maka nilai dana yang terkait dengan data tersebut dapat mencapai Rp10 triliun.

“Temuan sementara 400 ribu yang invalid. Itu kalau dikali Rp25 juta (biaya setoran haji), berarti Rp10 triliun,” ujarnya.

Bukan Berarti Dana Hilang

Dahnil menegaskan, temuan data berisiko invalid tersebut tidak serta-merta berarti dana jemaah hilang. Pemerintah justru sedang berusaha memastikan status orang yang tercatat sekaligus keberadaan dana setoran awalnya.

Salah satu kemungkinan, kata Dahnil, adalah calon jemaah yang telah meninggal dunia, sementara ahli warisnya tidak mengambil kembali dana setoran tersebut dan juga tidak menggantikan posisi almarhum dalam antrean.

“Orangnya ada nggak sih? Karena uangnya ada,” kata Dahnil.

Ia memberikan gambaran, bisa saja orang tua yang telah meninggal dunia memiliki setoran haji, tetapi anak atau ahli warisnya tidak menarik dana tersebut karena menganggap uang itu merupakan milik orang tua.

“Ini orangnya ada, tapi duitnya ada. Makanya kita validasi dengan Kementerian Dalam Negeri,” ujarnya.

Data Antrean Akan Dicocokkan dengan Data Kependudukan

Untuk memastikan validitas daftar tunggu, Kemenhaj akan mencocokkan data antrean haji dengan data kependudukan milik Kementerian Dalam Negeri.

Langkah ini diperlukan untuk mengetahui apakah nama-nama yang tercatat dalam antrean masih merupakan penduduk yang hidup dan memenuhi status administratif sebagai calon jemaah.

Dahnil menyebut proses validasi juga akan membantu pemerintah mengetahui status rekening atau dana yang masih tercatat atas nama calon jemaah yang sudah tidak lagi aktif.

Temuan ini menjadi penting karena jumlah antrean haji Indonesia saat ini mencapai sekitar 5,7 juta jemaah. Angka tersebut juga menjadi basis pengelolaan dana haji dan pemberian nilai manfaat kepada jemaah yang masih berada dalam masa tunggu.

Sebelumnya, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menyatakan telah menyalurkan Nilai Manfaat Tahap I 2026 sebesar lebih dari Rp2,06 triliun kepada sekitar 5,7 juta jemaah haji reguler dan khusus yang masih menunggu keberangkatan.

Karena itu, validasi data bukan hanya berkaitan dengan kepastian antrean, tetapi juga menyangkut akurasi pengelolaan dana haji.

Dahnil menegaskan, pemerintah masih akan melakukan pendalaman sebelum menyimpulkan jumlah sebenarnya dari data yang tidak valid.

“400 ribu” tersebut masih merupakan temuan sementara, bukan angka final. Pemerintah kini menunggu hasil pencocokan data dengan Kementerian Dalam Negeri untuk memastikan kondisi sebenarnya dari jutaan calon jemaah yang berada dalam daftar tunggu haji.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Daging Sembelihan Dam 135.000 Jemaah Haji Indonesia Dikirim ke Palestina

    Daging Sembelihan Dam 135.000 Jemaah Haji Indonesia Dikirim ke Palestina

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 123
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Daging hasil penyembelihan dam dari sekitar 135.000 jemaah haji Indonesia tahun 2026 akan disalurkan kepada rakyat Palestina. Distribusi dilakukan melalui program resmi Adahi milik Pemerintah Arab Saudi dengan jalur pengiriman melalui Mesir sebelum diteruskan ke wilayah Palestina, termasuk Jalur Gaza. Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan langkah tersebut merupakan tindak […]

    Bagikan Berita:
  • ‘Tiada Haji Tanpa Tasreh’, Konjen RI Ingatkan Tak Ada Toleransi Bagi Haji Ilegal: Saudi Sangat Serius

    ‘Tiada Haji Tanpa Tasreh’, Konjen RI Ingatkan Tak Ada Toleransi Bagi Haji Ilegal: Saudi Sangat Serius

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 302
    • 0Komentar

    JEDDAH – Konsul Jenderal Republik Indonesia di Jeddah, Yusron B Ambari, mengingatkan masyarakat Indonesia agar tidak nekat menunaikan ibadah haji tanpa izin resmi atau tasreh dari otoritas Arab Saudi. Ia menegaskan, Pemerintah Arab Saudi kini sangat serius menindak praktik haji ilegal dan tidak lagi memberi toleransi. Pernyataan tersebut disampaikan Yusron melalui akun resminya dalam rangka […]

    Bagikan Berita:
  • Capai Angka Fantastis, 17,5 Juta Orang Salat di Masjidilharam Dalam Sebulan

    Capai Angka Fantastis, 17,5 Juta Orang Salat di Masjidilharam Dalam Sebulan

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 454
    • 0Komentar

    SAUDI – Jumlah pengunjung Dua Masjid Suci di Arab Saudi kembali memecahkan angka yang luar biasa. Selama bulan Rabiul Awal 1447 H, tercatat lebih dari 53,5 juta orang beribadah di Masjidil Haram, Makkah, dan Masjid Nabawi, Madinah. Data ini diumumkan oleh Otoritas Umum untuk Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi pada Jumat 27 September 2025. […]

    Bagikan Berita:
  • Evaluasi Mendesak Haji 2025, Timwas DPR Usulkan Bentuk Pansus

    Evaluasi Mendesak Haji 2025, Timwas DPR Usulkan Bentuk Pansus

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 516
    • 0Komentar

    JAKARTA – Tim Pengawas Haji DPR RI (Timwas Haji) mengusulkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Haji guna melakukan evaluasi komprehensif terhadap pelaksanaan ibadah haji 2025. Usulan ini diajukan setelah Timwas Haji mencatat berbagai masalah di lapangan, khususnya pada saat puncak rangkaian ibadah haji. “Jika kita meninjau perjalanan dari Makkah ke Arafah, kemudian ke Muzdalifah, dan kembali […]

    Bagikan Berita:
  • Penjelasan Menteri Agama Soal 3 Jemaah RI Masih Hilang karena Demensia

    Penjelasan Menteri Agama Soal 3 Jemaah RI Masih Hilang karena Demensia

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 451
    • 0Komentar

    TANGERANG – Tiga jemaah RI yang dinyatakan hilang belum juga ditemukan, hingga saat ini. Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar menyebut salah satu kendala sulitnya pencarian adalah mereka adalah lansia yang mengalami demensia. Nasaruddin Umar mengatakan, karena demensia, bahkan nama mereka pun kerap kali dilupa. “Namanya sendiri juga tidak tahu. Nama keluarga juga tidak tahu, nama […]

    Bagikan Berita:
  • Konflik Timur Tengah Ganggu Kepulangan Jemaah Haji Indonesia: Dua Kloter Tertahan di Jeddah

    Konflik Timur Tengah Ganggu Kepulangan Jemaah Haji Indonesia: Dua Kloter Tertahan di Jeddah

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Imam Dzulkifli
    • visibility 413
    • 0Komentar

    JAKARTA – Konflik memanas di kawasan Timur Tengah kembali berdampak pada jemaah haji Indonesia. Dua kloter jemaah haji asal Jawa Timur, masing-masing dari Banyuwangi dan Pamekasan, dilaporkan mengalami penundaan kepulangan akibat meningkatnya ketegangan antara Iran dan Israel yang turut melibatkan Amerika Serikat. Ratusan jemaah dari kloter 43 dan 44 Debarkasi Surabaya seharusnya dijadwalkan tiba di […]

    Bagikan Berita:
expand_less