Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Sekolah Tazkiyah: Implementasi Tauhid Uluhiyah Dalam Kehidupan, Tidak Sekadar Mengucap Talbiyah

Sekolah Tazkiyah: Implementasi Tauhid Uluhiyah Dalam Kehidupan, Tidak Sekadar Mengucap Talbiyah

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
  • visibility 78
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID – Tauhid uluhiyah tidak cukup hanya dipahami sebagai konsep keagamaan atau diucapkan dalam rangkaian ibadah. Tauhid harus diwujudkan dalam seluruh aktivitas kehidupan dengan mengesakan Allah SWT dalam setiap bentuk ibadah.

Hal tersebut disampaikan Ustaz Dr. H. Abdul Wahid Haddade, Lc., M.H.I., Direktur Sekolah Haji Tazkiyah, dalam pengajian daring Sekolah Haji Tazkiyah, pada 23 Juli 2026 lalu.

Abdul Wahid menjelaskan, dalam ajaran Islam setidaknya terdapat tiga bentuk tauhid, yakni tauhid uluhiyah, tauhid rububiyah, serta tauhid asma wa sifat.

Menurut dia, tauhid uluhiyah merupakan pengesaan Allah SWT dalam seluruh bentuk ibadah. Salat, doa, puasa, zakat, haji, tawakal, nazar hingga penyembelihan harus ditujukan semata-mata kepada Allah SWT.

“Tauhid uluhiyah itu adalah mengesakan Allah dalam seluruh bentuk ibadah,” ujar Abdul Wahid.

Ia mengatakan, konsep tersebut sesungguhnya telah tercermin dalam bacaan salat. Dalam doa iftitah terdapat pernyataan bahwa salat, ibadah, hidup dan mati seorang muslim dipersembahkan hanya kepada Allah, Tuhan seluruh alam.

Karena itu, menurut Abdul Wahid, tauhid uluhiyah harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari, termasuk ketika seseorang menjalankan ibadah sosial.

Ia mencontohkan sedekah dan zakat. Menurutnya, amal tersebut dapat kehilangan kemurnian niat apabila dilakukan demi mendapatkan pujian atau perhatian manusia.

“Terkadang ada orang yang tidak bersedekah kalau tidak disorot kamera. Terkadang ada orang tidak mau memberikan hartanya kalau tidak diviralkan,” katanya.

Abdul Wahid kemudian menjelaskan sejumlah bentuk implementasi tauhid uluhiyah. Salah satunya adalah menjadikan Allah sebagai satu-satunya tempat meminta dalam doa.

Ia mengingatkan agar seorang muslim tidak menggantungkan permohonan ibadah kepada selain Allah. Selain itu, umat juga diajarkan untuk meminta pertolongan kepada Allah sebagaimana terkandung dalam Surah Al-Fatihah, iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in.

Menurut dia, ketika menghadapi persoalan hidup, kegelisahan dan tekanan batin, seorang muslim semestinya kembali kepada Allah. Zikir dan peningkatan kualitas ibadah menjadi salah satu jalan untuk memperoleh ketenangan.

Ia mengutip ayat, Ala bizikrillahi tatmainul qulub, yang bermakna bahwa dengan mengingat Allah, hati menjadi tenteram.

Abdul Wahid juga mengingatkan agar persoalan kehidupan tidak diselesaikan dengan pelarian yang justru merusak diri, seperti narkotika maupun minuman keras. Sebaliknya, seseorang perlu memperbaiki hubungan dengan Allah melalui peningkatan ibadah, seperti tahajud, duha, membaca Al-Qur’an dan memperbaiki amal kehidupan.

Haji sebagai Puncak Ekspresi Tauhid

Sementara itu, Moderator Sekolah Haji Tazkiyah, Hj. Andi Mawaddah Hamzah, S.Pd., M.Pd., menjelaskan alasan tauhid uluhiyah ditempatkan sebagai materi awal dalam general class Sekolah Haji Tazkiyah.

Menurutnya, ibadah haji merupakan puncak ekspresi tauhid uluhiyah. Hal itu tercermin dalam talbiyah, Labbaik Allahumma labbaik, yang menjadi ikrar pengesaan Allah dan diucapkan berulang kali oleh jemaah umrah dan haji.

“Tanpa pemahaman tauhid yang benar, talbiyah itu hanyalah hafalan lisan dan bukan merupakan seruan hati,” jelas Andi Mawaddah.

Ia menambahkan, berbagai rangkaian ibadah haji seperti tawaf, sai dan wukuf di Arafah hanya akan memiliki makna apabila dilakukan dengan niat yang murni karena Allah. Ibadah tersebut tidak semestinya dilakukan karena gengsi sosial, keinginan memamerkan status, atau sekadar mengikuti tren.

Menurut Andi Mawaddah, jemaah juga akan menghadapi berbagai ujian kesabaran selama berada di Tanah Suci. Karena itu, pemahaman terhadap tauhid rububiyah juga diperlukan agar jemaah mampu menjaga hati tetap tenang dan ridha dalam menghadapi berbagai kondisi.

Ia mengatakan, penguatan pemahaman tauhid sejak sebelum keberangkatan diharapkan dapat mencegah calon jemaah melakukan tindakan yang dapat mengurangi kemurnian ibadah, termasuk praktik-praktik yang tidak sesuai dengan prinsip tauhid.

“Di Sekolah Haji Tazkiyah kami berinisiatif untuk memberikan materi ini terlebih dahulu sebagai persiapan Bapak Ibu dalam beribadah haji nantinya,” ujarnya.

Dia juga menambahkan, Tauhid Uluhiyah membuat jemaah tidak berbuat syirik saat beribadah. “Tidak membuat kita bisa mengurangi kemurnian dari ibadah kita. Seperti misalkan meminta berkah dari ini ya, Ustaz. Biasanya adayang membawa jimat-jimat begitu atau ritual agar tetap sehat mungkin di tanah suci. Jadi biar tidak terjadi hal seperti itu, maka kita di sekolah Haji Tazkia kita berinisiatif untuk memberikan materi ini,” ungkapnya.

Dengan demikian, pembelajaran tauhid di Sekolah Haji Tazkiyah tidak hanya diarahkan untuk mempersiapkan jemaah menjalankan rangkaian ritual haji. Lebih dari itu, pemahaman tauhid diharapkan menjadi fondasi agar seluruh ibadah dan aktivitas kehidupan dilakukan dengan niat yang benar serta berorientasi kepada Allah SWT.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rincian Biaya Haji 2026 yang Totalnya Mencapai Rp88 Juta

    Rincian Biaya Haji 2026 yang Totalnya Mencapai Rp88 Juta

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 573
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Haji (Kemenhaj) RI sudah menyampaikan usulan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 1447 H/2026 M kepada Komisi VIII DPR RI sebesar Rp 88.409.365 per jemaah. Dari BPIH sebesar Rp88.409.365, calon jemaah haji akan menanggung biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) sebesar Rp54.924.000 atau 62 persen dari total biaya. Sementara sisanya, Rp33.485.365 […]

    Bagikan Berita:
  • CJH Indonesia Ditahan karena Merekam Video Seorang Perempuan di Madinah, Dianggap Melanggar Privasi

    CJH Indonesia Ditahan karena Merekam Video Seorang Perempuan di Madinah, Dianggap Melanggar Privasi

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 240
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Kepolisian Arab Saudi sangat memperhatikan pelanggaran privasi di sekitar area Haramain. Seorang calon jemaah haji (CJH) asal Indonesia baru-baru ini ditahan aparat kepolisian di kawasan Markaziyah, Madinah, Arab Saudi, setelah diduga merekam video seorang perempuan tanpa izin. Kasus ini menjadi peringatan serius bagi seluruh jemaah agar menghormati aturan privasi yang berlaku ketat di […]

    Bagikan Berita:
  • Lebaran Haji 2026 Tersisa Berapa Bulan Lagi? Ini Jadwal Idul Fitri dan Idul Adha Tahun Depan

    Lebaran Haji 2026 Tersisa Berapa Bulan Lagi? Ini Jadwal Idul Fitri dan Idul Adha Tahun Depan

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 2.415
    • 0Komentar

    JAKARTA – Lebaran haji 2026 atau Idul Adha pada tahun depan akan jatuh pada tanggal 27 Mei 2026. Artinya, dengan menghitung dari sejak artikel ini diterbitkan, berarti lebaran haji 2026 tersisa 7 bulan 17 hari lagi. Adapun pemberangkatan jemaah haji, bisa berlangsung mulai sekitar 35 hari sebelum hari tersebut. Jika melihat timeline Ibadah Haji tahun […]

    Bagikan Berita:
  • Haru Tukang Tambal Ban Berutang Demi Berhaji, Kini Utangnya Dilunasi Pemerintah dan UEA

    Haru Tukang Tambal Ban Berutang Demi Berhaji, Kini Utangnya Dilunasi Pemerintah dan UEA

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 124
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Perjuangan Sulaji, seorang tukang tambal ban asal Kota Semarang, dalam mewujudkan impian menunaikan ibadah haji mengundang perhatian banyak pihak. Demi bisa berangkat ke Tanah Suci pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi, Sulaji bahkan rela berutang untuk menutupi kekurangan biaya pelunasan haji. Kisah mengharukan itu sampai ke telinga Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil […]

    Bagikan Berita:
  • Illustrasi jemaah haji dievakuasi

    Angka Kematian Menurun, Total Jemaah Wafat Tembus 446 Orang

    • calendar_month Minggu, 13 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 652
    • 0Komentar

    JAKARTA – Hingga jelang akhir operasional haji 2025, Kementerian Agama mencatat penurunan jumlah jemaah Indonesia yang wafat selama menjalani ibadah di Tanah Suci. Berdasarkan data Siskohat per Kamis (10/7/2025) pukul 12.00 WIB, total ada 446 jemaah wafat, terdiri dari 434 jemaah reguler dan 12 jemaah haji khusus. Jumlah ini lebih rendah dibanding tahun 2024 yang […]

    Bagikan Berita:
  • Data Antrean Haji Mulai Disisir, Kemenhaj Samakan Siskohat dengan Dukcapil

    Data Antrean Haji Mulai Disisir, Kemenhaj Samakan Siskohat dengan Dukcapil

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 38
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID — Antrean panjang jemaah haji Indonesia tidak hanya membutuhkan penataan dari sisi kuota dan keberangkatan. Pemerintah kini mulai membenahi fondasi lainnya: akurasi data jemaah yang berada dalam daftar tunggu. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sepakat memperkuat sinkronisasi data jemaah haji melalui pemadanan sistem informasi haji dengan basis data kependudukan. […]

    Bagikan Berita:
expand_less