Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Sekolah Tazkiyah: Implementasi Tauhid Uluhiyah Dalam Kehidupan, Tidak Sekadar Mengucap Talbiyah

Sekolah Tazkiyah: Implementasi Tauhid Uluhiyah Dalam Kehidupan, Tidak Sekadar Mengucap Talbiyah

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
  • visibility 33
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID – Tauhid uluhiyah tidak cukup hanya dipahami sebagai konsep keagamaan atau diucapkan dalam rangkaian ibadah. Tauhid harus diwujudkan dalam seluruh aktivitas kehidupan dengan mengesakan Allah SWT dalam setiap bentuk ibadah.

Hal tersebut disampaikan Ustaz Dr. H. Abdul Wahid Haddade, Lc., M.H.I., Direktur Sekolah Haji Tazkiyah, dalam pengajian daring Sekolah Haji Tazkiyah, pada 23 Juli 2026 lalu.

Abdul Wahid menjelaskan, dalam ajaran Islam setidaknya terdapat tiga bentuk tauhid, yakni tauhid uluhiyah, tauhid rububiyah, serta tauhid asma wa sifat.

Menurut dia, tauhid uluhiyah merupakan pengesaan Allah SWT dalam seluruh bentuk ibadah. Salat, doa, puasa, zakat, haji, tawakal, nazar hingga penyembelihan harus ditujukan semata-mata kepada Allah SWT.

“Tauhid uluhiyah itu adalah mengesakan Allah dalam seluruh bentuk ibadah,” ujar Abdul Wahid.

Ia mengatakan, konsep tersebut sesungguhnya telah tercermin dalam bacaan salat. Dalam doa iftitah terdapat pernyataan bahwa salat, ibadah, hidup dan mati seorang muslim dipersembahkan hanya kepada Allah, Tuhan seluruh alam.

Karena itu, menurut Abdul Wahid, tauhid uluhiyah harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari, termasuk ketika seseorang menjalankan ibadah sosial.

Ia mencontohkan sedekah dan zakat. Menurutnya, amal tersebut dapat kehilangan kemurnian niat apabila dilakukan demi mendapatkan pujian atau perhatian manusia.

“Terkadang ada orang yang tidak bersedekah kalau tidak disorot kamera. Terkadang ada orang tidak mau memberikan hartanya kalau tidak diviralkan,” katanya.

Abdul Wahid kemudian menjelaskan sejumlah bentuk implementasi tauhid uluhiyah. Salah satunya adalah menjadikan Allah sebagai satu-satunya tempat meminta dalam doa.

Ia mengingatkan agar seorang muslim tidak menggantungkan permohonan ibadah kepada selain Allah. Selain itu, umat juga diajarkan untuk meminta pertolongan kepada Allah sebagaimana terkandung dalam Surah Al-Fatihah, iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in.

Menurut dia, ketika menghadapi persoalan hidup, kegelisahan dan tekanan batin, seorang muslim semestinya kembali kepada Allah. Zikir dan peningkatan kualitas ibadah menjadi salah satu jalan untuk memperoleh ketenangan.

Ia mengutip ayat, Ala bizikrillahi tatmainul qulub, yang bermakna bahwa dengan mengingat Allah, hati menjadi tenteram.

Abdul Wahid juga mengingatkan agar persoalan kehidupan tidak diselesaikan dengan pelarian yang justru merusak diri, seperti narkotika maupun minuman keras. Sebaliknya, seseorang perlu memperbaiki hubungan dengan Allah melalui peningkatan ibadah, seperti tahajud, duha, membaca Al-Qur’an dan memperbaiki amal kehidupan.

Haji sebagai Puncak Ekspresi Tauhid

Sementara itu, Moderator Sekolah Haji Tazkiyah, Hj. Andi Mawaddah Hamzah, S.Pd., M.Pd., menjelaskan alasan tauhid uluhiyah ditempatkan sebagai materi awal dalam general class Sekolah Haji Tazkiyah.

Menurutnya, ibadah haji merupakan puncak ekspresi tauhid uluhiyah. Hal itu tercermin dalam talbiyah, Labbaik Allahumma labbaik, yang menjadi ikrar pengesaan Allah dan diucapkan berulang kali oleh jemaah umrah dan haji.

“Tanpa pemahaman tauhid yang benar, talbiyah itu hanyalah hafalan lisan dan bukan merupakan seruan hati,” jelas Andi Mawaddah.

Ia menambahkan, berbagai rangkaian ibadah haji seperti tawaf, sai dan wukuf di Arafah hanya akan memiliki makna apabila dilakukan dengan niat yang murni karena Allah. Ibadah tersebut tidak semestinya dilakukan karena gengsi sosial, keinginan memamerkan status, atau sekadar mengikuti tren.

Menurut Andi Mawaddah, jemaah juga akan menghadapi berbagai ujian kesabaran selama berada di Tanah Suci. Karena itu, pemahaman terhadap tauhid rububiyah juga diperlukan agar jemaah mampu menjaga hati tetap tenang dan ridha dalam menghadapi berbagai kondisi.

Ia mengatakan, penguatan pemahaman tauhid sejak sebelum keberangkatan diharapkan dapat mencegah calon jemaah melakukan tindakan yang dapat mengurangi kemurnian ibadah, termasuk praktik-praktik yang tidak sesuai dengan prinsip tauhid.

“Di Sekolah Haji Tazkiyah kami berinisiatif untuk memberikan materi ini terlebih dahulu sebagai persiapan Bapak Ibu dalam beribadah haji nantinya,” ujarnya.

Dia juga menambahkan, Tauhid Uluhiyah membuat jemaah tidak berbuat syirik saat beribadah. “Tidak membuat kita bisa mengurangi kemurnian dari ibadah kita. Seperti misalkan meminta berkah dari ini ya, Ustaz. Biasanya adayang membawa jimat-jimat begitu atau ritual agar tetap sehat mungkin di tanah suci. Jadi biar tidak terjadi hal seperti itu, maka kita di sekolah Haji Tazkia kita berinisiatif untuk memberikan materi ini,” ungkapnya.

Dengan demikian, pembelajaran tauhid di Sekolah Haji Tazkiyah tidak hanya diarahkan untuk mempersiapkan jemaah menjalankan rangkaian ritual haji. Lebih dari itu, pemahaman tauhid diharapkan menjadi fondasi agar seluruh ibadah dan aktivitas kehidupan dilakukan dengan niat yang benar serta berorientasi kepada Allah SWT.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seleksi Petugas Haji 2027 Dibuka, Cek Jadwal, Formasi, Syarat, dan Cara Daftarnya

    Seleksi Petugas Haji 2027 Dibuka, Cek Jadwal, Formasi, Syarat, dan Cara Daftarnya

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 24
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) untuk penyelenggaraan ibadah haji 2027 resmi dibuka. Kesempatan ini terbuka bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan untuk menjadi petugas PPIH Kloter maupun PPIH Arab Saudi. Bagi calon peserta, penting untuk mencermati jadwal seleksi, formasi yang tersedia, hingga dokumen yang wajib disiapkan. Proses seleksi tidak cuma berhenti pada pemeriksaan […]

    Bagikan Berita:
  • Biaya Haji 2026 Turun Lagi? Kementerian Haji-Umrah Sedang Mengkaji Peluangnya

    Biaya Haji 2026 Turun Lagi? Kementerian Haji-Umrah Sedang Mengkaji Peluangnya

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 396
    • 0Komentar

    SAUDI – Kementerian Haji dan Umrah saat ini sedang mengkaji terkait dengan soal penurunan biaya haji, sesuai dengan yang diperintah oleh Presiden Prabowo Subianto. Seperti diketahui, pada 2025 lalu, biaya haji mengalami penurunan. “Kami sedang berusaha keras, sesuai perintah presiden berusaha mengurangi biaya haji,” kata Menteri Haji dan Umrah Indonesia Mochamad Irfan Yusuf saat di […]

    Bagikan Berita:
  • Mengenal Program Haji Arbain Tazkiyah Tour, Jemaah Diajak Berlama-lama di Kota Nabi Sebelum Puncak Ibadah

    Mengenal Program Haji Arbain Tazkiyah Tour, Jemaah Diajak Berlama-lama di Kota Nabi Sebelum Puncak Ibadah

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 71
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Jemaah haji khusus Tazkiyah Tour mendapatkan pengalaman ibadah yang lebih lama di Madinah yang dijuluki Kota Nabi, dan mendapat banyak bekal spiritual sebelum melanjutkan perjalanan ke Makkah: tempat yang menjadi lokasi puncak ibadah haji. Pada musim Haji 2026, sejumlah jemaah haji Tazkiyah Tour menghabiskan ibadah Arba’in, yakni salat 40 waktu di Masjid Nabawi. […]

    Bagikan Berita:
  • Gubernur Sulsel Ajak Pengusaha Travel Buka Program Umrah Tiga Hari

    Gubernur Sulsel Ajak Pengusaha Travel Buka Program Umrah Tiga Hari

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 498
    • 0Komentar

    MAKASSAR — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mengajak para pelaku usaha travel umrah, termasuk Maskapai Penerbangan seperti Garuda Indonesia Airlines untuk membuka program umrah singkat, sekitar 3 hari saja. Dengan situasi saat ini, menurut dia, banyak orang yang cuma perlu umrah singkat. Tidak perlu ambil cuti, tidak perlu jalan-jalan atau belanja di Saudi. Fokus […]

    Bagikan Berita:
  • Kemenhaj Ungkap Alasan Istithaah Kesehatan Indonesia Jadi Atensi Pemerintah Arab Saudi

    Kemenhaj Ungkap Alasan Istithaah Kesehatan Indonesia Jadi Atensi Pemerintah Arab Saudi

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 340
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Jelang pemberangkatan ibadah haji Tahun 1447 H/2026 M, Kementerian Haji dan Umrah RI memperketat penetapan istithaah kesehatan bagi jemaah haji Indonesia. Istithaan Kesehatan jemaah asal Indonesia menjadi atensi pemerintah Arab Saudi mengingat tingginya jemaah lansia. Kebijakan ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan keselamatan jemaah sekaligus menekan angka kematian selama pelaksanaan ibadah haji di Arab […]

    Bagikan Berita:
  • Ratusan Petugas Badal Haji Siap Wakilkan JCH Jika Wafat Sebelum Wukuf

    Ratusan Petugas Badal Haji Siap Wakilkan JCH Jika Wafat Sebelum Wukuf

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 560
    • 0Komentar

    SAUDI – Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Kementerian Agama RI memfasilitasi badal haji bagi jamaah yang wafat sebelum sempat melaksanakan wukuf di Arafah atau sebelum pelaksanaan puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Kepala Bidang Bimbingan Ibadah PPIH Arab Saudi, Zaenal Muttaqin mengungkapkan bahwa pemerintah Indonesia punya kewajiban membadalkan haji jamaah yang wafat. […]

    Bagikan Berita:
expand_less