Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lainnya » Asosiasi Travel Siap-siap Ajukan Uji Materil UU Terkait Umrah Mandiri

Asosiasi Travel Siap-siap Ajukan Uji Materil UU Terkait Umrah Mandiri

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
  • visibility 439
  • print Cetak

HAMRANEWS – Asosiasi penyelenggara Ibadah Haji dan Umrah menilai adanya anomali dan celah hukum dalam UU terbaru yang membolehkan umrah mandiri.

Tim 13 Asosiasi Haji dan Umrah menilai beberapa pasal dalam UU Nomor 14 Tahun 2025 tentang Perubahan Ketiga Atas UU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Haji dan Umrah yang baru disahkan oleh Pemerintah juga dinilai telah membuka celah bagi pelemahan ekosistem ekonomi haji dan umrah.

Muhammad Firman Taufik selaku Ketua Tim 13 mencontohkan bunyi pasal 94A, menurutnya di satu sisi pasal itu memuat semangat untuk mewujudkan ekosistem ekonomi umrah, namun disisi lain para penyelenggara (PPIU/PIHK) sebagai pemain utama yang menggerakkan roda ekosistem ekonomi umrah justru tidak dilibatkan.

“Ini bukan saja paradoks, tapi sudah anomali. Jadi di pasal 94A (2) dinyatakan Menteri dapat membuat semacam Satuan Kerja, tapi rasa-rasanya kami [seperti yang sudah-sudah] tidak akan dilibatkan,” ujar Firman kepada dikutip dari himpuhnews beberapa waktu lalu.

Tidak hanya itu, kebijakan pemerintah melegalkan umrah mandiri dalam UU 14/2025 juga bertolak belakang dengan semangat mewujudkan ekosistem ekonomi umrah.

Bisa dibayangkan, jika umrah mandiri menjadi tren yang masif, berapa banyak UMKM penyedia perlengkapan umrah seperti koper, tas dan busana yang berpotensi gulung tikar? Karena pelaku umrah mandiri tidak membutuhkan mereka.

“Belum lagi okupansi hotel dalam negeri yang selama ini digunakan PPIU untuk menggelar manasik, semuanya terancam akibat kebijakan legalisasi umrah mandiri,” terang Firman.

Selain itu, dari aspek perlindungannya pun, pemerintah dinilai belum siap mengatasi berbagai potensi yang mungkin muncul dari umrah mandiri. Firman menegaskan, umrah tidak sama dengan wisata, ada pembinaanya, negara tujuannya pun (Arab Saudi) kerap mengubah aturan sesuka hati. Hal ini seharusnya bisa menjadi perhatian pemerintah.

“Semua risiko yang muncul akibat umrah mandiri ditanggung oleh jemaah itu sendiri. Ini yang sungguh sangat ironis,” tandas Firman.

Lalu bagaimana dengan para PPIU (Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah)? Firman menegaskan bahwa mereka akan terus adaptif dan mematuhi ketentuan yang berlaku, seperti yang selalu mereka tunjukkan sepanjang sejarah amanah diberikan.

Bagi PPIU, kebijakan umrah mandiri adalah blessing, mereka justru dapat menyediakan produk ‘umrah mandiri’ yang tidak kalah menarik, dengan catatan tetap memberikan aspek perlindungan dan pembinaan, dengan kata lain Umrah Mandiri ala PPIU.

“Jadi kami tidak khawatir sama sekali, yang justru harus khawatir itu pemerintah. Mereka betul-betul harus siap mengatasi gelombang masalah yang bisa saja muncul akibat umrah mandiri,” tukas Firman.

Tim 13 Asosiasi sendiri akan membentuk Tim Khusus/Ad Hoc UU PIHU lintas asosiasi di bawah koordinasi Tim Strategis 13 Asosiasi PIHU, untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh atas terbitnya UU Nomor 14 Tahun 2025.

“Kita juga sepakat melakukan uji materiil atas sebagian dan atau seluruh pasal dan ayat yang dianggap merugikan ekosistem PIHU, membuat rekomendasi untuk menjadi bahan acuan penyusunan aturan turunan UU 14/2025, dan jika diperlukan mempersiapkan class action pada keadaan tertentu,” pungkas Firman.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Derita Jemaah Haji Ilegal RI: 37 Orang Tertahan, Kena Denda dan Terancam Cekal 10 Tahun

    Derita Jemaah Haji Ilegal RI: 37 Orang Tertahan, Kena Denda dan Terancam Cekal 10 Tahun

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 658
    • 0Komentar

    SAUDI – Pemulangan haji 2025 sedang berlangsung, tapi urusan para jemaah ilegal yang sebelumnya ditangkap pihak keamanan Arab Saudi belum usai. Kini, mereka memohon bantuan ke Kedutaan RI, lantaran pelanggarannya tergolong berat. Akibat pelanggaran tersebut, (nekat masuk Saudi menggunakan visa ziarah atau visa kerja), mereka terancam denda puluhan juta rupiah hingga dicekal masuk ke Saudi […]

    Bagikan Berita:
  • Foto-foto: Momen Presiden Prabowo Subianto Melakukan Ibadah Umrah saat ke Arab Saudi photo_camera 6

    Foto-foto: Momen Presiden Prabowo Subianto Melakukan Ibadah Umrah saat ke Arab Saudi

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 608
    • 0Komentar

    PRESIDEN Prabowo Subianto menunaikan ibadah umrah setelah melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi di Jeddah. Prabowo menunaikan ibadah umrah bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih. Setibanya di Masjidil Haram, Presiden turut menyapa para jemaah asal Indonesia yang sedang beribadah di tanah suci. Masjidil Haram, Makkah, Kerajaan Arab Saudi, 2 Juli 2025. Foto: […]

    Bagikan Berita:
  • Tazkiyah Group Resmi Hadir di Kendari, Perluas Layanan Haji Khusus dan Umrah di Sulawesi Tenggara

    Tazkiyah Group Resmi Hadir di Kendari, Perluas Layanan Haji Khusus dan Umrah di Sulawesi Tenggara

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 176
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Tazkiyah Group, biro perjalanan umrah dan haji khusus yang berpusat di Kota Makassar yang sudah berpengalaman hingga 26 tahun, memperluas jangkauannya ke Sulawesi Tenggara dengan membuka kantor cabang di Kota Kendari. Kantor cabang yang berlokasi di Jalan Taman Suropati, Mandonga, Kendari itu, resmi hadir pada Senin, 29 Juni 2026. Sejak diresmikan, operasional layanan […]

    Bagikan Berita:
  • Cegah Virus Nipah, Jemaah Umrah yang Berangkat dari Pakistan Wajib Vaksin dengan Sertifikasi NADRA

    Cegah Virus Nipah, Jemaah Umrah yang Berangkat dari Pakistan Wajib Vaksin dengan Sertifikasi NADRA

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 171
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID — Pemerintah Pakistan memperketat persyaratan kesehatan bagi jemaah yang hendak bepergian ke luar negeri untuk menunaikan ibadah umrah dan haji. Mulai 14 September 2026, jemaah yang berangkat dari Pakistan wajib membawa sertifikat vaksinasi yang terhubung dengan National Database and Registration Authority (NADRA). Kebijakan tersebut diumumkan Border Health Services-Pakistan (BHS-P) melalui pemberitahuan yang diterbitkan pada […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Umrah Diinterogasi Askar Gegara Foto Pegang USG di Depan Ka’bah

    Jemaah Umrah Diinterogasi Askar Gegara Foto Pegang USG di Depan Ka’bah

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 142
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Seorang mutawif, alumni Al Azhar Kairo sekaligus pemilik akun Sirojjsq, membagikan pengalaman jemaahnya yang sempat diinterogasi askar atau petugas keamanan Masjidil Haram. Dalam video yang diunggahnya, ia menceritakan pasangan suami istri yang sedang menjalani ibadah umrah. Sang istri diketahui tengah hamil dan membawa foto hasil USG. Usai melaksanakan tawaf, pasangan tersebut sempat meminta […]

    Bagikan Berita:
  • Suhu di Tanah Suci 45 Derajat, Awas Telapak Kaki Bisa Melepuh

    Suhu di Tanah Suci 45 Derajat, Awas Telapak Kaki Bisa Melepuh

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Imam Dzulkifli
    • visibility 508
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Ada hal yang sering kali luput dari kesadaran jemaah ketika beribadah di area Masjid di Tanah Suci. Yakni, ketika lupa menyimpan sandal, lalu tanpa pikir panjang langsung ‘nyeker’ atau berjalan dengan kaki telanjang. Padahal, Makkah tidak seperti di kampung halaman di Sulawesi Selatan. Cuacanya jauh lebih panas, mencapai hingga 45 derajat celsius. Lantai-lantai […]

    Bagikan Berita:
expand_less