Ketua Timwas Haji DPR Kritik Minimnya Petugas di Area Jamarat, Jemaah Indonesia Kesasar
- account_circle REDAKSI
- calendar_month Sen, 9 Jun 2025
- visibility 171

MINA – Ketua Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI, Cucun Syamsul Rijal, menyoroti minimnya kehadiran petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di titik-titik krusial, khususnya di area Jamarat –lokasi pelaksanaan lempar jumrah.
Kondisi tersebut dinilai membuat banyak jemaah haji Indonesia tersasar dan kebingungan dan tak tahu jalur perjalanan.
“Banyak jemaah yang tidak tahu arah jalur. Harusnya petugas ditempatkan di posisi-posisi penting, terutama di jalur padat seperti Jamarat. Ini karena kurangnya petugas di lapangan,” ujar Cucun kepada wartawan, di Mina, Makkah, Sabtu 7 Juni 2025.
Menurut Cucun, kondisi padat dan hectic saat prosesi lempar jumrah menuntut adanya simulasi awal yang matang dari pihak penyelenggara. Dia menilai seharusnya sudah ada pemetaan titik-titik krusial yang harus dijaga oleh petugas untuk mengatur arus jemaah dan menghindari potensi kesesatan jalur.
“Simulasi dari awal itu penting. Mana saja titik krusial harus ditentukan. Saat lempar jumrah seperti sekarang, semuanya serba padat dan ramai, jemaah bingung, apalagi jika tidak ada petugas yang mengarahkan,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya keberadaan petugas untuk membedakan jalur antara jemaah haji reguler dan jemaah haji khusus, agar tidak terjadi pencampuran yang bisa memperparah kondisi lapangan.
“Petugas harus ada di titik-titik simpul. Jangan sampai jemaah reguler dan khusus tercampur jalurnya. Ini bisa menyulitkan semuanya,” lanjut Cucun.
Sebagai tindak lanjut, Cucun mengaku telah menghubungi Direktur Haji Luar Negeri Kementerian Agama untuk meminta penambahan jumlah petugas, serta memastikan penempatan mereka di titik-titik strategis yang langsung bersinggungan dengan pergerakan jemaah.
“Saya sudah komunikasi langsung dengan Direktur Haji Luar Negeri agar segera menambah jumlah petugas dan menempatkan mereka di simpul-simpul keramaian,” jelasnya.
Cucun juga mengimbau seluruh jemaah untuk senantiasa mengikuti arahan petugas haji yang ada di lapangan dan tidak berjalan sendiri tanpa panduan.
“Keselamatan jemaah adalah yang utama. Kami minta semua jemaah tetap mengikuti instruksi petugas demi kelancaran ibadah dan keamanan bersama,” pungkasnya.
- Penulis: REDAKSI



