Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Umrah » Maskapai Saudi Sudah Kuasai 80 Persen Pasar Umrah RI, Emirates Terus Tambah Porsi

Maskapai Saudi Sudah Kuasai 80 Persen Pasar Umrah RI, Emirates Terus Tambah Porsi

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Ming, 15 Feb 2026
  • visibility 49

HAMRANEWS – Pasar penerbangan umrah Indonesia menjadi incaran maskapai internasional. Maskapai asal Saudi bahkan diketahui mengangkut jauh lebih banyak jemaah asal Indonesia dibanding maskapai asal Indonesia sendiri, seperti Garuda.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Lukman F. Laisa, menyebut minat maskapai global untuk mengangkut penumpang umrah dari Indonesia terus meningkat.

“Begitu banyak penumpang umrah dan begitu banyak airline yang ingin mengangkut umrah,” ujar Lukman dalam peluncuran Indonesia Aviation Association di Hotel Mulia, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Maskapai Saudi Angkut 80 Persen Penumpang Umrah Indonesia

Lukman mengungkapkan, maskapai asal Arab Saudi saat ini mendominasi penerbangan umrah Indonesia dengan mengangkut hingga 80% penumpang.

“Selain itu, maskapai lain seperti Emirates juga mengambil porsi besar, terutama dengan memanfaatkan penerbangan tidak langsung melalui hub regional seperti Bali,” ia menambahkan.

Menurutnya, besarnya pasar ini membuat banyak maskapai berlomba memperluas jaringan penerbangan umrah dari Indonesia.

Lukman juga menyoroti adanya perbedaan angka antara laporan maskapai dan data pemerintah terkait jumlah penumpang umrah.

Berdasarkan data Kementerian Agama, jumlah penumpang umrah disebut bahkan lebih tinggi dibanding yang disampaikan pihak maskapai.

“Ini Saudi saja, 75%. Umrah ke Saudi,” ujarnya.

Ia menyebut maskapai mengklaim hanya mengangkut sekitar 55% penumpang umrah, sementara data pemerintah menunjukkan angkanya mencapai 75% khusus tujuan Arab Saudi.

Pemerintah Tegas Soal Izin Maskapai Asing

Meski pasar umrah sangat besar, Lukman menegaskan pemerintah tidak serta-merta membuka izin penerbangan tambahan bagi maskapai asing.

Salah satu contohnya adalah permintaan Emirates untuk terbang ke Jakarta menggunakan Airbus A380 yang belum disetujui.

“Saya minta tiga hal: bagaimana MRO-nya (Maintenance, Repair, and Overhaul) di Indonesia, bagaimana menggunakan kru orang Indonesia, dan bagaimana kotanya nambah. Kalau tiga ini tidak dipenuhi, saya tidak keluarkan izin,” ujarnya.

Lukman menyebut beberapa maskapai asing dinilai lebih kooperatif karena melibatkan tenaga kerja Indonesia dalam operasional mereka.

Qatar, misalnya, disebut memiliki sekitar 90 pilot Indonesia, sementara Etihad sekitar 40 pilot.

Sebaliknya, Emirates dinilai masih minim kontribusi karena hanya memiliki enam pilot Indonesia dan menawarkan satu kru Indonesia dalam operasionalnya.

“Airbus A380 itu besar. Kalau cuma satu kru Indonesia, ini bisa jadi masalah, apalagi penumpang umrah kita jumlahnya besar dan sebagian lansia,” kata Lukman.

Ia mencontohkan kendala komunikasi yang kerap terjadi antara kru asing dan penumpang umrah lanjut usia, mulai dari persoalan bahasa hingga pelayanan di dalam kabin.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saudi Siapkan Proyek Kereta Cepat Land Bridge, Hubungkan Dua Kota yang Diantarai Laut Merah

    Saudi Siapkan Proyek Kereta Cepat Land Bridge, Hubungkan Dua Kota yang Diantarai Laut Merah

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 216
    • 0Komentar

    SAUDI – Arab Saudi tengah menyiapkan lompatan besar di bidang transportasi darat dengan proyek kereta cepat Land Bridge senilai US$7 miliar atau sekitar Rp112 triliun. Jalur ini akan menghubungkan Jeddah di Laut Merah dengan Dammam di Teluk Arab melewati ibu kota Riyadh, membentang sepanjang 1.500 kilometer. Proyek raksasa ini disebut-sebut sebagai “keajaiban gurun” yang akan memangkas […]

    Bagikan Berita:
  • Sejumlah CJH Asal Maros Menunda Keberangkatan Haji Tahun 2026

    Sejumlah CJH Asal Maros Menunda Keberangkatan Haji Tahun 2026

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 116
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Sedikitnya 19 calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Maros menunda dan membatalkan keberangkatan haji pada musim haji tahun ini. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Maros, Ahmad Ihyadin, mengatakan, ada yang batal karena wafat dan tidak memiliki ahli waris. “Ada yang batal karena sakit, serta ada juga yang menunda karena menunggu mahram,” […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Haji Asal Sidrap Sulawesi Selatan Meninggal Dunia saat Tiba di Kampung Halaman

    Jemaah Haji Asal Sidrap Sulawesi Selatan Meninggal Dunia saat Tiba di Kampung Halaman

    • calendar_month Sel, 17 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 340
    • 0Komentar

    SIDRAP – Seorang Jemaah haji asal Sidrap, Mulyani (45) meninggal setelah tiba di kampungnya. Mulyani dilaporkan mengalami masalah jantung saat melaksanakan ibadah haji. “Ada satu jemaah haji meninggal saat tiba di Sidrap,” kata Kepala Kemenag Sidrap Muhammad Idris Usman dikutip dari detikSulsel, Selasa 17 Juni 2025. Idris mengungkapkan, bahwa Mulyani saat di pesawat memang sudah […]

    Bagikan Berita:
  • Intip Itinerary Umrah Bersama Tazkiyah September-Desember 2025, Tenang dan Ada Kepastian

    Intip Itinerary Umrah Bersama Tazkiyah September-Desember 2025, Tenang dan Ada Kepastian

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 189
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Melaksanakan ibadah Umrah dan Haji Khusus adalah dambaan setiap Muslim. Namun, di tengah persiapan yang kompleks, sering kali muncul kekhawatiran soal kenyamanan, dukungan selama perjalanan, hingga kepastian keberangkatan. Menjawab keresahan itu, Tazkiyah Tour menghadirkan solusi perjalanan spiritual yang mengusung konsep ‘Tenang di Setiap Langkah’ dan ‘Holistik Spiritual Journey’. Melalui video yang tayang di […]

    Bagikan Berita:
  • Hati-hati Melewati ‘Garis Imam’ Ini saat Salat di Masjid Nabawi, Hukumnya Batal Menurut Tiga Mazhab

    Hati-hati Melewati ‘Garis Imam’ Ini saat Salat di Masjid Nabawi, Hukumnya Batal Menurut Tiga Mazhab

    • calendar_month Sab, 18 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 313
    • 0Komentar

    SAUDI – Pendakwah Imam Djauhari menjelaskan pandangan empat mazhab fikih terkait hukum salat berjemaah ketika posisi makmum berdiri lebih di depan garis imam, atau mendahului posisi imam. Penjelasan itu disampaikan Imam Djauhari saat menunjukkan papan pengumuman bertuliskan “In Line With Imam” di Masjid Nabawi, Madinah. Papan tersebut menjadi penanda batas sejajar dengan imam, yang tidak […]

    Bagikan Berita:
  • Transaksi Pakai QRIS di Arab Saudi Sudah Bisa, Tapi Masih Lebih Mahal Dibanding Pakai Riyal

    Transaksi Pakai QRIS di Arab Saudi Sudah Bisa, Tapi Masih Lebih Mahal Dibanding Pakai Riyal

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 644
    • 0Komentar

    MADINAH – Meskipun belum resmi dibuka transaksi melalui QRIS antarnegara, atau QR Cross Border, namun sudah ada toko di Arab Saudi yang menggunakan barcode QRIS dari Bank Indonesia untuk transaksi. Toko apalagi kalau bukan Ali Murah, salah satu tempat perbelanjaan yang terkenal bagi jemaah Indonesia. Salah satu influencer Makassar, Iksan Bangsawan, membagikan pengalamannya mencoba berbelanja […]

    Bagikan Berita:
expand_less