Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Awas, Penipuan Berkedok Validasi Data Menyasar Calon Jemaah Haji

Awas, Penipuan Berkedok Validasi Data Menyasar Calon Jemaah Haji

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
  • visibility 193
  • print Cetak

HAMRANEWS – Penipuan berkedok validasi data jemaah haji harus diwaspadai. Kementerian Haji dan Umrah meminta calon jemaah tidak sembarangan membagikan data pribadi, terutama melalui pesan singkat dan telepon dari pihak tak dikenal.

Imbauan tersebut disampaikan melalui Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Haji dan Umrah sebagai langkah pencegahan atas meningkatnya modus penipuan yang menyasar calon jemaah.

Modus Penipuan Kian Beragam, Sasar Data Pribadi

Kepala Pusdatin, Farosa, mengatakan pihaknya menemukan berbagai pola penipuan yang memanfaatkan kelengahan masyarakat, terutama terkait permintaan pembaruan data.

“Materi ini disusun sebagai upaya peningkatan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi penyalahgunaan data pribadi yang dapat dimanfaatkan untuk penipuan hingga pengajuan pinjaman online secara ilegal,” ungkap Farosa di Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Berdasarkan temuan kementerian, pelaku umumnya menggunakan beberapa cara untuk menipu korban, antara lain:

  • Menghubungi calon jemaah melalui WhatsApp
  • Mengaku sebagai petugas resmi Kementerian Haji dan Umrah
  • Meminta pembaruan data pribadi
  • Mengajak video call dengan dalih perekaman wajah
  • Modus video call menjadi perhatian karena berpotensi digunakan untuk penyalahgunaan data biometrik.

Jemaah Diminta Jangan Asal Beri Data

Kementerian menegaskan bahwa perlindungan data pribadi menjadi kunci utama untuk mencegah penipuan. Masyarakat diminta tidak mudah percaya terhadap pihak yang mengatasnamakan instansi resmi tanpa verifikasi.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak mengklik tautan mencurigakan yang berpotensi menjadi pintu masuk pencurian data.

Sebagai bagian dari kampanye edukasi, Kemenhaj mengusung slogan #DataAmanIbadahNyaman agar jemaah lebih waspada dalam menjaga informasi pribadi.

Langkah-langkah yang disarankan antara lain:

Memastikan informasi hanya dari kanal resmi kementerian
Menghindari tautan yang tidak jelas
Tidak memberikan data pribadi kepada pihak tak dikenal
“Masyarakat yang menerima komunikasi mencurigakan diminta untuk segera melapor atau melakukan verifikasi melalui akun media sosial resmi Kementerian Haji dan Umrah atau mendatangi kantor wilayah kementerian terdekat,” pungkas Farosa.

Pusdatin menyatakan akan terus melakukan evaluasi dan peningkatan sistem keamanan digital guna melindungi data jemaah serta memastikan layanan tetap aman dan terpercaya.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aturan Bagasi Garuda Berubah Mulai 1 September: Penumpang Ekonomi Kini Bisa Bawa Koper hingga 23 Kg

    Aturan Bagasi Garuda Berubah Mulai 1 September: Penumpang Ekonomi Kini Bisa Bawa Koper hingga 23 Kg

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 59
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk akan mengubah sistem bagasi gratis penumpang mulai 1 September 2026. Seluruh tiket yang dibeli atau diterbitkan mulai tanggal tersebut tidak lagi menggunakan sistem berbasis total berat (weight concept), melainkan berbasis jumlah koper atau piece concept. Perubahan ini membawa kabar baik bagi penumpang kelas ekonomi. Jika sebelumnya batas bagasi […]

    Bagikan Berita:
  • Pemerintah Mengklaim Haji 2025 Lebih Baik, Tapi Ramai Kritikan

    Pemerintah Mengklaim Haji 2025 Lebih Baik, Tapi Ramai Kritikan

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 502
    • 0Komentar

    SAUDI – Pemerintah mendapat kritikan atas kacaunya pelaksanaan haji 2025. Ironisnya, Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar mengklaim pelaksanaan haji tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya. Penggiat Media Sosial, Nadhief Shidqi mengungkapkan kekacauan pelaksanaan haji berlansung sejak di Bandara Jeddah. Menurut dia, Menteri Agama tidak bisa kerja, dan meminta agar DPR jangan tutup mata, media […]

    Bagikan Berita:
  • Terungkap, Masalah Keterlambatan PK Haji Khusus adalah Input Data BPJS Kesehatan

    Terungkap, Masalah Keterlambatan PK Haji Khusus adalah Input Data BPJS Kesehatan

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 323
    • 0Komentar

    HAMRANEWS — Asbab keterlambatan Pengembalian Keuangan (PK) jemaah Haji Khusus diungkap pemerintah. Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj) mengungkap bahwa hambatan utama selama ini bersumber dari proses verifikasi dan input data kepesertaan BPJS Kesehatan. Melalui unggahan di akun Instagram resminya pada Jumat (23/1/2026), Kemenhaj menjelaskan bahwa tahapan verifikasi BPJS Kesehatan menjadi titik krusial yang […]

    Bagikan Berita:
  • Wamenhaj Bertolak ke Saudi, Minta Jemaah Jaga Kesehatan dan Laporkan Jika Ada Oknum Minta Pungutan

    Wamenhaj Bertolak ke Saudi, Minta Jemaah Jaga Kesehatan dan Laporkan Jika Ada Oknum Minta Pungutan

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 147
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak, bertolak menuju Arab Saudi melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin 18 Mei 2026. Keberangkatan Wamenhaj dalam rangka menjalankan tugas sebagai bagian dari Amirul Hajj, memimpin misi haji Indonesia, sekaligus memastikan secara langsung kesiapan dan pengawasan layanan jemaah menjelang fase puncak haji 1447 H/2026 M. Dahnil […]

    Bagikan Berita:
  • Modus Praktik Rente dalam Antrean Haji: Suami Meninggal Digantikan Orang yang Berpura-pura sebagai Mahram

    Modus Praktik Rente dalam Antrean Haji: Suami Meninggal Digantikan Orang yang Berpura-pura sebagai Mahram

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 418
    • 0Komentar

    JAKARTA – Dahnil Anzar Simanjuntak, Wakil Menteri Haji dan Umrah, mengungkapkan, praktik rente masih banyak terjadi dalam penyelenggaraan haji. Dia mencontohkan, salah satunya adalah praktik penggantian mahram. Dahnil mengungkapkan, ketika seorang suami istri terdaftar dalam antrean haji, lalu si suami meninggal dunia, ada oknum yang memanfaatkan masalah ini. Suami yang meninggal dunia tersebut, digantikan oleh […]

    Bagikan Berita:
  • Biaya Haji 2027 Kemungkinan Besar Akan Naik, Akibat Pelemahan Rupiah dan Avtur Naik

    Biaya Haji 2027 Kemungkinan Besar Akan Naik, Akibat Pelemahan Rupiah dan Avtur Naik

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 55
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2027 berpeluang mengalami kenaikan. Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, menyebut sejumlah faktor ekonomi, seperti pelemahan nilai tukar rupiah dan kenaikan harga avtur, menjadi penyebab utama yang mendorong naiknya biaya penyelenggaraan haji tahun depan. “Angka kenaikan, kemungkinan besar ada kenaikan (biaya),” ujar Irfan usai Apel Evaluasi […]

    Bagikan Berita:
expand_less