Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Umrah » Travel Haji Risma Belum Bayar Penginapan dan Tiket Pulang Belum Jelas, 44 Jemaaahnya Telantar di Hotel

Travel Haji Risma Belum Bayar Penginapan dan Tiket Pulang Belum Jelas, 44 Jemaaahnya Telantar di Hotel

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Jum, 3 Apr 2026
  • visibility 96

HAMRANEWS – Sebanyak 44 jemaah umrah asal Sulawesi Selatan (Sulsel) kini terkatung-katung di Makkah, Arab Saudi, tanpa kepastian kepulangan. Hingga kini, mereka belum mengantongi tiket pulang, sementara biaya hotel tempat mereka menginap juga belum dibayarkan oleh pihak travel.

Kondisi ini membuat para jemaah berada dalam tekanan. Pihak hotel terus menagih pembayaran, bahkan sempat melakukan penyitaan kunci kamar karena tunggakan belum dilunasi oleh travel yang memberangkatkan mereka.

“Hotel selalu menagih kami, bahkan tadi malam sempat menyita kunci kamar karena belum dibayar pihak travel Haji Risma,” ungkap salah satu jemaah, Haji Aminah, Kamis (2/4/2026).

Jemaah yang berasal dari Parepare dan Makassar itu kini hidup dalam ketidakpastian. Selain tidak memiliki tiket kepulangan, mereka juga dihantui ancaman pengusiran dari tempat menginap jika pembayaran tak kunjung diselesaikan.

Aminah menyebut sejak awal pihak travel tidak pernah menunjukkan bukti tiket pulang-pergi kepada jemaah. Hal ini membuat mereka semakin khawatir karena tidak ada kejelasan kapan bisa kembali ke Indonesia.

“Kami minta tiket sejak awal, tapi tidak pernah diperlihatkan. Sekarang kami tidak tahu harus pulang kapan,” ujarnya.

Situasi semakin berat karena kondisi fisik dan mental jemaah mulai menurun. Dalam rombongan tersebut, terdapat lansia yang dilaporkan jatuh sakit akibat kelelahan dan tekanan selama berada di tanah suci.

Tak hanya itu, jemaah yang ingin pulang secara mandiri justru diminta membayar tambahan sekitar Rp 5 juta per orang. Biaya tersebut disebut-sebut untuk kebutuhan tertentu, termasuk perpanjangan masa tinggal di hotel, meski belum ada kejelasan rinci.

Di sisi lain, pihak Kementerian Haji dan Umrah setempat mengonfirmasi jumlah jemaah yang terlantar mencapai 44 orang. Masalah utama yang dihadapi adalah ketiadaan tiket fisik untuk kepulangan ke Indonesia.

Kepala Kantor Kemenhaj Parepare, Jami, menjelaskan bahwa persoalan ini diduga berawal dari rantai pengelolaan travel yang bermasalah. Pengelola awal disebut menyerahkan penanganan jemaah ke pihak travel lain yang tidak jelas legalitasnya.

Lebih lanjut, diketahui bahwa travel yang terlibat sebelumnya belum mengantongi izin resmi karena tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan pemerintah.

Saat ini, pemerintah pusat bersama perwakilan Indonesia di Arab Saudi tengah berupaya menangani kasus tersebut. Koordinasi dilakukan untuk memastikan para jemaah bisa segera dipulangkan dan mendapatkan perlindungan yang layak.

Namun hingga kini, para jemaah masih harus bertahan dalam kondisi serba tidak pasti—tanpa tiket pulang dan dengan ancaman kehilangan tempat tinggal di negeri orang.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Illustrasi jemaah haji dievakuasi

    Angka Kematian Menurun, Total Jemaah Wafat Tembus 446 Orang

    • calendar_month Ming, 13 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 464
    • 0Komentar

    JAKARTA – Hingga jelang akhir operasional haji 2025, Kementerian Agama mencatat penurunan jumlah jemaah Indonesia yang wafat selama menjalani ibadah di Tanah Suci. Berdasarkan data Siskohat per Kamis (10/7/2025) pukul 12.00 WIB, total ada 446 jemaah wafat, terdiri dari 434 jemaah reguler dan 12 jemaah haji khusus. Jumlah ini lebih rendah dibanding tahun 2024 yang […]

    Bagikan Berita:
  • Cerita di Balik Lion Air Delay Dua Hari dan Bikin Ratusan Jamaah Umrah Terkatung-katung di Jeddah

    Cerita di Balik Lion Air Delay Dua Hari dan Bikin Ratusan Jamaah Umrah Terkatung-katung di Jeddah

    • calendar_month Sab, 27 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 223
    • 0Komentar

    HAMRANEWES – Ratusan jemaah haji Indonesia tertahan di Bandara Jeddah lantaran penerbangan Lion Air bermasalah. Penerbangan dengan kode JT-111 rute Jeddah ke Jakarta mengalami delay hingga dua hari, membuat ratusan jamaah umrah tertahan di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah tanpa kepastian jadwal keberangkatan yang jelas. Corporate Communications Strategic Lion Group, Danang Mandala Prihantoro, menyampaikan […]

    Bagikan Berita:
  • Pembiayaan Haji Khusus Melonjak Drastis Hingga 2,5 Kali Lipat di Perbankan

    Pembiayaan Haji Khusus Melonjak Drastis Hingga 2,5 Kali Lipat di Perbankan

    • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 205
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Haji khusus menjadi alternatif berangkat haji yang peminatnya makin besar di Indonesia. Bank Muamalat, yang membuka layanan pembiayaan haji khusus (ProHajj Plus) mencatat peningkatan hingga lebih 2,5 kali lipat per Oktober 2025 (year-on-year/yoy). Lonjakan tersebut membuat layanan haji dari Muamalat semakin kukuh sebagai penopang utama bisnis consumer mereka. Direktur Bank Muamalat, Ricky Rikardo […]

    Bagikan Berita:
  • Klarifikasi Owner Travel yang Viral 44 Jemaahnya Telantar di Hotel Makkah

    Klarifikasi Owner Travel yang Viral 44 Jemaahnya Telantar di Hotel Makkah

    • calendar_month Ming, 5 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 85
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemilik Mitra Travel, yang sebelumnya dikabarkan diduga menelantarkan 44 jemaahnya (mayoritas dari Parepare dan Makassar) di Makkah, Arab Saudi, menyampaikan klarifikasi. Pihak travel membantah puluhan jemaah itu telantar, namun jadwal pemulangan molor karena pihak maskapai membatalkan penerbangan imbas perang. “Ini qadarullah, ada krisis internasional dan perang saat kami sudah di Makkah. Harga tiket […]

    Bagikan Berita:
  • MUI Usulkan Masa Berhaji Dikurangi Jadi 20 Hari: Biaya Lebih Murah, Begini Rutenya

    MUI Usulkan Masa Berhaji Dikurangi Jadi 20 Hari: Biaya Lebih Murah, Begini Rutenya

    • calendar_month Sel, 20 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 358
    • 0Komentar

    SAUDI – Masa pelaksanaan haji biasanya memakan waktu hingga kurang lebih 35 hari. Majelis Ulama Indonesia menilai, waktu berhaji itu bisa dipangkas menjadi 20 hari saja sehingga bisa menghemat biaya akomodasi hingga konsumsi. Ketua Majelis Ulama (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah, Muhammad Cholil Nafis menyampaikan peluang pemangkasan waktu haji itu saat merespons usulan Ketua Komisi […]

    Bagikan Berita:
  • Acara Barazanji Warnai Peresmian Gedung KUA dan Manasik Haji Makassar

    Acara Barazanji Warnai Peresmian Gedung KUA dan Manasik Haji Makassar

    • calendar_month Rab, 6 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 38
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID –  Tradisi mabarazanji khas Bugis-Makassar mewarnai peresmian penggunaan Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kecamatan Makassar di Jalan Pelanduk, Kota Makassar, Selasa 5 mei 2026. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Makassar H. Muhammad didampingi Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam H. Ambo Sakka, Kepala KUA Kecamatan Makassar Nurdin beserta jajaran, […]

    Bagikan Berita:
expand_less