Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Angka Kematian Menurun, Total Jemaah Wafat Tembus 446 Orang

Angka Kematian Menurun, Total Jemaah Wafat Tembus 446 Orang

  • account_circle REDAKSI
  • calendar_month Minggu, 13 Jul 2025
  • visibility 622
  • print Cetak

JAKARTA – Hingga jelang akhir operasional haji 2025, Kementerian Agama mencatat penurunan jumlah jemaah Indonesia yang wafat selama menjalani ibadah di Tanah Suci. Berdasarkan data Siskohat per Kamis (10/7/2025) pukul 12.00 WIB, total ada 446 jemaah wafat, terdiri dari 434 jemaah reguler dan 12 jemaah haji khusus.

Jumlah ini lebih rendah dibanding tahun 2024 yang mencatat 461 jemaah wafat. Mayoritas dari mereka menghembuskan napas terakhir di Makkah, yang memang menjadi lokasi tinggal paling lama selama sekitar 40 hari masa ibadah.

Secara rinci, berikut distribusi jemaah wafat tahun ini:

Laki-laki: 270 orang

Perempuan: 173 orang

Usia 65 tahun ke atas (lansia): 286 orang

Usia 41–64 tahun: 157 orang

Lokasi wafat:

Makkah: 333 orang

Madinah: 59 orang

Mina: 20 orang

Bandara: 18 orang

Arafah: 13 orang

Sementara itu, Kloter SUB (Surabaya dan sekitarnya) mencatat jumlah wafat tertinggi yakni 93 orang, disusul Kloter SOC (Solo) dengan 54 orang, dan Kloter JKS (Jakarta-Bekasi) sebanyak 51 orang. Kloter-kloter lain seperti JKG, UPG, BTH, dan PLM juga melaporkan jemaah wafat namun dalam jumlah yang lebih kecil.

Hingga data terakhir, masih ada 46 jemaah Indonesia yang dirawat di berbagai Rumah Sakit Arab Saudi, tersebar di empat kota:

RSAS Madinah: 29 orang

RSAS Makkah: 10 orang

RSAS Jeddah: 6 orang

RS Riyadh: 1 orang

Pemerintah Indonesia melalui Kantor Urusan Haji terus memantau kondisi mereka.

Angka Kematian Menurun

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengonfirmasi bahwa jumlah wafat tahun ini lebih rendah dibandingkan titik waktu yang sama pada 2024.

“Alhamdulillah perkembangan per hari ini jumlah yang wafat jemaah kita itu lebih kurang daripada hari yang sama pada tahun yang lalu,” ujar Menag dikutip dari laman resmi Kemenag, Kamis (10/7/2025).

“Data per hari ini 279 orang jemaah wafat. Sedangkan hari yang sama pada tahun yang lalu itu sebanyak 298 orang jemaah. Berarti ini terjadi pengurangan jumlah jemaah wafat,” tambahnya.

Ia menyebut penurunan angka kematian menjadi salah satu indikator keberhasilan penyelenggaraan haji tahun ini. Meski sempat menghadapi kendala, termasuk sistem multi syarikah, semua bisa diatasi.

“Semua teratasi dan tidak ada jemaah yang terlantar atau terbengkalai. Silakan teman-teman wartawan tanyakan langsung ke jemaah. Tidak ada yang ditutup-tutupi, mari kita objektif,” tandas Nasaruddin.

Bagikan Berita:
  • Penulis: REDAKSI

Rekomendasi Untuk Anda

  • Transaksi Pakai QRIS di Arab Saudi Sudah Bisa, Tapi Masih Lebih Mahal Dibanding Pakai Riyal

    Transaksi Pakai QRIS di Arab Saudi Sudah Bisa, Tapi Masih Lebih Mahal Dibanding Pakai Riyal

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 1.009
    • 0Komentar

    MADINAH – Meskipun belum resmi dibuka transaksi melalui QRIS antarnegara, atau QR Cross Border, namun sudah ada toko di Arab Saudi yang menggunakan barcode QRIS dari Bank Indonesia untuk transaksi. Toko apalagi kalau bukan Ali Murah, salah satu tempat perbelanjaan yang terkenal bagi jemaah Indonesia. Salah satu influencer Makassar, Iksan Bangsawan, membagikan pengalamannya mencoba berbelanja […]

    Bagikan Berita:
  • Suhu di Tanah Suci 45 Derajat, Awas Telapak Kaki Bisa Melepuh

    Suhu di Tanah Suci 45 Derajat, Awas Telapak Kaki Bisa Melepuh

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Imam Dzulkifli
    • visibility 448
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Ada hal yang sering kali luput dari kesadaran jemaah ketika beribadah di area Masjid di Tanah Suci. Yakni, ketika lupa menyimpan sandal, lalu tanpa pikir panjang langsung ‘nyeker’ atau berjalan dengan kaki telanjang. Padahal, Makkah tidak seperti di kampung halaman di Sulawesi Selatan. Cuacanya jauh lebih panas, mencapai hingga 45 derajat celsius. Lantai-lantai […]

    Bagikan Berita:
  • Dahnil Anzar Simanjuntak

    Aset RI di Kampung Haji Belum Bisa Digunakan Jemaah 2026

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 375
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Aset pemerintah Indonesia di Kawasan Kampung Haji yang berupa hotel belum bisa dimanfaatkan. Pemerintah menyampaikan, meskipun telah dibeli, tapi proses administrasi terkait pembeliannya masih berjalan. Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, salah satu hotel yang akan menjadi bagian dari Kampung Haji diperkirakan baru menyelesaikan proses akuisisi pada April 2026. “Tahun […]

    Bagikan Berita:
  • Rupiah Melemah hingga Avtur Naik Bikin Penghitungan Biaya Haji 2027 Lebih Berat

    Rupiah Melemah hingga Avtur Naik Bikin Penghitungan Biaya Haji 2027 Lebih Berat

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 93
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Mochamad Irfan Yusuf mengungkapkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1448 H/2027 M berpotensi mengalami penyesuaian seiring meningkatnya berbagai komponen biaya penyelenggaraan haji. Hal itu disampaikan Menhaj saat membuka Evaluasi Penguatan Layanan Penyelenggaraan Ibadah Haji Provinsi Kalimantan Selatan dan Embarkasi Banjarmasin Tahun 1447 H/2026 M di Banjarbaru, Kamis […]

    Bagikan Berita:
  • Warga Muslim Kampung Bugis Bali Hibahkan Tanah untuk Asrama Haji 1.920 Meter Persegi

    Warga Muslim Kampung Bugis Bali Hibahkan Tanah untuk Asrama Haji 1.920 Meter Persegi

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 393
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Warga muslim kampung Bugis Bali, menghibahkan tanah untuk dibangun Asrama Haji. Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia (Wamenhaj RI), Dahnil Anzar Simanjuntak yang langsung hadir menerima hibah tanah dari warga Muslim Kampung Bugis Bali tersebut. Diketahui, Kemenhaj akan memanaatkan lahan tersebut untuk pembangunan asrama atau wisma haji bagi jemaah di Provinsi Bali. […]

    Bagikan Berita:
  • MUI Desak Biaya Haji Kembali ke Prinsip Istitaah: Mampu Finansial Harusnya Tanpa Dibantu Subsidi

    MUI Desak Biaya Haji Kembali ke Prinsip Istitaah: Mampu Finansial Harusnya Tanpa Dibantu Subsidi

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 53
    • 0Komentar

    HAMARANEWS.ID — Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak pemerintah mengembalikan skema pembiayaan haji pada prinsip istitha’ah atau kemampuan. Prinsip tersebut menegaskan bahwa ibadah haji diwajibkan bagi umat Islam yang memiliki kemampuan secara fisik, mental, dan finansial. Dengan demikian, calon jemaah yang menunaikan ibadah haji idealnya memiliki kemampuan finansial yang cukup, tanpa terlalu bergantung pada nilai manfaat […]

    Bagikan Berita:
expand_less