Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » MUI Desak Biaya Haji Kembali ke Prinsip Istitaah: Mampu Finansial Harusnya Tanpa Dibantu Subsidi

MUI Desak Biaya Haji Kembali ke Prinsip Istitaah: Mampu Finansial Harusnya Tanpa Dibantu Subsidi

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
  • visibility 71
  • print Cetak

HAMARANEWS.ID — Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak pemerintah mengembalikan skema pembiayaan haji pada prinsip istitha’ah atau kemampuan. Prinsip tersebut menegaskan bahwa ibadah haji diwajibkan bagi umat Islam yang memiliki kemampuan secara fisik, mental, dan finansial.

Dengan demikian, calon jemaah yang menunaikan ibadah haji idealnya memiliki kemampuan finansial yang cukup, tanpa terlalu bergantung pada nilai manfaat atau subsidi dari pengelolaan dana haji.

Wakil Ketua Umum MUI KH Cholil Nafis menilai, skema subsidi justru berpotensi mengaburkan prinsip kemampuan yang menjadi dasar kewajiban berhaji.

“Orang berangkat haji itu manistatha’a ilaihi sabila (wajib bagi yang mampu). Yang tidak mampu, Allah tidak mewajibkan untuk berangkat haji,” ujar Cholil dikutip dari laman resmi MUI, Jumat (10/7/2026).

Pandangan serupa disampaikan M Syafii Antonio, profesor bidang ekonomi syariah Universitas Tazkia, Bogor. Menurutnya, pembiayaan haji melalui subsidi nilai manfaat merupakan kebijakan populis jangka pendek.

Padahal, pengelolaan dana haji harus mempertimbangkan keberlanjutan karena dana tersebut juga diperuntukkan bagi generasi jemaah yang masih mengantre.

Syafii mengingatkan, tantangan pengelolaan dana haji akan semakin besar jika Arab Saudi meningkatkan kapasitas haji dari sekitar 1,7 juta menjadi 5 juta jemaah per tahun pada 2030. Indonesia sebagai negara dengan jumlah jemaah terbesar berpotensi memperoleh tambahan kuota, tetapi kebutuhan pembiayaannya juga akan melonjak.

“Jika biaya riil haji mencapai Rp90 juta per orang dan sekitar 5,4 juta anggota jemaah diminta berangkat, total kebutuhan dana mencapai sekitar Rp486 triliun. Padahal, dana kelolaan haji masih jauh di bawah angka itu,” ujarnya.

Karena itu, ia mendorong pemerintah menjaga likuiditas dan hasil pengelolaan dana haji agar tidak terus terkuras untuk menutup biaya keberangkatan setiap tahun.

Menurut Syafii, pemerintah seharusnya mengutamakan peningkatan kualitas layanan dibandingkan menekan biaya melalui subsidi. Sebab, berbagai komponen penyelenggaraan haji terus mengalami kenaikan, termasuk penerbangan dan kebutuhan layanan di tengah ketidakpastian ekonomi global.

“Tidak mungkin biaya haji yang ditekan-tekan setiap tahun akan memberikan service (layanan) yang bagus. Layanan yang baik itu memerlukan biaya yang memadai,” katanya.

Persoalan subsidi biaya haji juga menjadi perhatian masyarakat. Survei Litbang Kompas pada 16-23 April 2026 terhadap 1.200 responden di 38 provinsi menunjukkan 91,5 persen responden tidak mengetahui bahwa calon jemaah mendapatkan subsidi dari nilai manfaat pengelolaan dana haji.

Sementara dari 8,5 persen responden yang mengetahui skema tersebut, mayoritas berpendapat subsidi sebaiknya maksimal 20 persen.

Di sisi lain, Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf mengatakan usulan peningkatan biaya haji tidak terlepas dari perubahan layanan di Arab Saudi, penguatan dolar terhadap rupiah, serta meningkatnya biaya penerbangan akibat tekanan global.

Pemerintah mengusulkan porsi biaya yang ditanggung jemaah sebesar 40 persen untuk meminimalkan beban masyarakat. Namun, angka tersebut masih akan dibahas bersama Panitia Kerja Haji DPR.

“Nanti akan dibahas satu per satu untuk memastikan apakah angka (biaya haji) itu layak atau perlu dikurangi atau bahkan mungkin ditambah,” ujar Irfan di Jakarta, Selasa (14/7/2026).

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Barang Kecil tapi Penting Dibawa saat Umrah, Jangan Sampai Ketinggalan

    Barang Kecil tapi Penting Dibawa saat Umrah, Jangan Sampai Ketinggalan

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 446
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Ketika anda bersiap untuk berangkat umrah, banyak barang-barang yang terkadang dianggap sepele padahal justru bikin panik karena ketinggalan saat sudah berada di Tanah Suci. Terkadang jemaah terlalu fokus pada barang-barang besar seperti gamis, sajadah, tas atau dokumen penting. Padahal, justru barang-barang kecil yang sering dianggap sepele bisa sangat membantu kelancaran ibadah di Tanah […]

    Bagikan Berita:
  • Haji 2026, Arab Saudi Umumkan Semua Layanan lewat Digital

    Haji 2026, Arab Saudi Umumkan Semua Layanan lewat Digital

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 363
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kementerian Haji dan Umrah Pemerintah Arab Saudi mengumumkan rencana operasional besar-besaran untuk musim haji mendatang. Semakin tahun, penyelenggaraan haji semakin modern, efisien, dan tentunya digital. Dilansir dari Al Arabiya, Lebih dari 5.000 unit hunian di Makkah dan 600 tenda tambahan disiapkan guna meningkatkan kenyamanan para jemaah. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi tiga […]

    Bagikan Berita:
  • Viral Penjual Es Puter Naik Haji Tahun Ini, Hasil Nabung 21 Tahun

    Viral Penjual Es Puter Naik Haji Tahun Ini, Hasil Nabung 21 Tahun

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 216
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kisah inspiratif datang dari seorang penjual es puter keliling asal Cirebon, Pak Ili (62), yang tahun ini akhirnya berangkat menunaikan ibadah haji bersama sang istri, Suwati. Perjuangannya menjadi sorotan publik setelah diketahui bahwa ia menabung sejak 2005 demi mewujudkan impian ke Tanah Suci. Setiap hari, dari hasil berjualan es puter, Pak Ili menyisihkan […]

    Bagikan Berita:
  • Fatwa Dewan Ulama Senior Arab Saudi: Berhaji dengan Visa Resmi Bagian dari Ketakwaan dan Membantu Maqasid Syariah

    Fatwa Dewan Ulama Senior Arab Saudi: Berhaji dengan Visa Resmi Bagian dari Ketakwaan dan Membantu Maqasid Syariah

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 503
    • 0Komentar

    SAUDI – Pemerintah Arab Saudi kembali menegaskan kewajiban memiliki visa resmi haji bagi umat Islam yang ingin berangkat haji. Melalui keterangan resminya, Kementerian Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi bahkan menyampaikan fatwa Dewan Ulama Senior terkait kewajiban berhaji dengan visa resmi. Selain itu, Dewan Ulama Senior Arab Saudi juga menyampaikan, berangkat haji dengan mendapatkan visa […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Haji Tazkiyah Tour Menuju Maktab Arafah

    Jemaah Haji Tazkiyah Tour Menuju Maktab Arafah

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 603
    • 0Komentar

    ARAFAH — Para jemaah haji khusus Tazkiyah Tour bergerak ke maktab di Arafah, Rabu, 4 Juni 2025, untuk persiapan wukuf. Dari hotel transit, para jemaah menumpangi empat bus menuju tenda peristirahatan di Arafah. Tenda yang nyaman dengan sofa, tempat tidur, dapur hingga toilet yang terstandarisasi. Tim pembimbing Tazkiyah Tour, Muhammad Amin Sahib menuturkan, para jemaah sudah […]

    Bagikan Berita:
  • Rupiah Melemah hingga Avtur Naik Bikin Penghitungan Biaya Haji 2027 Lebih Berat

    Rupiah Melemah hingga Avtur Naik Bikin Penghitungan Biaya Haji 2027 Lebih Berat

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 111
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Mochamad Irfan Yusuf mengungkapkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1448 H/2027 M berpotensi mengalami penyesuaian seiring meningkatnya berbagai komponen biaya penyelenggaraan haji. Hal itu disampaikan Menhaj saat membuka Evaluasi Penguatan Layanan Penyelenggaraan Ibadah Haji Provinsi Kalimantan Selatan dan Embarkasi Banjarmasin Tahun 1447 H/2026 M di Banjarbaru, Kamis […]

    Bagikan Berita:
expand_less