Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Nusron Wahid Disebut Punya Peran oleh Terdakwa Kasus Korupsi Haji, Terkait Suap USD 1 Juta ke Pansus DPR

Nusron Wahid Disebut Punya Peran oleh Terdakwa Kasus Korupsi Haji, Terkait Suap USD 1 Juta ke Pansus DPR

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
  • visibility 41
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID — Nama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid kembali disebut dalam persidangan perkara dugaan korupsi kuota haji 2023-2024. Kali ini, terdakwa Isfah Abidal Aziz alias Gus Alex mengungkap dugaan adanya permintaan dana sebesar USD 1 juta yang dikaitkan dengan Panitia Khusus (Pansus) Haji DPR RI 2024.

Dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Selasa (29/9/2026), Gus Alex membantah keterangan Komisaris Independen PT Sucofindo, Zainal Abidin, yang menyebut dirinya menitipkan USD 1 juta.

Gus Alex justru mengatakan dirinya menerima permintaan untuk mengusahakan uang tersebut.

Ia menyebut permintaan itu terkonfirmasi setelah bertemu Ace Hasan Syadzily, yang saat itu menjabat Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI sekaligus anggota Pansus Haji.

“Karena saya saat itu menyerahkan permintaan dana sejumlah USD 1 juta tersebut, yang terkonfirmasi setelah saya bertemu dan menghadap Saudara Ace Hasan Syadzily di kediaman beliau,” ujar Gus Alex.

Menurut Gus Alex, dirinya bukan pihak yang berinisiatif menyediakan uang tersebut. Ia bahkan mengaku meminta waktu untuk mencari dan mengusahakannya.

Nama Nusron Wahid kemudian disebut ketika Gus Alex menjelaskan pertemuannya dengan seseorang bernama Khomsin. Gus Alex mengatakan Khomsin diperkenalkan kepadanya sebagai orang Nusron yang biasa menjalankan tugas khusus.

“Selain terkonfirmasi dari Saudara Ace Hasan Syadzily, juga karena saat bertemu dengan Khomsin, saksi memperkenalkan Khomsin sebagai orangnya Pak Nusron Wahid dan biasa menjalankan tugas khusus untuk Pak Nusron,” kata dia.

Gus Alex juga menyebut sosok Acong yang disebutnya sebagai orang dekat Nusron. Menurut dia, keberadaan Khomsin dan Acong membuat dirinya meyakini adanya permintaan dana tersebut.

Gus Alex sekaligus membantah keterangan Zainal mengenai adanya ancaman. Ia mengatakan komunikasi yang dilakukan hanya berupa curhat melalui WhatsApp maupun pembicaraan langsung dengan Nurul Zaman.

Terkait USD 1 juta, Gus Alex menyatakan uang tersebut akhirnya dikembalikan setelah ia melaporkan persoalan tersebut kepada penyidik KPK pada 25 Agustus 2025.

“Sampai pada akhirnya, 25 Agustus saya laporkan dan saya sampaikan kepada penyidik KPK dan baru dikembalikan 29 Agustus 2025,” ujarnya.

Ia menegaskan laporan tersebut dilakukan bukan semata karena uang belum dikembalikan, melainkan karena ingin persoalan tersebut diungkap secara adil.

Usai mendengar bantahan Gus Alex, hakim meminta Zainal Abidin menegaskan keterangannya. Zainal menyatakan tetap pada keterangan yang sebelumnya disampaikan di persidangan.

Sebelumnya, KPK juga telah menyatakan akan menelaah fakta persidangan terkait aliran uang kepada pihak yang disebut sebagai perantara teman Nusron Wahid. Dalam persidangan lain, terungkap uang USD400 ribu disebut diberikan kepada Erik, yang disebut sebagai perantara Zainal Abidin.

Dalam perkara dugaan korupsi kuota haji ini, KPK mendakwa empat terdakwa, yakni mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Gus Alex, Direktur Operasional PT Maktour Ismail Adham, dan Ketua Umum Kesthuri sekaligus Komisaris PT Raudhah Eksati Utama Asrul Azis Taba.

KPK mendakwa perkara tersebut menimbulkan kerugian negara setidaknya Rp622,09 miliar. Angka itu mencakup selisih penerimaan dan pengeluaran PIHK, penerimaan dari penjualan kuota petugas haji khusus, serta fee percepatan pengisian kuota haji khusus tambahan 2023 dan 2024.

Penyebutan nama Nusron dalam persidangan tersebut merupakan bagian dari keterangan terdakwa dan fakta yang sedang diuji di pengadilan. Belum terdapat kesimpulan pengadilan mengenai keterlibatan Nusron dalam perkara tersebut.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Managing Director PT Tazkiyah Global Mandiri, H. Adnan Syahruddin

    Pendaftaran Haji Khusus Bisa Dilakukan di Mana Saja, Tazkiyah Tour Gencar Sosialisasi Haji Resmi

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 460
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Perusahaan biro perjalanan umrah di Makassar, menggencarkan sosialisasi ke sejumlah daerah terkait pentingnya melakukan pendaftaran haji di travel-travel berizin resmi. Tazkiyah juga secara aktif menjawab pertanyaan-pertanyaan masyarakat terkait rencana berhaji tahun depan. Hal ini disampaikan langsung oleh Managing Director PT Tazkiyah Global Mandiri, H. Adnan Syahruddin, dalam program Info Haji 1447 H yang […]

    Bagikan Berita:
  • Dahnil Anzar Tegaskan Kartel Haji Itu Nyata: Ada yang Kami OTT, Dia Kumpulin Duit Rp2 Miliar

    Dahnil Anzar Tegaskan Kartel Haji Itu Nyata: Ada yang Kami OTT, Dia Kumpulin Duit Rp2 Miliar

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 129
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan bahwa praktik kartel haji masih menjadi persoalan serius dalam penyelenggaraan ibadah haji di Indonesia. Menurut Mantan Juru Bicara Prabowo Subianto itu, praktik tersebut nyata dan ditemukan di berbagai lini pelayanan haji. Dalam sebuah pertemuan, Dahnil mengungkap salah satu modus yang berhasil diungkap pemerintah, […]

    Bagikan Berita:
  • Kemenhaj Bakal Satukan Daftar Tunggu Haji, Antrean Berbasis Nasional dan Bukan Lagi Provinsi

    Kemenhaj Bakal Satukan Daftar Tunggu Haji, Antrean Berbasis Nasional dan Bukan Lagi Provinsi

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 132
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI menyiapkan perubahan besar dalam sistem penyelenggaraan ibadah haji. Salah satu kebijakan yang tengah disiapkan adalah menyatukan masa tunggu keberangkatan haji di seluruh Indonesia. Jika selama ini calon jemaah menghadapi masa tunggu yang berbeda-beda tergantung provinsi tempat mendaftar, ke depan perbedaan tersebut akan dihapus. Sistem baru akan menggunakan […]

    Bagikan Berita:
  • Kemenhaj Buka Kanal Kawal Haji untuk Respons Cepat Aduan Jamaah 2026 di Tanah Suci

    Kemenhaj Buka Kanal Kawal Haji untuk Respons Cepat Aduan Jamaah 2026 di Tanah Suci

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 385
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah sedang menyiapkan kanal untuk memperkuat pengawasan layanan haji pada tahun ini. Kementerian Haji dan Umrah akan mengoptimalkan kanal Kawal Haji sebagai pusat pengaduan resmi jamaah terkait berbagai persoalan penyelenggaraan ibadah haji di Tanah Suci. Optimalisasi kanal Kawal Haji diarahkan untuk menampung laporan dari jamaah, keluarga jamaah, hingga masyarakat umum. Kanal ini disiapkan […]

    Bagikan Berita:
  • Kesan Andi Suarni Menjadi Jemaah Haji Khusus Tazkiyah Tour: Pelayanan Luar Biasa, Dokter Datang Langsung ke Kamar

    Kesan Andi Suarni Menjadi Jemaah Haji Khusus Tazkiyah Tour: Pelayanan Luar Biasa, Dokter Datang Langsung ke Kamar

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 210
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kepuasan terhadap pelayanan haji khusus terus dirasakan para jemaah Tazkiyah Tour di Tanah Suci. Salah satunya diungkapkan oleh Andi Suarni, jemaah asal Kabupaten Gowa, yang membagikan kesan positifnya selama menjalani ibadah haji bersama Tazkiyah Tour. Dari Kota Suci Makkah, Andi Suarni menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas fasilitas serta pelayanan yang diterima sejak […]

    Bagikan Berita:
  • Dahnil Anzar Simanjuntak

    Aset RI di Kampung Haji Belum Bisa Digunakan Jemaah 2026

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 407
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Aset pemerintah Indonesia di Kawasan Kampung Haji yang berupa hotel belum bisa dimanfaatkan. Pemerintah menyampaikan, meskipun telah dibeli, tapi proses administrasi terkait pembeliannya masih berjalan. Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, salah satu hotel yang akan menjadi bagian dari Kampung Haji diperkirakan baru menyelesaikan proses akuisisi pada April 2026. “Tahun […]

    Bagikan Berita:
expand_less