Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Nusron Wahid Disebut Punya Peran oleh Terdakwa Kasus Korupsi Haji, Terkait Suap USD 1 Juta ke Pansus DPR

Nusron Wahid Disebut Punya Peran oleh Terdakwa Kasus Korupsi Haji, Terkait Suap USD 1 Juta ke Pansus DPR

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • visibility 5
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID — Nama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid kembali disebut dalam persidangan perkara dugaan korupsi kuota haji 2023-2024. Kali ini, terdakwa Isfah Abidal Aziz alias Gus Alex mengungkap dugaan adanya permintaan dana sebesar USD 1 juta yang dikaitkan dengan Panitia Khusus (Pansus) Haji DPR RI 2024.

Dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Selasa (29/9/2026), Gus Alex membantah keterangan Komisaris Independen PT Sucofindo, Zainal Abidin, yang menyebut dirinya menitipkan USD 1 juta.

Gus Alex justru mengatakan dirinya menerima permintaan untuk mengusahakan uang tersebut.

Ia menyebut permintaan itu terkonfirmasi setelah bertemu Ace Hasan Syadzily, yang saat itu menjabat Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI sekaligus anggota Pansus Haji.

“Karena saya saat itu menyerahkan permintaan dana sejumlah USD 1 juta tersebut, yang terkonfirmasi setelah saya bertemu dan menghadap Saudara Ace Hasan Syadzily di kediaman beliau,” ujar Gus Alex.

Menurut Gus Alex, dirinya bukan pihak yang berinisiatif menyediakan uang tersebut. Ia bahkan mengaku meminta waktu untuk mencari dan mengusahakannya.

Nama Nusron Wahid kemudian disebut ketika Gus Alex menjelaskan pertemuannya dengan seseorang bernama Khomsin. Gus Alex mengatakan Khomsin diperkenalkan kepadanya sebagai orang Nusron yang biasa menjalankan tugas khusus.

“Selain terkonfirmasi dari Saudara Ace Hasan Syadzily, juga karena saat bertemu dengan Khomsin, saksi memperkenalkan Khomsin sebagai orangnya Pak Nusron Wahid dan biasa menjalankan tugas khusus untuk Pak Nusron,” kata dia.

Gus Alex juga menyebut sosok Acong yang disebutnya sebagai orang dekat Nusron. Menurut dia, keberadaan Khomsin dan Acong membuat dirinya meyakini adanya permintaan dana tersebut.

Gus Alex sekaligus membantah keterangan Zainal mengenai adanya ancaman. Ia mengatakan komunikasi yang dilakukan hanya berupa curhat melalui WhatsApp maupun pembicaraan langsung dengan Nurul Zaman.

Terkait USD 1 juta, Gus Alex menyatakan uang tersebut akhirnya dikembalikan setelah ia melaporkan persoalan tersebut kepada penyidik KPK pada 25 Agustus 2025.

“Sampai pada akhirnya, 25 Agustus saya laporkan dan saya sampaikan kepada penyidik KPK dan baru dikembalikan 29 Agustus 2025,” ujarnya.

Ia menegaskan laporan tersebut dilakukan bukan semata karena uang belum dikembalikan, melainkan karena ingin persoalan tersebut diungkap secara adil.

Usai mendengar bantahan Gus Alex, hakim meminta Zainal Abidin menegaskan keterangannya. Zainal menyatakan tetap pada keterangan yang sebelumnya disampaikan di persidangan.

Sebelumnya, KPK juga telah menyatakan akan menelaah fakta persidangan terkait aliran uang kepada pihak yang disebut sebagai perantara teman Nusron Wahid. Dalam persidangan lain, terungkap uang USD400 ribu disebut diberikan kepada Erik, yang disebut sebagai perantara Zainal Abidin.

Dalam perkara dugaan korupsi kuota haji ini, KPK mendakwa empat terdakwa, yakni mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Gus Alex, Direktur Operasional PT Maktour Ismail Adham, dan Ketua Umum Kesthuri sekaligus Komisaris PT Raudhah Eksati Utama Asrul Azis Taba.

KPK mendakwa perkara tersebut menimbulkan kerugian negara setidaknya Rp622,09 miliar. Angka itu mencakup selisih penerimaan dan pengeluaran PIHK, penerimaan dari penjualan kuota petugas haji khusus, serta fee percepatan pengisian kuota haji khusus tambahan 2023 dan 2024.

Penyebutan nama Nusron dalam persidangan tersebut merupakan bagian dari keterangan terdakwa dan fakta yang sedang diuji di pengadilan. Belum terdapat kesimpulan pengadilan mengenai keterlibatan Nusron dalam perkara tersebut.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Arab Saudi Minta Pemerintah RI Lebih Cepat Memulai Persiapan Haji 2026

    Arab Saudi Minta Pemerintah RI Lebih Cepat Memulai Persiapan Haji 2026

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 762
    • 0Komentar

    SAUDI – Pemerintah Arab Saudi meminta Indonesia memulai persiapan pelaksanaan haji 2026 lebih awal. Demi mensukseskan haji yang berlangsung tahun depan itu. Hal itu diungkapkan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah yang juga Penanggung Jawab Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Hilman Latief usai bertemu dengan Deputi Bidang Hubungan Luar Negeri Kementerian Haji dan Umrah […]

    Bagikan Berita:
  • Pengusaha Dorong Peran Swasta Lebih Besar dalam Penyelenggaraan Haji 2026

    Pengusaha Dorong Peran Swasta Lebih Besar dalam Penyelenggaraan Haji 2026

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 437
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Di tengah peralihan penyelenggara haji dari Kementerian Agama ke Badan Penyelenggara (BP) Haji, Para pengusaha travel haji dan umrah mendorong agar peran swasta diperbesar lagi. Menurut Ketua Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) Wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua), Azhar Gazali, swasta terbukti memiliki rekam jejak yang lebih tertib dan […]

    Bagikan Berita:
  • Total Sembilan Calon Haji Indonesia Wafat Hingga Minggu 3 Mei 2026

    Total Sembilan Calon Haji Indonesia Wafat Hingga Minggu 3 Mei 2026

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 225
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kementerian Haji dan Umrah mencatat, total sudah sembilan jemaah haji RI yang wafat selama proses perjalanan Ibadah 2026. Terbaru pada Minggu 3 Mei 2026, Kemenhaj mengumumkan berita duka dua orang jemaah haji wafat di Madinah, pada Minggu 3 Mei 2026. “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Ahad 3 Mei 2026 terdapat dua jemaah […]

    Bagikan Berita:
  • H Adnan Syahruddin, Managing Director Tazkiyah Global Mandiri

    Daftar Haji di Usia Muda Sangat Penting, Begini Alasan Lengkapnya

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 862
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Kementerian Agama RI terus mendorong generasi muda untuk mendaftar haji sejak usia dini. Langkah ini dinilai penting sebagai bentuk perencanaan jangka panjang, mengingat antrean keberangkatan haji reguler di Indonesia yang semakin panjang. Dalam live talkshow yang tayang lewat youtube Tazkiyah Tour, disebutkan, waktu tunggu haji kini bisa mencapai lebih dari 40 tahun di […]

    Bagikan Berita:
  • Buntut Kasus Hanania Travel, Kemenhaj Akan Akreditasi Seluruh Travel Umrah dan Haji

    Buntut Kasus Hanania Travel, Kemenhaj Akan Akreditasi Seluruh Travel Umrah dan Haji

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 157
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Kasus dugaan penipuan yang menyeret Hanania Travel mendorong Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI memperketat pengawasan terhadap penyelenggara perjalanan ibadah. Salah satu langkah yang tengah disiapkan adalah penerapan sistem akreditasi bagi seluruh travel haji dan umrah di Indonesia. Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, mengatakan akreditasi diperlukan untuk memastikan setiap biro […]

    Bagikan Berita:
  • Kuota Haji Sulsel Bertambah 2.398 Kursi Setelah Kebijakan ‘Pukul Rata’ Daftar Tunggu Provinsi

    Kuota Haji Sulsel Bertambah 2.398 Kursi Setelah Kebijakan ‘Pukul Rata’ Daftar Tunggu Provinsi

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 644
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Sulawesi Selatan (Sulsel) mengalami peningkatan jumlah kuota haji reguler yang signifikan untuk musim haji 1447 H/2026 M. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) bersama DPR RI telah menetapkan kuota haji reguler untuk Provinsi Sulsel sebanyak 9.670 jemaah. H. Iqbal Ismail, yang merupakan Kabid Penyelenggara Ibadah Haji dan Umroh Kemenag Prov Sul-Sel mengungkapkan alasan kenaikan […]

    Bagikan Berita:
expand_less