Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Umrah » Klinik Memori, Layanan Kesehatan Baru Saudi untuk Jemaah dengan Gangguan Kognitif Hingga Demensia

Klinik Memori, Layanan Kesehatan Baru Saudi untuk Jemaah dengan Gangguan Kognitif Hingga Demensia

  • account_circle REDAKSI
  • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
  • visibility 440
  • print Cetak

MEKKAH – Gebrakan baru diambil Pemerintah Kerajaan Arab Saudi dalam meningkatkan pelayanan kesehatan, khususnya bagi jemaah haji dan umrah. Badan Kesehatan Mekkah resmi membuka Klinik Memori Mekkah di Rumah Sakit Raja Abdulaziz, bekerja sama dengan King Abdullah Medical City.

Klinik tersebut menjadi fasilitas khusus untuk diagnosis dan perawatan dini gangguan memori, mulai dari gangguan kognitif kategori ringan (mild cognitive impairment) hingga demensia tahap awal.

Langkah tersebut bukan sekadar layanan medis rutin, melainkan bagian dari komitmen Saudi dalam mendukung Transformasi Sektor Kesehatan yang menjadi salah satu pilar Visi 2030.

Fokus pada Deteksi Dini

Klinik memori hadir dengan pendekatan preventif: mendeteksi lebih cepat, menunda progres penyakit, dan memberi dukungan sejak awal. Layanannya meliputi:

  • Evaluasi dan diagnosis dini gangguan kognitif.
  • Perawatan modern, baik dengan terapi farmakologis maupun nonfarmakologis.
  • Dukungan medis bagi pasien di bawah usia 65 tahun yang sudah menunjukkan gejala kognitif.
  • Pendampingan keluarga agar lebih memahami cara merawat pasien.

Dengan pola layanan seperti ini, pasien tidak hanya ditangani secara medis, tetapi juga didukung secara sosial dan emosional.

Manfaat untuk Jemaah Haji dan Umrah

Salah satu poin penting dari hadirnya klinik ini adalah dukungannya terhadap jemaah haji dan umrah.

Tak jarang, sebagian jemaah lanjut usia mengalami kebingungan, disorientasi, atau lupa arah ketika menjalankan ibadah. Keberadaan tenaga medis di Klinik Memori memungkinkan mereka tetap bisa melaksanakan rangkaian ibadah dengan tenang, tanpa kehilangan rasa aman.

Badan Kesehatan Mekkah menegaskan, target klinik bukan hanya memberi perawatan, tetapi juga membedakan gejala kognitif akibat penurunan saraf dengan faktor lain, sehingga pasien mendapat penanganan yang tepat sejak dini.

Dengan adanya Klinik Memori Mekkah, diharapkan deteksi dini dan penanganan gangguan memori bisa lebih optimal—bukan hanya bagi warga lokal, tetapi juga bagi jutaan tamu Allah yang datang dari berbagai penjuru dunia.

Bagikan Berita:
  • Penulis: REDAKSI

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenhaj Tindak Tegas Oknum KBIHU Nakal Demi Lindungi Jemaah dan Berantas Praktik Haji Non-Prosedural

    Kemenhaj Tindak Tegas Oknum KBIHU Nakal Demi Lindungi Jemaah dan Berantas Praktik Haji Non-Prosedural

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 125
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengambil langkah tegas dalam menertibkan berbagai praktik pelanggaran penyelenggaraan ibadah haji. Langkah ini mencakup penertiban dan pembinaan terhadap sejumlah Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) serta oknum petugas yang terindikasi melakukan penyimpangan dan dugaan penipuan terkait pengelolaan Dam, […]

    Bagikan Berita:
  • Undang-Undang Haji, Jemaah yang Pernah Berhaji Harus Menunggu 18 Tahun

    Undang-Undang Haji, Jemaah yang Pernah Berhaji Harus Menunggu 18 Tahun

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 389
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Banyak perubahan signifikan dalam pengaturan keberangkatan jemaah haji. Perubahan itu misalnya terkait dengan masa tunggu bagi jemaah yang sudah menunaikan ibadah haji. Menurut Kepala Kementerian Haji (Kemenhaj) Kabupaten Sumenep, Ahmad Halimy, berdasarkan Undang-Undang (UU) nomor 14 tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji yang terbaru, jarak waktu antara keberangkatan haji terakhir dengan keberangkatan berikutnya […]

    Bagikan Berita:
  • Tahun 2026, BP Haji Cuma Akan Menggunakan Dua atau Tiga Perusahan Syarikah

    Tahun 2026, BP Haji Cuma Akan Menggunakan Dua atau Tiga Perusahan Syarikah

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Imam Dzulkifli
    • visibility 447
    • 0Komentar

    SAUDI – Evaluasi sistem syarikah menjadi salah satu perhatian Badan Penyelenggara (BP) Haji terkait pelaksanaan ibadah tahun depan. Lembaga yang resmi mengambil alih pelaksanaan haji dari Kemenag itu, akan menggandeng dua atau tiga syarikah dalam pelaksanaan Haji 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. Kepala BP Haji, Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan), mengatakan keputusan ini diambil setelah […]

    Bagikan Berita:
  • Satu Jemaah Haji RI Meninggal Akibat Serangan Jantung di Madinah

    Satu Jemaah Haji RI Meninggal Akibat Serangan Jantung di Madinah

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 223
    • 0Komentar

    HAMRANEWS — Kabar duka sudah datang dari Tanah Suci, saat proses pemberangkatan Jemaah Haji 2026 baru saja dimulai. Seorang jemaah haji asal Indonesia dilaporkan wafat setelah tiba di Arab Saudi. Jemaah tersebut adalah Rodiyah (68), yang tergabung dalam kelompok terbang SOC-3. Ia meninggal dunia akibat serangan jantung. Pemerintah memastikan seluruh hak jemaah tetap dipenuhi, termasuk […]

    Bagikan Berita:
  • Arab Saudi Turunkan Batas Wajib Lapor Uang Tunai-Emas Jadi Rp173 Juta untuk Jemaah Haji-Umrah

    Arab Saudi Turunkan Batas Wajib Lapor Uang Tunai-Emas Jadi Rp173 Juta untuk Jemaah Haji-Umrah

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 107
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Pemerintah Arab Saudi memperketat aturan kepabeanan dengan menurunkan batas nilai harta yang wajib dilaporkan saat masuk atau keluar negara tersebut. Jika sebelumnya orang yang datang Arab Saudi hanya diwajibkan melapor ketika membawa uang tunai, emas, atau barang berharga senilai SAR 60.000, kini ambang batasnya diturunkan menjadi SAR 40.000 atau sekitar Rp173 juta (kurs […]

    Bagikan Berita:
  • Dahnil Anzar Simanjuntak

    Angka Kematian Jemaah Haji RI Sangat Tinggi, Dahnil Gagas ‘Manasik Kesehatan’

    • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 466
    • 0Komentar

    JAKARTA – Manasik kesehatan digodok Badan Penyelenggara Haji untuk meminimalisir angka kematian jemaah haji saat selama perjalanan suci di Tanah Haram. Wakil Kepala BP Haji Dahnil Anzar Simanjuntak mengungkapkan, gagasan manasik kesehatan haji Indonesia itu sedang digodok. Menurut dia, manasik kesehatan bertujuan untuk menekan angka kematian jemaah asal RI selama rangkaian ibadah haji di Arab […]

    Bagikan Berita:
expand_less