Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Internasional » Jadwal Penerbangan Flyadeal Makassar-Jeddah, Setelah Melakukan Penerbangan Perdana

Jadwal Penerbangan Flyadeal Makassar-Jeddah, Setelah Melakukan Penerbangan Perdana

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
  • visibility 707

HAMRANEWS – Maskapai berbiaya rendah atau LCC asal Arab Saudi, Flyadeal, resmi membuka rute penerbangan langsung Makassar-Jeddah mulai 12 November 2025.

Penerbangan dijadwalkan dua kali seminggu melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin menuju Bandara King Abdulaziz, Jeddah.

Pada penerbangan perdananya, Flyadeal mengoperasikan pesawat berbadan lebar Boeing 777-300, yang mampu mengangkut lebih banyak penumpang untuk kebutuhan perjalanan umrah dan rute jarak jauh.

Peluncuran rute baru ini memberikan kemudahan besar bagi jamaah umrah dan pelaku perjalanan dari kawasan Indonesia Timur karena kini bisa terbang langsung tanpa transit. Harga tiket Flyadeal tercatat mulai sekitar Rp6 jutaan, namun calon penumpang diimbau selalu memeriksa jadwal terbaru karena dapat berubah sesuai regulasi dan operasional maskapai.

Makassar Catat Sejarah Baru sebagai Gerbang Penerbangan ke Arab Saudi

Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Maros, menorehkan sejarah sebagai bandara pertama di Indonesia yang melayani penerbangan langsung Flyadeal untuk rute Jeddah–Makassar pulang-pergi.

Penerbangan perdana berlangsung pada Kamis (13/11/2025) dini hari. Pesawat Boeing 777-300 tersebut lepas landas pukul 04.00 Wita dengan membawa 250 penumpang menuju Jeddah. Sehari sebelumnya, kedatangan pesawat Flyadeal pada Rabu (12/11/2025) pukul 10.58 Wita disambut dengan water salute, diikuti pemberian souvenir khusus kepada kru pesawat sebagai bentuk penghormatan.

Meskipun rencana awal penerbangan disebut dua kali per minggu, pada tahap awal operasional Flyadeal menetapkan frekuensi satu kali setiap pekan, sebelum nantinya berpotensi ditambah mengikuti kebutuhan pasar.

Dampak Besar untuk Konektivitas dan Wisata Religi

General Manager Bandara Sultan Hasanuddin, Minggus Gandeguai, menyampaikan bahwa hadirnya Flyadeal merupakan momentum penting bagi Makassar sebagai gerbang penerbangan kawasan timur Indonesia.

“Ini maskapai asal Arab Saudi pertama yang terbang langsung dari Makassar ke Jeddah. Rute ini memudahkan jamaah umrah dan membuka peluang wisata religi,” ujarnya.

Dengan adanya rute langsung tersebut, masyarakat kini tidak perlu lagi transit di Jakarta atau kota besar lainnya, sehingga waktu tempuh perjalanan semakin efisien dan lebih nyaman.

Saat ini Bandara Sultan Hasanuddin telah melayani enam maskapai internasional: AirAsia, Malaysia Airlines, Garuda Indonesia, Lion Air, Scoot Air, dan Flyadeal.

Flyadeal: Maskapai LCC yang Fokus Melayani Jamaah Haji dan Umrah

Flyadeal merupakan maskapai berbiaya rendah milik Saudi Airlines. Maskapai ini mengoperasikan 23 rute domestik di Arab Saudi serta 9 rute internasional menuju negara-negara seperti Mesir, UEA, Azerbaijan, Bosnia dan Herzegovina, Siprus, Georgia, India, Yordania, dan Turki.

Fokus utama Flyadeal adalah melayani transportasi jamaah haji dan umrah dengan biaya terjangkau, namun tetap menggunakan pesawat berkapasitas besar pada rute-rute tertentu.

Untuk mendukung operasional pesawat wide-body seperti Boeing 777, Bandara Sultan Hasanuddin telah menyiapkan enam parking stand serta fasilitas Aircraft Rescue and Fire Fighting (ARFF) kategori 9. “Semua fasilitas sudah sesuai standar untuk pesawat wide body,” tambah Minggus.

Dukungan Pemerintah Daerah dan Dampak Ekonomi

Bupati Maros, AS Chaidir Syam, turut hadir dalam seremoni penerbangan perdana tersebut. Ia menyebut kehadiran Flyadeal sebagai kebanggaan sekaligus peluang ekonomi bagi wilayah Maros.

“Bandara Sultan Hasanuddin berada di wilayah kami. Kini menjadi bandara pertama di Indonesia yang menghadirkan Flyadeal. Ini kebanggaan besar,” ujarnya.

Chaidir menilai penambahan rute internasional akan mendorong pertumbuhan sektor jasa, perhotelan, hingga transportasi di sekitar bandara. Ia juga berharap Flyadeal menjadi pintu pembuka rute internasional lainnya dari Makassar, terutama ke kawasan Timur Tengah.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK Duga Ribuan Kuota Haji Tambahan Diperjualbelikan ke Jamaah Baru yang Mau Langsung Berangkat

    KPK Duga Ribuan Kuota Haji Tambahan Diperjualbelikan ke Jamaah Baru yang Mau Langsung Berangkat

    • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 350
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kasus dugaan korupsi kuota haji 2024 terus ditindaklanjuti penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi. KPK menduga ribuan kuota haji tambahan tahun 2024 tersebut tidak didistribusikan sebagaimana mestinya, melainkan diperjualbelikan oleh sejumlah biro perjalanan haji dan umrah. Skema ini membuat calon jamaah baru bisa langsung berangkat ke Tanah Suci tanpa harus mengantre bertahun-tahun seperti jamaah reguler. […]

    Bagikan Berita:
  • Satu Pelayan Haramain Menghadap Allah SWT, Syekh Faisal Muazin Masjid Nabawi Berpulang

    Satu Pelayan Haramain Menghadap Allah SWT, Syekh Faisal Muazin Masjid Nabawi Berpulang

    • calendar_month Rab, 24 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 252
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Umat muslim berduka. Salah satu pelayan Tanah Suci, Syekh Faisal bin Abdul Malik Nouman, yang dikenal sebagai muazin Masjid Nabawi, berpulang ke rahmatullah pada Selasa (23/12/2025) waktu setempat. Kabar wafatnya Syekh Faisal disampaikan oleh Arabic World News. “Wafatnya Faisal Al-Nu’man, muazin Masjidil Nabawi,” tulis media tersebut, sebagaimana dilansir CNBC Indonesia. Kepergian Syekh Faisal […]

    Bagikan Berita:
  • Presiden Maladewa Alokasikan 5 Persen Kuota Haji untuk Fakir Miskin, Gratis ke Tanah Suci

    Presiden Maladewa Alokasikan 5 Persen Kuota Haji untuk Fakir Miskin, Gratis ke Tanah Suci

    • calendar_month Sel, 2 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 257
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Presiden Maladewa, Mohammed Muizzu punya program yang menarik untuk memberikan kesempatan berhaji bagi warga kurang mampu dengan mengalokasikan 5 persen dari kuota nasional Haji. Pada tahun ini, misalnya sebanyak 50 orang dipilih untuk diberangkatkan dengan biaya negara. Kebijakan tesebut merupakan bagian dari program lima tahun pemerintah Muizzu, yang menargetkan 1.000 orang fakir miskin […]

    Bagikan Berita:
  • Saudi Rehabilitasi Sejumlah Situs di Madinah demi Optimalkan Ziarah Jemaah

    Saudi Rehabilitasi Sejumlah Situs di Madinah demi Optimalkan Ziarah Jemaah

    • calendar_month Jum, 25 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 292
    • 0Komentar

    SAUDI – Bukan cuma Makkah –khususnya di Kawasan Masjidilharam yang dioptimalkan, pemerintah Saudi juga akan melakukan rehabilitasi di sejumlah situs di Madinah. Madinah menyimpan sejarah penting yang menjadi saksi perjuangan Nabi Muhammad SAW dan para sahabat. Kini, pemerintah Arab Saudi tengah giat memperindah wajah kota ini, khususnya melalui beragam proyek rehabilitasi dan pengembangan situs-situs religius […]

    Bagikan Berita:
  • Rincian Biaya Haji RI Per Embarkasi, Ini Alasan Surabaya Paling Mahal

    Rincian Biaya Haji RI Per Embarkasi, Ini Alasan Surabaya Paling Mahal

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 267
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah secara resmi menetapkan Besaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) dan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) untuk tahun 2026 atau 1447 H. Penetapan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2025 tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) dan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) untuk tahun 2026 yang bersumber dari Biaya […]

    Bagikan Berita:
  • masjidilharam, kabah, haji khusus,

    Penyelenggara Haji Khusus Terpaksa ‘Nombok’ Pakai Uang Sendiri, Imbas Dana PK Belum Cair

    • calendar_month Ming, 4 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 214
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Tenggat pembayaran haji, bahkan paket layanan Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi telah tiba. Namun hingga batas akhir tersebut, dana pelunasan jemaah haji khusus masih belum cair dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Kondisi ini memaksa Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) mengambil langkah darurat: menomboki pembayaran Armuzna menggunakan dana […]

    Bagikan Berita:
expand_less