Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lainnya » Gelar Musyawarah Kerja, HIMPUH Tegaskan Komitmen untuk Patuh Aturan dan Patut

Gelar Musyawarah Kerja, HIMPUH Tegaskan Komitmen untuk Patuh Aturan dan Patut

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
  • visibility 227

HAMRANEWS – Himpunan Penyelenggara Umrah Haji (HIMPUH) menegaskan pentingnya soliditas organisasi untuk tetap tumbuh dan adaptif menghadapi tantangan, di tengah dinamika regulasi baru dan masa transisi tata kelola penyelenggaraan haji dan umrah nasional,

Hal itu mengemuka dalam Musyawarah Kerja (MUKER) ke-2 HIMPUH yang digelar pada Senin-Selasa, 26–27 Januari, di The Trans Luxury Hotel Bandung.

Forum strategis ini menjadi ruang evaluasi sekaligus penentuan arah organisasi bagi ratusan penyelenggara perjalanan ibadah haji dan umrah di Indonesia.

Ketua Dewan Kehormatan HIMPUH, Tamam Ali Yafie, menyebut organisasi saat ini berada dalam situasi yang tidak mudah, namun harus tetap optimistis menatap masa depan.

“Semoga Bapak-Ibu sekalian, memberikan manfaat yang besar kepada HIMPUH yang tengah menghadapi situasi yang tidak mudah,” ujar Tamam dalam sambutannya.

Dalam sambutannya, Tamam menguraikan perjalanan kepengurusan HIMPUH periode 2024–2028 yang menurutnya sudah memasuki separuh masa jabatan. Ia membaginya ke dalam empat tahapan besar.

Tahap pertama adalah peletakan fondasi, dengan menekankan kepatuhan terhadap aturan dan kepatutan terhadap nilai-nilai organisasi.

“Kita patuh kepada seluruh perangkat peraturan. Yang kedua, kita patut,” katanya.

Ia menegaskan HIMPUH tidak semata mengejar kuantitas, melainkan kualitas penyelenggaraan ibadah yang bertanggung jawab.

“Jadi HIMPUH itu tidak bicara soal kuantitas tapi kualitas. Mencari Ridho Allah itu artinya pendekatannya adalah process oriented, bukan result oriented,” tutur Tamam.

Tahap kedua, lanjut Tamam, adalah konsolidasi. HIMPUH perlu memantapkan program kerja di tengah tiga suasana kebatinan yang sedang dihadapi industri haji dan umrah.

“Masa transisi dari Kementerian Agama ke Kementerian Haji dan Umrah hingga perubahan regulasi yang juga sangat berbeda dari sebelumnya,” paparnya.

Situasi ini, menurut Tamam, menuntut organisasi untuk tetap solid dan mampu melewati masa sulit dengan baik.

“Jadi itu yang terjadi, dan kita dalam situasi yang cukup sulit. Semoga bisa kita lewati dengan baik,” ujar dia

Memasuki tahap ketiga, HIMPUH menargetkan ekspansi dengan penguatan program-program nyata, termasuk peran KOSIMA sebagai tulang punggung kesejahteraan anggota.

Tamam membeberkan bahwa dari 465 anggota HIMPUH, baru sekitar 95 yang tergabung dalam KOSIMA atau sekitar 25 persen.

“Kalau kita bicara data saat ini yang menjadi anggota KOSIMA itu kurang lebih 95. Dari 465 anggota HIMPUH, baru 95. Padahal, potensi industri haji dan umrah sangat besar. Sementara kalau kita lihat omset haji dan umroh untuk seluruh penyelenggaraan itu sekitar 50 triliun,” jelas Tamam.

Ia menilai tantangan ke depan adalah bagaimana KOSIMA bisa berkembang menjadi kekuatan ekonomi bersama bagi anggota.

“Nah ini tantangan yang sangat berat, bagaimana dalam masa ekspansi itu KOSIMA bisa menjadi tulang punggung HIMPUH untuk mensejahterakan anggotanya,” terang Tamam

Tahap keempat yang disampaikan Tamam adalah membangun “sukses story” sekaligus mempersiapkan suksesi kepengurusan ke depan.

“Mudah-mudahan dengan modal finansial, modal sosial, HIMPUH bisa lebih sukses memberikan estafet kepada pengurus yang baru.”

Muker, Jantung Pengambilan Keputusan HIMPUH

Muker HIMPUH sendiri merupakan forum resmi organisasi yang diatur dalam Anggaran Dasar Pasal 14 dan dijabarkan dalam ART Pasal 16. Dewan Pengurus wajib menyampaikan laporan kinerja dan laporan keuangan sebagai bentuk transparansi.

Forum ini juga menetapkan rencana kerja dan anggaran tahun berikutnya, menjadikannya pusat denyut strategis organisasi.

Mengusung tema “Together We Thrive”, Muker kali ini menjadi pengingat bahwa kekuatan HIMPUH terletak pada kolaborasi, kesamaan visi, dan komitmen untuk tumbuh bersama.

Tamam pun menutup sambutannya dengan pesan optimistis. “Makanya MUKER kita tahun ini kami mengusung tema: ‘Together We Try.’ Jadi bersama-sama kita saling menguatkan,” pungkasnya.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Managing Director PT Tazkiyah Global Mandiri, H. Adnan Syahruddin

    Pendaftaran Haji Khusus Bisa Dilakukan di Mana Saja, Tazkiyah Tour Gencar Sosialisasi Haji Resmi

    • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 349
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Perusahaan biro perjalanan umrah di Makassar, menggencarkan sosialisasi ke sejumlah daerah terkait pentingnya melakukan pendaftaran haji di travel-travel berizin resmi. Tazkiyah juga secara aktif menjawab pertanyaan-pertanyaan masyarakat terkait rencana berhaji tahun depan. Hal ini disampaikan langsung oleh Managing Director PT Tazkiyah Global Mandiri, H. Adnan Syahruddin, dalam program Info Haji 1447 H yang […]

    Bagikan Berita:
  • Gubernur Sulsel Ajak Pengusaha Travel Buka Program Umrah Tiga Hari

    Gubernur Sulsel Ajak Pengusaha Travel Buka Program Umrah Tiga Hari

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 419
    • 0Komentar

    MAKASSAR — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mengajak para pelaku usaha travel umrah, termasuk Maskapai Penerbangan seperti Garuda Indonesia Airlines untuk membuka program umrah singkat, sekitar 3 hari saja. Dengan situasi saat ini, menurut dia, banyak orang yang cuma perlu umrah singkat. Tidak perlu ambil cuti, tidak perlu jalan-jalan atau belanja di Saudi. Fokus […]

    Bagikan Berita:
  • Umrah Ramadan, Arab Saudi Luncurkan 100 Program Keagamaan Selama Bulan Suci

    Umrah Ramadan, Arab Saudi Luncurkan 100 Program Keagamaan Selama Bulan Suci

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 246
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Otoritas Keagamaan Arab Saudi resmi meluncurkan rencana operasional Ramadan 1447 Hijriah atau tahun 2026 untuk Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Program tersebut disiapkan untuk memperkuat layanan jamaah global melalui transformasi digital, perluasan layanan bahasa, hingga inovasi baru berbasis teknologi. Peluncuran strategi tersebut diumumkan langsung oleh Presiden Urusan Keagamaan, Sheikh Dr. Abdulrahman Al-Sudais, yang […]

    Bagikan Berita:
  • Prosedur Lunas Tunda Ganti Haji Khusus Resmi Ditutup demi Keadilan Antrean

    Prosedur Lunas Tunda Ganti Haji Khusus Resmi Ditutup demi Keadilan Antrean

    • calendar_month Ming, 28 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 294
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) resmi menutup mekanisme ‘lunas tunda ganti’ dalam penyelenggaraan haji khusus. Kebijakan ini menunjukkan keseriusan dalam tata kelola keberangkatan jemaah, khususnya dalam memberi keadilan pada antrean haji. Sebelumnya, skema lunas tunda ganti memungkinkan jemaah yang telah melunasi biaya haji khusus untuk menunda keberangkatan dan posisinya digantikan dengan nama lain, […]

    Bagikan Berita:
  • KPK Periksa Lagi Yaqut Cholil Qoumas sebagai Saksi Kasus Kuota Haji

    KPK Periksa Lagi Yaqut Cholil Qoumas sebagai Saksi Kasus Kuota Haji

    • calendar_month Sen, 1 Sep 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 487
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (YCQ) sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pembagian kuota haji tambahan tahun 2024. Pemeriksaan Eks Ketua Ansor itu berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (1/9/2025). Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa penyidik mendalami keputusan Yaqut terkait […]

    Bagikan Berita:
  • Kuota Indonesia Berpeluang Tidak Dibatasi Pemerintah Saudi

    Kuota Indonesia Berpeluang Tidak Dibatasi Pemerintah Saudi

    • calendar_month Sel, 8 Jul 2025
    • account_circle Imam Dzulkifli
    • visibility 482
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan adanya rencana pemerintah Arab Saudi untuk menghilangkan kuota haji.Nasaruddin menjelaskan bahwa pemerintah Arab Saudi kini lebih mementingkan pendekatan bisnis dalam pengelolaan haji, sehingga terus berencana mengembangkan infrastruktur haji “Saudi Arabia ini sekarang pendekatannya juga sangat apa ya, katakanlah bisnis oriented ya, konsultannya juga adalah konsultan dari orang-orang yang […]

    Bagikan Berita:
expand_less