Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lainnya » Satu Pelayan Haramain Menghadap Allah SWT, Syekh Faisal Muazin Masjid Nabawi Berpulang

Satu Pelayan Haramain Menghadap Allah SWT, Syekh Faisal Muazin Masjid Nabawi Berpulang

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
  • visibility 382
  • print Cetak

HAMRANEWS – Umat muslim berduka. Salah satu pelayan Tanah Suci, Syekh Faisal bin Abdul Malik Nouman, yang dikenal sebagai muazin Masjid Nabawi, berpulang ke rahmatullah pada Selasa (23/12/2025) waktu setempat.

Kabar wafatnya Syekh Faisal disampaikan oleh Arabic World News. “Wafatnya Faisal Al-Nu’man, muazin Masjidil Nabawi,” tulis media tersebut, sebagaimana dilansir CNBC Indonesia.

Kepergian Syekh Faisal menandai berakhirnya pengabdian panjang seorang pelayan Haramain yang telah mendedikasikan hidupnya untuk Masjid Rasulullah di Madinah. Ia diangkat sebagai muazin Masjid Nabawi pada tahun 1422 Hijriah atau sekitar 2001 Masehi dan telah mengemban amanah mulia mengumandangkan azan selama kurang lebih 25 tahun.

Syekh Faisal bukan sekadar muazin, melainkan bagian dari keluarga yang secara turun-temurun mengabdikan diri untuk Masjid Nabawi. Pengabdian tersebut menjadi warisan kehormatan yang dijaga lintas generasi dalam keluarganya. Kakek Syekh Faisal tercatat sebagai salah satu muazin Masjid Nabawi pada masanya.

Sementara itu, ayah Syekh Faisal juga diangkat menjadi muazin sejak usia yang sangat muda, yakni 14 tahun, dan mengabdikan diri selama puluhan tahun hingga wafat pada usia lebih dari 90 tahun. Tradisi melayani rumah Nabi Muhammad SAW pun terus hidup dalam keluarga tersebut hingga generasi Syekh Faisal.

Wafatnya Syekh Faisal meninggalkan duka mendalam bagi jutaan umat Muslim di seluruh dunia. Lantunan azannya telah menjadi bagian tak terpisahkan dari suasana spiritual di Madinah, baik bagi jamaah yang beribadah langsung di Masjid Nabawi maupun bagi umat yang menyimaknya melalui siaran langsung.

Semasa hidupnya, Syekh Faisal dikenal sebagai sosok yang tulus, rendah hati, dan penuh ketekunan dalam menjalankan amanah sebagai penyeru salat bagi kaum mukminin. Hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait penyebab wafatnya.

Ucapan belasungkawa terus mengalir dari berbagai penjuru dunia melalui media sosial, mengenang dedikasi dan keteladanan Syekh Faisal serta keluarganya sebagai pelayan setia Haramain, yang mengabdikan hidupnya sepenuhnya untuk kemuliaan Masjid Nabawi.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ramai Wakaf Alquran di Tanah Suci, Ustaz Nur Syahid Ingatkan Masyarakat Pelosok Lebih Banyak yang Butuh

    Ramai Wakaf Alquran di Tanah Suci, Ustaz Nur Syahid Ingatkan Masyarakat Pelosok Lebih Banyak yang Butuh

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 251
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Polemik wakaf mushaf Alquran Taqy Malik yang dinilai ada aroma mark up, turut mendapat tanggapan dari Andi Muhammad Nur Syahid, pendiri Sekolah dan Pesantren Kurir Langit. Dalam pernyataannya, ia mengajak umat Islam untuk tidak larut dalam hiruk-pikuk perdebatan, melainkan menjadikan momentum tersebut sebagai sarana meningkatkan literasi dan kecerdasan dalam berwakaf. “Lagi ramai soal […]

    Bagikan Berita:
  • Kereta Gantung ke Gua Hira Ditargetkan Beroperasi Akhir 2025

    Kereta Gantung ke Gua Hira Ditargetkan Beroperasi Akhir 2025

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 470
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Arab Saudi bersiap meluncurkan kereta gantung pertama yang menuju Gua Hira, menjadikan perjalanan ke Jabal Nur jauh lebih mudah dan cepat. Jika sebelumnya pengunjung harus mendaki lebih dari dua jam dan menapaki sekitar 1.700 anak tangga, kini perjalanan itu akan ditempuh kurang dari 10 menit melalui proyek ambisius Hira Cultural District. Proyek raksasa […]

    Bagikan Berita:
  • Lomba Hafal Quran Raja Salman Berhadiah Hingga Rp40 Miliar

    Lomba Hafal Quran Raja Salman Berhadiah Hingga Rp40 Miliar

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Imam Dzulkifli
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Bagikan Berita:

    Bagikan Berita:
  • Evaluasi Haji 2025, MUI Tekankan Pengaturan Penempatan Jemaah di Saudi Hingga Skema Pelunasan

    Evaluasi Haji 2025, MUI Tekankan Pengaturan Penempatan Jemaah di Saudi Hingga Skema Pelunasan

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Imam Dzulkifli
    • visibility 543
    • 0Komentar

    JAKARTA – Banyaknya jemaah yang terpisah dari rombongan semula karena sistem penempatan berbasis Syarikah yang semrawut, menjadi salah satu poin evaluasi penting pada musim haji tahun ini. Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Zainut Tauhid Sa’adi menyampaikan, masih ada yang harus diperbaiki dalam penyelenggaraan ibadah haji 2025, khususnya dalam menyesuaikan sistem haji […]

    Bagikan Berita:
  • Illustrasi wanita lansia Indonesia sedang menatap layar ponselnya. Kebijakan war tiket dinilai akan merugikan pihak yang sulit mengakses internet, termasuk lansia.

    Polemik Jika ‘War Ticket’ Haji Diterapkan, Akses Internet Belum Merata Memicu Ketidakadilan

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 167
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Ketua Komisi Nasional Haji, Mustolih Siradj, menilai pemerintah masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah (PR) krusial jika ingin menerapkan sistem ‘war ticket’ dalam penyelenggaraan ibadah haji di Indonesia. Menurut Mustolih, aspek paling mendasar yang harus dibenahi adalah kekuatan sistem teknologi informasi (IT). Ia mengingatkan, skema “war ticket” berpotensi memicu lonjakan akses secara masif dalam […]

    Bagikan Berita:
  • Memahami Pemakaman Jenazah dengan Sistem ‘Tumpuk’ di Makkah dan Madinah

    Memahami Pemakaman Jenazah dengan Sistem ‘Tumpuk’ di Makkah dan Madinah

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 543
    • 0Komentar

    MAKKAH – Sistem pemakaman jenazah di Arab Saudi sangat jauh berbeda dengan Indonesia. Negara ini sudah lama menerapkan sistem makam vertikal atau “makam tumpuk”, terutama untuk jenazah jemaah haji dan umrah yang wafat di Tanah Suci. Di Arab Saudi, anda tidak akan menemukan kuburan warga yang dibangun dengan semen, menggunakan tehel atau marmer. Kuburan di […]

    Bagikan Berita:
expand_less