Duka Mendalam, Jemaah Haji Khusus Tazkiyah, Jayadi Nonci Wafat di Makkah
- account_circle Muhammad Fadli
- calendar_month Kam, 21 Mei 2026
- visibility 17

Jemaah Haji Khusus Tazkiyah Tour semasa hidup, Jayadi Nonci Ambo Upe
HAMRANEWS – Suasana haru menyelimuti keluarga besar Tazkiyah Tour setelah salah satu jemaah haji khusus tahun 2026, Jayadi Nonci Ambo Upe, wafat di Kota Makkah Al-Mukarramah, Arab Saudi.
Kepergian almarhum menjadi duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta seluruh rombongan jemaah yang tengah menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Jayadi Nonci Ambo Upe menghembuskan napas terakhir di King Abdul Aziz Hospital, Makkah, pada Rabu, 03 Dzulhijjah 1447 Hijriah atau bertepatan dengan 20 Mei 2026. Almarhum diketahui merupakan jemaah haji khusus Tazkiyah Tour yang sedang menunaikan rangkaian ibadah haji.
Di tengah lantunan talbiyah, gema doa, dan suasana spiritual yang begitu kuat di Tanah Suci, kepergian almarhum meninggalkan kesedihan mendalam. Namun, di balik rasa kehilangan itu, tersimpan keyakinan dan penghiburan bahwa wafat di Makkah merupakan kemuliaan yang diharapkan banyak umat Islam.
“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Hari ini kami dari Tazkiyah Tour merasa bersedih karena salah seorang jamaah kami atas nama Jayadi Nonci Ambo Upe telah berpulang ke rahmatullah di Tanah Suci Mekkah,” ucap Dr KH Abdul Wahid Haddade Lc MA, pembimbing haji Tazkiyah Tour yang juga merupakan Direktur Sekolah Haji Tazkiyah mengabarkan dari Makkah.
Pembimbing dan keluarga besar Tazkiyah Tour menyampaikan bahwa meski kesedihan begitu terasa, wafatnya seorang muslim di Tanah Suci diyakini sebagai salah satu pertanda husnul khatimah. Almarhum juga disebut disalatkan di Masjidil Haram dan insya Allah dimakamkan di pemakaman yang berada di Makkah Al-Mukarramah.
Keluarga besar Tazkiyah Tour, melalui CEO Tazkiyah Group Ahmad Yani Fachruddin, turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya almarhum yang juga merupakan saudara tercinta dari Nurhadinda Nonci.
“Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa almarhum, menerima seluruh amal ibadah dan kebaikannya, melapangkan kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya,” demikian doa yang dipanjatkan.
Ucapan belasungkawa pun terus mengalir dari keluarga, sahabat, dan sesama jemaah. Di tengah kesedihan, mereka berharap keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan menghadapi cobaan ini.
إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُوْنَ
اَللهُمَّ اغْفِرْلَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ
- Penulis: Muhammad Fadli
- Editor: Fitriani Heli



