Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Rahasia Marmer Masjidilharam di Makkah Tetap Sejuk Meski Suhu Panas Tembus 50 Derajat

Rahasia Marmer Masjidilharam di Makkah Tetap Sejuk Meski Suhu Panas Tembus 50 Derajat

  • account_circle REDAKSI
  • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
  • visibility 609
  • print Cetak

SAUDI – Ada hal yang cukup unik dirasakan oleh jemaah khususnya saat berkunjung ke Masjidilharam di Makkah. Hal unik itu adalah lantai Masjidilharam yang terbuat dari marmer terasa sejuk meski cuaca cukup terik. Kenapa?

Padahal, suhu musim panas bisa menyentuh hingga 50 derajat celsius tentu sangat bisa mempengaruhi panasnya lantai. Tidak sedikit jemaah ketika di luar Masjidilharam, yang nekat berjalan tanpa alas kaki, harus mengalami kulit tapak kaki yang melepuh.

Tapi di Dalam Masjidilharam, meskipun sebagiannya beratapkan langit, lantainya tetap dingin. Mengapa demikian?

Jawabannya karena tempat yang suci itu menggunakan marmer langka dari Yunani.

Pertanyaan ini sebenarnya sudah terjawab sejak era Raja Khalid yang memerintahkan perluasan Masjidil Haram pada tahun 1396 H. Dua tahun kemudian, area thawaf diperluas seperti bentuk sekarang dan dilapisi marmer Thassos, yang terkenal dingin dan nyaman bahkan saat terik menyengat.

Menurut Otoritas Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, rahasia lantai tetap dingin terletak pada jenis marmer yang digunakan. Marmer Thassos berasal dari Pulau Thassos di Yunani dan sudah digunakan selama beberapa dekade di Masjidil Haram.

Jenis marmer ini memiliki kemampuan unik: memantulkan cahaya dan panas, serta menyerap kelembapan di malam hari dan melepaskannya saat siang, lewat pori-pori halus di permukaannya. Ketebalan marmer yang dipasang mencapai 5 sentimeter, cukup untuk menyimpan kesejukan yang stabil sepanjang hari.

Disebutkan, marmer Thassos ini hanya digunakan secara khusus untuk dua masjid suci dan tidak digantikan dengan granit atau jenis marmer lain karena sifat reflektif dan pendinginnya yang superior.

Pulau Thassos sendiri berada di utara Yunani dengan luas sekitar 380 km². Marmer dari pulau ini dikenal karena warna putih kristalnya yang sangat murni, menjadikannya salah satu batu alam paling berkualitas di dunia.

Arab Saudi mengimpor marmer ini dalam bentuk bongkahan besar, lalu memprosesnya di pabrik khusus di bawah pengawasan teknisi ahli. Marmer dipotong dengan ukuran dan standar tertentu sebelum dipasang di halaman dan area thawaf Masjidil Haram.

Hasilnya bisa dirasakan langsung oleh jamaah: lantai yang tetap dingin, nyaman, dan menenangkan, bahkan ketika matahari menyengat dan suhu ekstrem melanda. Tak heran, banyak yang menyebutnya sebagai bagian dari kenyamanan spiritual di Tanah Suci.

Bagikan Berita:
  • Penulis: REDAKSI

Rekomendasi Untuk Anda

  • Transaksi Pakai QRIS di Arab Saudi Sudah Bisa, Tapi Masih Lebih Mahal Dibanding Pakai Riyal

    Transaksi Pakai QRIS di Arab Saudi Sudah Bisa, Tapi Masih Lebih Mahal Dibanding Pakai Riyal

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 1.015
    • 0Komentar

    MADINAH – Meskipun belum resmi dibuka transaksi melalui QRIS antarnegara, atau QR Cross Border, namun sudah ada toko di Arab Saudi yang menggunakan barcode QRIS dari Bank Indonesia untuk transaksi. Toko apalagi kalau bukan Ali Murah, salah satu tempat perbelanjaan yang terkenal bagi jemaah Indonesia. Salah satu influencer Makassar, Iksan Bangsawan, membagikan pengalamannya mencoba berbelanja […]

    Bagikan Berita:
  • Kepadatan di Masjidilharam

    Saudi Prioritaskan Keamanan Para Pengunjung Umrah, Ingatkan Jangan Sebar Video Hoaks

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 281
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah Arab Saudi meningkatkan pengamanan di sekitar Ka’bah dan Masjidil Haram menyusul meningkatnya tensi di kawasan Timur Tengah akibat konflik yang melibatkan Iran. Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi demi memastikan keamanan dan kenyamanan jutaan jemaah serta pengunjung yang berada di Tanah Suci. Tambahan Personel dan Sistem Pengawasan Otoritas Saudi dilaporkan telah mengerahkan […]

    Bagikan Berita:
  • Kasus Penipuan Umrah Mandiri, Influencer dan Selebgram Ikut Terlibat

    Kasus Penipuan Umrah Mandiri, Influencer dan Selebgram Ikut Terlibat

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 381
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Dugaan penipuan berkedok Umrah Mandiri ikut menyeret influencer dan selebgram karena peran mereka mempromosikan praktik ilegal tersebut di media sosial. Seorang jamaah bernama Heri, didampingi kuasa hukumnya Dr. Firman Chandra, SE, SH, MH, membuat laporan polisi ke Polda Metro Jaya, Minggu malam (9/2/2026). Laporan tersebut terkait kerugian finansial dan gagalnya keberangkatan ibadah umrah […]

    Bagikan Berita:
  • Ramai Wakaf Alquran di Tanah Suci, Ustaz Nur Syahid Ingatkan Masyarakat Pelosok Lebih Banyak yang Butuh

    Ramai Wakaf Alquran di Tanah Suci, Ustaz Nur Syahid Ingatkan Masyarakat Pelosok Lebih Banyak yang Butuh

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 325
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Polemik wakaf mushaf Alquran Taqy Malik yang dinilai ada aroma mark up, turut mendapat tanggapan dari Andi Muhammad Nur Syahid, pendiri Sekolah dan Pesantren Kurir Langit. Dalam pernyataannya, ia mengajak umat Islam untuk tidak larut dalam hiruk-pikuk perdebatan, melainkan menjadikan momentum tersebut sebagai sarana meningkatkan literasi dan kecerdasan dalam berwakaf. “Lagi ramai soal […]

    Bagikan Berita:
  • Bayar Zakat Fitrah di Mana Saat Sedang Umrah Kemarin? Ini Aturannya Menurut Syariah

    Bayar Zakat Fitrah di Mana Saat Sedang Umrah Kemarin? Ini Aturannya Menurut Syariah

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 296
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Seringkali banyak jemaah umrah, khususnya yang menjalankan i’tikaf di Tanah Suci, mengalami kebingungan ketika hendak menunaikan zakat fitrah maupun zakat mal. Pertanyaan yang kerap muncul adalah: apakah zakat harus dibayarkan di Arab Saudi, di tempat ia sedang berada, atau tetap disalurkan ke tanah air? Dalam literatur fikih klasik, persoalan ini sebenarnya telah dibahas […]

    Bagikan Berita:
  • Masjid Qiblatain Madinah Dikembangkan Saudi, Bakal Jadi Pusat Spiritual dan Kebudayaan Islam

    Masjid Qiblatain Madinah Dikembangkan Saudi, Bakal Jadi Pusat Spiritual dan Kebudayaan Islam

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 644
    • 0Komentar

    SAUDI – Masjid Qiblatain, atau secara literal masjid dua kiblat, berada di sekitar 7 kilometer dari Masjid Nabawi, di Barat Laut Kota Madinah. Masjid ini dinamai Qiblatain, karena itu adalah titik tempat Rasulullah Saw sedang salat, lalu turun wahyu melalui Malaikat Jibril yang memerintahkan mengubah arah kiblat. Dari sebelumnya Baitul Maqdis Palestina, menjadi Masjidilharam, di […]

    Bagikan Berita:
expand_less