Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Bayar Pakai QRIS di Arab Saudi Nanti Bisa dengan Kartu Nusuk, BI Siapkan Sistemnya

Bayar Pakai QRIS di Arab Saudi Nanti Bisa dengan Kartu Nusuk, BI Siapkan Sistemnya

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
  • visibility 525
  • print Cetak

HAMRANEWS — Transaksi menggunakan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) kini sudah mendunia. Setelah sukses digunakan di Malaysia, Singapura, Thailand, dan Jepang, kini Bank Indonesia (BI) tengah menyiapkan langkah besar berikutnya: memperluas penggunaan QRIS ke China, India dan Arab Saudi.

Menariknya, untuk Arab Saudi, BI menyiapkan model QRIS yang berbeda. Bukan melalui aplikasi mobile banking di ponsel seperti biasanya, melainkan menggunakan kartu Nusuk –kartu identitas dan akses resmi bagi jemaah umrah dan haji di Tanah Suci.

Dua model yang memang telah digunakan dalam QRIS, yakni berupa scan barcode dan QRIS Tap dengan cara menempelkan ponsel pada alat pembayaran.

Namun untuk di Arab Saudi, menurut Perry, akan menggunakan kartu nusuk terlebih dahulu. Karena untuk mengaktifkan QRIS di mobile banking, butuh waktu integrasi dengan sistem perbankan Indonesia.

Menurut Gubernur BI Perry Warjiyo, pihaknya tengah mengembangkan sistem agar kartu Nusuk nantinya bisa langsung digunakan untuk transaksi berbasis QRIS, termasuk pembelian kebutuhan harian jemaah.

“Kalau jemaah umrah nanti akan dapat kartu Nusuk, dan kartu itu disambungkan ke QRIS. Jadi bisa untuk belanja di mana saja di Arab Saudi, lalu bisa di-top up kalau saldonya kurang,” jelas Perry dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI, 22 Agustus 2025.

Ia menambahkan, tahap awal akan menggunakan versi QRIS Tap atau sistem uang elektronik, sebelum nantinya tersambung ke sistem perbankan penuh antara Indonesia dan Arab Saudi.

Perry menjelaskan, kerja sama antara BI dan otoritas keuangan Arab Saudi kini dalam tahap penyelesaian. Bila terealisasi, hal ini akan sangat membantu jutaan jemaah haji dan umrah asal Indonesia agar lebih mudah melakukan transaksi tanpa perlu menukar uang tunai.
“Setelah Malaysia, Singapura, dan Thailand, sekarang QRIS sudah bisa dipakai di Jepang. Kami juga akan mencoba kerja sama dengan China dan Saudi Arabia mendukung QRIS untuk jemaah umrah dan haji,” ujarnya.

Saat ini, menurut data BI, QRIS telah digunakan oleh 57 juta pengguna dan 40 juta merchant, sebagian besar di sektor UMKM. BI memastikan akan terus memperluas kerja sama internasional dan mendukung stabilitas ekonomi nasional. “Kami akan terus mendukung program-program pemerintah menjaga stabilitas, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta memperkuat koordinasi fiskal dan moneter,” tutup Perry.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menhaj Ingatkan PIHK: Jangan Jual Kepastian Haji Sebelum Visa Terbit

    Menhaj Ingatkan PIHK: Jangan Jual Kepastian Haji Sebelum Visa Terbit

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 63
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan Yusuf meminta Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) memperketat tata kelola penyelenggaraan dan tidak menjadikan keberangkatan jemaah sebagai sekadar target perekrutan. Pesan itu disampaikan Irfan dalam Mukernas III Serikat Penyelenggara Umrah dan Haji Indonesia (SAPUHI) di Malang, Jawa Timur, Selasa (11/8/2026). Menhaj secara khusus menyoroti praktik penyelenggaraan […]

    Bagikan Berita:
  • HIMPUH Imbau PIHK Realistis Soal Haji Furodah dan Selesaikan Administrasi dengan Jemaah

    HIMPUH Imbau PIHK Realistis Soal Haji Furodah dan Selesaikan Administrasi dengan Jemaah

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 410
    • 0Komentar

    JAKARTA – Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH) menyampaikan pernyataan resmi terkait situasi pelik penerbitan visa haji furoda tahun 1446 H/2025 M yang tengah dihadapi sebagian besar Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK). HIMPUH menegaskan, baik haji furoda maupun haji mujamalah tidak memiliki alokasi kuota yang pasti, sebagaimana haji reguler dan khusus. Jumlah dan pembagian kuota haji […]

    Bagikan Berita:
  • Jadwal Salat di Hijir Ismail Tahun 2026 dan Pada Bulan Ramadan

    Jadwal Salat di Hijir Ismail Tahun 2026 dan Pada Bulan Ramadan

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 417
    • 0Komentar

    HAMRANEWS — Salat di area Hijir Ismail (Hateem) adalah kesempatan yang sangat mulia. Namun sulit untuk mendapatkan kesempatan ini mengingat tingginya arus jemaah umrah. Otoritas Arab Saudi bahkan cuma membuka jadwal salat yang tidak lama untuk Salat di tempat ini. Hijir Ismail merupakan salah satu titik paling diminati jemaah karena memiliki keutamaan spiritual tinggi. Area […]

    Bagikan Berita:
  • Dua Maskapai Resmi Layani Transportasi Udara Haji 2026: Garuda Indonesia dan Saudi Airlines

    Dua Maskapai Resmi Layani Transportasi Udara Haji 2026: Garuda Indonesia dan Saudi Airlines

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 518
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah RI menetapkan dua maskapai resmi yang bakal melayani penerbangan jemaah haji Indonesia tahun 2026 atau 1447 H. Dua maskapai tersebut adalah Garuda Indonesia dan Saudi Airlines. Pengumuman disampaikan melalui akun resmi Instagram @kemenhaj.ri, yang juga memuat rincian pembagian embarkasi keberangkatan dan kepulangan jemaah di seluruh Indonesia. Garuda […]

    Bagikan Berita:
  • Persiapan Haji 2026, Skema Murur dan Tanazul Masih Dimatangkan

    Persiapan Haji 2026, Skema Murur dan Tanazul Masih Dimatangkan

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 268
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia terus memacu persiapan operasional penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M. Fokus utama pemerintah saat ini tidak hanya pada kesiapan teknis, tetapi juga pada aspek keselamatan jemaah di tengah dinamika global serta kemudahan pilihan ibadah. Hal tersebut ditegaskan oleh Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah […]

    Bagikan Berita:
  • Haji untuk Disabilitas, Begini Prinsip Penting ‘Fikih Rukhshah’ agar Ibadah Haji Tetap Mabrur

    Haji untuk Disabilitas, Begini Prinsip Penting ‘Fikih Rukhshah’ agar Ibadah Haji Tetap Mabrur

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 199
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Di antara jutaan tamu Allah yang datang ke Tanah Suci, ada para jemaah lanjut usia, penyandang disabilitas, hingga mereka yang hidup dengan keterbatasan kesehatan tertentu. Dalam konteks inilah, Islam menunjukkan wajahnya yang penuh kasih dan kemudahan. Pemerintah Indonesia dalam dua tahun terakhir secara khusus menghadirkan panduan bagi jemaah haji lansia dan penyandang disabilitas. […]

    Bagikan Berita:
expand_less