Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Multi Syarikah Tetap Layak Diterapkan Tahun Depan, Wamenag: Pembagiannya Per Emberkasih

Multi Syarikah Tetap Layak Diterapkan Tahun Depan, Wamenag: Pembagiannya Per Emberkasih

  • account_circle REDAKSI
  • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
  • visibility 361

JAKARTA – Wakil Menteri Agama RI, Romo HR Muhammad Syafi’i, menilai sistem multi syarikah dalam layanan jamaah haji tetap layak dipertahankan, namun sebaiknya ditata ulang secara menyeluruh agar lebih efektif dan tepat sasaran.

“Kita bekerja tanpa batas waktu. Penanganan sistem multi syarikah menjadi perhatian penting karena Presiden Prabowo tidak menginginkan adanya monopoli.

Sistem ini akan tetap dijalankan, tetapi harus dengan desain yang lebih rapi dan terukur,” tegas Wamenag saat menghadiri Rakernas Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 1446 H/2025 M di Tangerang, Selasa 29 Juli 2025 lalu.

Menurut Syafi’i, konsep multi syarikah sebenarnya memiliki potensi besar untuk mendistribusikan pelayanan secara merata sekaligus mendorong persaingan sehat.

Akan tetapi, praktik di lapangan selama ini masih terganjal masalah koordinasi dan teknis.

Salah satu solusi yang diusulkan adalah pembagian syarikah berdasarkan embarkasi.

“Kalau embarkasi Jakarta dilayani penuh oleh satu syarikah, koordinasi akan jauh lebih mudah. Kalau kuotanya kurang, baru ditambah syarikah lain. Dengan begitu, kebutuhan tenda di Arafah bisa dipetakan sejak awal, menghindari kekacauan,” jelasnya.

Wamenag juga mendorong Badan Pengelola Haji (BP Haji) untuk melakukan evaluasi mendalam terhadap kinerja setiap syarikah. Hasil evaluasi ini diharapkan menjadi acuan dalam menentukan mitra layanan haji pada musim-musim berikutnya.

“Pelayanan jamaah tidak boleh terganggu hanya karena koordinasi yang lemah. Negara wajib memastikan setiap syarikah yang terlibat benar-benar layak dan memenuhi standar,” tegasnya.

Rakernas Evaluasi Haji 1446 H/2025 M yang berlangsung 28–31 Juli 2025 ini diikuti oleh 450 peserta, melibatkan BP Haji, Komisi VIII DPR RI, Kantor Wilayah Kementerian Agama, serta Dubes RI untuk Arab Saudi, Abdulaziz Ahmad. Forum ini menjadi momentum penting untuk merumuskan strategi perbaikan layanan haji tahun depan.

Bagikan Berita:
  • Penulis: REDAKSI

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cegah Haji Non-prosedural, Kemenhaj Sebut Sudah 10 WNI Ditangkap di Saudi

    Cegah Haji Non-prosedural, Kemenhaj Sebut Sudah 10 WNI Ditangkap di Saudi

    • calendar_month Rab, 6 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 97
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menegaskan komitmennya memperkuat tata kelola, perlindungan jemaah, serta pencegahan haji non-prosedural dalam penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M. Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, mengatakan operasional haji hingga Selasa, 5 Mei 2026 atau hari kelima belas berjalan lancar, tertib, dan terkendali. Berdasarkan data hingga Senin, 4 Mei 2026, […]

    Bagikan Berita:
  • Sulsel Daerah Terbanyak Masyarakat Berangkat Umrah, Ribuan Jemaah Per Bulan

    Sulsel Daerah Terbanyak Masyarakat Berangkat Umrah, Ribuan Jemaah Per Bulan

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 421
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Kantor Imigrasi mencatat, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) merupakan yang terbanyak masyarakatnya berangkat umrah pada periode 1 Januari hingga 20 Oktober 2025 ini. Ada ribuan jemaah asal Sulsel terbang dari Sulsel ke Arab Saudi setiap bulannya. Tingginya angka jemaah tersebut membuat Sulsel selalu menjadi daerah terbanyak yang mengirim jemaah umrah hampir tiap tahun. Kepala […]

    Bagikan Berita:
  • Cerita di Balik ‘The Sleeping Prince’ Alwaleed Cicit Abdulaziz yang Meninggal Usai Koma 20 Tahun

    Cerita di Balik ‘The Sleeping Prince’ Alwaleed Cicit Abdulaziz yang Meninggal Usai Koma 20 Tahun

    • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
    • account_circle Imam Dzulkifli
    • visibility 340
    • 0Komentar

    SAUDI – Pangeran Al-Waleed bin Khaled bin Talal Al Saud, yang dikenal luas oleh masyarakat dunia dengan sebutan ‘Pangeran Tidur’, atau The Sleeping Prince, meninggal dunia setelah hampir dua dekade menjalani hidup dalam kondisi koma. Kabar duka tersebut diumumkan oleh pihak keluarga dan segera menyebar luas melalui media sosial serta berbagai jaringan berita di Timur […]

    Bagikan Berita:
  • Evaluasi Haji 2025, MUI Tekankan Pengaturan Penempatan Jemaah di Saudi Hingga Skema Pelunasan

    Evaluasi Haji 2025, MUI Tekankan Pengaturan Penempatan Jemaah di Saudi Hingga Skema Pelunasan

    • calendar_month Sel, 17 Jun 2025
    • account_circle Imam Dzulkifli
    • visibility 506
    • 0Komentar

    JAKARTA – Banyaknya jemaah yang terpisah dari rombongan semula karena sistem penempatan berbasis Syarikah yang semrawut, menjadi salah satu poin evaluasi penting pada musim haji tahun ini. Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Zainut Tauhid Sa’adi menyampaikan, masih ada yang harus diperbaiki dalam penyelenggaraan ibadah haji 2025, khususnya dalam menyesuaikan sistem haji […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Calon Haji Asal Gowa Wafat saat Baru Tiba di Arab Saudi

    Jemaah Calon Haji Asal Gowa Wafat saat Baru Tiba di Arab Saudi

    • calendar_month Sel, 28 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 87
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Salah satu jemaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Gowa, Nursidah Sinrang Sijarra (59), wafat di Tanah Suci, Minggu (26/4/2026) sekitar pukul 16.40 waktu Arab Saudi (WAS). Almarhum merupakan JCH Embarkasi Makassar yang tergabung dalam kloter 5. Ia diketahui baru tiba di Madinah, Arab Saudi, sehari sebelumnya, Sabtu (25/4/2026). Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji […]

    Bagikan Berita:
  • Haji untuk Disabilitas, Begini Prinsip Penting ‘Fikih Rukhshah’ agar Ibadah Haji Tetap Mabrur

    Haji untuk Disabilitas, Begini Prinsip Penting ‘Fikih Rukhshah’ agar Ibadah Haji Tetap Mabrur

    • calendar_month Sel, 12 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 77
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Di antara jutaan tamu Allah yang datang ke Tanah Suci, ada para jemaah lanjut usia, penyandang disabilitas, hingga mereka yang hidup dengan keterbatasan kesehatan tertentu. Dalam konteks inilah, Islam menunjukkan wajahnya yang penuh kasih dan kemudahan. Pemerintah Indonesia dalam dua tahun terakhir secara khusus menghadirkan panduan bagi jemaah haji lansia dan penyandang disabilitas. […]

    Bagikan Berita:
expand_less