Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Umrah Tahun Ini Akan Lebih Kondusif, dengan Regulasi Arab Saudi yang Lebih Ketat

Umrah Tahun Ini Akan Lebih Kondusif, dengan Regulasi Arab Saudi yang Lebih Ketat

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
  • visibility 269

SAUDI – Penyelenggaraan umrah tahun 1447 H dipastikan bakal berlangsung lebih tertib dan terkontrol menyusul kebijakan baru Pemerintah Arab Saudi yang semakin ketat dalam mengawasi pelaksanaan ibadah umrah.

Hal itu diakui salah satu pengusaha penyelenggara ibadah umrah, Obydallah Abdullah Athallah Alahmadi. Menurut dia, pengetatan regulasi oleh otoritas Saudi menjadi langkah penting dalam menertibkan layanan umrah, termasuk penginapan dan transportasi jemaah.

“Tidak boleh lagi ada yang main-main terkait umrah. Kalau misalnya jemaah sudah memesan kamar di Hilton, maka dia harus menginap di sana, tidak bisa dimanipulasi,” tegas Obydallah dikutip dari laman resmi himpuh.

Pemerintah Arab Saudi kini mewajibkan semua jemaah umrah untuk memiliki bukti pemesanan hotel dan transportasi resmi melalui sistem Nusuk sebelum mereka diperbolehkan berangkat ke Tanah Suci. Sistem ini memungkinkan pengawasan ketat dan pelacakan akomodasi jemaah secara real time.

Penegakan aturan ini juga didukung pengawasan aktif dari Tim Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. Obydallah menyebut, sudah ada beberapa perusahaan penyelenggara umrah yang dikenai sanksi akibat pelanggaran.

“Ada sekitar 5 atau 6 syarikah yang sudah dikenakan sanksi. Sekali lagi tidak boleh main-main soal umrah ini,” ujarnya menekankan.

Langkah ini dinilai sangat efektif untuk mengatasi berbagai masalah teknis yang kerap terjadi selama musim umrah, terutama pada masa puncak (peak season) di kota-kota suci.

“Tahun kemarin penginapan di Madinah parah, semua orang ingin menginap di dekat Masjid Nabawi. Dampaknya, ada jemaah yang terlempar ke penginapan jauh. Tahun ini, Insya Allah hal-hal seperti itu tidak akan terjadi lagi,” tambahnya.

Mazaya Tegaskan Komitmen Profesional
Sebagai perusahaan dengan pengalaman lebih dari dua dekade dalam layanan umrah, Mazaya Group menyambut baik pengetatan aturan ini dan menyatakan komitmen untuk mematuhi semua regulasi yang ditetapkan.

“Kami perusahaan dengan nama besar. Kami tidak mau main-main. Kami pasti memberikan layanan yang terbaik,” pungkas Obydallah.

Dengan sistem yang lebih transparan dan terintegrasi, penyelenggaraan umrah tahun ini diproyeksikan akan lebih aman, tertib, dan memberikan kenyamanan lebih bagi para jemaah.

Bagikan Berita:
  • Penulis: redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akibat Kenaikan Harga Avtur, Pemerintah RI ‘Nombok’ Rp1,7 Triliun untuk Biaya Haji 2026

    Akibat Kenaikan Harga Avtur, Pemerintah RI ‘Nombok’ Rp1,7 Triliun untuk Biaya Haji 2026

    • calendar_month 6 jam yang lalu
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 3
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah harus nombok hingga Rp1,7 triliun untuk biaya haji 2026, khususnya untuk tambahan biaya pesawat yang mengalami kenaikan fantastis akibat harga avur yang makin mahal. Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah telah mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp1,77 triliun untuk biaya penerbangan haji 2026. Usulan itu disampaikan Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, […]

    Bagikan Berita:
  • Seleksi Petugas Haji Daerah 2026 Dimulai, di Bawah Pengawasan Ketat dan Tanpa Kompromi

    Seleksi Petugas Haji Daerah 2026 Dimulai, di Bawah Pengawasan Ketat dan Tanpa Kompromi

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 120
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia secara resmi membuka tahapan Seleksi Petugas Haji Daerah (PHD) untuk penyelenggaraan ibadah haji musim 1447 H/2026 M. Seleksi ini menjadi fondasi awal dalam memperkuat tata kelola pelayanan haji nasional yang profesional, disiplin, dan berintegritas. Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, menegaskan bahwa penyelenggaraan ibadah haji […]

    Bagikan Berita:
  • Cara Cek Nama Calon Jemaah Haji 2026 yang Berhak Melunasi Bipih

    Cara Cek Nama Calon Jemaah Haji 2026 yang Berhak Melunasi Bipih

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 245
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kabar baik untuk calon jemaah haji 2026, Pemerintah telah merilis daftar nama yang berhak melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH). Selain itu, biaya haji per embarkasi juga sudah ditetapkan. Jika Anda adalah salah satu calon ‘Tamu Allah’, tahun depan, pastikan nama anda benar-benar terdaftar dan segera cek nama dan mengetahui besaran biaya yang […]

    Bagikan Berita:
  • Pelunasan Haji Sulsel Tembus 116 Persen, Capaian Tertinggi secara Nasional

    Pelunasan Haji Sulsel Tembus 116 Persen, Capaian Tertinggi secara Nasional

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 126
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Provinsi Sulawesi Selatan mencatatkan capaian tertinggi secara nasional dalam proses pelunasan biaya haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Hingga pelunasan tahap pertama dan kedua berakhir, tingkat pelunasan jemaah haji di Sulsel menembus 116 persen, melampaui target kuota yang ditetapkan pemerintah pusat. Capaian tersebut diungkapkan Kepala Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan, H. Ikbal Ismail, […]

    Bagikan Berita:
  • Haji Khusus Tazkiyah Tour Akan Diberangkatkan pada 3 Mei 2026, Tiba di Tanah Air 2 Juni

    Haji Khusus Tazkiyah Tour Akan Diberangkatkan pada 3 Mei 2026, Tiba di Tanah Air 2 Juni

    • calendar_month Jum, 6 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 301
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Persiapan matang untuk Haji Khusus dituntaskan Tazkiyah Tour pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Para Calon jemaah haji Tazkiyah direncanakan akan berangkat pada 3 Mei 2026 dan tiba kembali di Tanah Air pada 2 Juni 2026. Tahun ini, Tazkiyah Tour akan memberangkatkan 217 jemaah haji, terbagi dalam tiga embarkasi; Makassar, Surabaya, dan Jakarta. […]

    Bagikan Berita:
  • Pembelaan Yaqut di Praperadilan: Kuota Haji Terikat dengan Kebijakan Saudi, Ada MoU

    Pembelaan Yaqut di Praperadilan: Kuota Haji Terikat dengan Kebijakan Saudi, Ada MoU

    • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 92
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menegaskan lagi bahwa kebijakan kuota haji 50 persen ke non-reguler yang membuatnya jadi tersangka, adalah kebijakan yang terikat dengan Arab Saudi. Ada MoU terkait itu. Hal itu dia jelaskan saat mengambil langkah ke praperadilan yang diajukannya atas penetapan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Yaqut sebelumnya ditetapkan […]

    Bagikan Berita:
expand_less