Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Kemenhaj Jamin Pelunasan Haji Khusus Tuntas Sebelum Tenggat Saudi, Dirjen Ian Heriyawan: Kami Komitmen

Kemenhaj Jamin Pelunasan Haji Khusus Tuntas Sebelum Tenggat Saudi, Dirjen Ian Heriyawan: Kami Komitmen

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
  • visibility 358
  • print Cetak

HAMRANEWS – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menegaskan komitmen untuk menuntaskan seluruh proses pelunasan biaya haji khusus serta Pengembalian Keuangan (PK) jemaah tahun 2026 sebelum batas waktu yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi.

Kepastian ini disampaikan di tengah sorotan Komisi Nasional Haji (Komnas Haji) dan asosiasi terkait potensi hambatan keberangkatan jemaah haji khusus.

Kemenhaj menilai percepatan penyelesaian administrasi menjadi faktor krusial agar tidak mengganggu kontrak layanan yang telah disiapkan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) dengan mitra di Arab Saudi.

Keterlambatan pelunasan dan PK berpotensi berdampak langsung pada pembayaran layanan serta proses penerbitan visa jemaah.

Direktur Jenderal Pelayanan Haji Kemenhaj, Ian Heriyawan, menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen menyelesaikan seluruh tahapan tersebut sesuai tenggat waktu.

“Kemenhaj berkomitmen menyelesaikan seluruh proses, baik pelunasan maupun pengembalian keuangan, sebelum batas waktu yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi.

Kami juga terus melakukan koordinasi rutin dengan PIHK agar percepatan seluruh proses dapat berjalan optimal,” ujar Ian di Jakarta, Jumat (2/1/2026).

Terkait belum cairnya PK sebagian jemaah ke rekening PIHK, Ian menjelaskan bahwa saat ini masih berlangsung penyesuaian pada aspek sistem dan regulasi. Menurutnya, hambatan yang terjadi tidak bersumber dari satu faktor tunggal, melainkan kombinasi antara penyempurnaan sistem elektronik dan penyesuaian aturan teknis.
“Masih ada penyesuaian di sisi sistem dan regulasi. Insya Allah, seluruh proses penyesuaian tersebut dapat diselesaikan dalam minggu ini,” tambahnya.

Komnas Haji Nilai Situasi Masuk Titik Kritis

Pernyataan Kemenhaj tersebut disampaikan di tengah kekhawatiran Komnas Haji yang sebelumnya mendesak pemerintah untuk segera mengambil langkah konkret. Komnas Haji menilai penyelenggaraan haji khusus 2026 berada dalam kondisi yang mengkhawatirkan apabila persoalan pelunasan dan PK tidak segera diselesaikan.

Ketua Komnas Haji, Mustolih Siradj, menyebut situasi haji khusus saat ini berada pada “titik kritis”. Penilaian itu menguat setelah muncul pernyataan sikap terbuka dari 13 organisasi penyelenggara haji khusus, di antaranya AMPHURI, HIMPUH, SAPUHI, dan GAPHURA.

“Masalahnya memang tidak tunggal, namun bersumber dari sistem dan kebijakan yang dibuat oleh Kementerian Haji dan BPKH yang hingga saat ini belum sepenuhnya melakukan pengembalian keuangan (PK) haji khusus kepada PIHK,” kata Mustolih di Jakarta, Jumat (2/1/2026).

Ia menjelaskan, pencairan atau pendistribusian PK haji khusus kepada PIHK belum dilakukan secara menyeluruh. Padahal, dana tersebut merupakan prasyarat utama bagi PIHK untuk membayar layanan haji di Arab Saudi, yang selanjutnya menjadi dasar penerbitan visa jemaah.

Menurut Mustolih, jemaah calon haji khusus yang telah masuk kuota 2026 diwajibkan melakukan pelunasan biaya sesuai jadwal yang ditetapkan Kemenhaj ke rekening penampungan BPKH. Dana tersebut kemudian harus disalurkan kembali ke PIHK untuk membiayai layanan akomodasi, transportasi, serta layanan puncak haji di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina).

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Arab Saudi Majukan Timeline, Persiapan Haji 2027 Resmi Dikebut Sejak Akhir Juni

    Arab Saudi Majukan Timeline, Persiapan Haji 2027 Resmi Dikebut Sejak Akhir Juni

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 67
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Pemerintah Indonesia mulai mempercepat seluruh tahapan persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1448 Hijriah/2027 Masehi menyusul perubahan timeline yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi. Seluruh proses kini harus dilakukan lebih awal agar tidak melewati tenggat yang telah ditentukan. Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menegaskan, persiapan haji 2027 secara resmi telah dimulai sejak 30 Juni […]

    Bagikan Berita:
  • Potensi Penipuan yang Bisa Terjadi Ketika Berangkat Umrah secara Mandiri

    Potensi Penipuan yang Bisa Terjadi Ketika Berangkat Umrah secara Mandiri

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 390
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah kini membolehkan masyarakat Indonesia berangkat umrah melalui jalur mandiri, atau mengurus sendiri keberangkatan, pemesanan hotel, dan berbagai urusan lainnya tanpa melalui travel. Namun, Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Re­publik Indonesia (Amphuri) menyoroti dampak negatif dari aturan Umrah Mandiri yang kini diatur secara legal di Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan […]

    Bagikan Berita:
  • Dapur Haji di Makkah Bercitarasa Nusantara, Beras dari Indonesia

    Dapur Haji di Makkah Bercitarasa Nusantara, Beras dari Indonesia

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 311
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Masakan yang akan disajikan dari dapur jemaah haji Indonesia tahun 2026 dipastikan bercita rasa nusantara. Bahkan, berasnya didatangkan langsung dari Indonesia. Hal itu dipastikan saat jajaran pimpinan Kementerian Haji dan Umrah melakukan supervisi dan pengecekan langsung dapur aktif di kawasan Safwat Al Wessam, Walyal Ahd District, Makkah. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen […]

    Bagikan Berita:
  • Arab Saudi Targetkan 5 Juta Jemaah Haji Per Tahun, Antrean Jemaah RI Bakal Turun Drastis

    Arab Saudi Targetkan 5 Juta Jemaah Haji Per Tahun, Antrean Jemaah RI Bakal Turun Drastis

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Imam Dzulkifli
    • visibility 672
    • 0Komentar

    SAUDI – Proyek skala besar Arab Saudi melalui Visi 2030, bukan cuma akan meningkatkan kenyamanan jemaah, tapi juga memperluas kapasitas hingga 5 juta jemaah haji dan 30 juta jemaah umrah setiap tahun. Jika target tersebut tercapai, antrean panjang haji yang selama ini menunggu hingga 20 sampai 40 tahun, terutama di Indonesia, bisa berkurang drastis. Saat […]

    Bagikan Berita:
  • Guru Besar Hukum Nilai Yaqut Tak Melanggar Saat Membuat Keputusan Pembagian Kuota Haji

    Guru Besar Hukum Nilai Yaqut Tak Melanggar Saat Membuat Keputusan Pembagian Kuota Haji

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 422
    • 0Komentar

    JAKARTA – Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Lampung (Unila) Rudy, menilai, keputusan Yaqut Cholil Qoumas dalam membagi peruntukan kuota tambahan dari Arab Saudi saat menjadi Menteri Agama RI, tidak melawan hukum. Hal ini disampaikan Rudy, asat menanggapi perdebatan seputar kewenangan Menteri Agama (Menag) RI dalam pembagian kuota haji, yang kini sedang diusut Komisi Pemberantasan Korupsi […]

    Bagikan Berita:
  • Sekolah Tazkiyah: Implementasi Tauhid Uluhiyah Dalam Kehidupan, Tidak Sekadar Mengucap Talbiyah

    Sekolah Tazkiyah: Implementasi Tauhid Uluhiyah Dalam Kehidupan, Tidak Sekadar Mengucap Talbiyah

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 33
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Tauhid uluhiyah tidak cukup hanya dipahami sebagai konsep keagamaan atau diucapkan dalam rangkaian ibadah. Tauhid harus diwujudkan dalam seluruh aktivitas kehidupan dengan mengesakan Allah SWT dalam setiap bentuk ibadah. Hal tersebut disampaikan Ustaz Dr. H. Abdul Wahid Haddade, Lc., M.H.I., Direktur Sekolah Haji Tazkiyah, dalam pengajian daring Sekolah Haji Tazkiyah, pada 23 Juli […]

    Bagikan Berita:
expand_less