Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lainnya » Penerbangan Umrah Ikut Terdampak Recall 6.000 Pesawat A320 Airbus

Penerbangan Umrah Ikut Terdampak Recall 6.000 Pesawat A320 Airbus

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
  • visibility 341
  • print Cetak

HAMRANEWS – Penerbangan rute Arab Saudi ikut terdampak setelah Airbus mengeluarkan perintah penarikan (recall) darurat terhadap 6.000 pesawat keluarga A320 pada Jumat 28 November 2025.

Pihak Otoritas Penerbangan Saudi pun telah bergerak cepat pada akhir pekan lalu untuk mengatasi potensi gangguan itu. Penarikan pesawat tersebut cukup menghambat aktivitas penerbangan di berbagai maskapai dunia, termasuk maskapai Arab Saudi seperti Saudia, Flynas, dan Flyadeal.

Recall ini dilakukan menyusul insiden serius di Amerika Serikat pada 30 Oktober 2025, ketika sebuah pesawat JetBlue A320 dalam penerbangan dari Meksiko ke New Jersey mengalami gangguan mendadak pada sistem kendali penerbangan.

Kondisi tersebut memaksa pesawat melakukan pendaratan darurat di Tampa dan mengakibatkan beberapa penumpang terluka.

Airbus diperkirakan akan mengeluarkan Emergency Airworthiness Directive sebagai langkah pengamanan lanjutan.

Dua Maskapai Saudi Selesaikan Pembaruan Teknis

Hingga Sabtu, dua maskapai Arab Saudi yang terkena dampak memastikan telah menyelesaikan pembaruan perangkat lunak dan teknis sesuai instruksi.

Flyadeal menjadi maskapai pertama yang mengumumkan kepatuhan penuh, menyebut semua perbaikan yang diwajibkan telah dilaksanakan dan para penumpang terdampak telah dihubungi untuk penjadwalan ulang serta layanan bantuan.

“Kami memperkirakan operasional penerbangan akan kembali normal pada tengah malam 29 November 2025,” kata pihak Flyadeal. Maskapai juga menambah frekuensi penerbangan pada rute-rute dengan permintaan tinggi. Flyadeal menyampaikan terima kasih kepada penumpang atas kesabaran mereka dan mengapresiasi staf yang bekerja sepanjang malam demi memastikan keselamatan dan kelancaran layanan.

Flynas juga melaporkan penyelesaian pembaruan pada 20 dari 68 pesawat terdampak “dalam waktu yang sangat cepat tanpa berdampak pada kinerja operasional.”

Maskapai menegaskan jadwal penerbangan tetap berjalan normal sepanjang proses pembaruan dengan “tanpa penundaan akibat pembaruan tersebut,” serta memuji tim teknis yang mampu menjaga efisiensi tinggi sambil tetap mengutamakan standar keselamatan dan keamanan.

Operasional Mulai Kembali Normal

Seiring regulator penerbangan internasional menyiapkan panduan lebih lanjut, maskapai Saudi tampaknya berhasil menahan dampak terburuk. Dengan pembaruan teknis yang kini telah rampung, Flynas dan Flyadeal menyatakan operasional reguler kembali berlangsung dan penumpang bisa segera menikmati layanan normal.

Analis penerbangan sekaligus mantan pilot, John Nance, mengatakan gejala yang dilaporkan dalam insiden JetBlue mengarah pada kemungkinan masalah autopilot.

“Ketika pesawat di ketinggian tiba-tiba berguncang dan kru melaporkan anomali pada kendali penerbangan, itu menunjukkan kemungkinan autopilot sudah mencapai batas dalam mempertahankan konfigurasi pesawat dan akhirnya terputus,” ujarnya.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Haji 2026, Hampir 6.000 Jemaah Indonesia Sudah Tiba di Madinah

    Haji 2026, Hampir 6.000 Jemaah Indonesia Sudah Tiba di Madinah

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 226
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melaporkan jamaah calon haji Indonesia gelombang pertama yang sudah tiba Madinah, Arab Saudi, hampir 6.000 orang setelah dimulainya misi haji 1447 Hijriah pada 22 April 2026. Konsul Jenderal Republik Indonesia di Jeddah Yusron B. Ambary meminta jamaah yang telah tiba untuk membatasi pergerakan dan mengurangi aktivitas luar ruangan […]

    Bagikan Berita:
  • 158 Jemaah Umrah Terdampak, PT TAS Terancam Sanksi hingga Pencabutan Izin

    158 Jemaah Umrah Terdampak, PT TAS Terancam Sanksi hingga Pencabutan Izin

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 44
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID — Sebanyak 158 jemaah umrah menjadi korban dugaan pelanggaran oleh Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) PT TAS. Sebanyak 120 jemaah diduga gagal diberangkatkan, sementara 38 lainnya mengalami masalah hingga terancam terlantar karena terkendala kepulangan. Kasus yang terjadi sepanjang Juli hingga Agustus 2026 itu kini masuk dalam radar Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj). Pemerintah tengah […]

    Bagikan Berita:
  • Satu Persen Dana Haji Saja Rp200 Miliar, Menteri Gus Irfan Ingatkan Jajarannya Jaga Kebocoran

    Satu Persen Dana Haji Saja Rp200 Miliar, Menteri Gus Irfan Ingatkan Jajarannya Jaga Kebocoran

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 369
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf mengingatkan semua jajaran di kementeriannya untuk bersama-sama mencegah risiko kebocoran pada dana haji. “Saya sangat mewanti-mewanti tim yang ada di Kementerian Haji supaya jangan sampai ada kebocoran,” kata Mochamad Irfan Yusuf yang akrab disapa Gus Irfan saat ditemui usai prosesi wisuda di Universitas Islam Negeri (UIN) […]

    Bagikan Berita:
  • Banyak Jemaah Haji Berpotensi Gagal Berangkat karena Masalah Kesehatan, DPR Minta Antisipasi Cepat

    Banyak Jemaah Haji Berpotensi Gagal Berangkat karena Masalah Kesehatan, DPR Minta Antisipasi Cepat

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 427
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah Kerajaan Arab Saudi akan memperketat syarat kesehatan bagi calon jemaah haji 2026. Sebanyak 11 jenis penyakit dinyatakan dapat menggugurkan izin keberangkatan, karena dinilai tidak layak untuk menjalani puncak haji di Armuzna (Arafah-Muzdalifah-Mina) yang butuh kondisi fisik prima. Anggota DPR RI Neng Eem Marhamah meminta pemerintah Indonesia untuk mengantisipasi problem tersebut melalui koordinasi […]

    Bagikan Berita:
  • Rincian Biaya Haji 2026 yang Totalnya Mencapai Rp88 Juta

    Rincian Biaya Haji 2026 yang Totalnya Mencapai Rp88 Juta

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 542
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Haji (Kemenhaj) RI sudah menyampaikan usulan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 1447 H/2026 M kepada Komisi VIII DPR RI sebesar Rp 88.409.365 per jemaah. Dari BPIH sebesar Rp88.409.365, calon jemaah haji akan menanggung biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) sebesar Rp54.924.000 atau 62 persen dari total biaya. Sementara sisanya, Rp33.485.365 […]

    Bagikan Berita:
  • ‘Tiada Haji Tanpa Tasreh’, Konjen RI Ingatkan Tak Ada Toleransi Bagi Haji Ilegal: Saudi Sangat Serius

    ‘Tiada Haji Tanpa Tasreh’, Konjen RI Ingatkan Tak Ada Toleransi Bagi Haji Ilegal: Saudi Sangat Serius

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 317
    • 0Komentar

    JEDDAH – Konsul Jenderal Republik Indonesia di Jeddah, Yusron B Ambari, mengingatkan masyarakat Indonesia agar tidak nekat menunaikan ibadah haji tanpa izin resmi atau tasreh dari otoritas Arab Saudi. Ia menegaskan, Pemerintah Arab Saudi kini sangat serius menindak praktik haji ilegal dan tidak lagi memberi toleransi. Pernyataan tersebut disampaikan Yusron melalui akun resminya dalam rangka […]

    Bagikan Berita:
expand_less