Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Umrah » Bukan Cuma Antre, Masuk Raudhah Kini Wajib Pakai Kartu-Aplikasi Nusuk

Bukan Cuma Antre, Masuk Raudhah Kini Wajib Pakai Kartu-Aplikasi Nusuk

  • account_circle REDAKSI
  • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
  • visibility 617
  • print Cetak

MAKASSAR – Musim haji 2025 diramaikan dengan kabar banyaknya calon haji yang tertolak bahkan harus dideportasi karena tidak mengantongi kartu nusuk, atau menggunakan visa yang tidak resmi.

Nah, bukab cuma haji. Pelaksanaan ibadah umrah pada tahun ini juga bakal lebih ketat. Salah satu tempat penting yang dikunjungi jemaah ketika berada di Saudi, adalah Raodah, aau Raudhah, sebuah area di dalam Masjid Nabawi, Madinah, yang terletak di antara makam Nabi Muhammad SAW dan mimbar beliau.

Untuk memasuki kawasan yang dijuluki ‘Taman Surga’ itu, tidak cukup hanya datang lebih awal dan mengantre. Pemerintah Arab Saudi kini menerapkan sistem baru yang lebih ketat dan dengan pendekatan digital.

Akses Raudhah Wajib Lewat Aplikasi Nusuk

Mulai 2025, setiap jamaah yang ingin masuk ke Raudhah wajib memiliki izin resmi yang dibuat melalui aplikasi Nusuk.

Langkah yang bisa dilakukan jemaah adalah mengunduh dan daftar di Aplikasi Nusuk yang Tersedia di Android dan iOS. Aplikasi ini terhubung langsung dengan sistem resmi Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.

Kemudian, pilih jadwal kunjungan. Masuk ke menu Prophet’s Mosque Services → Praying in the Noble Rawdah, lalu pilih slot waktu kunjungan. Slot sangat cepat penuh — bahkan bisa habis dalam 40 detik saat dibuka.

Langkah selanjutnya, Simpan Barcode Digital. Setelah berhasil memilih waktu, jemaah akan menerima barcode/QR code yang harus ditunjukkan saat masuk.

Datang Tepat Waktu dan Scan di Mesin Pintu Masuk

Di pintu seperti Gate 37, kini tersedia alat pemindai digital. Cukup tap ponselmu ke mesin -seperti naik MRT. Kalau telat, izinmu hangus, dan kamu tak bisa masuk meski sudah berdiri di depan pintunya.

Durasi masuk pun kini sangat terbatas. Setiap jamaah hanya diberi waktu sekitar 10–15 menit berada di dalam Raudhah. Jamaah diarahkan secara bergiliran, dengan pengawasan ketat dari petugas.

Ini bukan untuk membatasi, tapi demi memberi kesempatan adil bagi semua pecinta Rasulullah ﷺ dari seluruh dunia.

Tips Penting Agar Tidak Gagal Masuk

Salah satu tips yang dibagikan beberapa sumber, adalah jemaah harus mengecek aplikasi setiap hari Jumat — biasanya slot Raudhah dibuka pasca sholat Jumat waktu Madinah.

Selain itu, Datang setidaknya 1 jam sebelum jadwal. Jangan sampai, untuk mendatangi tempat di mana doa-doa bisa tembus ke langit itu gagal karena telat datang.

Jika slot tidak muncul, pastikan data paspor dan profil di aplikasi terisi lengkap.

Untuk jamaah wanita, slot dan pintu masuk berbeda (biasanya Gate 21–25 atau 30).

Bagikan Berita:
  • Penulis: REDAKSI

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lebih dari 94 Ribu Orang Terlibat dan Bertugas Melayani Jemaah Haji 2025 di Arab Saudi

    Lebih dari 94 Ribu Orang Terlibat dan Bertugas Melayani Jemaah Haji 2025 di Arab Saudi

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 406
    • 0Komentar

    RIYADH – Pemerintah Arab Saudi mencatat, ada sebanyak lebih dari 94.000 orang terlibat dalam penyelenggaraan musim haji di Arab Saudi, yang pada awal Juni 2025 diikuti oleh sekitar 1,4 juta jemaah dari berbagai negara. Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi melaporkan, para petugas melayani jemaah di berbagai bidang dan lokasi operasional di Makkah serta Madinah […]

    Bagikan Berita:
  • Berangkatkan CJH di Tengah Risiko Perang, Tazkiyah Tour Selalu Membangun Komunikasi dengan Jemaah

    Berangkatkan CJH di Tengah Risiko Perang, Tazkiyah Tour Selalu Membangun Komunikasi dengan Jemaah

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 176
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Bisnis perjalanan umrah dan haji adalah aktivitas yang berisiko tinggi. Karena itu, perusahaan biro perjalanan harus selalu punya rencana yang matang, untuk mengantisipasi risiko-risiko yang muncul bahkan di luar perkiraan. CEO Tazkiyah Tour, Ahmad Yani Fachruddin mengungkapkan, risiko pada perjalanan ibadah haji dan umrah, karena perusahaan travel menggunakan berbagai jasa dari bisnis lain. […]

    Bagikan Berita:
  • Cegah Haji Non-prosedural, Kemenhaj Sebut Sudah 10 WNI Ditangkap di Saudi

    Cegah Haji Non-prosedural, Kemenhaj Sebut Sudah 10 WNI Ditangkap di Saudi

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 160
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menegaskan komitmennya memperkuat tata kelola, perlindungan jemaah, serta pencegahan haji non-prosedural dalam penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M. Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, mengatakan operasional haji hingga Selasa, 5 Mei 2026 atau hari kelima belas berjalan lancar, tertib, dan terkendali. Berdasarkan data hingga Senin, 4 Mei 2026, […]

    Bagikan Berita:
  • Warga Muslim di Negara-negara Minoritas Bisa Langsung Daftar Haji lewat Aplikasi Nusuk Hajj

    Warga Muslim di Negara-negara Minoritas Bisa Langsung Daftar Haji lewat Aplikasi Nusuk Hajj

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 443
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah Arab Saudi resmi membuka pendaftaran haji tahun 1447 Hijriah atau 2026 M bagi warga Muslim dari negara-negara minoritas Muslim. Pendaftaran dilakukan sepenuhnya secara digital melalui platform resmi Nusuk Hajj. Langkah itu menjadi bagian dari upaya digitalisasi layanan ibadah haji yang diinisiasi oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi untuk memperluas akses dan […]

    Bagikan Berita:
  • Ramai Wakaf Alquran di Tanah Suci, Ustaz Nur Syahid Ingatkan Masyarakat Pelosok Lebih Banyak yang Butuh

    Ramai Wakaf Alquran di Tanah Suci, Ustaz Nur Syahid Ingatkan Masyarakat Pelosok Lebih Banyak yang Butuh

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 269
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Polemik wakaf mushaf Alquran Taqy Malik yang dinilai ada aroma mark up, turut mendapat tanggapan dari Andi Muhammad Nur Syahid, pendiri Sekolah dan Pesantren Kurir Langit. Dalam pernyataannya, ia mengajak umat Islam untuk tidak larut dalam hiruk-pikuk perdebatan, melainkan menjadikan momentum tersebut sebagai sarana meningkatkan literasi dan kecerdasan dalam berwakaf. “Lagi ramai soal […]

    Bagikan Berita:
  • Kemenhaj Bakal Satukan Daftar Tunggu Haji, Antrean Berbasis Nasional dan Bukan Lagi Provinsi

    Kemenhaj Bakal Satukan Daftar Tunggu Haji, Antrean Berbasis Nasional dan Bukan Lagi Provinsi

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 15
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI menyiapkan perubahan besar dalam sistem penyelenggaraan ibadah haji. Salah satu kebijakan yang tengah disiapkan adalah menyatukan masa tunggu keberangkatan haji di seluruh Indonesia. Jika selama ini calon jemaah menghadapi masa tunggu yang berbeda-beda tergantung provinsi tempat mendaftar, ke depan perbedaan tersebut akan dihapus. Sistem baru akan menggunakan […]

    Bagikan Berita:
expand_less