Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Umrah » Cegah Virus Nipah, Jemaah Umrah yang Berangkat dari Pakistan Wajib Vaksin dengan Sertifikasi NADRA

Cegah Virus Nipah, Jemaah Umrah yang Berangkat dari Pakistan Wajib Vaksin dengan Sertifikasi NADRA

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
  • visibility 135
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID — Pemerintah Pakistan memperketat persyaratan kesehatan bagi jemaah yang hendak bepergian ke luar negeri untuk menunaikan ibadah umrah dan haji. Mulai 14 September 2026, jemaah yang berangkat dari Pakistan wajib membawa sertifikat vaksinasi yang terhubung dengan National Database and Registration Authority (NADRA).

Kebijakan tersebut diumumkan Border Health Services-Pakistan (BHS-P) melalui pemberitahuan yang diterbitkan pada 7 September 2026. Aturan ini diberlakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat pengawasan kesehatan dan mencegah penyebaran penyakit lintas negara, termasuk virus Nipah.

Dalam ketentuannya, jemaah diwajibkan mendapatkan vaksinasi sebelum keberangkatan untuk sejumlah penyakit, yakni polio, meningitis, demam kuning, dan influenza.

BHS-P menegaskan bahwa sejak 14 September, penumpang tidak akan diizinkan melakukan perjalanan apabila tidak memiliki bukti vaksinasi yang telah terintegrasi dengan sistem NADRA.

Pemerintah Pakistan juga menetapkan Federal Government Civil Dispensary sebagai satu-satunya pusat yang berwenang memberikan vaksinasi bagi pelaku perjalanan internasional yang akan menunaikan haji atau umrah.

Selain sertifikat vaksinasi, jemaah umrah diwajibkan memiliki kartu vaksin digital yang terhubung dengan NADRA dan diterbitkan oleh pusat vaksinasi resmi sebelum keberangkatan.

Untuk memudahkan jemaah, fasilitas vaksinasi dan pendaftaran secara daring juga akan tersedia di bandara. Penumpang yang membutuhkan vaksinasi di bandara diminta tiba setidaknya enam jam sebelum jadwal penerbangan.

Biaya vaksinasi dibayarkan melalui platform e-Sahulat milik NADRA.

Sebelumnya, pada Januari 2026, Pakistan telah memutuskan memperketat pengawasan kesehatan di seluruh pintu masuk negara. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah penularan virus Nipah lintas negara.

Dengan kebijakan terbaru ini, jemaah umrah dan haji yang berangkat dari Pakistan tidak hanya harus memenuhi persyaratan perjalanan, tetapi juga memastikan status vaksinasi mereka telah tercatat dan terintegrasi dalam sistem NADRA.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Umrah Ramadan Menghidupkan Pengalaman Spiritual Berbeda, Ini Alasannya

    Umrah Ramadan Menghidupkan Pengalaman Spiritual Berbeda, Ini Alasannya

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 411
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Menunaikan ibadah umrah di bulan Ramadan diyakini menghidupkan pengalaman spiritual yang berbeda dibanding bulan-bulan lainnya. Keistimewaan ini tidak hanya terletak pada ritual umrah itu sendiri, tetapi juga pada limpahan pahala dan rangkaian ibadah tambahan yang menyertainya sepanjang bulan suci. CEO Tazkiyah Tour, Ahmad Yani Fachruddin, melalui media sosial resmi Tazkiyah Group menegaskan bahwa […]

    Bagikan Berita:
  • Berangkat Haji Berdua, Resnawati Tappa Pulang Sendiri Tanpa Sang Suami

    Berangkat Haji Berdua, Resnawati Tappa Pulang Sendiri Tanpa Sang Suami

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 578
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Debarkasi Asrama Haji Sudiang, Makassar, mulai diramaikan oleh riuh sambutan keluarga jemaah yang baru tiba dari Tanah Suci, beberapa hari terakhir. Pada Jumat 13 Juni lalu, satu di antara ribuan jemaah yang tiba adalah seorang perempuan paruh baya, Resnawati Mustafa Tappa. Dengan tetap tegar, wanita paruh baya ini tiba di Bandara Sultan Hasanuddin […]

    Bagikan Berita:
  • Kurma Pasuruan

    Pulang Haji dari Arab Saudi, Oleh-oleh Kurma-nya dari Pasuruan

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 354
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Haji dan Umrah Indonesia, mendorong komoditas kurma lokal untuk masuk dalam ekosistem Haji RI. Jemaah haji yang berangkat ke Tanah Suci, biasanya berbelanja kurma sebagai oleh-oleh untuk keluarga di Tanah Air. Tapi siapa sangka, komoditas dari Arab Saudi itu kini dikembangkan di Indonesia, dan kualitasnya pun tidak […]

    Bagikan Berita:
  • Begini Aturan Denda untuk Travel, Jika Ada Jemaah Umrah yang Kabur dari Rombongan

    Begini Aturan Denda untuk Travel, Jika Ada Jemaah Umrah yang Kabur dari Rombongan

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 626
    • 0Komentar

    SAUDI – Kasus kaburnya seorang jemaah umrah salah satu travel karena menikah dengan seorang warga Pakistan, menjadi perbincangan di media sosial. Travel penyelenggara umrah menjadi pihak yang dirugikan, karena jemaah itu menyalahgunakan visa umrah dan tinggal dalam waktu lama secara ilegal di Arab Saudi. Travel pun bakal dikenakan denda oleh pemerintah Arab Saudi, jika jemaah […]

    Bagikan Berita:
  • Kerugian Negara Akibat Kasus Kuota Haji Diperkirakan Rp1 Triliun

    Kerugian Negara Akibat Kasus Kuota Haji Diperkirakan Rp1 Triliun

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 587
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan hitung-hitung kerugian negara akibat dugaan rasuah terkait penyelenggaraan dan pembagian kuota haji di Kementerian Agama (Kemenag). “Dalam perkara ini, hitungan awal, dugaan kerugian negara lebih dari Rp1 triliun,” terang juru bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin, 11 Agustus 2025. Budi menjelaskan, hitungan […]

    Bagikan Berita:
  • Arab Saudi Perpanjang Masa Tugas Imam dan Khatib Masjidilharam-Masjid Nabawi

    Arab Saudi Perpanjang Masa Tugas Imam dan Khatib Masjidilharam-Masjid Nabawi

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Imam Dzulkifli
    • visibility 703
    • 0Komentar

    SAUDI – Pemerintah Arab Saudi resmi memperpanjang masa tugas para Imam dan Khatib Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah. Keputusan ini telah disetujui langsung oleh Penjaga Dua Masjid Suci, sebagaimana diumumkan oleh Presidensi Urusan Agama Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Rabu 17 Juli 2025. Dalam pernyataan resminya, Sheikh Dr. Abdulrahman Al-Sudais, Presiden […]

    Bagikan Berita:
expand_less