Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Gus Irfan: Yang Mendaftar Tahun 2014-2016 Berangkat Haji Tahun Ini, Rata-rata Menunggu 15 Tahun

Gus Irfan: Yang Mendaftar Tahun 2014-2016 Berangkat Haji Tahun Ini, Rata-rata Menunggu 15 Tahun

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
  • visibility 39
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID – Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf yang akrab disapa Gus Irfan, menyebut calon jemaah yang berpeluang berangkat pada musim haji tahun ini berasal dari mereka yang telah mendaftar sejak 2014 hingga 2016.

Pernyataan tersebut disampaikan Gus Irfan usai mengikuti Rapat Rencana Kerja dan Anggaran bersama Komisi VIII DPR RI, Selasa 1 September 2026. Rapat tersebut membahas rencana anggaran Kementerian Haji dan Umrah RI untuk tahun anggaran 2027.

Gus Irfan mengatakan pola pemberangkatan jemaah masih mengacu pada urutan antrean yang telah berjalan sebelumnya.

“Tahun ini saja yang berangkat adalah mereka yang mendaftar tahun 2014, 2015, 2016. Artinya hanya 15 tahun… 15 tahun,” kata Gus Irfan saat menjawab pertanyaan mengenai lamanya masa tunggu haji.

Menurutnya, sistem antrean tersebut masih sama seperti tahun sebelumnya. Namun, pemerintah saat ini tengah melakukan penyisiran terhadap data jemaah yang tercatat dalam daftar tunggu.

Penyisiran dilakukan untuk memastikan seluruh data calon jemaah benar-benar valid. Pemerintah bahkan menemukan sejumlah data yang perlu diverifikasi kembali dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

“Masih tetap seperti tahun kemarin. Kita menggunakan berdasarkan antrean yang ada. Kita sudah sisir, tapi belum selesai,” ujar Gus Irfan.

Ia menjelaskan, terdapat temuan data calon jemaah yang keberadaannya perlu dipastikan. Sebagian data bahkan tidak ditemukan ketika dilakukan penelusuran.

“Banyak temuan-temuan, data-data yang harus kita verifikasi lagi ke Dukcapil untuk memastikan bahwa orang ini benar ada atau tidak. Karena dicari itu tidak ada,” katanya.

Jika hasil verifikasi memastikan data tersebut tidak valid atau orang yang tercatat sudah tidak ada, pemerintah akan melakukan penyesuaian terhadap daftar antrean haji.

Gus Irfan menyebut jumlah data yang berpotensi dikeluarkan dari daftar tunggu cukup besar, bahkan mencapai lebih dari 400 ribu data.

“Jadi, kalau sudah dipastikan tidak ada, tentu kita akan bisa mengurangi antrean. Bahkan lebih dari 400.000 orang yang akan bisa kita kurangi,” jelasnya.

Menurut Gus Irfan, pengurangan data tersebut pada akhirnya dapat berdampak terhadap masa tunggu calon jemaah haji. Semakin valid daftar antrean, semakin akurat pula perhitungan waktu tunggu keberangkatan.

“Dan ini akan-akan menurunkan lama antreannya, lama tunggunya,” tuturnya.

Dalam rapat bersama Komisi VIII DPR RI, pembahasan anggaran 2027 juga menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antara pemerintah dan DPR dalam penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.

Perencanaan program dan anggaran diarahkan agar penyelenggaraan haji dapat berjalan lebih efektif dan transparan, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaah.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Biaya Haji 2027 Naik, Pakar Ingatkan Jangan Habiskan Dana Manfaat Jutaan Calon Jemaah yang Masih Antre

    Biaya Haji 2027 Naik, Pakar Ingatkan Jangan Habiskan Dana Manfaat Jutaan Calon Jemaah yang Masih Antre

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 70
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Usulan kenaikan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1448 H/2027 M menjadi Rp107,3 juta per jemaah memunculkan perdebatan baru. Di satu sisi, pemerintah ingin meringankan beban calon jemaah dengan memperbesar porsi subsidi dari dana manfaat Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Akan tetapi satu sisi, sejumlah pakar mengingatkan kebijakan tersebut berpotensi mengganggu keberlanjutan dana haji […]

    Bagikan Berita:
  • Hotel Ini Sudah Tidak Terdaftar di Aplikasi Nusuk, Termasuk Grand Almasa dan Puluhan Hotel Lain

    Hotel Ini Sudah Tidak Terdaftar di Aplikasi Nusuk, Termasuk Grand Almasa dan Puluhan Hotel Lain

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 528
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Hotel Grand Almasa, bersama puluhan hotel lain ditutup oleh Kementerian Pariwisata Arab Saudi. Dengan begitu, hotel-hotel tersebut otomatis tidak terdaftar di aplikasi nusuk. Sebelumnya, ada puluhan hotel ditutup oleh Kementerian Pariwisata Arab Saudi. Totalnya ada 25 hotel dan penginapan di Mekah sepanjang Juli 2025. Penutupan dilakukan setelah inspeksi intensif yang hasilnya ditemukan banyak […]

    Bagikan Berita:
  • Ngeri, Jenazah WNI Tak Ditangani di Saudi Sampai 15 Hari saat Umrah Jalur Mandiri

    Ngeri, Jenazah WNI Tak Ditangani di Saudi Sampai 15 Hari saat Umrah Jalur Mandiri

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 650
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Ada jenazah jemaah umrah di Arab Saudi yang tak ditangani sampai 15 hari. Jemaah tersebut tidak mendapatkan penanganan lantaran berangkat ke Tanah Suci secara mandiri tanpa melalui travel. Menteri Haji dan Umrah RI, M Irfan Yusuf, mengungkapkan, baru-baru ini ada contoh nyata saat kunjungan ke Arab Saudi. Ia menyebut ada seorang jemaah asal […]

    Bagikan Berita:
  • Tahun 2026, BP Haji Cuma Akan Menggunakan Dua atau Tiga Perusahan Syarikah

    Tahun 2026, BP Haji Cuma Akan Menggunakan Dua atau Tiga Perusahan Syarikah

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Imam Dzulkifli
    • visibility 433
    • 0Komentar

    SAUDI – Evaluasi sistem syarikah menjadi salah satu perhatian Badan Penyelenggara (BP) Haji terkait pelaksanaan ibadah tahun depan. Lembaga yang resmi mengambil alih pelaksanaan haji dari Kemenag itu, akan menggandeng dua atau tiga syarikah dalam pelaksanaan Haji 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. Kepala BP Haji, Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan), mengatakan keputusan ini diambil setelah […]

    Bagikan Berita:
  • Hari Ini 15 Muharram, Kakbah Dibersihkan: Tradisi Sakral yang Terus Dilestarikan Sejak Berabad-abad

    Hari Ini 15 Muharram, Kakbah Dibersihkan: Tradisi Sakral yang Terus Dilestarikan Sejak Berabad-abad

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 91
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Prosesi pencucian Ka’bah kembali digelar hari ini, bertepatan dengan 15 Muharam. Tradisi tahunan yang telah berlangsung selama berabad-abad ini menjadi salah satu momen sakral dalam pemeliharaan Ka’bah sekaligus simbol penghormatan umat Islam terhadap kiblat mereka. Menjelang prosesi dimulai, pintu Ka’bah dibuka sebagai tanda dimulainya pembersihan bagian dalam bangunan suci tersebut. Seluruh interior, mulai […]

    Bagikan Berita:
  • Kemenhaj Imbau Warga Indonesia Tunda Umrah di Tengah Konflik Iran-Israel

    Kemenhaj Imbau Warga Indonesia Tunda Umrah di Tengah Konflik Iran-Israel

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Terkini, Jakarta – Kementerian Haji dan Umrah RI mengimbau warga Indonesia menunda rencana keberangkatan ke Tanah Suci untuk umrah dalam waktu dekat. Imbauan ini muncul di tengah situasi mencekam wilayah Timur Tengah usai serangan militer Amerika-Israel ke Iran. Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan imbauan tersebut merupakan bentuk kehati-hatian pemerintah dalam […]

    Bagikan Berita:
expand_less