Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Gus Irfan: Yang Mendaftar Tahun 2014-2016 Berangkat Haji Tahun Ini, Rata-rata Menunggu 15 Tahun

Gus Irfan: Yang Mendaftar Tahun 2014-2016 Berangkat Haji Tahun Ini, Rata-rata Menunggu 15 Tahun

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month 18 jam yang lalu
  • visibility 18
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID – Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf yang akrab disapa Gus Irfan, menyebut calon jemaah yang berpeluang berangkat pada musim haji tahun ini berasal dari mereka yang telah mendaftar sejak 2014 hingga 2016.

Pernyataan tersebut disampaikan Gus Irfan usai mengikuti Rapat Rencana Kerja dan Anggaran bersama Komisi VIII DPR RI, Selasa 1 September 2026. Rapat tersebut membahas rencana anggaran Kementerian Haji dan Umrah RI untuk tahun anggaran 2027.

Gus Irfan mengatakan pola pemberangkatan jemaah masih mengacu pada urutan antrean yang telah berjalan sebelumnya.

“Tahun ini saja yang berangkat adalah mereka yang mendaftar tahun 2014, 2015, 2016. Artinya hanya 15 tahun… 15 tahun,” kata Gus Irfan saat menjawab pertanyaan mengenai lamanya masa tunggu haji.

Menurutnya, sistem antrean tersebut masih sama seperti tahun sebelumnya. Namun, pemerintah saat ini tengah melakukan penyisiran terhadap data jemaah yang tercatat dalam daftar tunggu.

Penyisiran dilakukan untuk memastikan seluruh data calon jemaah benar-benar valid. Pemerintah bahkan menemukan sejumlah data yang perlu diverifikasi kembali dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

“Masih tetap seperti tahun kemarin. Kita menggunakan berdasarkan antrean yang ada. Kita sudah sisir, tapi belum selesai,” ujar Gus Irfan.

Ia menjelaskan, terdapat temuan data calon jemaah yang keberadaannya perlu dipastikan. Sebagian data bahkan tidak ditemukan ketika dilakukan penelusuran.

“Banyak temuan-temuan, data-data yang harus kita verifikasi lagi ke Dukcapil untuk memastikan bahwa orang ini benar ada atau tidak. Karena dicari itu tidak ada,” katanya.

Jika hasil verifikasi memastikan data tersebut tidak valid atau orang yang tercatat sudah tidak ada, pemerintah akan melakukan penyesuaian terhadap daftar antrean haji.

Gus Irfan menyebut jumlah data yang berpotensi dikeluarkan dari daftar tunggu cukup besar, bahkan mencapai lebih dari 400 ribu data.

“Jadi, kalau sudah dipastikan tidak ada, tentu kita akan bisa mengurangi antrean. Bahkan lebih dari 400.000 orang yang akan bisa kita kurangi,” jelasnya.

Menurut Gus Irfan, pengurangan data tersebut pada akhirnya dapat berdampak terhadap masa tunggu calon jemaah haji. Semakin valid daftar antrean, semakin akurat pula perhitungan waktu tunggu keberangkatan.

“Dan ini akan-akan menurunkan lama antreannya, lama tunggunya,” tuturnya.

Dalam rapat bersama Komisi VIII DPR RI, pembahasan anggaran 2027 juga menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antara pemerintah dan DPR dalam penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.

Perencanaan program dan anggaran diarahkan agar penyelenggaraan haji dapat berjalan lebih efektif dan transparan, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaah.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hoaks Pesawat Angkut 210 Jemaah Haji Mauritania Jatuh di Pantai Merah, Pemerintah Mauritania Klarifikasi

    Hoaks Pesawat Angkut 210 Jemaah Haji Mauritania Jatuh di Pantai Merah, Pemerintah Mauritania Klarifikasi

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 568
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah Mauraitania angkat bicara terkait ramainya kabar pesawat yang mengangku jemaah haji di negaranya kecelakaan dan jatuh di lepas pantai Laut Merah. Isu yang beredar tentang jatuhnya pesawat yang ditumpangi jemaah dari Mauritania itu salah, menurut pemerintah. Direktur Haji Mauritania di Kementerian Urusan Islam, El Waly Taha, membantah klaim tersebut, dan menegaskan bahwa […]

    Bagikan Berita:
  • SAI Tegaskan PIHK Tak Gunakan Dana Negara dalam Kuota Haji Tambahan 2024

    SAI Tegaskan PIHK Tak Gunakan Dana Negara dalam Kuota Haji Tambahan 2024

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 375
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Semangat Advokasi Indonesia (SAI) menegaskan bahwa tidak ada satu rupiah pun uang negara yang digunakan oleh Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) dalam pelaksanaan kuota haji tambahan tahun 2024. Penegasan ini disampaikan menyusul penetapan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam perkara dugaan korupsi kuota haji tambahan. […]

    Bagikan Berita:
  • Kisah Membahagiakan Mba Odah, ART yang Mengabdi 26 Tahun Diberangkatkan Umrah

    Kisah Membahagiakan Mba Odah, ART yang Mengabdi 26 Tahun Diberangkatkan Umrah

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 22
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Kisah mengharukan dibagikan seorang pemilik akun media sosial @divisinongkrong yang memberangkatkan asisten rumah tangga (ART) yang sudah bekerja mengabdi selama lebih dari 26 tahun di keluarganya untuk menunaikan ibadah umrah. Pemilik akun tersebut membagikan kisahnya melalui media sosial. Ia menyebut ART bernama Mba Odah telah menjadi bagian dari keluarganya selama puluhan tahun dan […]

    Bagikan Berita:
  • Tazkiyah Tour Tawarkan Promo Haji Khusus dan Umrah Selama BSI Fest Makassar

    Tazkiyah Tour Tawarkan Promo Haji Khusus dan Umrah Selama BSI Fest Makassar

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 250
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Perusahaan travel umrah dan haji, Tazkiyah Tour turut memeriahkan event BSI Fest yang berlangsung di Trans Studio Mall Makassar pada 12 hingga 15 Maret 2026. Dalam pameran tersebut, Tazkiyah menghadirkan berbagai promo menarik bagi pengunjung yang ingin mendaftar paket umrah maupun haji khusus melalui travel bersertifikat ISO tersebut. Event yang digelar oleh Bank […]

    Bagikan Berita:
  • Pelunasan Haji 2026 Mulai Dibuka, Calon Jemaah Diberi Kesempatan Dalam 2 Tahap untuk Isi 221.000 Kuota

    Pelunasan Haji 2026 Mulai Dibuka, Calon Jemaah Diberi Kesempatan Dalam 2 Tahap untuk Isi 221.000 Kuota

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 514
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menetapkan jadwal resmi pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Khusus 1447 H/2026 M dimulai pada 11 November 2025. Tahap pertama pelunasan haji khusus ini diperuntukkan bagi dua kelompok: Jemaah haji khusus yang masuk alokasi kuota keberangkatan tahun 2026 Jemaah haji khusus prioritas lansia. “Kami tengah menyiapkan […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Belum Dapat Kartu Nusuk Diimbau Salat di Musalla Hotel, Umrah Wajib Didampingi Syarikah

    Jemaah Belum Dapat Kartu Nusuk Diimbau Salat di Musalla Hotel, Umrah Wajib Didampingi Syarikah

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 396
    • 0Komentar

    MAKKAH — Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengimbau agar jemaah haji Indonesia yang belum menerima kartu Nusuk untuk sementara waktu melaksanakan salat di musalla atau masjid yang tersedia di hotel masing-masing. Hal ini disampaikan petugas lantaran pendistribusian ‘kartu sakti’ jemaah tersebut perlu waktu, dan para jemaah yang baru tiba belum langsung dapat kartu. […]

    Bagikan Berita:
expand_less