Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Hadapi Haji 2026, Kemenhaj Perketat Standar Layanan dan Disiplin Petugas di Arab Saudi

Hadapi Haji 2026, Kemenhaj Perketat Standar Layanan dan Disiplin Petugas di Arab Saudi

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
  • visibility 432
  • print Cetak

HAMRANEWS – Kementerian Haji dan Umrah RI memperketat standar layanan ibadah haji 1447 H/2026 M dengan membekali calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi melalui pelatihan intensif selama satu bulan penuh.

Pelatihan tersebut digelar terpusat di Asrama Haji Pondok Gede dan dimulai sejak 10 Januari 2026.

Langkah ini dilakukan sebagai respons atas tingginya tuntutan pelayanan jemaah haji tahun 2026, terutama pada fase krusial puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Kemenhaj menargetkan petugas haji tidak hanya siap secara teknis, tetapi juga tangguh secara fisik dan mental di lapangan.

Inspektur Jenderal Kementerian Haji dan Umrah, Dendi Suryadi, menegaskan bahwa pelatihan PPIH kali ini dirancang lebih ketat dan terukur. Ada empat sasaran utama yang ditekankan, yakni ketahanan fisik, kekuatan mental, penguasaan tugas, serta soliditas antarpersonel.

“Petugas haji tahun 2026 harus memiliki service mindset yang kuat. Mereka adalah garda terdepan pelayanan jemaah, terutama di situasi darurat dan padat aktivitas,” ujar Dendi.

Untuk memperkuat disiplin dan ketahanan fisik, Kemenhaj menggandeng Markas Besar TNI dan Polri. Sebanyak 179 pelatih dari kedua institusi tersebut diterjunkan langsung untuk membina peserta pelatihan.

Pada tahap awal, peserta menjalani pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) guna membangun kedisiplinan, kepatuhan terhadap komando, serta ketepatan bertindak di lapangan. Memasuki minggu kedua, fokus pelatihan bergeser pada pendalaman tugas dan fungsi (tusi) masing-masing bidang, mulai dari layanan bandara, akomodasi, katering, kesehatan, hingga layanan media.

Kemenhaj juga menyiapkan kebijakan khusus saat puncak haji di Arafah. Petugas yang belum berhaji tetap diberi kesempatan menunaikan ibadah haji, namun diwajibkan mengenakan seragam dinas. Kebijakan ini bertujuan agar petugas tetap mudah dikenali jemaah dan siap memberikan pelayanan sewaktu-waktu, meski konsekuensinya petugas harus membayar dam.

Melalui pelatihan intensif dan penegakan disiplin ini, Kemenhaj optimistis kualitas layanan haji 2026 akan lebih tertib, responsif, dan berorientasi pada kenyamanan serta keselamatan jemaah Indonesia.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Illustrasi suasana di Masjid Nabawi

    Pesan Spiritual untuk Jemaah Haji saat di Kota Nabi: Tiga Cara Menjaga Kualitas Ibadah

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 246
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Madinah bukan sekadar kota persinggahan dalam perjalanan haji atau umrah, tetapi merupakan tempat penuh keberkahan yang menyimpan jejak perjuangan Rasulullah SAW. Di kota ini, setiap langkah seorang jamaah seharusnya bernilai ibadah, bukan sekadar rutinitas perjalanan. Oleh karena itu, menjaga kualitas ibadah selama berada di Madinah menjadi hal yang sangat penting. Dalam tausiahnya kepada […]

    Bagikan Berita:
  • Ketua IDI Makassar Berpulang saat Umrah, Dokter Aziz Dikenal sebagai Pejuang Dakwah dan Kemanusiaan

    Ketua IDI Makassar Berpulang saat Umrah, Dokter Aziz Dikenal sebagai Pejuang Dakwah dan Kemanusiaan

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 532
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kabar duka menyelimuti dunia medis dan komunitas kemanusiaan di Kota Makassar. Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Makassar sekaligus Ketua Yayasan Masyarakat Hijrah Tanpa Nama (Mahtan), dr Abdul Azis SpU, meninggal dunia di Mekkah, Arab Saudi, saat menjalankan ibadah Umrah, Minggu 2 November 2025. Kabar kepergian dokter yang dikenal dermawan dan berjiwa sosial […]

    Bagikan Berita:
  • BP Haji Tegaskan Lagi Adanya Praktik Kartel Dalam Penyelenggaraan Haji, Akan Diberantas

    BP Haji Tegaskan Lagi Adanya Praktik Kartel Dalam Penyelenggaraan Haji, Akan Diberantas

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 632
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kepala Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) KH Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan menyebut adanya praktik kartel dalam penyelenggaraan ibadah haji. Ia menegaskan hal tersebut bukan lagi dugaan, tapi sudah menjadi laporan resmi kepada Presiden RI Prabowo Subianto. “Banyak kartel-kartel bermain dalam penyelenggaraan haji, sudah kami laporkan kepada Presiden,” ujar Gus Irfan di […]

    Bagikan Berita:
  • Saudi Perketat Aturan Membawa Obat-obatan di Pesawat, Ada Obat yang Perlu Izin Khusus

    Saudi Perketat Aturan Membawa Obat-obatan di Pesawat, Ada Obat yang Perlu Izin Khusus

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 586
    • 0Komentar

    SAUDI – Pemerintah Arab Saudi memperketat aturan bagi penumpang pesawat yang membawa obat-obatan berbahan dasar opiat. Pelancong yang terbang menuju atau dari wilayah Kerajaan kini wajib memperoleh izin khusus terlebih dahulu sebelum diperbolehkan membawa obat jenis ini ke dalam pesawat. Saudi News 50 melaporkan, kebijakan baru tersebut diumumkan oleh otoritas Saudi dan merupakan bagian dari […]

    Bagikan Berita:
  • Kebutuhan Anggaran Haji 2026 Rp18,2 Triliun, Dirjen PE2HU Ingatkan Harus Tepat Sasaran

    Kebutuhan Anggaran Haji 2026 Rp18,2 Triliun, Dirjen PE2HU Ingatkan Harus Tepat Sasaran

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 425
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah menekankan pentingnya pengelolaan anggaran operasional haji 1447 Hijriah/2026 M yang riil, tepat sasaran, dan akuntabel di tengah tantangan kebijakan baru Arab Saudi. Pengelolaan anggaran yang tidak tepat dinilai berisiko berdampak langsung pada kualitas layanan dan kenyamanan jemaah. Penegasan tersebut disampaikan Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (PE2HU) Jaenal Effendi dalam […]

    Bagikan Berita:
  • Ada Apa? Pengembalian Keuangan Haji Khusus dari BPKH Baru 30 Persen Jelang Tenggat Waktu

    Ada Apa? Pengembalian Keuangan Haji Khusus dari BPKH Baru 30 Persen Jelang Tenggat Waktu

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 386
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Ada dengan pemerintah, dalam hal ini Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH)? Pengembalian Keuangan (PK) haji khusus dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) masih sangat rendah. Hingga Selasa (20/1/2026), dana PK yang cair disebut belum mencapai 30 persen, membuat penyelenggara haji khusus berada dalam situasi genting. Ketua Tim 13 Asosiasi Penyelenggara Haji dan Umrah, […]

    Bagikan Berita:
expand_less