Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Hadapi Haji 2026, Kemenhaj Perketat Standar Layanan dan Disiplin Petugas di Arab Saudi

Hadapi Haji 2026, Kemenhaj Perketat Standar Layanan dan Disiplin Petugas di Arab Saudi

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Sab, 10 Jan 2026
  • visibility 250

HAMRANEWS – Kementerian Haji dan Umrah RI memperketat standar layanan ibadah haji 1447 H/2026 M dengan membekali calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi melalui pelatihan intensif selama satu bulan penuh.

Pelatihan tersebut digelar terpusat di Asrama Haji Pondok Gede dan dimulai sejak 10 Januari 2026.

Langkah ini dilakukan sebagai respons atas tingginya tuntutan pelayanan jemaah haji tahun 2026, terutama pada fase krusial puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Kemenhaj menargetkan petugas haji tidak hanya siap secara teknis, tetapi juga tangguh secara fisik dan mental di lapangan.

Inspektur Jenderal Kementerian Haji dan Umrah, Dendi Suryadi, menegaskan bahwa pelatihan PPIH kali ini dirancang lebih ketat dan terukur. Ada empat sasaran utama yang ditekankan, yakni ketahanan fisik, kekuatan mental, penguasaan tugas, serta soliditas antarpersonel.

“Petugas haji tahun 2026 harus memiliki service mindset yang kuat. Mereka adalah garda terdepan pelayanan jemaah, terutama di situasi darurat dan padat aktivitas,” ujar Dendi.

Untuk memperkuat disiplin dan ketahanan fisik, Kemenhaj menggandeng Markas Besar TNI dan Polri. Sebanyak 179 pelatih dari kedua institusi tersebut diterjunkan langsung untuk membina peserta pelatihan.

Pada tahap awal, peserta menjalani pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) guna membangun kedisiplinan, kepatuhan terhadap komando, serta ketepatan bertindak di lapangan. Memasuki minggu kedua, fokus pelatihan bergeser pada pendalaman tugas dan fungsi (tusi) masing-masing bidang, mulai dari layanan bandara, akomodasi, katering, kesehatan, hingga layanan media.

Kemenhaj juga menyiapkan kebijakan khusus saat puncak haji di Arafah. Petugas yang belum berhaji tetap diberi kesempatan menunaikan ibadah haji, namun diwajibkan mengenakan seragam dinas. Kebijakan ini bertujuan agar petugas tetap mudah dikenali jemaah dan siap memberikan pelayanan sewaktu-waktu, meski konsekuensinya petugas harus membayar dam.

Melalui pelatihan intensif dan penegakan disiplin ini, Kemenhaj optimistis kualitas layanan haji 2026 akan lebih tertib, responsif, dan berorientasi pada kenyamanan serta keselamatan jemaah Indonesia.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Awas, Penipuan Berkedok Validasi Data Menyasar Calon Jemaah Haji

    Awas, Penipuan Berkedok Validasi Data Menyasar Calon Jemaah Haji

    • calendar_month Jum, 10 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 104
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Penipuan berkedok validasi data jemaah haji harus diwaspadai. Kementerian Haji dan Umrah meminta calon jemaah tidak sembarangan membagikan data pribadi, terutama melalui pesan singkat dan telepon dari pihak tak dikenal. Imbauan tersebut disampaikan melalui Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Haji dan Umrah sebagai langkah pencegahan atas meningkatnya modus penipuan yang menyasar […]

    Bagikan Berita:
  • Ini Jadwal Terbaru dan Pembagian Waktu  Laki-laki-Perempuan Salat di Hijr Ismail Kabah

    Ini Jadwal Terbaru dan Pembagian Waktu Laki-laki-Perempuan Salat di Hijr Ismail Kabah

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 720
    • 0Komentar

    MAKKAH – Otoritas Masjidil Haram menetapkan jadwal terbaru salat di kawasan Hijir Ismail (The Hateem) bagi jamaah laki-laki dan perempuan. Aturan ini diterapkan untuk menjaga ketertiban sekaligus memberi kesempatan yang adil bagi semua peziarah untuk beribadah di salah satu lokasi paling suci di dunia Islam itu. Hijir Ismail atau The Hateem dalam istilah Ara, adalah […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Umrah RI Tembus 2 Juta per Tahun, Alasan Pemerintah Mau Naikkan Status BPH Jadi Kementerian

    Jemaah Umrah RI Tembus 2 Juta per Tahun, Alasan Pemerintah Mau Naikkan Status BPH Jadi Kementerian

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 399
    • 0Komentar

    JAKARTA – Jumlah jemaah umrah Indonesia yang mencapai hampir 2 juta orang per tahun menjadi salah satu alasan utama pemerintah mendorong transformasi Badan Pengelola (BP) Haji menjadi Kementerian Haji dan Umrah. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan, tingginya mobilitas umat Islam Indonesia ke Tanah Suci, baik untuk haji maupun umrah, menuntut kelembagaan yang lebih kuat. […]

    Bagikan Berita:
  • Beasiswa Arab Saudi Dibuka: Kuliah Gratis, Tunjangan Bulanan hingga Tiket Pesawat, Deadline 15 Mei

    Beasiswa Arab Saudi Dibuka: Kuliah Gratis, Tunjangan Bulanan hingga Tiket Pesawat, Deadline 15 Mei

    • calendar_month Sab, 11 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 131
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kabar baik bagi pelajar Indonesia yang ingin melanjutkan studi ke Timur Tengah. Pemerintah Arab Saudi melalui portal resmi Study in Saudi membuka peluang beasiswa fully funded ke berbagai perguruan tinggi ternama. Program ini menawarkan fasilitas lengkap, mulai dari biaya kuliah hingga kebutuhan hidup selama masa studi. Melalui portal tersebut, pendaftar bisa mengakses berbagai […]

    Bagikan Berita:
  • Pemerintah Membadalkan Haji Dua Jemaah yang Hilang di Tanah Suci Hingga Saat Ini

    Pemerintah Membadalkan Haji Dua Jemaah yang Hilang di Tanah Suci Hingga Saat Ini

    • calendar_month Kam, 19 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 480
    • 0Komentar

    MAKKAH — Pemerintah Indonesia menyatakan, dua jemaah lanjut usia yang hingga kini masih dinyatakan hilang di Arab Saudi belum ditemukan. Sebagai bentuk tanggung jawab tersebut, pemerintah telah membadalkan ibadah haji keduanya. “Seluruh jemaah haji sudah menunaikan ibadah haji. Tidak ada satu orang pun yang tidak melaksanakan ibadah haji. Ada dua yang hilang, sampai sekarang ini […]

    Bagikan Berita:
  • DPR RI Tolak Penempatan Jemaah Haji RI di Mina Jadid: Tidak Layak dan Jauh dari Kawasan Utama

    DPR RI Tolak Penempatan Jemaah Haji RI di Mina Jadid: Tidak Layak dan Jauh dari Kawasan Utama

    • calendar_month Sen, 3 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 286
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Anggota Komisi VIII DPR RI melarang keras penempatan jemaah haji Indonesia di Mina Jadid pada musim haji 2026. Alasannya jelas: lokasi tersebut dianggap tak layak dan jauh dari kawasan utama pelaksanaan ibadah haji. Wakil Ketua Komisi VIII, Abdul Wachid, bahkan menilai kebijakan itu sebagai kemunduran dalam pelayanan haji. Ia meminta Kementerian Haji dan […]

    Bagikan Berita:
expand_less