Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lainnya » Dapur Haji di Makkah Bercitarasa Nusantara, Beras dari Indonesia

Dapur Haji di Makkah Bercitarasa Nusantara, Beras dari Indonesia

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
  • visibility 311
  • print Cetak

HAMRANEWS – Masakan yang akan disajikan dari dapur jemaah haji Indonesia tahun 2026 dipastikan bercita rasa nusantara. Bahkan, berasnya didatangkan langsung dari Indonesia.

Hal itu dipastikan saat jajaran pimpinan Kementerian Haji dan Umrah melakukan supervisi dan pengecekan langsung dapur aktif di kawasan Safwat Al Wessam, Walyal Ahd District, Makkah.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memastikan layanan konsumsi jemaah berjalan optimal, higienis, dan sesuai dengan cita rasa tanah air.

Dalam peninjauan tersebut, pemerintah menegaskan agar dapur penyedia konsumsi jemaah haji menggunakan bumbu masak asli dari Indonesia, termasuk beras.

Kebijakan ini diambil untuk menjaga konsistensi rasa dan memastikan jemaah tetap dapat menikmati hidangan dengan cita rasa yang akrab seperti di tanah air.

Pemerintah juga meminta agar treatment atau pengolahan beras Indonesia dilakukan sesuai standar yang biasa diterapkan di Indonesia, sehingga kualitas tekstur dan rasa nasi tetap terjaga.

Menteri Haji dan Umrah, Moch. Irfan Yusuf, memastikan bahwa jemaah haji Indonesia mendapatkan layanan konsumsi terbaik, mulai dari bahan baku, proses pengolahan, hingga pengemasan harus memenuhi standar kualitas, kebersihan, dan cita rasa Nusantara.

“Penggunaan bumbu dan beras dari Indonesia adalah bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan rasa yang familiar bagi jemaah, sehingga mereka tetap nyaman dan fokus dalam menjalankan ibadah,” jelasnya.

Aspek kebersihan menjadi perhatian utama dalam supervisi ini. Seluruh area penyimpanan bahan makanan dipastikan dalam kondisi bersih dan higienis, memenuhi standar keamanan pangan. Pengecekan juga dilakukan menyeluruh mulai dari area dapur, proses memasak, hingga tahap pengemasan (packing). Fasilitas diminta mampu memenuhi kebutuhan konsumsi sesuai jumlah jemaah haji, baik dari sisi kapasitas produksi maupun ketepatan distribusi.

Lebih lanjut Gus Irfan menekankan pentingnya konsistensi standar layanan. “Pelayanan konsumsi bukan hanya soal makanan tersedia, tetapi bagaimana kualitasnya terjaga, rasanya sesuai selera jemaah Indonesia, dan distribusinya tepat waktu,” ujarnya.

Supervisi ini menunjukkan keseriusan Kementerian Haji dan Umrah dalam menghadirkan pelayanan prima yang terstandar dan berorientasi pada kepuasan jemaah.

Dengan pengawasan langsung serta penekanan pada kualitas bahan, higienitas, kapasitas produksi, dan cita rasa, pemerintah optimistis pelayanan haji Indonesia semakin profesional dan membanggakan, sekaligus memperkuat citra positif kementerian di mata publik sebagai institusi yang responsif dan berkomitmen tinggi terhadap kenyamanan jemaah.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Duka Mendalam, Jemaah Haji Khusus Tazkiyah, Jayadi Nonci Wafat di Makkah

    Duka Mendalam, Jemaah Haji Khusus Tazkiyah, Jayadi Nonci Wafat di Makkah

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 178
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Suasana haru menyelimuti keluarga besar Tazkiyah Tour setelah salah satu jemaah haji khusus tahun 2026, Jayadi Nonci Ambo Upe, wafat di Kota Makkah Al-Mukarramah, Arab Saudi. Kepergian almarhum menjadi duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta seluruh rombongan jemaah yang tengah menjalankan ibadah di Tanah Suci. Jayadi Nonci Ambo Upe menghembuskan napas terakhir di […]

    Bagikan Berita:
  • QRIS Bakal Bisa Dipakai di Tanah Suci, Terhubung dengan Kartu Nusuk

    QRIS Bakal Bisa Dipakai di Tanah Suci, Terhubung dengan Kartu Nusuk

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 822
    • 0Komentar

    JAKARTA – Inovasi sistem pembayaran digital buatan Indonesia akan segera hadir di Tanah Suci. Bank Indonesia (BI) sedang mengupayakan agar sistem pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) itu digunakan oleh jemaah haji dan umrah di Arab Saudi. Gubernur BI Perry Warjiyo menyebutkan, QRIS nantinya bakal terhubung bahkan terintegrasi langsung dengan Kartu Nusuk, yakni kartu […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Tazkiyah Tuntaskan Tawaf Wada, Ustaz Baso Ingatkan Haji Bukanlah Akhir Perjalanan Ibadah

    Jemaah Tazkiyah Tuntaskan Tawaf Wada, Ustaz Baso Ingatkan Haji Bukanlah Akhir Perjalanan Ibadah

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 111
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Menjelang akhir rangkaian ibadah haji 2026, para jemaah haji khusus Tazkiyah Tour menuntaskan Tawaf Wada atau tawaf perpisahan di Masjidil Haram, Makkah. Momen itu menjadi saat yang penuh haru karena menandai berakhirnya kebersamaan mereka dengan Baitullah sebelum kembali ke Tanah Air. Dalam momentu itu, jemaah kembali mendekati Ka’bah sebelum meninggalkan Kota Suci. Sebagian […]

    Bagikan Berita:
  • Gagal Diberangkatkan, 41 Calon Jemaah Umrah di Kalimantan Tengah Tuntut Pengembalian Dana Rp1,1 Miliar

    Gagal Diberangkatkan, 41 Calon Jemaah Umrah di Kalimantan Tengah Tuntut Pengembalian Dana Rp1,1 Miliar

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 72
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Sebanyak 41 calon jemaah umrah asal Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, batal berangkat ke Tanah Suci setelah jadwal keberangkatan pada 20 Juli 2026 kembali ditunda. Pembatalan yang terjadi saat sebagian jemaah sudah berada di Bandara Internasional Syamsudin Noor memicu kekecewaan mendalam. Para jemaah kini menuntut agar seluruh biaya perjalanan yang telah […]

    Bagikan Berita:
  • Masa Tunggu Haji di Semua Daerah Kini Seragam 26,4 Tahun, Kemenhaj Jelaskan Formula Penghitungannya

    Masa Tunggu Haji di Semua Daerah Kini Seragam 26,4 Tahun, Kemenhaj Jelaskan Formula Penghitungannya

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 320
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah menetapkan formula baru pembagian kuota haji 2026 yang membuat masa tunggu calon jamaah haji di seluruh Indonesia menjadi sama, yakni sekitar 26,4 tahun. Aturan ini sekaligus menghapus kesenjangan panjangnya antrean antardaerah yang selama bertahun-tahun dianggap tidak adil. Kebijakan tersebut diumumkan oleh Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melalui Kepala Biro Humas Hasan Afandi […]

    Bagikan Berita:
  • Kemenhaj Apresiasi Tazkiyah Tour karena Bayarkan Langsung Dana Manfaat Haji Khusus 2026 ke Jemaah

    Kemenhaj Apresiasi Tazkiyah Tour karena Bayarkan Langsung Dana Manfaat Haji Khusus 2026 ke Jemaah

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 102
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Komitmen Tazkiyah Tour dalam mengembalikan dana manfaat haji khusus secara utuh kepada jemaah mendapat apresiasi dari Kepala Bina Pengendalian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan, H. Asa Afiif. Apresiasi tersebut disampaikan saat perayaan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah bertema “Semangat Hijrah Menggapai Baitullah” yang digelar Tazkiyah Group di Hotel Myko Makassar, Sabtu 20 Juni […]

    Bagikan Berita:
expand_less