Arab Saudi Buka Tahap Pemilihan Paket Haji Langsung 2026 via Nusuk Hajj, untuk Warga Negara Ini
- account_circle Muhammad Fadli
- calendar_month Sel, 13 Jan 2026
- visibility 52

HAMRANEWS – Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi resmi meluncurkan tahap preferensi paket layanan bagi jemaah dalam skema ‘Direct Hajj Program’ untuk musim Haji 2026. Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh kementerian melalui pernyataan resmi.
Tahap ini dapat diakses melalui platform Nusuk Hajj dan memungkinkan calon jemaah dari negara-negara yang memenuhi syarat untuk meninjau serta membandingkan berbagai paket layanan haji berdasarkan tingkatan, isi layanan, dan biaya. Setiap calon jemaah dapat memilih hingga lima paket sebagai opsi preferensi.
Perlu diketahui, skema ‘Direct Hajj’ ini tidak berlaku untuk warga di Indonesia. Ini cuma cuma berlaku untuk warga di negara-negara tertentu, seperti jumlah populasi Umat Muslim yang minoritas, dan tidak punya lembaga resmi yang ditunjuk untuk mengelola urusan haji.
Sementara itu, penyelenggaraan dan prosedur haji di negara lain seperti Indonesia, tetap dilakukan melalui jalur resmi yang telah disetujui.
Melalui program ini, calon jemaah dapat memesan paket haji secara langsung melalui platform digital resmi program, tanpa perantara pihak eksternal.
Kementerian menjelaskan, langkah ini bertujuan membantu jemaah dalam mengambil keputusan yang tepat sebelum memasuki tahap pemesanan resmi. Di sisi lain, penyedia layanan juga dapat memperoleh gambaran awal guna mempersiapkan pelayanan untuk musim haji mendatang.
Platform Nusuk Hajj dilengkapi dengan berbagai fitur digital, mulai dari perbandingan paket, indikator tren permintaan, hingga fasilitas pembayaran uang muka secara cicilan melalui dompet digital.
Selain itu, jemaah juga dapat mengakses daftar resmi penyedia layanan yang telah disetujui pemerintah Arab Saudi.
Kementerian Haji dan Umrah mengimbau calon jemaah yang memenuhi syarat untuk segera mendaftar atau memperbarui data di platform tersebut, serta memastikan keakuratan informasi pribadi dan dokumen pendukung. Jemaah juga dianjurkan untuk menambahkan anggota keluarga yang akan berhaji dalam satu aplikasi yang sama guna mempermudah proses verifikasi dan mempercepat persetujuan.
Dalam pernyataannya, kementerian kembali menegaskan bahwa Nusuk Hajj merupakan satu-satunya platform resmi dan sah untuk layanan haji di negara-negara yang tercakup dalam Direct Hajj Program. Masyarakat diingatkan agar tidak berurusan dengan pihak atau penyedia layanan yang tidak resmi atau tidak terakreditasi.
Seluruh proses pembayaran uang muka maupun pemesanan paket haji, lanjut kementerian, wajib dilakukan secara eksklusif melalui platform Nusuk Hajj demi melindungi hak jemaah dan memastikan seluruh prosedur berjalan sesuai ketentuan.
Pengumuman ini hanya berlaku bagi negara-negara yang masuk dalam skema Direct Hajj Program. Sementara itu, pengaturan haji di negara lain tetap dilaksanakan melalui jalur dan otoritas lokal yang telah disetujui, sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Informasi lebih lanjut mengenai daftar negara peserta dapat diakses melalui Nusuk.sa, sedangkan pendaftaran serta pembaruan profil jemaah dapat dilakukan di Hajj.nusuk.sa.
- Penulis: Muhammad Fadli
- Editor: Fitriani Heli



