Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » KPK Duga Ribuan Kuota Haji Tambahan Diperjualbelikan ke Jamaah Baru yang Mau Langsung Berangkat

KPK Duga Ribuan Kuota Haji Tambahan Diperjualbelikan ke Jamaah Baru yang Mau Langsung Berangkat

  • account_circle REDAKSI
  • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
  • visibility 546
  • print Cetak

JAKARTA – Kasus dugaan korupsi kuota haji 2024 terus ditindaklanjuti penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi. KPK menduga ribuan kuota haji tambahan tahun 2024 tersebut tidak didistribusikan sebagaimana mestinya, melainkan diperjualbelikan oleh sejumlah biro perjalanan haji dan umrah.

Skema ini membuat calon jamaah baru bisa langsung berangkat ke Tanah Suci tanpa harus mengantre bertahun-tahun seperti jamaah reguler.

“Penyidik menemukan adanya praktik jual beli kuota yang dilakukan oleh penyelenggara ibadah haji, khususnya biro perjalanan. Kuota tersebut kemudian ditawarkan kepada calon jamaah baru agar bisa berangkat tanpa antre di tahun 2024,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, di Gedung Merah Putih KPK, Kamis (4/9/2025).

KPK menilai praktik ini melenceng jauh dari tujuan adanya kuota haji tambahan yang semestinya dipakai untuk memangkas antrean panjang jamaah.

Sebaliknya, jamaah yang telah menunggu belasan tahun justru dirugikan karena kuotanya dialihkan kepada mereka yang sanggup membayar lebih.

Lebih jauh, KPK juga menduga adanya aliran dana dari biro perjalanan kepada oknum di Kementerian Agama (Kemenag) terkait penjualan kuota tersebut. “Dari jual beli kuota itu ada dugaan sejumlah uang mengalir dari para biro perjalanan kepada pihak-pihak tertentu di Kementerian Agama,” kata Budi.

Penyimpangan Kuota Tambahan 20.000 Orang

Dalam perkara ini, KPK menyebut ada penyelewengan terhadap pembagian 20.000 kuota haji tambahan dari Pemerintah Arab Saudi. Sesuai aturan, seharusnya 92 persen dialokasikan untuk jamaah reguler (18.400 orang) dan 8 persen untuk jamaah khusus (1.600 orang). Namun, Kemenag justru membagi rata: 10.000 untuk reguler dan 10.000 untuk khusus.

“Ini jelas menyalahi aturan, dari 92 persen–8 persen malah jadi 50 persen–50 persen. Itu perbuatan melawan hukum,” tegas Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu.

Kerugian Negara Ditaksir Rp 1 Triliun

KPK memperkirakan praktik jual beli kuota ini merugikan negara hingga Rp 1 triliun. Untuk kepentingan penyidikan, KPK telah mencegah tiga orang bepergian ke luar negeri, yakni mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, eks staf khususnya Ishfah Abidal Aziz, serta pengusaha biro perjalanan haji dan umrah, Fuad Hasan Masyhur.

Sejumlah saksi dari Kemenag, asosiasi penyelenggara haji, dan pihak travel sudah dipanggil. KPK juga menggeledah beberapa lokasi, termasuk rumah mantan Menag Yaqut, untuk mengumpulkan bukti lebih lanjut.

Kasus ini kembali menyoroti masalah distribusi kuota haji di Indonesia, yang selama ini kerap menimbulkan antrean panjang hingga belasan tahun. Dugaan jual beli kuota membuat publik kian resah, karena memberi jalan pintas bagi mereka yang mampu membayar, sementara ribuan jamaah lain harus terus menunggu giliran.

Bagikan Berita:
  • Penulis: REDAKSI

Rekomendasi Untuk Anda

  • Asosiasi Travel Siap-siap Ajukan Uji Materil UU Terkait Umrah Mandiri

    Asosiasi Travel Siap-siap Ajukan Uji Materil UU Terkait Umrah Mandiri

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 439
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Asosiasi penyelenggara Ibadah Haji dan Umrah menilai adanya anomali dan celah hukum dalam UU terbaru yang membolehkan umrah mandiri. Tim 13 Asosiasi Haji dan Umrah menilai beberapa pasal dalam UU Nomor 14 Tahun 2025 tentang Perubahan Ketiga Atas UU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Haji dan Umrah yang baru disahkan oleh Pemerintah […]

    Bagikan Berita:
  • Haji Khusus Tazkiyah Tour Akan Diberangkatkan pada 3 Mei 2026, Tiba di Tanah Air 2 Juni

    Haji Khusus Tazkiyah Tour Akan Diberangkatkan pada 3 Mei 2026, Tiba di Tanah Air 2 Juni

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 674
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Persiapan matang untuk Haji Khusus dituntaskan Tazkiyah Tour pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Para Calon jemaah haji Tazkiyah direncanakan akan berangkat pada 3 Mei 2026 dan tiba kembali di Tanah Air pada 2 Juni 2026. Tahun ini, Tazkiyah Tour akan memberangkatkan 217 jemaah haji, terbagi dalam tiga embarkasi; Makassar, Surabaya, dan Jakarta. […]

    Bagikan Berita:
  • Dapur Haji di Makkah Bercitarasa Nusantara, Beras dari Indonesia

    Dapur Haji di Makkah Bercitarasa Nusantara, Beras dari Indonesia

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 391
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Masakan yang akan disajikan dari dapur jemaah haji Indonesia tahun 2026 dipastikan bercita rasa nusantara. Bahkan, berasnya didatangkan langsung dari Indonesia. Hal itu dipastikan saat jajaran pimpinan Kementerian Haji dan Umrah melakukan supervisi dan pengecekan langsung dapur aktif di kawasan Safwat Al Wessam, Walyal Ahd District, Makkah. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen […]

    Bagikan Berita:
  • Presiden Prabowo Minta Badan Penyelenggara Haji Berantas Kartel, Berangkat ke Tanah Suci Tanpa Manipulasi

    Presiden Prabowo Minta Badan Penyelenggara Haji Berantas Kartel, Berangkat ke Tanah Suci Tanpa Manipulasi

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 512
    • 0Komentar

    SAUDI – Wakil Kepala Badan Penyelenggara Haji (BPH), yang juga merupakan mantan Juru Bicara Prabowo Subianto saat menjabat Menteri Pertahanan, Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut praktik kartel dalam penyelenggaraan haji harus diberantas. Dia menyebut, terjadi praktik kartel dalam pelaksanaan ibadah haji Indonesia, sehingga Prabowo Subianto ingin praktik itu dihilangkan. “Mau ada yang marah atau tidak, terserah […]

    Bagikan Berita:
  • Program SPIDI Makkah, Santri Belajar Hingga 2,5 Bulan di Tanah Suci

    Program SPIDI Makkah, Santri Belajar Hingga 2,5 Bulan di Tanah Suci

    • calendar_month Sabtu, 10 Okt 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 50
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Suasana haru mewarnai SPIDI Islamic Edufest sekaligus peluncuran SPIDI Makkah Leadership Program (SMLP) di Balai Prajurit Jenderal M. Yusuf (Gedung Manunggal), Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Sabtu, 10 Oktober 2026. Ribuan orang memadati lokasi kegiatan, mulai dari santri SPIDI Female Boarding School, santri SADIQ, orang tua, hingga sejumlah tokoh pemerintahan dan masyarakat. Namun, momen […]

    Bagikan Berita:
  • 95 Jamaah Umrah Telantar, Kemenhaj Blokir Akun Travel PT Assyifa Berkah Mandiri

    95 Jamaah Umrah Telantar, Kemenhaj Blokir Akun Travel PT Assyifa Berkah Mandiri

    • calendar_month Selasa, 3 Nov 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 17
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memblokir akun Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH) milik PT Assyifa Berkah Mandiri setelah penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) tersebut gagal menyediakan tiket kepulangan bagi 95 orang. Mereka terdiri atas 91 jamaah umrah dan empat orang tour leader yang terdampak persoalan kepulangan. Pihak travel dinyatakan […]

    Bagikan Berita:
expand_less