Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Arab Saudi Perpanjang Masa Tugas Imam dan Khatib Masjidilharam-Masjid Nabawi

Arab Saudi Perpanjang Masa Tugas Imam dan Khatib Masjidilharam-Masjid Nabawi

  • account_circle Imam Dzulkifli
  • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
  • visibility 727
  • print Cetak

SAUDI – Pemerintah Arab Saudi resmi memperpanjang masa tugas para Imam dan Khatib Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah.

Keputusan ini telah disetujui langsung oleh Penjaga Dua Masjid Suci, sebagaimana diumumkan oleh Presidensi Urusan Agama Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Rabu 17 Juli 2025.

Dalam pernyataan resminya, Sheikh Dr. Abdulrahman Al-Sudais, Presiden Urusan Agama untuk kedua masjid suci tersebut, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Raja Salman dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman atas dukungan penuh terhadap keberlanjutan pelayanan keagamaan.

“Perpanjangan ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas salat harian, khutbah Jumat, dan layanan khusus selama Ramadan dalam kerangka Visi 2030,” ujar Dr. Al-Sudais seperti dikutip dari laman theislamicinformation.

Ia menegaskan bahwa para Imam dan Khatib memiliki peran besar dalam mengarahkan jutaan jamaah dengan bimbingan spiritual yang stabil dan relevan. Mereka dinilai berhasil menjaga tradisi sambil menjawab tantangan kontemporer melalui mimbar-mimbar dua masjid suci.

“Perpanjangan masa jabatan ini mencerminkan kepercayaan penuh dari kepemimpinan terhadap para ulama senior dan misi mereka dalam melayani para peziarah sepanjang tahun,” imbuhnya.

Perpanjangan mencakup semua Imam utama dan pendamping—yang memimpin lima waktu salat harian serta salat malam—dan para Khatib—yang menyampaikan khutbah Jumat serta khutbah Idul Fitri dan Idul Adha.

Meski nama-nama belum dirinci dalam pengumuman awal, mereka terdiri dari qari’ dan penceramah terkemuka di wilayah Arab Saudi, yang dikenal rutin memimpin salat selama musim haji, Ramadan tarawih, dan berbagai momentum penting lainnya.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Imam Dzulkifli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dokter pembimbing haji khusus Tazkiyah Tour, dr. A. Besse Hanan Marfu’ah

    Cuaca di Madinah Cukup Terik, Dokter Pembimbing Haji Tazkiyah Tour Ingatkan Jemaah Rajin Minum dan Jaga Kelembapan Bibir

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 249
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Cuaca panas dan udara kering di Kota Madinah menjadi tantangan tersendiri bagi jemaah haji. Karena itu, Tim Dokter Pembimbing Haji Khusus Tazkiyah Tour mengingatkan kepada para jemaah untuk menjaga kondisi tubuh, termasuk mencegah bibir kering dan pecah-pecah yang bisa dialami saat menjalankan ibadah haji. Dokter pembimbing haji khusus Tazkiyah Tour, dr. A. Besse […]

    Bagikan Berita:
  • Tazkiyah Tour Gelar Manasik Haji Khusus Batch 2, Berlangsung di Asrama Haji Sudiang

    Tazkiyah Tour Gelar Manasik Haji Khusus Batch 2, Berlangsung di Asrama Haji Sudiang

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 303
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Tazkiyah Tour kembali menggelar manasik jemaah haji musim 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. Setelah sebelumnya di Hotel Myko, terbaru untuk Batch 2 di Asrama Haji Sudiang, 2-5 April 2026. Selama tiga hari, para calon jemaah mengikuti berbagai kegiatan di dalam maupun luar kelas. Termasuk senam bersama untuk menambah kebugaran. Tahun ini, kata Direktur […]

    Bagikan Berita:
  • Transaksi Pakai QRIS di Arab Saudi Sudah Bisa, Tapi Masih Lebih Mahal Dibanding Pakai Riyal

    Transaksi Pakai QRIS di Arab Saudi Sudah Bisa, Tapi Masih Lebih Mahal Dibanding Pakai Riyal

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 1.107
    • 0Komentar

    MADINAH – Meskipun belum resmi dibuka transaksi melalui QRIS antarnegara, atau QR Cross Border, namun sudah ada toko di Arab Saudi yang menggunakan barcode QRIS dari Bank Indonesia untuk transaksi. Toko apalagi kalau bukan Ali Murah, salah satu tempat perbelanjaan yang terkenal bagi jemaah Indonesia. Salah satu influencer Makassar, Iksan Bangsawan, membagikan pengalamannya mencoba berbelanja […]

    Bagikan Berita:
  • visa umrah, visa saudi,

    Proses Pemvisaan Calon Jemaah Haji 2026 Berlanjut ke Maret, Masih Ada 40.000 Tersisa

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 358
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Proses pemvisaan jemaah haji Indonesia 2026 berlanjut ke Bulan Maret setelah masih ada sebanyak 40.000 jemaah yang belum rampung pada akhir Februari ini. Ditargetkan, pemvisaan akan rampung pada bulan Maret. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj dan Umrah) RI mencatat sebagian besar dokumen jemaah telah diproses. Sementara sisanya masih dalam tahap penyelesaian agar sesuai […]

    Bagikan Berita:
  • BPKH Limited Beri Ganti Rugi ke Jemaah Haji Gara-gara Konsumsi Terlambat

    BPKH Limited Beri Ganti Rugi ke Jemaah Haji Gara-gara Konsumsi Terlambat

    • calendar_month Minggu, 15 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 499
    • 0Komentar

    MAKKAH – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Limited menyampaikan permohonan maaf kepada jemaah haji Indonesia atas ketidaksempurnaan layanan konsumsi pasca-puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), khususnya pada 14 Zulhijah 1446 H. Sebagai bentuk tanggung jawab, BPKH Limited memutuskan memberikan kompensasi uang kepada jemaah yang terdampak. Direktur BPKH Limited, Sidiq Haryono, menjelaskan bahwa gangguan […]

    Bagikan Berita:
  • Imbas 23 Jemaah Dideportasi, Travel Haji dan Umrah di Sulsel Dilaporkan ke Polisi

    Imbas 23 Jemaah Dideportasi, Travel Haji dan Umrah di Sulsel Dilaporkan ke Polisi

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 587
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Kasus gagalnya 23 jemaah masuk ke Tanah Suci karena mengantongi visa non-haji pada Musim Haji 2025 lalu, kini berbuntut ke proses hukum. Jemaah yang gagal masuk Mekkah-Madinah karena mendapatkan visa non-haji tersebut, melaporkan owner travel haji dan umrah PT Aslam Grup ke kepolisian. Seorang warga asal Mojokerto, Jawa Timur, Erny Khoirun Nisa (43), […]

    Bagikan Berita:
expand_less