Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Puncak Haji Dimulai, Jutaan Jemaah Bergerak ke Arafah Dipantau Drone dan Teknologi AI Arab Saudi

Puncak Haji Dimulai, Jutaan Jemaah Bergerak ke Arafah Dipantau Drone dan Teknologi AI Arab Saudi

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Sel, 26 Mei 2026
  • visibility 44

HAMRANEWS.ID – Puncak ibadah haji mulai berlangsung, hari ini. Jutaan jemaah dari berbagai negara bergerak secara bertahap menuju Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) di tengah suhu panas ekstrem yang melanda Arab Saudi.

Untuk memastikan pergerakan massa tetap aman dan tertib, pemerintah Arab Saudi mengandalkan teknologi kecerdasan buatan (AI), drone, hingga sistem pemantauan real-time.

Pergerakan jutaan jemaah secara bersamaan menuju kawasan Armuzna menjadi tantangan besar setiap musim haji. Risiko kepadatan, hambatan logistik, hingga keterlambatan layanan medis dapat memicu situasi darurat apabila tidak ditangani dengan cepat.

Pemerintah Arab Saudi mengintegrasikan berbagai teknologi digital guna mengendalikan arus jemaah selama fase krusial ibadah haji. Teknologi tersebut mencakup sistem AI, dashboard pemantauan langsung, drone pengawas, serta layanan telemedicine untuk mempercepat respons kesehatan.

Otoritas Arab Saudi melalui Saudi Data and Artificial Intelligence Authority (SDAIA) mengoperasikan Smart Makkah Operations Center sebagai pusat kendali utama. Dari pusat komando ini, sistem berbasis kecerdasan buatan bernama Baseer bekerja memantau kepadatan serta pola pergerakan jemaah secara real-time.

Teknologi tersebut memungkinkan petugas mengidentifikasi potensi penumpukan massa sebelum berkembang menjadi situasi berbahaya. Selain itu, sistem ini membantu pengaturan armada transportasi massal agar perpindahan jutaan jemaah menuju lokasi-lokasi ibadah berjalan lebih lancar.

Sebagai bentuk kesiapan, Arab Saudi telah melakukan simulasi operasional besar-besaran selama 30 jam menjelang musim haji. Simulasi ini melibatkan sekitar 40 instansi pemerintah, 20 ribu peserta, 8 ribu armada bus, serta pemodelan mobilitas hingga 1,4 juta jemaah.

Digitalisasi Layanan Jemaah Lewat Nusuk

Transformasi digital juga diterapkan sejak sebelum jemaah tiba di Tanah Suci. Melalui platform Nusuk, jemaah dapat mengakses berbagai layanan mulai dari pengurusan izin, pengaturan jadwal ibadah, hingga navigasi lokasi suci.

Digitalisasi ini membantu otoritas mengurai kepadatan di titik-titik rawan serta mempercepat layanan tanpa kontak yang semakin berkembang pascapandemi.

Drone dan Telemedicine untuk Layanan Medis Darurat

Sektor kesehatan menjadi perhatian utama mengingat tingginya risiko kelelahan dan dampak cuaca panas, terutama bagi jemaah lanjut usia.

Distribusi kebutuhan medis selama haji dikelola oleh NUPCO, perusahaan di bawah Public Investment Fund Arab Saudi. Chief Operating Officer NUPCO, Fahad AlButhi, menegaskan bahwa koordinasi lintas sistem menjadi kunci keberhasilan layanan kesehatan selama musim haji.

“Selama haji, interoperabilitas sangat penting karena pengiriman layanan kesehatan bergantung pada banyak sistem yang bekerja bersama dengan cepat,” ujar Fahad AlButhi.

Untuk mengantisipasi kondisi darurat, Arab Saudi menyiapkan gudang medis bergerak di kawasan Mina dan Arafah dengan sekitar 1.930 jenis obat serta perlengkapan kesehatan. Persediaan dipantau melalui dashboard digital, sementara drone disiapkan untuk membantu pengiriman maupun respons cepat jika jalur darat mengalami kemacetan.

Inovasi lain hadir melalui Seha Virtual Hospital, yang memungkinkan klinik darurat terhubung langsung dengan dokter spesialis menggunakan bantuan diagnostik berbasis AI. Jemaah juga dapat berkonsultasi dan memperoleh resep secara digital melalui aplikasi Sehhaty.

Penguatan sistem kesehatan berbasis teknologi ini menjadi prioritas setelah tragedi gelombang panas pada musim haji 2024 yang menewaskan lebih dari 1.300 jemaah.

Teknologi Membantu, Kendali Tetap di Tangan Petugas

Meski teknologi digital digunakan secara masif, otoritas Arab Saudi menegaskan bahwa pengambilan keputusan di lapangan tetap berada di tangan petugas.

“Otomatisasi tidak akan menggantikan elemen manusia,” kata AlButhi.

Teknologi berfungsi mempercepat pengumpulan data dan memperluas kemampuan pemantauan, tetapi koordinasi manusia tetap menjadi faktor utama, terutama dalam membantu jemaah lansia atau mereka yang kesulitan menggunakan perangkat digital.

Dengan pergerakan jutaan orang dalam waktu singkat dan ruang terbatas, musim haji kembali menjadi ujian besar bagi keandalan sistem logistik, transportasi, dan layanan kesehatan Arab Saudi.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tutup Rapat-rapat Harapan Naik Haji lewat Jalur Furoda

    Tutup Rapat-rapat Harapan Naik Haji lewat Jalur Furoda

    • calendar_month Rab, 28 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 495
    • 0Komentar

    SAUDI – Umat muslim yang ingin berangkat haji lewat jalur Furoda harus menutup harapannya tahun ini. Hampir pasti tidak ada kuota haji furoda, perusahaan pelaksana haji pun diminta tidak memberi janji atau iming-iming kepada jemaahnya untuk berangkat haji furoda tahun ini. Hingga mendekati puncak pelaksanaan Wukuf di Arafah, haji non-kuota yang kerap kali keluar jelang […]

    Bagikan Berita:
  • Empat Orang Rombongan Pengantar Calon Haji Meninggal Dunia, Akibat Mobil Tertabrak Kereta Argo Bromo

    Empat Orang Rombongan Pengantar Calon Haji Meninggal Dunia, Akibat Mobil Tertabrak Kereta Argo Bromo

    • calendar_month Jum, 1 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 90
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Tragedi maut terjadi di perlintasan kereta tanpa palang pintu di Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Jumat 1 Mei 2026 dini hari. Sebuah mobil Toyota Avanza yang membawa rombongan keluarga pengantar jemaah calon haji tertabrak KA Argo Bromo Anggrek, mengakibatkan empat orang meninggal dunia. Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 02.52 […]

    Bagikan Berita:
  • Batas Usia Minimal Calon Haji Turun Jadi 13 Tahun, Ini Poin Penting yang Diatur Dalam UU Haji-Umrah

    Batas Usia Minimal Calon Haji Turun Jadi 13 Tahun, Ini Poin Penting yang Diatur Dalam UU Haji-Umrah

    • calendar_month Sen, 8 Sep 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 470
    • 0Komentar

    JAKARTA – Dewan Perwakilan Rakyat atau DPR RI telah mengesahkan Undang-undang (UU) baru terkait aturan penyelenggaran ibadah haji dan umrah di Indonesia. UU Haji dan Umrah baru atau perubahan ketiga atas UU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah itu disahkan pada Selasa 2 Agustus 2025 lalu. Aturan ini pun resmi berlaku […]

    Bagikan Berita:
  • Ini Kapal Pesiar dari Arab Saudi untuk Tarik Wisatawan, Tidak Ada Alkohol dan Kasino

    Ini Kapal Pesiar dari Arab Saudi untuk Tarik Wisatawan, Tidak Ada Alkohol dan Kasino

    • calendar_month Sab, 16 Agu 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 394
    • 0Komentar

    SAUDI – Pemerintah Arab Saudi tengah mengibarkan layar baru dalam ambisi besarnya di sektor pariwisata global. Melalui Aroya Cruise, kapal pesiar mewah pertama yang dirancang dengan identitas Arab, Kerajaan ini ingin memposisikan diri sebagai pusat wisata maritim kelas dunia, sekaligus mengukuhkan komitmen dalam mencapai target Vision 2030. Aroya Cruise ini diluncurkan oleh Cruise Saudi, anak […]

    Bagikan Berita:
  • Arab Saudi Wanti-wanti Surat Sehat Jemaah Haji, Ini Daftar Regulasi Terbaru Pemberangkatan 2026

    Arab Saudi Wanti-wanti Surat Sehat Jemaah Haji, Ini Daftar Regulasi Terbaru Pemberangkatan 2026

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 248
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah Arab Saudi beberapa kali mengingatkan masalah kesehatan jemaah haji yang paling perlu diperhatikan. Selain memperingatkan bahwa jemaah yang dalam kondisi tidak sehat akan dipulangkan, Arab Saudi juga menekankan surat sehat yang harus terverifikasi dengan baik. Pemerintah Arab Saudi melalui Menteri Haji dan Umrah, Tawfiq bin Fawzan Al-Rabiah, mengumumkan aturan kesehatan tersebut bersama […]

    Bagikan Berita:
  • Akuisisi Sejumlah Aset Hotel di Makkah, Danantara Bakal Kelola 5.000 Kamar untuk Layanan Umrah

    Akuisisi Sejumlah Aset Hotel di Makkah, Danantara Bakal Kelola 5.000 Kamar untuk Layanan Umrah

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 274
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Melalui Danantara Investment Management (DIM), lembaga pengelola investasi negara, yakni Danantara Indonesia resmi mengakuisisi sejumlah aset perhotelan dan properti strategis di Makkah, Arab Saudi. Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian strategis multi-aset bersama Thakher Development Company. Aset yang diakuisisi berada di kawasan Thakher City, sekitar 2,5 kilometer dari Masjidil Haram, salah satu area […]

    Bagikan Berita:
expand_less