Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Wisata » Ini Kapal Pesiar dari Arab Saudi untuk Tarik Wisatawan, Tidak Ada Alkohol dan Kasino

Ini Kapal Pesiar dari Arab Saudi untuk Tarik Wisatawan, Tidak Ada Alkohol dan Kasino

  • account_circle REDAKSI
  • calendar_month Sab, 16 Agu 2025
  • visibility 320

SAUDI – Pemerintah Arab Saudi tengah mengibarkan layar baru dalam ambisi besarnya di sektor pariwisata global. Melalui Aroya Cruise, kapal pesiar mewah pertama yang dirancang dengan identitas Arab,
Kerajaan ini ingin memposisikan diri sebagai pusat wisata maritim kelas dunia, sekaligus mengukuhkan komitmen dalam mencapai target Vision 2030.

Aroya Cruise ini diluncurkan oleh Cruise Saudi, anak usaha Public Investment Fund (PIF). Kapal sepanjang 335 meter dengan 19 dek ini menghadirkan 1.678 kabin yang mampu menampung lebih dari 3.300 penumpang.

Renovasi besar-besaran di Jerman menghadirkan fasilitas hiburan lengkap: teater berkapasitas 1.018 kursi, area belanja Souq Aroya, lima restoran utama, 11 restoran spesial, serta 12 kafe dan lounge. Semua dikemas dengan sentuhan budaya Arab yang kental, mulai dari interior, pilihan kuliner, hingga program hiburan.

Berbeda dengan banyak kapal pesiar internasional, Aroya mengusung konsep dry ship—tidak menyediakan alkohol maupun kasino—menjadikannya ramah bagi keluarga dan wisatawan yang mencari pengalaman berlibur premium sesuai nilai-nilai budaya Timur Tengah.

Beroperasi dari pelabuhan Jeddah, Aroya menawarkan perjalanan ke destinasi Laut Merah, termasuk pulau pribadi, pelabuhan di Mesir, hingga situs sejarah di Yordania. Rute ini dipilih untuk memanfaatkan potensi garis pantai Laut Merah Arab Saudi yang panjangnya mencapai 1.800 km—sebagian besar masih perawan dari industri pariwisata massal.

Dengan rute unik ini, Arab Saudi ingin memindahkan pusat gravitasi wisata kapal pesiar Teluk yang selama ini dikuasai Dubai, sekaligus menawarkan alternatif “luxury halal cruise” yang belum banyak digarap.

Aroya Cruise adalah bagian dari strategi Vision 2030, yang menargetkan lebih dari 100 juta kunjungan wisatawan pada akhir dekade ini dan kontribusi sektor pariwisata sebesar 10% terhadap produk domestik bruto (PDB).

Arab Saudi membidik wisatawan domestik, regional, dan internasional—termasuk pasar India dan Asia Tenggara—yang menginginkan pengalaman berlayar mewah dengan sentuhan budaya Arab.

Selain meningkatkan daya tarik wisata, industri kapal pesiar diyakini akan memicu pertumbuhan ekonomi pesisir, menciptakan lapangan kerja baru, dan menarik investasi di pelabuhan, hotel, restoran, hingga transportasi darat.

Bagikan Berita:
  • Penulis: REDAKSI

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelayanan Haji 2025 Didesak Dievaluasi karena Sistem Syarikah, Ada Apa?

    Pelayanan Haji 2025 Didesak Dievaluasi karena Sistem Syarikah, Ada Apa?

    • calendar_month Ming, 18 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 470
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Mulai tahun 2025, pemerintah melalui Kementerian Agama, memberlakukan aturan baru tata pelaksanaan Ibadah Haji. Jika sebelumnya, urusan pelayanan jemaah haji di Arab Saudi khususnya di Armuzna (Arafah, Muzdalifah dan Mina) ditangani oleh lembaga khusus yakni Mashariq, kini ditangani oleh beberapa syarikah atau perusahaan swasta. Namun, sistem terbaru ini rupanya memicu persoalan baru. Sejumlah […]

    Bagikan Berita:
  • Distribusi Kartu Nusuk Harus di Embarkasih Bukan di Tanah Suci, Ini 14 Poin Desakan Komisi VIII ke Kemenhaj

    Distribusi Kartu Nusuk Harus di Embarkasih Bukan di Tanah Suci, Ini 14 Poin Desakan Komisi VIII ke Kemenhaj

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 189
    • 0Komentar

    HAMRANEWS — Komisi VIII DPR RI mendesak Kementerian Haji dan Umrah RI untuk segera menindaklanjuti berbagai arahan strategis guna memastikan pelayanan haji tahun 1447 H/2026 M berjalan lebih baik, transparan, dan mengutamakan kepentingan jemaah. Desakan ini muncul setelah Komisi VIII menerima sejumlah masukan terkait peningkatan kualitas layanan, efisiensi anggaran, serta perlindungan jemaah di Tanah Suci. […]

    Bagikan Berita:
  • Mafia Tasreh Jual Akun Nusuk 25 Hingga 60 Riyal untuk Masuk Raudhah, Haram!

    Mafia Tasreh Jual Akun Nusuk 25 Hingga 60 Riyal untuk Masuk Raudhah, Haram!

    • calendar_month Ming, 4 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 149
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Praktik penjualan tasreh alias izin masuk Raudhah di Masjid Nabawi sedang marak. Modusnya, pelaku yang kerap disebut “mafia tasreh” mencuri atau memanfaatkan data pribadi jemaah untuk membuat akun Nusuk, lalu menjual slot izin masuk Raudhah dengan tarif 25 hingga 60 riyal per orang. Ustaz sekaligus pemerhati haji dan umrah, M. Ruhiyat Haririe, mengingatkan […]

    Bagikan Berita:
  • Cerita Maman Suherman Naik Haji dan Ditepuk Ayahnya yang Sudah Meninggal

    Cerita Maman Suherman Naik Haji dan Ditepuk Ayahnya yang Sudah Meninggal

    • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 433
    • 0Komentar

    JAKARTA – Seleb dan komedian, Maman Suherman, punya kisah spiritual yang tak akan pernah dia lupakan, saat dia berangkat menunaikan Ibadah Haji. Maman, yang dikenal luas sebagai Mamang Minta Duit dalam tayangan Indonesia Lawak Klub, mengaku pernah bertemu kembali dengan ayahnya yang telah meninggal saat beribadah di Arafah. Lewat tayangan video kompas TV, Maman menceritakan […]

    Bagikan Berita:
  • Tragedi Maut di Madinah, 45 Jemaah Umrah dari India Meninggal karena Kebakaran Bus

    Tragedi Maut di Madinah, 45 Jemaah Umrah dari India Meninggal karena Kebakaran Bus

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 244
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Ibadah umrah di Tanah Suci berujung maut. Sedikitnya 45 orang jemaah umrah asal India, mengalami tragedi kecelakaan bus yang berujung kendaraan yang mereka tumpangi terbakar, Senin 17 November 2025. Bus tersebut terbakar dalam perjalanan dari Mekkah menuju Madinah, setelah menabrak sebuah truk tangki diesel. Merespons kejadian tersebut, Perdana Menteri India Narendra Modi menyampaikan […]

    Bagikan Berita:
  • Pelunasan Haji 2026 Mulai Dibuka, Calon Jemaah Diberi Kesempatan Dalam 2 Tahap untuk Isi 221.000 Kuota

    Pelunasan Haji 2026 Mulai Dibuka, Calon Jemaah Diberi Kesempatan Dalam 2 Tahap untuk Isi 221.000 Kuota

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 327
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menetapkan jadwal resmi pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Khusus 1447 H/2026 M dimulai pada 11 November 2025. Tahap pertama pelunasan haji khusus ini diperuntukkan bagi dua kelompok: Jemaah haji khusus yang masuk alokasi kuota keberangkatan tahun 2026 Jemaah haji khusus prioritas lansia. “Kami tengah menyiapkan […]

    Bagikan Berita:
expand_less