Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Daftar Tunggu Haji Se-Indonesia Disamaratakan, Sulsel 40 Tahun Bisa Turun Jadi 26,4 Tahun

Daftar Tunggu Haji Se-Indonesia Disamaratakan, Sulsel 40 Tahun Bisa Turun Jadi 26,4 Tahun

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
  • visibility 764
  • print Cetak

JAKARTA – Antrean keberangkatan haji di Indonesia ditargetkan rata-rata 26,4 tahun, dan Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf punya alasan kuat di balik kebijakan itu.

Menurutnya, sistem antrean tersebut dibuat bukan tanpa pertimbangan, melainkan demi pemerataan dan rasa keadilan bagi calon jemaah dari seluruh provinsi.

“Untuk pembagian kuota per provinsi seusai antrean, dengan begitu akan sama dari Aceh sampai Papua 26,4 tahun. Jadi ada keadilan di sana,” ujar Gus Irfan usai menghadiri wisuda di Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim, Sabtu 4 Oktober 2025.

Gus Irfan menjelaskan, langkah menyetarakan masa tunggu haji antarprovinsi bertujuan agar pelaksanaan ibadah haji berjalan sesuai amanat undang-undang dan menjamin pemerataan pelayanan publik keagamaan.

Dengan sistem ini, seluruh wilayah Indonesia, dari Aceh hingga Papua, memiliki kesempatan yang setara untuk menunaikan rukun Islam kelima tanpa adanya kesenjangan geografis.

Menurutnya, model distribusi ini juga mendorong peningkatan efisiensi dan transparansi penyelenggaraan haji yang kini menjadi tanggung jawab penuh Kementerian Haji dan Umrah.

“Dengan skema ini masyarakat juga akan memperoleh lebih banyak manfaat dari penyelenggaraan pelayanan haji yang dijalankan pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah,” jelasnya.

Lansia Jadi Prioritas, Sulsel Paling Lama Menunggu

Meski masa tunggu disetarakan, pemerintah tetap memberi perhatian khusus kepada jamaah lanjut usia (lansia) yang jumlahnya sekitar 7 persen dari total pendaftar. Kelompok ini akan mendapatkan prioritas pemberangkatan.

Gus Irfan juga mengungkapkan bahwa Sulawesi Selatan saat ini menjadi daerah dengan antrean terpanjang, mencapai 40 tahun, disusul Jawa Timur dengan waktu tunggu sekitar 30 tahun.

“Terpanjang tahun ini Sulawesi Selatan, 40 tahun. Kalau yang untuk Jawa Timur masih sekitar 30 tahun,” ucapnya.

Kebijakan pemerataan masa tunggu ini kini tengah dibahas bersama DPR RI, dan Kementerian Haji dan Umrah masih menunggu keputusan akhir dari legislatif terkait penerapannya.

Meski ada opsi lain yang sedang dikaji, seperti metode campuran antara sistem antrean dan jumlah penduduk, Gus Irfan menilai pendekatan tersebut belum mencerminkan keadilan hakiki bagi masyarakat.

“Sebagian menggunakan antrean dan sebagian menggunakan jumlah penduduk. Tapi itu belum mencerminkan keadilan sesungguhnya,” pungkasnya.

Dengan kebijakan baru ini, pemerintah berupaya menghadirkan sistem penyelenggaraan haji yang lebih proporsional dan inklusif, agar keinginan jutaan umat Muslim Indonesia untuk berangkat ke Tanah Suci bisa diwujudkan secara bertahap namun adil untuk semua.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tidak Ada Lagi Pengurusan Haji Setelah Lebaran Idul Fitri 2026

    Tidak Ada Lagi Pengurusan Haji Setelah Lebaran Idul Fitri 2026

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 776
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Pemerintah Arab Saudi sebelumnya telah resmi menetapkan jadwal penyelenggaraan Haji tahun depan atau 2026/1447 Hijriyah. Dari jadwal tersebut, terlihat batas waktu pengurusan dan penyelesaian urusan haji lebih cepat dari sebelumnya. Menurut jadwal, batas akhir penerbitan Visa 2025 adalah pada tanggal 1 Syawal 1447 Hijriya, atau bertepatan dengan Lebaran Idul Fitri tahun depan, yakni […]

    Bagikan Berita:
  • SINT Travel Buka Tiga Kali Pemberangkatan Umrah Ramadan 2026, Harga Mulai Rp37 Jutaan

    SINT Travel Buka Tiga Kali Pemberangkatan Umrah Ramadan 2026, Harga Mulai Rp37 Jutaan

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 503
    • 0Komentar

    HAMRANEWS — Biro perjalanan umrah di Makassar, SINT Travel, anggota Grup Tazkiyah Tour, meluncurkan program umrah selama momen Ramadan tahun 2026. Ada tiga kali pemberangkatan yang sudah dijadwalkan travel umrah beralamat di Jl AP Pettarani Makassar ini, dengan fasilitas yang optimal, terjamin dan harga kompetitif. Direktur SINT Travel, Helfitri Tahir, mengungkapkan, ada tiga pilihan keberangkatan […]

    Bagikan Berita:
  • Satu Jemaah Asal Kabupaten Bone Tiba-tiba Batal Berangkat, Padahal Sudah di Pesawat

    Satu Jemaah Asal Kabupaten Bone Tiba-tiba Batal Berangkat, Padahal Sudah di Pesawat

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 299
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Keberangkatan jemaah calon haji (JCH) Kloter 3 Embarkasi Makassar diwarnai kejadian tak terduga. Seorang jemaah asal Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, terpaksa ditunda keberangkatannya meski sudah berada di dalam pesawat tujuan Madinah. Jemaah tersebut adalah perempuan berinisial MAU (24). Ia sejatinya masuk dalam rombongan 392 JCH Kloter 3 yang dijadwalkan terbang dari Bandara Internasional […]

    Bagikan Berita:
  • Qori Nasional, Dr. Khairuddin M.Hum

    Sekolah Haji Tazkiyah, Qori Nasional Ajak Umat Tingkatkan Interaksi dengan Al-Qur’an di Bulan Ramadan

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 330
    • 0Komentar

    HAMRANEWS — Qori Nasional, Dr. Khairuddin M.Hum mengingatkan umat Islam tentang kemuliaan bulan Ramadan yang tidak terlepas dari peristiwa turunnya Al-Qur’an. Karena itu, momentum Ramadan harus dimanfaatkan untuk semakin mendekatkan diri dengan kitab suci tersebut. Pesan itu disampaikan Dr. Khairuddin saat mengisi hari keenam program Tahsin Al-Qur’an Sekolah Tazkiyah yang digelar secara daring melalui Zoom […]

    Bagikan Berita:
  • MUI Usulkan Masa Berhaji Dikurangi Jadi 20 Hari: Biaya Lebih Murah, Begini Rutenya

    MUI Usulkan Masa Berhaji Dikurangi Jadi 20 Hari: Biaya Lebih Murah, Begini Rutenya

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 559
    • 0Komentar

    SAUDI – Masa pelaksanaan haji biasanya memakan waktu hingga kurang lebih 35 hari. Majelis Ulama Indonesia menilai, waktu berhaji itu bisa dipangkas menjadi 20 hari saja sehingga bisa menghemat biaya akomodasi hingga konsumsi. Ketua Majelis Ulama (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah, Muhammad Cholil Nafis menyampaikan peluang pemangkasan waktu haji itu saat merespons usulan Ketua Komisi […]

    Bagikan Berita:
  • ‘Tiada Haji Tanpa Tasreh’, Konjen RI Ingatkan Tak Ada Toleransi Bagi Haji Ilegal: Saudi Sangat Serius

    ‘Tiada Haji Tanpa Tasreh’, Konjen RI Ingatkan Tak Ada Toleransi Bagi Haji Ilegal: Saudi Sangat Serius

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 371
    • 0Komentar

    JEDDAH – Konsul Jenderal Republik Indonesia di Jeddah, Yusron B Ambari, mengingatkan masyarakat Indonesia agar tidak nekat menunaikan ibadah haji tanpa izin resmi atau tasreh dari otoritas Arab Saudi. Ia menegaskan, Pemerintah Arab Saudi kini sangat serius menindak praktik haji ilegal dan tidak lagi memberi toleransi. Pernyataan tersebut disampaikan Yusron melalui akun resminya dalam rangka […]

    Bagikan Berita:
expand_less