Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Umrah » Masuk Raudah lewat Jalur ‘Black Market’, Awas Petugas Kini Memeriksa QR Code Anda

Masuk Raudah lewat Jalur ‘Black Market’, Awas Petugas Kini Memeriksa QR Code Anda

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Ming, 5 Apr 2026
  • visibility 26

HAMRANEWS – Ibadah ke Tanah Suci bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang menuntut niat lurus dan adab yang benar. Demikian halnya jika Anda hendak melakukan ziarah dan beribadah di Area Raudah.

Praktik masuk ke Raudah di Masjid Nabawi melalui jalur tidak resmi atau yang kerap disebut “black market”, tentu saja tidak dengan niat yang lurus dan adab yang benar.

Raudah, area istimewa di dalam Masjid Nabawi di Madinah, memang menjadi salah satu tujuan utama para jemaah umrah dan haji. Namun, keterbatasan kuota membuat tidak semua orang bisa dengan mudah mendapatkan izin masuk melalui aplikasi resmi Nusuk.

Celah inilah yang kemudian dimanfaatkan oleh oknum untuk memperjualbelikan slot kunjungan.

Belakangan, akun media sosial naanthweiser mengingatkan jemaah agar tidak tergoda menggunakan tiket hasil calo. Dalam unggahannya, ia menekankan bahwa praktik ‘pasar gelap’ izin Raudah sebenarnya sudah lama terjadi, terutama dengan cara memperjualbelikan slot yang tidak terpakai.

Misalnya, ketika seorang jemaah berhalangan hadir karena sakit, izin tersebut kemudian dialihkan atau dijual kepada orang lain dalam bentuk tangkapan layar (screenshot) QR code.

Namun kondisi di lapangan kini telah berubah.

Sebelumnya, petugas hanya memindai QR code, sehingga meskipun QR Code tersebut hasil screenshot, masih bisa lolos. Kini, pemeriksaan dilakukan lebih ketat.

Petugas tidak hanya memindai, tetapi juga mengecek langsung keaslian izin dengan berinteraksi pada layar ponsel jemaah untuk memastikan QR code tersebut berasal langsung dari aplikasi Nusuk, bukan hasil tangkapan layar.

Akibatnya, banyak jemaah yang sudah mengantre terpaksa ditolak masuk karena menggunakan izin tidak sah. Bahkan, mereka diminta keluar dari antrean meskipun sebelumnya merasa telah memiliki ‘tiket’.

“Raudah permits are now being checked. People are being turned away at Raudah gates despite having valid QR codes,” tulis akun tersebut, menggambarkan situasi terkini di pintu masuk Raudah.

Ia juga mengingatkan bahwa terlalu fokus untuk ‘berhasil masuk’ kadang membuat jemaah melupakan adab. Padahal, dalam ibadah, cara dan niat memiliki peran yang sangat penting.

Masuk ke Raudah seharusnya dilandasi niat ibadah yang tulus, bukan dengan cara-cara yang melanggar aturan atau mengambil hak orang lain. Menggunakan tiket dari jalur calo atau pasar gelap jelas bertentangan dengan nilai kejujuran dan keikhlasan yang menjadi inti ibadah.

“Remember, adab is key… and don’t forget to constantly pray for Allah’s guidance and ease,” tulisnya lagi, mengingatkan pentingnya doa dan kesabaran.

Bagi jemaah yang belum mendapatkan slot, disarankan untuk terus memantau aplikasi resmi karena terkadang slot yang tidak terpakai akan kembali dibuka. Selain itu, memperbanyak doa menjadi ikhtiar terbaik agar dimudahkan masuk ke Raudah dengan cara yang halal dan diridhai.

Pada akhirnya, perjalanan ke Raudah bukan sekadar soal berhasil masuk atau tidak, tetapi bagaimana proses itu dijalani dengan adab, kesabaran, dan niat yang benar.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lowongan Kerja BP Haji, Dahnil Anzar Sebut Sedang Siapkan Penerimaan SDM Baru

    Lowongan Kerja BP Haji, Dahnil Anzar Sebut Sedang Siapkan Penerimaan SDM Baru

    • calendar_month Jum, 18 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 415
    • 0Komentar

    Terkini, Jakarta – Badan Penyelenggara Haji akan mulai melaksanakan penyelenggaraan haji tahun 2026, setelah penyelenggaraan Haji oleh Kementerian Agama (Kemenag) resmi berakhir tahun ini. BP Haji pun terus mematangkan berbagai persiapan, termasuk penataan kelembagaan dan penguatan sumber daya manusia (SDM) secara menyeluruh. Langkah tersebut seiring dengan akan disahkannya Revisi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang […]

    Bagikan Berita:
  • Chiki Fawzi Dicoret dari Petugas Haji karena Perintah ‘Atasan’? Padahal Sudah Ikut Bimtek

    Chiki Fawzi Dicoret dari Petugas Haji karena Perintah ‘Atasan’? Padahal Sudah Ikut Bimtek

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 125
    • 0Komentar

    HAMRANEWS — Influencer Marsha Chikita Fawzi dicoret dari daftar petugas haji atau PPIH Arab Saudi. Lewat akun instagramnya, Chiki mengaku pencopotan dirinya itu atas alasan yang kurang dia pahami, yakni atas perintah atasan. Chiki mengungkapkan, dirinya dicopot sebagai Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2026. Lewat Instagram resminya, influencer yang dikenal vokal menyuarakan isu […]

    Bagikan Berita:
  • 7 Jemaah Haji dari Luwu Terpapar ISPA, Simak Cara Mengantisipasi Penyakit Pernafasan Akut di Tanah Suci

    7 Jemaah Haji dari Luwu Terpapar ISPA, Simak Cara Mengantisipasi Penyakit Pernafasan Akut di Tanah Suci

    • calendar_month Rab, 28 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 290
    • 0Komentar

    SAUDI – Sedikitnya tujuh jemaah haji asal Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, mengalami kelelahan dan menunjukkan gejala Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Mereka yang berangkat dari Embarkasi Makassar Kloter 16 sempat dirawat di pos kesehatan dan mendapat penanganan berupa infus dari petugas haji. “Penyakit yang paling sering menyerang jemaah adalah ISPA disertai flu. Kemarin, sekitar tujuh […]

    Bagikan Berita:
  • Yes, Aplikasi Nusuk dan Siskohat Milik RI Kini Terintegrasi

    Yes, Aplikasi Nusuk dan Siskohat Milik RI Kini Terintegrasi

    • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 93
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah Indonesia resmi mengintegrasikan Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) dengan platform Nusuk) milik Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi). Integrasi ini bertujuan mempermudah pengurusan visa serta meningkatkan akurasi dan keamanan data jemaah haji Indonesia. Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Haji Republik Indonesia), Farosa, mengatakan integrasi tersebut memungkinkan data jemaah haji Indonesia […]

    Bagikan Berita:
  • Saudia Airlines Uji Coba Layanan WiFi Supercepat Gratis, Penumpang Bisa Internetan 800 Mbps Selama Penerbangan

    Saudia Airlines Uji Coba Layanan WiFi Supercepat Gratis, Penumpang Bisa Internetan 800 Mbps Selama Penerbangan

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 234
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Saudia Airlines, markapai asal Arab Saudi, resmi meluncurkan penerbangan pertama yang sepenuhnya terhubung internet dengan kecepatan hingga 300 Mbps. Layanan ini diberikan gratis untuk seluruh penumpang, tanpa memandang kelas perjalanan. Uji coba dimulai pada 1 November 2025, dan menjadi tonggak baru transformasi digital maskapai nasional Arab Saudi. Dengan layanan ini, penumpang bisa browsing, […]

    Bagikan Berita:
  • Ramai Dugaan Korupsi Kuota Haji, Penyeroboran Antrean Adalah Perbuatan Zalim

    Ramai Dugaan Korupsi Kuota Haji, Penyeroboran Antrean Adalah Perbuatan Zalim

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 234
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kasus dugaan korupsi kuota haji yang sedang disidik oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi perbincangan banyak pihak. Bukan cuma karena para pihak, khususnya perjabat di Kementerian Agama diduga melanggar aturan terkait pembagian kuota haji khusus dan reguler. Orang-orang terkait dengan korupsi kuota haji disebut-sebut juga melakukan tindak zalim, karena kuota tambahan yang seharusnya […]

    Bagikan Berita:
expand_less