Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Perjuangan Hasnah Bahar Tabung Uang Hasil Pelihara Bebek untuk Berhaji

Perjuangan Hasnah Bahar Tabung Uang Hasil Pelihara Bebek untuk Berhaji

  • account_circle Imam Dzulkifli
  • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
  • visibility 561
  • print Cetak

MAKASSAR – Mengumpulkan uang untuk berhaji dari hasil usaha ternak bebek, adalah upaya yang tidak mudah bagi Hasnah Daeng Haya Bahar (62). Puluhan tahun lamanya, wanita asal Maros ini memelihara bebek di kolong rumahnya.

Dia mendaftar haji pada 2011 silam dan baru pada tahun ini dia bisa berangkat. Itupun, sebenarnya dia masuk daftar cadangan untuk tahun ini. Namun karena ada satu jemaah yang bermasalah visanya, maka dia yang otomatis menggantikan jemaah tersebut.

Hasnah (62) sehar-hari memelihara bebek di kolong rumahnya, menyisihkan sedikit demi sedikit uang dari hasil jual telur bebek sejak puluhan tahun lalu.

Berkat upaya yang konsisten itu, perempuan asal Kelurahan Alliritengae, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, berhasil berangkat haji tahun 2025 ini. Ia, bersama 41 jemaah haji Maros yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 23, akan bertolak ke Tanah Suci pada Sabtu, (17/5/2025) malam.

“Alhamdulillah bisa berangkat ke Tanah Suci tahun ini, setelah daftar tahun 2011 yang lalu,” ucapnya dengan wajah berseri, di aula Arafah Asrama Haji Sudiang, Makassar, Jumat (16/5/2025).

“Saat itu saya diberi tahu anak saya, uang tabungan sudah 20 juta, akhirnya saya gunakan untuk daftar haji. Sebenarnya, saya mau haji bersama suami, tapi ia tidak mau karena sakit-sakitan, kurang sehat,” tuturnya.

“Uang itu, dari hasil jual telur bebek yang saya kumpulkan sedikit demi sedikit. Ada kios kecil saya di rumah, jadi telur itu saya jual langsung sendiri di kios.”

“Bebek, saya pelihara di bawah kolong rumah. Di situ saya rawat, saya kasih pakan. Ada juga beberapa ekor ayam. Biasanya, rata-rata jumlah bebek saya 20 sampai 25 ekor. Kalau kurang saya tambahi. Tapi sekarang tinggal 14 ekor saja, suami yang jaga, karena ia juga kurang sehat,” sambungnya.

Ternyata, Hasnah memelihara bebek sejak awal ia menikah tahun 1985. “Masih pengantin baru, ada memang bebekku, sedikit. Saya rawat terus, hingga sekarang masih suka pelihara bebek. Ini saya tekuni, saya syukuri hasilnya.”

Tambahnya, selain menekuni sebagai peternak bebek, ia juga memenuhi kebutuhan sehari-hari bersama suami dan seorang anak angkatnya dengan berprofesi sebagai tukang pijat. “Anak saya sekarang sudah besar, sudah kerja.”

Keberangkatan Hasnah ke Tanah Suci terbilang penuh dengan keberkahan. Awalnya, ia merupakan jemaah haji cadangan tahun ini. Kemudian naik namanya, dan tergabung dalam kloter 40 yang akan berangkat ke Tanah Suci pada 30 Mei mendatang. Ternyata, dalam kloter ini ada jemaah yang terkendala visa, akhirnya Hasnah dipindahkan ke kloter 23 dan bisa berangkat besok malam.

Kini, Hasnah berharap bisa menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci dengan khusuk dan berdoa semoga suaminya bisa sehat kembali.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Imam Dzulkifli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Haru Tukang Tambal Ban Berutang Demi Berhaji, Kini Utangnya Dilunasi Pemerintah dan UEA

    Haru Tukang Tambal Ban Berutang Demi Berhaji, Kini Utangnya Dilunasi Pemerintah dan UEA

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 50
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Perjuangan Sulaji, seorang tukang tambal ban asal Kota Semarang, dalam mewujudkan impian menunaikan ibadah haji mengundang perhatian banyak pihak. Demi bisa berangkat ke Tanah Suci pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi, Sulaji bahkan rela berutang untuk menutupi kekurangan biaya pelunasan haji. Kisah mengharukan itu sampai ke telinga Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil […]

    Bagikan Berita:
  • Kemenhaj Tancap Gas Siapkan Haji 2027, Fokus Atasi Kepadatan Mina dan Layanan Lansia

    Kemenhaj Tancap Gas Siapkan Haji 2027, Fokus Atasi Kepadatan Mina dan Layanan Lansia

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 40
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mulai mempersiapkan penyelenggaraan ibadah haji 1448 H/2027 M dengan merumuskan empat strategi prioritas hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Evaluasi Haji 2026. Perbaikan difokuskan pada persoalan yang menjadi sorotan selama musim haji, mulai dari kepadatan di Mina, peningkatan layanan bagi jemaah lansia, hingga transformasi pengawasan berbasis digital. Sekretaris Jenderal […]

    Bagikan Berita:
  • Terungkap, Masalah Keterlambatan PK Haji Khusus adalah Input Data BPJS Kesehatan

    Terungkap, Masalah Keterlambatan PK Haji Khusus adalah Input Data BPJS Kesehatan

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 308
    • 0Komentar

    HAMRANEWS — Asbab keterlambatan Pengembalian Keuangan (PK) jemaah Haji Khusus diungkap pemerintah. Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj) mengungkap bahwa hambatan utama selama ini bersumber dari proses verifikasi dan input data kepesertaan BPJS Kesehatan. Melalui unggahan di akun Instagram resminya pada Jumat (23/1/2026), Kemenhaj menjelaskan bahwa tahapan verifikasi BPJS Kesehatan menjadi titik krusial yang […]

    Bagikan Berita:
  • Haji 2026, Arab Saudi Umumkan Semua Layanan lewat Digital

    Haji 2026, Arab Saudi Umumkan Semua Layanan lewat Digital

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 311
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kementerian Haji dan Umrah Pemerintah Arab Saudi mengumumkan rencana operasional besar-besaran untuk musim haji mendatang. Semakin tahun, penyelenggaraan haji semakin modern, efisien, dan tentunya digital. Dilansir dari Al Arabiya, Lebih dari 5.000 unit hunian di Makkah dan 600 tenda tambahan disiapkan guna meningkatkan kenyamanan para jemaah. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi tiga […]

    Bagikan Berita:
  • Demi Kenyamanan, Sint Travel Inapkan Jemaah 3 Hari di Tengah Penundaan Penerbangan

    Demi Kenyamanan, Sint Travel Inapkan Jemaah 3 Hari di Tengah Penundaan Penerbangan

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 248
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada operasional penerbangan dari dan ke Arab Saudi memaksa sejumlah penyelenggara perjalanan umrah mengambil langkah cepat demi menjamin keselamatan dan kenyamanan jemaah. Salah satunya dilakukan SINT Travel, perusahaan travel umrah asal Makassar. Sejumlah jemaah SINT Travel yang dijadwalkan kembali ke Indonesia awal Maret 2026 terpaksa […]

    Bagikan Berita:
  • Potensi Penipuan yang Bisa Terjadi Ketika Berangkat Umrah secara Mandiri

    Potensi Penipuan yang Bisa Terjadi Ketika Berangkat Umrah secara Mandiri

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 353
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah kini membolehkan masyarakat Indonesia berangkat umrah melalui jalur mandiri, atau mengurus sendiri keberangkatan, pemesanan hotel, dan berbagai urusan lainnya tanpa melalui travel. Namun, Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Re­publik Indonesia (Amphuri) menyoroti dampak negatif dari aturan Umrah Mandiri yang kini diatur secara legal di Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan […]

    Bagikan Berita:
expand_less