Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Sejumlah CJH Asal Maros Menunda Keberangkatan Haji Tahun 2026

Sejumlah CJH Asal Maros Menunda Keberangkatan Haji Tahun 2026

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Sen, 29 Des 2025
  • visibility 160

HAMRANEWS – Sedikitnya 19 calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Maros menunda dan membatalkan keberangkatan haji pada musim haji tahun ini.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Maros, Ahmad Ihyadin, mengatakan, ada yang batal karena wafat dan tidak memiliki ahli waris.

“Ada yang batal karena sakit, serta ada juga yang menunda karena menunggu mahram,” katanya, Senin, 29 Desember 2025 dikutip dari matamaroscom.

Ia menjelaskan, bagi CJH yang menunda keberangkatan pada musim haji tahun ini, masih dapat diberangkatkan kembali pada musim haji tahun berikutnya.

“Sementara yang membatalkan, bisa digantikan oleh ahli warisnya atau dananya dikembalikan jika tidak ada ahli waris yang siap,” kata mantan Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Kabupaten Maros itu.

Dengan adanya jemaah yang batal berangkat, lanjut Ahmad, kuota tersebut secara otomatis akan diisi melalui mekanisme penggabungan mahram atau jemaah cadangan sesuai nomor urut porsi kuota Provinsi Sulawesi Selatan.

Sementara itu, CJH yang belum melakukan pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) pada tahap pertama hingga batas akhir pelunasan, Selasa, 23 Desember 2025, masih memiliki kesempatan melakukan pelunasan pada tahap kedua.

“Ada 55 orang yang masuk pelunasan tahap dua, termasuk yang belum selesai pemeriksaan kesehatan, pelimpahan, serta yang baru melapor,” jelasnya.

Pelunasan tahap kedua dijadwalkan berlangsung hingga 9 Januari 2026.

Pada tahap ini, jemaah haji pendamping lansia, penggabungan mahram, serta jemaah cadangan juga diberi kesempatan melakukan pelunasan. Mereka akan diberangkatkan apabila kuota reguler masih tersedia.

“Penggabungan mahram artinya CJH yang menarik anak kandung, suami atau istri, saudara kandung, atau orang tua untuk berangkat haji bersama, dengan catatan telah terdaftar minimal lima tahun terakhir sebelum 21 April 2021,” terangnya.

Berdasarkan hasil verifikasi terakhir, kuota haji Kabupaten Maros tahun ini mencapai 599 orang, terdiri dari 8 kuota lansia dan 591 kuota reguler berdasarkan nomor urut porsi.

Jumlah ini meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 296 jemaah.

“Peningkatan kuota ini dipengaruhi oleh perubahan skema penentuan kuota dari pemerintah pusat,” katanya.

Kebijakan terbaru menetapkan pembagian kuota berdasarkan daftar tunggu (waiting list), bukan lagi berdasarkan proporsi jumlah penduduk muslim, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025.

Dengan sistem tersebut, kuota haji ditentukan berdasarkan jumlah calon jemaah yang telah terdaftar dan menunggu giliran berangkat.

“Dampaknya, ada daerah yang mengalami penurunan kuota cukup drastis. Sementara Maros masuk dalam 10 daerah dengan kuota haji terbanyak,” pungkasnya.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penjelasan Kanwil Kemenhaj Sulsel Terkait Jemaah Makassar Wafat saat di Bandara

    Penjelasan Kanwil Kemenhaj Sulsel Terkait Jemaah Makassar Wafat saat di Bandara

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 107
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Insiden meninggalnya seorang jemaah umrah asal Makassar di Arab Saudi memicu sorotan publik. Jemaah bernama Maemuna dilaporkan wafat saat menunggu keberangkatan di Bandara King Abdulaziz International Airport, setelah penerbangan yang akan membawanya pulang mengalami penundaan hingga dua hari. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis 5 Februari 2026. Informasi awal menyebutkan, korban diduga meninggal akibat […]

    Bagikan Berita:
  • Prabowo Perintahkan Perbanyak Petugas Haji dari Unsur TNI-Polri

    Prabowo Perintahkan Perbanyak Petugas Haji dari Unsur TNI-Polri

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 175
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Kementerian Haji dan Umrah untuk menambah jumlah petugas haji dari TNI-Polri. Kebijakan tersebut dinilai penting untuk memperkuat pelayanan untuk jemaah yang selalu diisi banyak lansia. “Kita akan tambah (dari TNI-Polri), supaya kemudian mereka bisa bertugas lebih baik, karena lebih prima biasanya petugas dari TNI dan Polri. Dan kita akan […]

    Bagikan Berita:
  • Kemenhaj Sulsel Ingatkan Biaya Umrah yang Disepakati Rp27,5 Juta

    Kemenhaj Sulsel Ingatkan Biaya Umrah yang Disepakati Rp27,5 Juta

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 123
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Kepala Bidang Tata Usaha Kantor Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Selatan, Muflihuddin Syam, mengingatkan pelaku usaha umrah dan calon jemaah untuk memperhatikan referensi biaya umrah sebagai salah satu cara memastikan berangkat. “Salah satu ketentuan yang harus diperhatikan penyelenggara umrah adalah transparansi biaya dan kepastian keberangkatan,” ungkap Muflihuddin saat memberi sambutan dalam Pembukaan […]

    Bagikan Berita:
  • Tragedi Maut di Madinah, 45 Jemaah Umrah dari India Meninggal karena Kebakaran Bus

    Tragedi Maut di Madinah, 45 Jemaah Umrah dari India Meninggal karena Kebakaran Bus

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 243
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Ibadah umrah di Tanah Suci berujung maut. Sedikitnya 45 orang jemaah umrah asal India, mengalami tragedi kecelakaan bus yang berujung kendaraan yang mereka tumpangi terbakar, Senin 17 November 2025. Bus tersebut terbakar dalam perjalanan dari Mekkah menuju Madinah, setelah menabrak sebuah truk tangki diesel. Merespons kejadian tersebut, Perdana Menteri India Narendra Modi menyampaikan […]

    Bagikan Berita:
  • Presiden Terbitkan Inpres demi Mempercepat Pembangunan Kampung Haji di Makkah

    Presiden Terbitkan Inpres demi Mempercepat Pembangunan Kampung Haji di Makkah

    • calendar_month Ming, 21 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 326
    • 0Komentar

    JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto telah mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) demi mempercepat pembangunan Kampung Haji Indonesia di Makkah, Arab Saudi. Program tersebut diharap menjadi terobosan besar demi meningkatkan kenyamanan jamaah haji dan umrah asal Indonesia. Instruksi tersebut dalam bentuk Inpres Nomor 15 Tahun 2025 yang ditandatangani pada 6 Agustus 2025 di Jakarta. Dokumen salinannya dipublikasikan […]

    Bagikan Berita:
  • Menteri Haji Umrah yang Akan Tentukan Kuota Haji Kabupaten, Bukan Lagi Pemda

    Menteri Haji Umrah yang Akan Tentukan Kuota Haji Kabupaten, Bukan Lagi Pemda

    • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 238
    • 0Komentar

    JAKARTA – Undang-undang Haji dan Umrah remsi ditetapkan DPR RI. Ada beberapa poin penting dalam aturan tersebut, yang sebelumnya telah disepakati saat rapat pembahasan. Salah satu yang krusial adalah aturan pembagian kuota haji reguler kabupaten/kota kini ditetapkan langsung oleh Menteri Haji dan Umrah, bukan lagi oleh gubernur atau pemerintah daerah. Kesepakatan itu diambil dalam rapat […]

    Bagikan Berita:
expand_less