Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Gantikan Ibunya yang Wafat, Anak Polisi Jadi Calon Haji Termuda Bone

Gantikan Ibunya yang Wafat, Anak Polisi Jadi Calon Haji Termuda Bone

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Jum, 27 Feb 2026
  • visibility 166

HAMRANEWS – Muhammad Fadhel Anugrah, remaja asal Kabupaten Bone, menjadi salah satu calon jemaah haji (CJH) termuda yang akan diberangkatkan tahun ini.

Siswa MTs kelas II di MTs Watampone itu berangkat menunaikan ibadah haji menggantikan mendiang ibunya.

Ayah Fadhel, Iptu Bahri, menceritakan bahwa dirinya bersama sang istri telah mendaftar haji sejak tahun 2011.

Namun takdir berkata lain, sang istri meninggal dunia satu tahun lalu sebelum sempat berangkat.

“Awalnya saya mendaftar dengan mamanya, istri saya. Tapi satu tahun yang lalu beliau meninggal. Jadi anaknyalah saya usulkan ke Departemen Agama untuk menggantikan mamanya,” kata Iptu Bahri dikutip dari Tribun Timur, Rabu 11 Februari 2026.

Fadhel adalah anak kedua dari tiga bersaudara.

Sang kakak yang merupakan anak pertama juga dijadwalkan ikut berangkat haji pada musim haji tahun ini.

Rekomendasi Untuk Anda

Total ada empat anggota keluarga yang akan berangkat bersama, termasuk ibu dari Iptu Bahri.

Meski masih berstatus pelajar, Fadhel tetap bersiap dengan matang.

Menurut Bahri, persiapan yang dilakukan lebih kepada menjaga kondisi fisik dan mengikuti seluruh kegiatan pembinaan dari Kementerian Agama.

“Persiapannya menjaga kesehatan, mengikuti manasik dan kegiatan-kegiatan yang sifatnya petunjuk dari Departemen Agama,” ujarnya.

Hingga kini, Iptu Bahri mengaku belum sempat menyampaikan keberangkatan Fadhel kepada pihak sekolah, baik guru maupun kepala sekolah.

“Sebenarnya belum, belum saya sempat ke sekolah untuk menyampaikan ke gurunya termasuk kepala sekolahnya,” tambahnya.

Di tengah kesibukan mempersiapkan keberangkatan haji, Bahri tetap menjalankan tugasnya sebagai anggota Polri.

Ia sehari-hari bertugas di Polsek Tanete Riattang dan kini menjabat sebagai Wakapolsek Tanete Riattang.

Sebelumnya, kabar menggembirakan datang bagi masyarakat Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Kuota haji untuk tahun 2026 resmi mengalami peningkatan signifikan.

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bone, Muh. Rafi As’ad, mengungkapkan bahwa kuota haji Bone tahun 2026 mencapai 1.818 orang.

Naik tajam dibanding tahun 2025 yang hanya 709 orang.

“Alhamdulillah, tahun depan kuota haji Bone meningkat menjadi 1.818 orang. Ini hasil penerapan sistem penggabungan kuota yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025,” ujarnya saat dikonfirmasi Tribun-timur.com, Minggu (9/11/2025).

Ia menjelaskan, dalam regulasi baru tersebut, penentuan kuota haji didasarkan pada tiga kategori, yakni jumlah waiting list (daftar tunggu), jumlah umat Islam, dan penggabungan kuota antarprovinsi.

“Pemerintah memilih skema penggabungan berdasarkan daftar tunggu tiap provinsi. Untuk Sulawesi Selatan sendiri ada tambahan lebih dari dua ribu kuota, dan Bone juga kecipratan peningkatan hingga 1.818 orang,” jelasnya.

Selain peningkatan kuota, Rafi juga mengungkapkan bahwa biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) tahun 2026 diperkirakan sekitar Rp54 juta lebih.

Namun setelah dikurangi nilai manfaat subsidi sebesar Rp25 juta, jamaah hanya perlu membayar sekitar Rp29 juta.

“Biaya yang dibayarkan jamaah sekitar Rp29 juta,” tambahnya.

Dirinya berharap, dengan tambahan kuota ini, ribuan calon jamaah haji Bone kini semakin dekat dengan kesempatan menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci Makkah.

Kabar ini disambut penuh syukur oleh warga Bone yang sudah lama menunggu giliran berangkat ke Tanah Suci.

Warga Kecamatan Tanete Riattang, Abdul Karim (60) mengaku terharu mendengar adanya penambahan kuota.

“Saya sudah daftar sejak 2013. Alhamdulillah kalau kuotanya bertambah, berarti peluang saya untuk berangkat semakin besar,” ucapnya haru.

Dirinya menilai kebijakan baru ini memberi harapan besar bagi calon jamaah.

“Sudah lama menunggu. Semoga kebijakan ini terus berjalan agar antrean makin cepat,” tandasnya.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saudi Perketat Aturan Membawa Obat-obatan di Pesawat, Ada Obat yang Perlu Izin Khusus

    Saudi Perketat Aturan Membawa Obat-obatan di Pesawat, Ada Obat yang Perlu Izin Khusus

    • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 391
    • 0Komentar

    SAUDI – Pemerintah Arab Saudi memperketat aturan bagi penumpang pesawat yang membawa obat-obatan berbahan dasar opiat. Pelancong yang terbang menuju atau dari wilayah Kerajaan kini wajib memperoleh izin khusus terlebih dahulu sebelum diperbolehkan membawa obat jenis ini ke dalam pesawat. Saudi News 50 melaporkan, kebijakan baru tersebut diumumkan oleh otoritas Saudi dan merupakan bagian dari […]

    Bagikan Berita:
  • Satu Jemaah Umrah RI Tiba-tiba Tumbang saat Transit di Oman, Dapat Perhatian Penuh Kemenag

    Satu Jemaah Umrah RI Tiba-tiba Tumbang saat Transit di Oman, Dapat Perhatian Penuh Kemenag

    • calendar_month Sab, 21 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 186
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Satu orang jemaah umrah yang pulang dari ibadah di Tanah Suci, dilaporkan tiba-tiba lemas dan tumbang saat transit di Bandara Internasional Muscat, Oman, pada 5 Februari 2026 Kasubdit Pengawasan Umrah pada Kementerian Haji dan Umrah, Andi Muhammad Taufik, menyampaikan pihaknya langsung memberikan penanganan optimal. Dia menyebutkan, pelindungan terhadap jemaah haji reguler, haji khusus, […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Haji 2026 Bakal Gunakan QRIS di Arab Saudi untuk Transaksi

    Jemaah Haji 2026 Bakal Gunakan QRIS di Arab Saudi untuk Transaksi

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 401
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Layanan pembayaran dengan memindai kode QR dari Bank Indonesia, yakni QRIS, tidak lama lagi Diterapkan di Arab Saudi Tahun 2026. Setelah sukses memperluas jaringan hingga Korea Selatan, Bank Indonesia (BI) kini tengah menyiapkan langkah strategis memperluas layanan QRIS atau Quick Response Code Indonesian Standard ke Arab Saudi. Langkah tersebut merupakan bagian dari program […]

    Bagikan Berita:
  • Pemerintah Harus Pastikan Uang Jemaah Tidak Hangus Jika Opsi Pembatalan Haji 2026 Dipilih

    Pemerintah Harus Pastikan Uang Jemaah Tidak Hangus Jika Opsi Pembatalan Haji 2026 Dipilih

    • calendar_month Kam, 19 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 143
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Anggota Komisi VIII DPR RI, Lisda Hendrajoni, menegaskan pemerintah harus memastikan dana jemaah tetap aman dan tidak hangus apabila Indonesia terpaksa memilih opsi pembatalan keberangkatan haji tahun 2026. Pernyataan ini disampaikan menyusul meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang dikhawatirkan berdampak pada penyelenggaraan ibadah haji. Lisda menyebut eskalasi konflik yang melibatkan beberapa negara […]

    Bagikan Berita:
  • Begini Aturan Denda untuk Travel, Jika Ada Jemaah Umrah yang Kabur dari Rombongan

    Begini Aturan Denda untuk Travel, Jika Ada Jemaah Umrah yang Kabur dari Rombongan

    • calendar_month Ming, 21 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 479
    • 0Komentar

    SAUDI – Kasus kaburnya seorang jemaah umrah salah satu travel karena menikah dengan seorang warga Pakistan, menjadi perbincangan di media sosial. Travel penyelenggara umrah menjadi pihak yang dirugikan, karena jemaah itu menyalahgunakan visa umrah dan tinggal dalam waktu lama secara ilegal di Arab Saudi. Travel pun bakal dikenakan denda oleh pemerintah Arab Saudi, jika jemaah […]

    Bagikan Berita:
  • Risiko Telat Bayar ke Saudi, Anggota DPR Usul Bentuk Tim Khusus Verifikasi Data

    Risiko Telat Bayar ke Saudi, Anggota DPR Usul Bentuk Tim Khusus Verifikasi Data

    • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 229
    • 0Komentar

    HAMRANEWS — Risiko keterlambatan pembayaran layanan haji ke Arab Saudi kembali menjadi sorotan. Wakil Ketua MPR sekaligus anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PKS, Hidayat Nur Wahid (HNW), mengusulkan pembentukan tim khusus verifikasi demi mencegah terhambatnya proses Pengembalian Keuangan (PK) jemaah haji khusus yang berpotensi berdampak pada pembayaran kontrak layanan di Tanah Suci. HNW […]

    Bagikan Berita:
expand_less