Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Gantikan Ibunya yang Wafat, Anak Polisi Jadi Calon Haji Termuda Bone

Gantikan Ibunya yang Wafat, Anak Polisi Jadi Calon Haji Termuda Bone

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
  • visibility 345
  • print Cetak

HAMRANEWS – Muhammad Fadhel Anugrah, remaja asal Kabupaten Bone, menjadi salah satu calon jemaah haji (CJH) termuda yang akan diberangkatkan tahun ini.

Siswa MTs kelas II di MTs Watampone itu berangkat menunaikan ibadah haji menggantikan mendiang ibunya.

Ayah Fadhel, Iptu Bahri, menceritakan bahwa dirinya bersama sang istri telah mendaftar haji sejak tahun 2011.

Namun takdir berkata lain, sang istri meninggal dunia satu tahun lalu sebelum sempat berangkat.

“Awalnya saya mendaftar dengan mamanya, istri saya. Tapi satu tahun yang lalu beliau meninggal. Jadi anaknyalah saya usulkan ke Departemen Agama untuk menggantikan mamanya,” kata Iptu Bahri dikutip dari Tribun Timur, Rabu 11 Februari 2026.

Fadhel adalah anak kedua dari tiga bersaudara.

Sang kakak yang merupakan anak pertama juga dijadwalkan ikut berangkat haji pada musim haji tahun ini.

Rekomendasi Untuk Anda

Total ada empat anggota keluarga yang akan berangkat bersama, termasuk ibu dari Iptu Bahri.

Meski masih berstatus pelajar, Fadhel tetap bersiap dengan matang.

Menurut Bahri, persiapan yang dilakukan lebih kepada menjaga kondisi fisik dan mengikuti seluruh kegiatan pembinaan dari Kementerian Agama.

“Persiapannya menjaga kesehatan, mengikuti manasik dan kegiatan-kegiatan yang sifatnya petunjuk dari Departemen Agama,” ujarnya.

Hingga kini, Iptu Bahri mengaku belum sempat menyampaikan keberangkatan Fadhel kepada pihak sekolah, baik guru maupun kepala sekolah.

“Sebenarnya belum, belum saya sempat ke sekolah untuk menyampaikan ke gurunya termasuk kepala sekolahnya,” tambahnya.

Di tengah kesibukan mempersiapkan keberangkatan haji, Bahri tetap menjalankan tugasnya sebagai anggota Polri.

Ia sehari-hari bertugas di Polsek Tanete Riattang dan kini menjabat sebagai Wakapolsek Tanete Riattang.

Sebelumnya, kabar menggembirakan datang bagi masyarakat Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Kuota haji untuk tahun 2026 resmi mengalami peningkatan signifikan.

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bone, Muh. Rafi As’ad, mengungkapkan bahwa kuota haji Bone tahun 2026 mencapai 1.818 orang.

Naik tajam dibanding tahun 2025 yang hanya 709 orang.

“Alhamdulillah, tahun depan kuota haji Bone meningkat menjadi 1.818 orang. Ini hasil penerapan sistem penggabungan kuota yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025,” ujarnya saat dikonfirmasi Tribun-timur.com, Minggu (9/11/2025).

Ia menjelaskan, dalam regulasi baru tersebut, penentuan kuota haji didasarkan pada tiga kategori, yakni jumlah waiting list (daftar tunggu), jumlah umat Islam, dan penggabungan kuota antarprovinsi.

“Pemerintah memilih skema penggabungan berdasarkan daftar tunggu tiap provinsi. Untuk Sulawesi Selatan sendiri ada tambahan lebih dari dua ribu kuota, dan Bone juga kecipratan peningkatan hingga 1.818 orang,” jelasnya.

Selain peningkatan kuota, Rafi juga mengungkapkan bahwa biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) tahun 2026 diperkirakan sekitar Rp54 juta lebih.

Namun setelah dikurangi nilai manfaat subsidi sebesar Rp25 juta, jamaah hanya perlu membayar sekitar Rp29 juta.

“Biaya yang dibayarkan jamaah sekitar Rp29 juta,” tambahnya.

Dirinya berharap, dengan tambahan kuota ini, ribuan calon jamaah haji Bone kini semakin dekat dengan kesempatan menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci Makkah.

Kabar ini disambut penuh syukur oleh warga Bone yang sudah lama menunggu giliran berangkat ke Tanah Suci.

Warga Kecamatan Tanete Riattang, Abdul Karim (60) mengaku terharu mendengar adanya penambahan kuota.

“Saya sudah daftar sejak 2013. Alhamdulillah kalau kuotanya bertambah, berarti peluang saya untuk berangkat semakin besar,” ucapnya haru.

Dirinya menilai kebijakan baru ini memberi harapan besar bagi calon jamaah.

“Sudah lama menunggu. Semoga kebijakan ini terus berjalan agar antrean makin cepat,” tandasnya.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • masjidilharam, kabah, haji khusus,

    Tidak Ada Penundaan Haji 2026, Kloter Pertama Berangkat 22 April ke Madinah

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 335
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah Arab Saudi memastikan pelaksanaan ibadah haji tahun 2026/1447 Hijriah tetap berjalan sesuai jadwal. Kepastian ini disampaikan di tengah meningkatnya tensi geopolitik kawasan Timur Tengah, khususnya konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Iran. Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah H. Amodi, menegaskan bahwa tidak ada rencana penundaan ibadah haji. Ia memastikan […]

    Bagikan Berita:
  • Larangan untuk Jemaah Haji di Masjid Haramain: Live Streaming hingga Bawa Bendera

    Larangan untuk Jemaah Haji di Masjid Haramain: Live Streaming hingga Bawa Bendera

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 228
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah Arab Saudi memperketat pengawasan pelaksanaan ibadah haji 2026 dengan menerapkan sejumlah larangan baru yang wajib dipatuhi seluruh jemaah di Tanah Suci. Kebijakan ini dilakukan untuk menjaga kekhusyukan ibadah, ketertiban, dan kenyamanan di kawasan suci, khususnya di Masjid Nabawi. Salah satu aturan yang paling disorot adalah larangan melakukan live streaming atau siaran langsung […]

    Bagikan Berita:
  • Presiden Terbitkan Inpres demi Mempercepat Pembangunan Kampung Haji di Makkah

    Presiden Terbitkan Inpres demi Mempercepat Pembangunan Kampung Haji di Makkah

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 564
    • 0Komentar

    JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto telah mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) demi mempercepat pembangunan Kampung Haji Indonesia di Makkah, Arab Saudi. Program tersebut diharap menjadi terobosan besar demi meningkatkan kenyamanan jamaah haji dan umrah asal Indonesia. Instruksi tersebut dalam bentuk Inpres Nomor 15 Tahun 2025 yang ditandatangani pada 6 Agustus 2025 di Jakarta. Dokumen salinannya dipublikasikan […]

    Bagikan Berita:
  • Banyak yang Belum Tahu, Kurma Harus Dicuci Sebelum Dikonsumsi Menurut BPOM Saudi

    Banyak yang Belum Tahu, Kurma Harus Dicuci Sebelum Dikonsumsi Menurut BPOM Saudi

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 443
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Bulan Ramadan identik dengan kehadiran kurma di meja makan. Selain mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW untuk berbuka dengan yang manis, kurma juga praktis, mudah dibawa, dan langsung bisa dikonsumsi tanpa perlu diolah. Akan tetapi, di balik kepraktisannya, ternyata ada satu hal penting yang masih sering terlewat: kurma sebaiknya dicuci terlebih dahulu sebelum dimakan. […]

    Bagikan Berita:
  • Jangan Transaksi Dulu dengan Pesawat Flyadeal, Sedang Ada Sengketa Perwakilan di RI

    Jangan Transaksi Dulu dengan Pesawat Flyadeal, Sedang Ada Sengketa Perwakilan di RI

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 173
    • 0Komentar

    HIMPUHNEWS – Perusahaan penyelenggara ibadah umrah diminta untuk tidak melakukan transaksi dahulu dengan Flyadeal jika hendak memberangkatkan jemaah menggunakan maskapai tersebut. PT Surya Semesta Aviasi (SSA), salah satu pemegang perwakilan Flyadeal di Indonesia, mengimbau seluruh Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) di Indonesia untuk tidak melakukan promosi maupun transaksi yang mengatasnamakan Flyadeal Airlines. Imbauan itu berlaku […]

    Bagikan Berita:
  • MUI Minta RUU Haji Dikebut, Pasal Terkait Kewenangan BPH Dibutuhkan

    MUI Minta RUU Haji Dikebut, Pasal Terkait Kewenangan BPH Dibutuhkan

    • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 446
    • 0Komentar

    JAKARTA – Sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto, mulai tahun 2026 mendatang, penyelenggaraan ibadah haji tidak lagi berada di bawah Kementerian Agama. Tugas besar tersebut akan resmi dipegang Badan Penyelenggara Haji (BPH). Akan tetapi, sebelum transisi itu benar-benar berjalan, ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, yakni revisi Undang-Undang Haji. Proses pembahasannya masih berlangsung di Badan […]

    Bagikan Berita:
expand_less