Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Gantikan Ibunya yang Wafat, Anak Polisi Jadi Calon Haji Termuda Bone

Gantikan Ibunya yang Wafat, Anak Polisi Jadi Calon Haji Termuda Bone

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Jum, 27 Feb 2026
  • visibility 77

HAMRANEWS – Muhammad Fadhel Anugrah, remaja asal Kabupaten Bone, menjadi salah satu calon jemaah haji (CJH) termuda yang akan diberangkatkan tahun ini.

Siswa MTs kelas II di MTs Watampone itu berangkat menunaikan ibadah haji menggantikan mendiang ibunya.

Ayah Fadhel, Iptu Bahri, menceritakan bahwa dirinya bersama sang istri telah mendaftar haji sejak tahun 2011.

Namun takdir berkata lain, sang istri meninggal dunia satu tahun lalu sebelum sempat berangkat.

“Awalnya saya mendaftar dengan mamanya, istri saya. Tapi satu tahun yang lalu beliau meninggal. Jadi anaknyalah saya usulkan ke Departemen Agama untuk menggantikan mamanya,” kata Iptu Bahri dikutip dari Tribun Timur, Rabu 11 Februari 2026.

Fadhel adalah anak kedua dari tiga bersaudara.

Sang kakak yang merupakan anak pertama juga dijadwalkan ikut berangkat haji pada musim haji tahun ini.

Rekomendasi Untuk Anda

Total ada empat anggota keluarga yang akan berangkat bersama, termasuk ibu dari Iptu Bahri.

Meski masih berstatus pelajar, Fadhel tetap bersiap dengan matang.

Menurut Bahri, persiapan yang dilakukan lebih kepada menjaga kondisi fisik dan mengikuti seluruh kegiatan pembinaan dari Kementerian Agama.

“Persiapannya menjaga kesehatan, mengikuti manasik dan kegiatan-kegiatan yang sifatnya petunjuk dari Departemen Agama,” ujarnya.

Hingga kini, Iptu Bahri mengaku belum sempat menyampaikan keberangkatan Fadhel kepada pihak sekolah, baik guru maupun kepala sekolah.

“Sebenarnya belum, belum saya sempat ke sekolah untuk menyampaikan ke gurunya termasuk kepala sekolahnya,” tambahnya.

Di tengah kesibukan mempersiapkan keberangkatan haji, Bahri tetap menjalankan tugasnya sebagai anggota Polri.

Ia sehari-hari bertugas di Polsek Tanete Riattang dan kini menjabat sebagai Wakapolsek Tanete Riattang.

Sebelumnya, kabar menggembirakan datang bagi masyarakat Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Kuota haji untuk tahun 2026 resmi mengalami peningkatan signifikan.

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bone, Muh. Rafi As’ad, mengungkapkan bahwa kuota haji Bone tahun 2026 mencapai 1.818 orang.

Naik tajam dibanding tahun 2025 yang hanya 709 orang.

“Alhamdulillah, tahun depan kuota haji Bone meningkat menjadi 1.818 orang. Ini hasil penerapan sistem penggabungan kuota yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025,” ujarnya saat dikonfirmasi Tribun-timur.com, Minggu (9/11/2025).

Ia menjelaskan, dalam regulasi baru tersebut, penentuan kuota haji didasarkan pada tiga kategori, yakni jumlah waiting list (daftar tunggu), jumlah umat Islam, dan penggabungan kuota antarprovinsi.

“Pemerintah memilih skema penggabungan berdasarkan daftar tunggu tiap provinsi. Untuk Sulawesi Selatan sendiri ada tambahan lebih dari dua ribu kuota, dan Bone juga kecipratan peningkatan hingga 1.818 orang,” jelasnya.

Selain peningkatan kuota, Rafi juga mengungkapkan bahwa biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) tahun 2026 diperkirakan sekitar Rp54 juta lebih.

Namun setelah dikurangi nilai manfaat subsidi sebesar Rp25 juta, jamaah hanya perlu membayar sekitar Rp29 juta.

“Biaya yang dibayarkan jamaah sekitar Rp29 juta,” tambahnya.

Dirinya berharap, dengan tambahan kuota ini, ribuan calon jamaah haji Bone kini semakin dekat dengan kesempatan menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci Makkah.

Kabar ini disambut penuh syukur oleh warga Bone yang sudah lama menunggu giliran berangkat ke Tanah Suci.

Warga Kecamatan Tanete Riattang, Abdul Karim (60) mengaku terharu mendengar adanya penambahan kuota.

“Saya sudah daftar sejak 2013. Alhamdulillah kalau kuotanya bertambah, berarti peluang saya untuk berangkat semakin besar,” ucapnya haru.

Dirinya menilai kebijakan baru ini memberi harapan besar bagi calon jamaah.

“Sudah lama menunggu. Semoga kebijakan ini terus berjalan agar antrean makin cepat,” tandasnya.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenhaj Bisa Kelabakan Melaksanakan Haji 2026, Legislator Ingatkan 3 Persoalan Ini

    Kemenhaj Bisa Kelabakan Melaksanakan Haji 2026, Legislator Ingatkan 3 Persoalan Ini

    • calendar_month Sab, 25 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 352
    • 0Komentar

    JAKARTA – Transformasi penyelenggaraan haji dari Kementerian Agama (Kemenag) ke Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) bisa berdampak pada pelaksanaaan haji 2025. Kemenhaj bisa kelabakan melayani haji tahun 2026 jika tidak segera mengantisipasi beberapa persoalan, seperti waktu pelaksanaan yang sempit, kesiapan SDM baru Kemenhaj, hingga proses pengalihan aset yang tidak bisa cepat. Anggota Komisi VIII DPR, […]

    Bagikan Berita:
  • Kontributor Jemaah Haji Terbesar, Alasan RI Perlu Membuat Perkampungan Haji dan Umrah di Saudi

    Kontributor Jemaah Haji Terbesar, Alasan RI Perlu Membuat Perkampungan Haji dan Umrah di Saudi

    • calendar_month Rab, 2 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 446
    • 0Komentar

    SAUDI – Indonesia merupakan negara penyumbang jemaah haji terbesar, dengan mengirimkan ratusan ribu jemaah haji dan jutaan jemaah umrah ke Tanah Suci setiap tahun. Dengan jumlah jemaah terbesar itu, tantangan logistik dan pelayanan menjadi pekerjaan besar yang harus dihadapi pemerintah, dari urusan akomodasi, konsumsi, layanan kesehatan, hingga bimbingan ibadah di lapangan. Dalam konteks itulah muncul […]

    Bagikan Berita:
  • Direktur Sekolah Haji Tazkiyah, Dr. H. Abdul Wahid Hadade, Lc., MH.

    Makna Ramadan Diulas dalam Sekolah Haji Tazkiyah: Bulan Pembakaran Dosa dan Madrasah Penyucian Jiwa

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 204
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, umat Islam dianjurkan mempersiapkan diri, baik itu secara fisik maupun spiritual. Lewat tausiyah program Sekolah Haji Tazkiyah, Kiyai Dr. H. Abdul Wahid Hadade, Lc., MA menjelaskan bahwa Ramadan bukan cuma bulan ibadah ritual, tetapi juga sebagai bulan penyucian jiwa dan pembentukan karakter. Kiyai Abdul Wahid mengawali tausiyah dengan […]

    Bagikan Berita:
  • Penggunaan Data Internet Melonjak 3 Kali Lipat dari Normal di Saudi saat Ramadan

    Penggunaan Data Internet Melonjak 3 Kali Lipat dari Normal di Saudi saat Ramadan

    • calendar_month Sen, 23 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 40
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Lonjakan aktivitas komunikasi selama bulan Ramadan 2026 di Tanah Suci mencapai angka yang mencengangkan. Laporan menyebut, penggunaan data internet per orang melonjak hingga sekitar 3 kali lipat dari rata-rata penggunaan global. Badan Komunikasi, Ruang dan Teknologi Arab Saudi (CST) mencatat, ratusan juta panggilan terjadi hanya dalam kurun waktu kurang dari satu bulan. Di […]

    Bagikan Berita:
  • Kemenhaj Tunda Ujian CAT Petugas Haji di Wilayah Sumut–Sumbar–Aceh karena Bencana

    Kemenhaj Tunda Ujian CAT Petugas Haji di Wilayah Sumut–Sumbar–Aceh karena Bencana

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 160
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengumumkan penundaan pelaksanaan Computer Assisted Test (CAT) untuk seleksi petugas haji atau PPIH Kloter dan PPIH Arab Saudi di wilayah Sumatera Utara (Sumut), Sumatera Barat (Sumbar), dan Aceh. Penundaan ini disebabkan oleh dampak bencana banjir dan longsor yang melanda tiga provinsi tersebut. Dalam pernyataan yang diunggah di akun […]

    Bagikan Berita:
  • Daftar Negara dengan Jumlah Jemaah Haji Tertinggi di Dunia Tahun 2025

    Daftar Negara dengan Jumlah Jemaah Haji Tertinggi di Dunia Tahun 2025

    • calendar_month Sen, 3 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 290
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Setiap tahun, jutaan umat Islam bercita-cita untuk menunaikan perjalanan suci menuju Tanah Suci. Namun, mengingat besarnya jumlah calon jemaah dari seluruh dunia, pemerintah Arab Saudi menerapkan sistem kuota haji internasional untuk memastikan keamanan, kenyamanan, dan kelancaran pelaksanaan ibadah. Sistem ini mengalokasikan jumlah jemaah berdasarkan populasi muslim di setiap negara serta mempertimbangkan faktor-faktor diplomatik […]

    Bagikan Berita:
expand_less