Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Tidak Sedikit Jemaah Kehilangan Petugas Kloter, Murur di Muzdalifah Sulit Capai Target

Tidak Sedikit Jemaah Kehilangan Petugas Kloter, Murur di Muzdalifah Sulit Capai Target

  • account_circle REDAKSI
  • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
  • visibility 420
  • print Cetak

SAUDI – Sistem Syarikah yang diberlakukan Pemerintah untuk perjalanan Ibadah Haji tahun ini, banyak dikeluhkan jemaah maupun pembimbing haji.

Salah satu persoalan yang muncul saat di Arafah, adalah berubahnya penempatan jemaah saat tiba di Madinah tidak sesuai dengan sistem kloter.

Kondisi ini membuat ada jemaah yang terpisah rombongan dari pasangannya, bahkan petugas kloter berada di rombongan berbeda dari jemaah haji yang seharusnya dia dampingi.

Kondisi ini pun bisa berlanjut saat momen Armuzna (Arafah Muzdalifah dan Mina).

Salah satu pembimbing haji, Rafiq Jauhary, lewat media sosial, menyampaikan tidak yakinnya pada target Murur Musdalifah bisa terpenuhi hingga 25 persen.

“Target murur muzdalifah sejumlah 25% dari jumlah jamaah haji reguler terancam gagal mencapai target, hal ini karena tidak sedikit di antara jamaah yang berhaji tanpa didampingi oleh petugas kloter,” tulisnya.

Seperti diketahui, Murur atau cuma bermalam di bus (tak perlu turun untuk mabit di Muzdalifah), diterapkan untuk mengurangi kepadatan di wilayah pelaksanaan haji tersebut.

Ditargetkan, sebagian jemaah khususnya lansia agar cukup melakukan Murur sehingga kawasan tersebut bisa lebih lengang atau tidak padat.

Namun, menjadi persoalan karena banyak petugas terpisah dari jemaahnya. “Jamaah di syarikah A, sementara petugas di syarikah B. Hal ini membuat jamaah terpisah dari petugasnya.

Dalam beberapa group whatsapp koordinasi kloter, para petugas pun tidak tampak aktif dalam mendata target 25% jamaah yang akan dimururkan, karena para petugas tahu, daftar ini tidak ada gunanya, tidak ada yang mengawal kebijakan ini,” tulisnya lagi.

Target Murur Muzdalifah

Seperti diketahui, target murur muzdalifah sejumlah 25% dari jumlah jamaah haji reguler.

Metode ini diterapkan untuk mengurangi kepadatan jamaah haji yang bergerak dari Arafah menuju Muzdalifah dan Mina pada momen masyair atau rangkaian puncak ibadah haji.

Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Muchlis Muhammad Hanafi menjelaskan, Kemenag menargetkan 25 persen atau 55.250 orang jamaah haji ikut murur.

“Target peserta murur 25 persen dari total jamaah haji Indonesia,” kata Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Muchlis Muhammad Hanafi, dalam Bimtek Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi di Asrama Haji, Jakarta Timur, bulan lalu.

Muchlis mengatakan jamaah yang mengikuti murur terdiri atas jamaah lansia, jamaah risiko tinggi atau sakit, dan jamaah disabilitas beserta pendampingnya yang ada di seluruh kloter.Menurutnya, murur dan tanazul dapat mengurangi kepadatan saat proses mabit di Muzdalifah.

Teknisnya, jamaah haji dari Arafah langsung menuju Mina lewat Muzdalifah tanpa turun di Muzdalifah atau dengan kata lain hanya melintas di Muzdalifah.

Selain Murur, ada metode lain yang diterapkan yakni tanazul. Ini akan diikuti oleh lebih kurang 37.497 jamaah haji atau sekitar 95 kloter di Syisyah dan Raudhah.

Tanazul bersifat mandatori, berbasis kloter, dan dilaksanakan oleh 8 syarikah. Ada dua skema pergerakan jamaah haji yang melakukan tanazul.

Pertama, jamaah dari Arafah bergerak ke Muzdalifah kemudian ke Mina lalu masuk tenda di Mina hanya untuk istirahat atau sekadar melakukan kebutuhan MCK tidak menginap, lalu menuju Jamarat kemudian ke hotel.

Kedua, jamaah dari Arafah menuju Muzdalifah lalu langsung ke Jamarat karena di Mina hanya lewat, kemudian langsung ke hotel.

Menurut Muchlis, dua skema tanazul tersebut disesuaikan dengan kondisi fisik jamaah dan kesiapan kloter.

Bagikan Berita:
  • Penulis: REDAKSI

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komnas Haji Sebut Pelaku Umrah Mandiri Tanggung Sendiri Semua Risiko, Termasuk Jika Meninggal

    Komnas Haji Sebut Pelaku Umrah Mandiri Tanggung Sendiri Semua Risiko, Termasuk Jika Meninggal

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 356
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Ketua Komnas Haji dan Umrah, Mustolih Siradj, menegaskan bahwa umrah mandiri bisa membuat jamaah kehilangan perlindungan penuh yang selama ini perlindungan tersebut diberikan oleh pihak travel resmi. “Satu hal lagi yang harus diperhatikan bagi mereka yang memilih menggunakan umrah mandiri ini, tentu segala risiko-risiko selama perjalanan, dari sejak dia take off pesawat dari […]

    Bagikan Berita:
  • Beberapa Pasal Terkait Umrah Mandiri Masih Rancuh, Ketum HIMPUH Ingatkan Risikonya

    Beberapa Pasal Terkait Umrah Mandiri Masih Rancuh, Ketum HIMPUH Ingatkan Risikonya

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 393
    • 0Komentar

    JAKARTA — Ketua Umum Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH), HM Firman Taufik, mengingatkan pemerintah dan masyarakat untuk menelaah dengan baik pasal-pasal terkait Umrah Mandiri sebagaimana yang diatur dalam undang-undang terbaru. Yakni, UU Nomor 14 Tahun 2025 tentang Perubahan Ketiga atas UU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, atau selanjutnya disebut […]

    Bagikan Berita:
  • Saudi Luncurkan Layanan Mobilitas Terpadu di Masjidilharam dan Nabawi, Bisa Diakses lewat Satu Platform

    Saudi Luncurkan Layanan Mobilitas Terpadu di Masjidilharam dan Nabawi, Bisa Diakses lewat Satu Platform

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 577
    • 0Komentar

    SAUDI – Otoritas Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi resmi meluncurkan Layanan Mobilitas Terpadu untuk membantu jemaah dan peziarah dalam beribadah. Dilansir dari media lokal Saudi sabq.com, peluncuran program ini berlangsung di Universitas Taibah, bertepatan dengan Hari Digital Saudi. Adapun Layanan mobilitas terpadu, merupakan sistem transportasi berbasis digital yang menggabungkan berbagai fasilitas mobilitas di […]

    Bagikan Berita:
  • Rayakan Milad Ke-26, Tazkiyah Tour Ajak Jemaah Haji Khusus City Tour ke Kota Thaif

    Rayakan Milad Ke-26, Tazkiyah Tour Ajak Jemaah Haji Khusus City Tour ke Kota Thaif

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 118
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Suasana berbeda dirasakan ratusan jemaah haji khusus Tazkiyah Tour pada 14 Zulhijah. Bertepatan dengan peringatan Milad ke-26 Tazkiyah Tour, para jemaah Haji yang sudah menyelesaikan rangkaian ibadah haji, diajak mengikuti city tour ke Kota Thaif. Thaif adalah salah satu kota bersejarah di Arab Saudi yang dikenal dengan udara sejuk dan panorama pegunungannya. Perjalanan […]

    Bagikan Berita:
  • Kebutuhan Anggaran Haji 2026 Rp18,2 Triliun, Dirjen PE2HU Ingatkan Harus Tepat Sasaran

    Kebutuhan Anggaran Haji 2026 Rp18,2 Triliun, Dirjen PE2HU Ingatkan Harus Tepat Sasaran

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 329
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah menekankan pentingnya pengelolaan anggaran operasional haji 1447 Hijriah/2026 M yang riil, tepat sasaran, dan akuntabel di tengah tantangan kebijakan baru Arab Saudi. Pengelolaan anggaran yang tidak tepat dinilai berisiko berdampak langsung pada kualitas layanan dan kenyamanan jemaah. Penegasan tersebut disampaikan Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (PE2HU) Jaenal Effendi dalam […]

    Bagikan Berita:
  • Jadwal Penerbangan Flyadeal Makassar-Jeddah, Setelah Melakukan Penerbangan Perdana

    Jadwal Penerbangan Flyadeal Makassar-Jeddah, Setelah Melakukan Penerbangan Perdana

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 936
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Maskapai berbiaya rendah atau LCC asal Arab Saudi, Flyadeal, resmi membuka rute penerbangan langsung Makassar-Jeddah mulai 12 November 2025. Penerbangan dijadwalkan dua kali seminggu melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin menuju Bandara King Abdulaziz, Jeddah. Pada penerbangan perdananya, Flyadeal mengoperasikan pesawat berbadan lebar Boeing 777-300, yang mampu mengangkut lebih banyak penumpang untuk kebutuhan perjalanan […]

    Bagikan Berita:
expand_less