ASN dari Maros Wafat di Tanah Suci Setelah Sesak Nafas
- account_circle Imam Dzulkifli
- calendar_month Kam, 15 Mei 2025
- visibility 193

SAUDI – Satu orang jemaah calon haji (JCH) dari Maros Sulawesi Selatan dikabarkan meninggal dunia.
Rachmat Selamet (55), jemaah dari Kloter 12 Embarkasi Makassar dari Maros wafat pada Rabu, 14 Mei 2025 pukul 16.05 Waktu Arab Saudi (WAS), di Hotel tempatnya menginap.
Almarhum diketahui menjabat sebagai Sekretaris Dinas Sosial Pemda kabupaten Maros ini menghembuskan nafas terakhirnya di hotel Diwan Rose Madinah karena sesak nafas, sebagaimana disampaikan istri almarhum, Mimming Udin Lallo melalui pesan singkat WhatsApp.
Kabar meninggalnya warga Jalan Makmur Dg Sitakka kabupaten Maros ini dibenarkan Pembimbing Ibadah kloter 12 Embarkasi Makassar, H. Muhammad Nur.
“Betul almarhum meninggalnya di hotel. Sempat dirawat oleh dokter, dipasangi infus dan dinebu karena sesak. Setelah itu kondisinya membaik, sehingga tidak dirujuk ke rumah sakit. Istri almarhum selalu mendampingi,” tutur Muhammad Nur per telpon, seperti dikutip dari laman sulsel.kemenag.go.id.
Saat ini, lanjut Nur sapaan akrabnya, jenazah telah dimandikan dan sementara disemayamkan untuk menunggu disalati di masjid Nabawi usai salat Subuh.
“Kami sementara menunggu untuk salat subuh sekaligus mensalati almarhum. Rencananya almarhum akan dimakamkan di pekuburan Baqi,” sambungnya.
Menurut Nur, walau almarhum sempat dirawat waktu di Makassar sekira 1 bulan, namun jelang keberangkatan beliau dinyatakan istitaah.
“Bahkan selama di Madinah beliau rajin ke masjid. Semalam masih melaksanakan tahajjud di masjud sampai beliau melaksanakan salat dhuha. Setelah dhuha beliau minta di foto bersama istrinya, hal yang tidak pernah ia lakukan selama ini menurut istrinya,” tutup Nur.
Dengam meninggalnya Rachmat Selamet, tercatat dua jemaah haji Embarkasi Makassar telah wafat di tanah suci, dimana pada tanggal 12 Mei 2025, Amirah Tayyimah Daman (68) JH kloter 1 wafat di Makkah karena penyakit diabetes melitus kronis yang diidapnya.
- Penulis: Imam Dzulkifli



