Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Cerita Abdullah bin Mubarak dan Haji sebagai Atap Bangunan Keislaman

Cerita Abdullah bin Mubarak dan Haji sebagai Atap Bangunan Keislaman

  • account_circle Imam Dzulkifli
  • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
  • visibility 153
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID – Bulan Zulhijah bukan sekadar bulan penutup dalam kalender Hijriah, melainkan puncak dari perjalanan spiritual seorang Muslim. Bersama bulan Syawal dan Zulkaidah, Zulhijah termasuk dalam asyhur maklumat atau bulan-bulan yang ditentukan untuk ibadah haji.

Prof. Dr. H. Muammar Bakry, Lc., MA, dalam tausiah terkait Bulan Zulhijjah di Kantor Travel Haji dan Umrah Tazkiyah Tour, menyampaikan haji yang dianggap sebagai atap, dalam Dalam Filosofi Bangunan Islam.

“Dalam perspektif rukun Islam, ibadah di bulan Zulhijah memiliki posisi yang sangat unik. Jika diibaratkan sebuah bangunan,” ungkap Muhammad Bakry, 20 Mei 2026 lalu.

Syahadat adalah pondasinya. Tanpa syahadat yang kuat, amalan lain seperti salat, zakat, dan haji akan bermasalah karena pondasi yang rusak.

Salat adalah tiang agamanya. Puasa berfungsi sebagai dinding yang melindungi bangunan tersebut.

Zakat adalah finishing atau pembersih yang membuat bangunan layak huni.

Haji (Zulhijah) digambarkan sebagai atap yang menyempurnakan dan melindungi seluruh bangunan keislaman tersebut.

Kewajiban Berniat dan Berusaha

Muammad Bakry menjelaskan, banyak umat Muslim merasa belum berkewajiban karena merasa tidak mampu secara finansial. Namun, ditekankan bahwa setiap Muslim wajib memiliki niat untuk berhaji. Kata istata’ah dalam Al-Qur’an (mampu) memiliki akar kata yang berarti berusaha untuk menjadi mampu.

Niat yang tulus harus dibarengi dengan upaya nyata, seperti menyisihkan sebagian penghasilan. Jika seseorang sudah berniat dan berusaha namun ajal menjemput sebelum sempat berangkat, Allah SWT telah menghitungnya sebagai ibadah haji yang sempurna.

Kisah Abdullah bin Mubarak menjadi contoh nyata bagaimana niat membantu orang yang kesulitan lebih dicintai Allah daripada ritual fisik haji itu sendiri, bahkan Allah menggantikan posisinya dengan jasad yang mirip saat pelaksanaan haji.

“Abdullah bin Mubarak ini seorang ulama dari Syam, dia kumpulkan uangnya untuk pergi haji. Saat dia berangkat haji, tiba-tiba di tengah jalan dia temukan gubuk ada aroma tidak sedap, dia cium rasa muntah,” cerita Muhammad Bakry.

Sebuah pemandangan yang miris. Abdullah Mubarak melihat seorang ibu memasak bangkai dan di sampingnya ada anak-anak yang lapar menunggu masakan itu.

“Menangis meneteskan air mata Abdullah bin Mubarak lalu dia ubah niatnya. Uang yang dia kumpulkan pergi haji dia setorkan ke ibu itu. Makan saja. Tidak pantas baginya pergi haji dengan melihat pemandangan itu.

Maka pulanglah Abdullah bin Mubarak. Tapi dia tidak langsung pulang. Dia mampir ceramah. Ternyata, di kampungnya ada warga yang (pulang berhaji) mengaku melihat Abdullah bin Mubarak tawaf di Kakbah dan melihatnya berada ada di Arafah.

“Jadi ada jasad yang dimiripkan Abdullah bin Mubarak. Lalu ada warga di kampungnya diberi mimpi, bahwa di antara yang paling mabrur hajinya itu Abdullah bin Mubarak. lalu sekampung itu menyambut Abdullah bin Mubarak,” cerita Muammar lagi.

Amalan dengan Pahala Setara Haji

Bagi mereka yang belum berkesempatan berangkat ke tanah suci, terdapat “jalan pintas” untuk mendapatkan pahala setara haji dan umrah yang sempurna, yaitu:

1. Salat Subuh berjamaah, kemudian duduk berzikir di masjid hingga masuk waktu Isyrak (pagi hari), lalu melaksanakan salat sunah dua rakaat sebelum keluar masjid,.
2. Bagi fakir miskin, keseriusan menghadiri salat Jumat secara fisik dan mental dianggap sebagai haji bagi mereka.

Makna Haji Mabrur: Grafik Kehidupan yang Meningkat
Zulhijah adalah bulan terakhir sebelum kembali ke bulan Muharram. Ini memberikan pesan bahwa grafik amalan seorang Muslim harus semakin meningkat (mabrur) seiring berkurangnya jatah umur.

Ciri-ciri haji yang mabrur dapat dilihat dari perubahan perilaku setelah pulang, seperti:

• Semakin rajin beribadah (misalnya lebih tekun salat sunah).
• Lebih sosial dan dermawan, seperti gemar mentraktir atau berbagi kepada sesama.
• Menjaga diri dari kemaksiatan, terutama dalam masa 40 hari setelah pulang di mana doa-doa orang yang berhaji masih sangat mustajab.

Hukum Berkurban dan Prioritas Keluarga

Terkait ibadah kurban, amalan ini disunahkan bagi mereka yang memiliki kelonggaran (sa’atan). Artinya, kurban sebaiknya dilakukan setelah seluruh beban kewajiban keluarga (seperti biaya pendidikan anak, kebutuhan istri, dan cicilan) telah terpenuhi.
Seseorang dianggap belum memiliki kesanggupan jika tabungannya tidak mencukupi setelah dikurangi kebutuhan pokok bulanan tersebut.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Imam Dzulkifli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rumah Jemaah Haji Asal Soppeng Terbakar saat Sedang Melontar Jumrah

    Rumah Jemaah Haji Asal Soppeng Terbakar saat Sedang Melontar Jumrah

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 498
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Perjalanan haji selalu tak luput dari cobaan. Itu dirasakan betul Anisah Naharuddin, jemaah asal Kabupaten Soppeng yang tergabung dalam Kloter 6 Embarkasi Ujung Pandang. Ibadah Haji Anisah, benar-benar menguji ketabahan dan keikhlasannya. Saat akan menjalankan lontar jumrah di Mina, salah satu ritual penting dalam ibadah haji, Anisah menerima kabar bahwa rumahnya di kampung […]

    Bagikan Berita:
  • Kunjungi Tazkiyah Tour, Direktur Pengawasan BP Haji Bawa Kabar Gembira

    Kunjungi Tazkiyah Tour, Direktur Pengawasan BP Haji Bawa Kabar Gembira

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 876
    • 0Komentar

    MAKASSAR — Direktur Pengawasan, Pemantauan, dan Evaluasi Pelayanan Haji Luar Negeri Badan Penyelenggara (BP) Haji, Budi Agung Nugroho, datang ke Makassar. Budi mengunjungi salah satu travel mitra resmi pemerintah, Tazkiyah Tour, di kantor pusat perusahaan itu di Jalan AP Pettarani, Jumat, 25 Juli 2025. Budi memperkenalkan BP Haji. Sebuah lembaga baru yang mulai 2026 mengambil […]

    Bagikan Berita:
  • Prabowo Berangkat ke Arab Saudi, Bahas Perkampungan Haji RI di Makkah photo_camera 1

    Prabowo Berangkat ke Arab Saudi, Bahas Perkampungan Haji RI di Makkah

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Imam Dzulkifli
    • visibility 1.104
    • 0Komentar

    JAKARTA – Prabowo Subianto didampingi Menteri Agama RI Nasaruddin Umar behrangkat menuju Jeddah, bertemu Raja Arab Saudi pada Selasa 1 Juli 2025. Keberangkatan ini dalam rangka kunjungan kerja ke Arab Saudi, sekaligus membahas beberapa hal penting. Menteri Agama RI Nasaruddin Umar menyampaikan, rencananya Presiden Prabowo akan bertemu dengan pemerintah Kerajaan Arab Saudi untuk membahas tentang […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Haji yang Ditemukan Tidak Sehat Bakal Dipulangkan Kembali ke Negaranya

    Jemaah Haji yang Ditemukan Tidak Sehat Bakal Dipulangkan Kembali ke Negaranya

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 363
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah Arab Saudi kini menerapkan aturan medis yang jauh lebih ketat untuk pelaksanaan Haji 2026 mendatang. Pemerintah Kerajaan sebelumnya telah menegaskan bahwa jemaah dengan kondisi kesehatan tertentu tidak lagi diizinkan menunaikan ibadah haji. Jika petugas haji menemukan ada jemaah yang tiba dalam kondisi tidak layak (unfit), akan langsung dipulangkan ke negara asalnya, dan […]

    Bagikan Berita:
  • Cerita Jemaah Haji Jalur Furodah Bayar Rp945 Juta Nginap di Dormi yang Sesak dan Tenda yang Panas

    Cerita Jemaah Haji Jalur Furodah Bayar Rp945 Juta Nginap di Dormi yang Sesak dan Tenda yang Panas

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 506
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Bukannya mendapat fasilitas yang memuaskan, seorang jamaah haji yang pernah berangkat dengan jalur furodah pada tahun lalu menceritakan pengalamannya yang penuh cobaan. Warga Indonesia, pemilik akun Catur Gunandi tersebut, menceritakan, dia awalnya memilih haji Furodah dan membayar mahal karena tidak mau berdesak-desakan dan ingin nyaman. Namun, hasilnya jauh dari ekspektasi. Dia mengalami berbagai […]

    Bagikan Berita:
  • Ustadz Firanda Andirja Ingatkan Travel Umrah Nakal, Jangan Tipu Tamu Allah

    Ustadz Firanda Andirja Ingatkan Travel Umrah Nakal, Jangan Tipu Tamu Allah

    • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 437
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ustadz Firanda Andirja mengingatkan para pemilik biro perjalanan haji dan umrah agar berhati-hati dalam menjalankan usaha mereka. Dalam video kajian yang beredar di media sosial, Ustadz Firanda lebih khusus menyoroti perilaku travel umrah nakal yang kerap kali melimpahkan kerugiannya ke jemaah, lalu membangun narasi bahwa kerugian itu adalah qadarullah, ‘jemaah harus ikhlas’, ‘sabar’ […]

    Bagikan Berita:
expand_less