Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Cerita Abdullah bin Mubarak dan Haji sebagai Atap Bangunan Keislaman

Cerita Abdullah bin Mubarak dan Haji sebagai Atap Bangunan Keislaman

  • account_circle Imam Dzulkifli
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • visibility 4

HAMRANEWS.ID – Bulan Zulhijah bukan sekadar bulan penutup dalam kalender Hijriah, melainkan puncak dari perjalanan spiritual seorang Muslim. Bersama bulan Syawal dan Zulkaidah, Zulhijah termasuk dalam asyhur maklumat atau bulan-bulan yang ditentukan untuk ibadah haji.

Prof. Dr. H. Muammar Bakry, Lc., MA, dalam tausiah terkait Bulan Zulhijjah di Kantor Travel Haji dan Umrah Tazkiyah Tour, menyampaikan haji yang dianggap sebagai atap, dalam Dalam Filosofi Bangunan Islam.

“Dalam perspektif rukun Islam, ibadah di bulan Zulhijah memiliki posisi yang sangat unik. Jika diibaratkan sebuah bangunan,” ungkap Muhammad Bakry, 20 Mei 2026 lalu.

Syahadat adalah pondasinya. Tanpa syahadat yang kuat, amalan lain seperti salat, zakat, dan haji akan bermasalah karena pondasi yang rusak.

Salat adalah tiang agamanya. Puasa berfungsi sebagai dinding yang melindungi bangunan tersebut.

Zakat adalah finishing atau pembersih yang membuat bangunan layak huni.

Haji (Zulhijah) digambarkan sebagai atap yang menyempurnakan dan melindungi seluruh bangunan keislaman tersebut.

Kewajiban Berniat dan Berusaha

Muammad Bakry menjelaskan, banyak umat Muslim merasa belum berkewajiban karena merasa tidak mampu secara finansial. Namun, ditekankan bahwa setiap Muslim wajib memiliki niat untuk berhaji. Kata istata’ah dalam Al-Qur’an (mampu) memiliki akar kata yang berarti berusaha untuk menjadi mampu.

Niat yang tulus harus dibarengi dengan upaya nyata, seperti menyisihkan sebagian penghasilan. Jika seseorang sudah berniat dan berusaha namun ajal menjemput sebelum sempat berangkat, Allah SWT telah menghitungnya sebagai ibadah haji yang sempurna.

Kisah Abdullah bin Mubarak menjadi contoh nyata bagaimana niat membantu orang yang kesulitan lebih dicintai Allah daripada ritual fisik haji itu sendiri, bahkan Allah menggantikan posisinya dengan jasad yang mirip saat pelaksanaan haji.

“Abdullah bin Mubarak ini seorang ulama dari Syam, dia kumpulkan uangnya untuk pergi haji. Saat dia berangkat haji, tiba-tiba di tengah jalan dia temukan gubuk ada aroma tidak sedap, dia cium rasa muntah,” cerita Muhammad Bakry.

Sebuah pemandangan yang miris. Abdullah Mubarak melihat seorang ibu memasak bangkai dan di sampingnya ada anak-anak yang lapar menunggu masakan itu.

“Menangis meneteskan air mata Abdullah bin Mubarak lalu dia ubah niatnya. Uang yang dia kumpulkan pergi haji dia setorkan ke ibu itu. Makan saja. Tidak pantas baginya pergi haji dengan melihat pemandangan itu.

Maka pulanglah Abdullah bin Mubarak. Tapi dia tidak langsung pulang. Dia mampir ceramah. Ternyata, di kampungnya ada warga yang (pulang berhaji) mengaku melihat Abdullah bin Mubarak tawaf di Kakbah dan melihatnya berada ada di Arafah.

“Jadi ada jasad yang dimiripkan Abdullah bin Mubarak. Lalu ada warga di kampungnya diberi mimpi, bahwa di antara yang paling mabrur hajinya itu Abdullah bin Mubarak. lalu sekampung itu menyambut Abdullah bin Mubarak,” cerita Muammar lagi.

Amalan dengan Pahala Setara Haji

Bagi mereka yang belum berkesempatan berangkat ke tanah suci, terdapat “jalan pintas” untuk mendapatkan pahala setara haji dan umrah yang sempurna, yaitu:

1. Salat Subuh berjamaah, kemudian duduk berzikir di masjid hingga masuk waktu Isyrak (pagi hari), lalu melaksanakan salat sunah dua rakaat sebelum keluar masjid,.
2. Bagi fakir miskin, keseriusan menghadiri salat Jumat secara fisik dan mental dianggap sebagai haji bagi mereka.

Makna Haji Mabrur: Grafik Kehidupan yang Meningkat
Zulhijah adalah bulan terakhir sebelum kembali ke bulan Muharram. Ini memberikan pesan bahwa grafik amalan seorang Muslim harus semakin meningkat (mabrur) seiring berkurangnya jatah umur.

Ciri-ciri haji yang mabrur dapat dilihat dari perubahan perilaku setelah pulang, seperti:

• Semakin rajin beribadah (misalnya lebih tekun salat sunah).
• Lebih sosial dan dermawan, seperti gemar mentraktir atau berbagi kepada sesama.
• Menjaga diri dari kemaksiatan, terutama dalam masa 40 hari setelah pulang di mana doa-doa orang yang berhaji masih sangat mustajab.

Hukum Berkurban dan Prioritas Keluarga

Terkait ibadah kurban, amalan ini disunahkan bagi mereka yang memiliki kelonggaran (sa’atan). Artinya, kurban sebaiknya dilakukan setelah seluruh beban kewajiban keluarga (seperti biaya pendidikan anak, kebutuhan istri, dan cicilan) telah terpenuhi.
Seseorang dianggap belum memiliki kesanggupan jika tabungannya tidak mencukupi setelah dikurangi kebutuhan pokok bulanan tersebut.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Imam Dzulkifli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dahnil Anzar Simanjuntak

    Aset RI di Kampung Haji Belum Bisa Digunakan Jemaah 2026

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 219
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Aset pemerintah Indonesia di Kawasan Kampung Haji yang berupa hotel belum bisa dimanfaatkan. Pemerintah menyampaikan, meskipun telah dibeli, tapi proses administrasi terkait pembeliannya masih berjalan. Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, salah satu hotel yang akan menjadi bagian dari Kampung Haji diperkirakan baru menyelesaikan proses akuisisi pada April 2026. “Tahun […]

    Bagikan Berita:
  • Cek Daftar Haji Provinsi Sulawesi Selatan dan Sejumlah Daerah Lain, 12 Daerah Ini Bertambah Kuotanya

    Cek Daftar Haji Provinsi Sulawesi Selatan dan Sejumlah Daerah Lain, 12 Daerah Ini Bertambah Kuotanya

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 232
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Setelah sebelumnya mengumumkan ‘memukul rata’ sistem pembagian kuota jemaah haji per daerah, Kementeian Haji dan Umrah Arab Saudi juga telah mengumumkan daftar kuota haji setiap provinsi di Indonesia. Seperti diketahui, jumlah kuota Haji 2026 di Indonesia sebanyak 221.000 jemaah dengan rincian 203.320 untuk jemaah haji reguler dan 17.680 untuk jemaah haji khusus. Jika […]

    Bagikan Berita:
  • Mayoritas Jemaah Haji Wafat karena Penyakit Jantung, Total Sudah  175 Orang Meninggal

    Mayoritas Jemaah Haji Wafat karena Penyakit Jantung, Total Sudah 175 Orang Meninggal

    • calendar_month Ming, 8 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 309
    • 0Komentar

    SAUDI – Hingga hari ini, Minggu 8 Juni 2025, tercatat 175 jemaah haji Indonesia telah wafat di Tanah Suci, dengan mayoritas disebabkan oleh penyakit jantung. “Berdasarkan data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kesehatan, sampai hari ini ada 175 jemaah haji Indonesia yang wafat,” ujar Kabid Kesehatan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, dr. Imran, […]

    Bagikan Berita:
  • Sejumlah Calon Jemaah Haji 2026 Berguguran karena Tak Penuhi Syarat Isthitaah

    Sejumlah Calon Jemaah Haji 2026 Berguguran karena Tak Penuhi Syarat Isthitaah

    • calendar_month Kam, 18 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 269
    • 0Komentar

    HANRANEWS — Sejumlah cakon jemaah haji harus gugur dan tidak bisa berangkat tahun depan karena dinyatakan tidak layak secara kesehata. Di Bulukumba misalnya, sebanyak 30 calon jemaah haji (CJH) asal daerah tersebut yang sebelumnya masuk daftar keberangkatan tahun 2026 dipastikan tidak dapat melanjutkan proses keberangkatan. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Bulukumba, Hakim Bohari, […]

    Bagikan Berita:
  • Lomba Hafal Quran Raja Salman Berhadiah Hingga Rp40 Miliar

    Lomba Hafal Quran Raja Salman Berhadiah Hingga Rp40 Miliar

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
    • account_circle Imam Dzulkifli
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Bagikan Berita:

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Haji Gagal Berangkat di Medan, Lagi-lagi Korban Promosi Modus Visa Kerja

    Jemaah Haji Gagal Berangkat di Medan, Lagi-lagi Korban Promosi Modus Visa Kerja

    • calendar_month Sel, 27 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 445
    • 0Komentar

    MEDAN – Harapan sembilan warga negara Indonesia (WNI) untuk menunaikan ibadah haji pupus di gerbang keberangkatan Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatra Utara, Kamis lalu. Mereka harus menerima kenyataan pahit setelah diketahui menjadi korban praktik pemberangkatan haji secara nonprosedural oleh oknum agen travel tak resmi. Peristiwa itu terjadi pada Kamis 22 Mei 2025 pukul 17.00 […]

    Bagikan Berita:
expand_less