Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Pelaku Penggelapan Dana Haji Khusus Ditangkap di Bone, Sulsel

Pelaku Penggelapan Dana Haji Khusus Ditangkap di Bone, Sulsel

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
  • visibility 433
  • print Cetak

MAKASSAR – Polisi baru-baru ini menangkap seorang pria berinisial KA alias Kholil Abdullah (52) atas dugaan penipuan dan penggelapan dana haji plus milik warga Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Fantastisnya, uang dana haji khusus yang digelapkan pelaku senilai Rp 260 juta. Dana tersebut adalah setoran para calon haji khusus. Tapi digunakan pelaku untuk keperluan pribadi.

Pelaku diamankan tim Ewako Resmob Polda Sulsel yang membackup Polres Bone, di kediamannya di Jalan Borong Raya, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, pada Senin 21 Juli 2025 lalu. Penangkapan berlangsung tanpa perlawanan.

“Pelaku kami amankan di rumahnya, setelah mendapat informasi keberadaan yang bersangkutan,” ujar Kanit Resmob Polda Sulsel, AKP Wawan Suryadinata, kepada wartawan, Rabu 23 Juli 2025.

Korban Transfer 4 Kali, Tak Kunjung Berangkat

Menurut keterangan polisi, kasus ini bermula saat korban mendapat informasi dari keponakannya bahwa ada program pendaftaran haji plus melalui jasa travel Baitu Salam Mandiri. Tertarik dengan tawaran tersebut, korban langsung mengirimkan uang ke rekening atas nama pelaku.

“Awalnya korban mendapat informasi dari keponakan korban bahwa ada pendaftaran haji plus melalui jasa travel Baitu Salam Mandiri sehingga korban tertarik dan mentransfer uang sebanyak 4 rekening atas nama Kholil Abdullah,” tutur Wawan.

Namun hingga musim haji 2025 tiba, korban tak kunjung diberangkatkan. Pelaku sempat mengelabui korban dengan janji akan menggunakan jasa travel lain, tapi tetap saja tidak ada keberangkatan.

“Berjalannya waktu, korban tidak kunjung diberangkatkan. Akhirnya korban meminta kembali uang miliknya namun pelaku hanya menjanjikan,” jelas Wawan.

Dana Dipakai untuk Kepentingan Pribadi
Setelah diamankan, pelaku langsung menjalani interogasi awal. Hasilnya, KA mengakui semua perbuatannya.

“Pelaku mengakui semua perbuatannya, dan dana tersebut digunakan secara pribadi,” ujar Wawan.

Uang yang ditransfer korban sebanyak empat kali tersebut rupanya digunakan pelaku untuk kebutuhan sehari-hari, bukan untuk keperluan pengurusan keberangkatan haji.

Kini, pelaku telah dibawa ke Polres Bone untuk proses hukum lebih lanjut. Polisi masih mendalami kemungkinan adanya korban lain serta dugaan keterlibatan pihak lain dalam praktik penipuan berkedok travel haji ini.

“Penangkapan dilakukan oleh Ewako Resmob Polda Sulsel yang membackup Polres Bone,” ujar Wawan dalam pernyataan terbarunya, Kamis (24/7/2025).

Bagikan Berita:
  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gaji ASN Kemenhaj Nunggak Gara-gara Masalah Administrasi

    Gaji ASN Kemenhaj Nunggak Gara-gara Masalah Administrasi

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 309
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar, merespons soal temuan sejumlah ASN Kementerian Agama yang berpindah ke Kementerian Haji dan Umrah mengalami masalah keterlambatan pembayaran gaji. Temuan gaji ASN Kemenhaj telat dua bulan awalnya disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR Abdul Wachid saat rapat kerja dengan Kementerian Haji dan Umrah. Ia berharap […]

    Bagikan Berita:
  • Bahaya Anggapan Setetes Air Zamzam Bisa Mengubah Air Biasa Jadi Zamzam

    Bahaya Anggapan Setetes Air Zamzam Bisa Mengubah Air Biasa Jadi Zamzam

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 438
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Baru-baru ini ramai postingan warga Indonesia yang memasukkan sebotol air zam-zam ke dalam segalon air biasa, dan dipakai untuk minum sehari-hari. Air zam-zam tersebut dimasukkan dengan dalil bahwa air zam-zam bisa mengubah air biasa menjadi zamzam, meskipun air zamzam tersebut cuma setetes. Anggapan tersebut mungkin niatnya baik, tapi postingan yang ramai itu dinilai […]

    Bagikan Berita:
  • Beberapa Pasal Terkait Umrah Mandiri Masih Rancuh, Ketum HIMPUH Ingatkan Risikonya

    Beberapa Pasal Terkait Umrah Mandiri Masih Rancuh, Ketum HIMPUH Ingatkan Risikonya

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 435
    • 0Komentar

    JAKARTA — Ketua Umum Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH), HM Firman Taufik, mengingatkan pemerintah dan masyarakat untuk menelaah dengan baik pasal-pasal terkait Umrah Mandiri sebagaimana yang diatur dalam undang-undang terbaru. Yakni, UU Nomor 14 Tahun 2025 tentang Perubahan Ketiga atas UU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, atau selanjutnya disebut […]

    Bagikan Berita:
  • Menag Sebut Arab Saudi Gandeng Konsultan Amerika dan Makin Fokus Kejar Profit

    Menag Sebut Arab Saudi Gandeng Konsultan Amerika dan Makin Fokus Kejar Profit

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 497
    • 0Komentar

    JAKARTA — Pemerintah Arab Saudi dinilai makin gencar melakukan transformasi dalam pengelolaan ibadah haji dan umrah. Saudi bahkan disebut oleh Menteri Agama RI, cenderung mengoptimalkan pendekatan bisnis dengan menggandeng konsultan asal Amerika Serikat. Hal ini diungkapkan Menteri Agama RI, Prof. Nasaruddin Umar, dalam forum State of the Global Islamic Economy (SGIE) Report di Gedung Kementerian […]

    Bagikan Berita:
  • Direktur Sekolah Haji Tazkiyah, Dr. H. Abdul Wahid Hadade, Lc., MH.

    Makna Ramadan Diulas dalam Sekolah Haji Tazkiyah: Bulan Pembakaran Dosa dan Madrasah Penyucian Jiwa

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 424
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, umat Islam dianjurkan mempersiapkan diri, baik itu secara fisik maupun spiritual. Lewat tausiyah program Sekolah Haji Tazkiyah, Kiyai Dr. H. Abdul Wahid Hadade, Lc., MA menjelaskan bahwa Ramadan bukan cuma bulan ibadah ritual, tetapi juga sebagai bulan penyucian jiwa dan pembentukan karakter. Kiyai Abdul Wahid mengawali tausiyah dengan […]

    Bagikan Berita:
  • Risiko Telat Bayar ke Saudi, Anggota DPR Usul Bentuk Tim Khusus Verifikasi Data

    Risiko Telat Bayar ke Saudi, Anggota DPR Usul Bentuk Tim Khusus Verifikasi Data

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 365
    • 0Komentar

    HAMRANEWS — Risiko keterlambatan pembayaran layanan haji ke Arab Saudi kembali menjadi sorotan. Wakil Ketua MPR sekaligus anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PKS, Hidayat Nur Wahid (HNW), mengusulkan pembentukan tim khusus verifikasi demi mencegah terhambatnya proses Pengembalian Keuangan (PK) jemaah haji khusus yang berpotensi berdampak pada pembayaran kontrak layanan di Tanah Suci. HNW […]

    Bagikan Berita:
expand_less