Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » 40 Orang WNI Dapat Undangan Haji oleh Raja Salman: Ada Politikus, Jenderal hingga 3 Tokoh dari Sulsel

40 Orang WNI Dapat Undangan Haji oleh Raja Salman: Ada Politikus, Jenderal hingga 3 Tokoh dari Sulsel

  • account_circle REDAKSI
  • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
  • visibility 568
  • print Cetak

SAUDI – Ada 40 orang yang mendapat undangan dari Raja Salman, untuk berangkat haji pada tahun ini. Menariknya, tiga di antaranya adalah tokoh Sulawesi Selatan. Dari foto-foto beredar, kita sudah tahu siapa mereka: Andi Sudirman Sulaiman, Prof Hamdan Juhanis dan Prof Karta Jayadi.

Prof Hamdan Juhanis sendiri, mengaku tidak pernah membayangkan akan mendapat undangan Raja Salman untuk menjalankan ibadah Haji tahun ini.

“Dulu saat mendengar berita dari sayup-sayup, bahwa Raja Salman yang bergelar ‘Khadimul Kharamain’ (Penjaga Dua Kota Suci), memiliki program amal, berupa undangan melaksanakan ibadah haji, yang saya bayangkan betapa beruntungnya orang itu, dan rasa penasaran muncul seperti apa seluk beluk undangan khusus itu,” tulis Hamdan Juhannis.

Hamdan mengungkapkan asal mula dirinya mendapat undangan dari Raja Salman. Dia menyebutkan, dekan dari salah satu fakultas di UIN Alauddin Makassar, yakni Dr. Rauf Amin, diketahui punya hubungan baik dengan atase Agama Kedutaan Arab Saudi.

Kedutaan Arab Saudi sedang mencari orang dari kalangan kampus, untuk diberangkatkan haji. Akhirnya, dipilihlah UIN, dan dipilih orang tepat untuk mewakili UIN Alauddin.

Termasuk juga komunikasi yang dibangun oleh sahabat-sahabat lainnya, ketika pihak kedutaan melakukan profiling, terhadap orang yang akan masuk dalam list undangan khusus itu.

“Pelepasan dilakukan di sebuah hotel di Jakarta, yang dihadiri Bapak Menteri Agama dan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia.

Dari situ sudah terlihat gambaran kelompok tokoh yang mendapat undangan khusus ini,” ungkap dia.

Hamdan kemudian mencari tahu latar belakang orang-orang yang diberangkatkan tersebut, dan keterkaitannya dengan ibadah haji.

“Di sana juga saya mulai melakukan pemetaan kecil-kecilan, tentang pengelompokan tokoh yang mendapat undangan.

Pada pelepasan itu, saya melihat ada Bapak Muhaimin Iskandar, yang duduk berdampingan dengan Ibu Khafifah Indar Parawansa dan Bapak Andi Sudirman Sulaeman.

Setelah pelepasan, saya berbincang dengan Pak Andi Sudirman dan Ibu Khafifah, dua gubernur yang saya kenal baik, dan hanya itu memang gubernur yang mengenal saya,” terangnya.

“Mereka jadi peserta undangan khusus Raja. Dari situ saya berkesimpulan, pada undangan ini ada kelompok elit politik, sebutlah seperti itu.

Saya juga disampaikan oleh salah satu organizer acara, bahwa yang duduk di meja sana adalah seorang Jenderal bintang tiga, dan satunya adalah Wakapolda DKI, yang saya pasti tahu juga adalah seorang Jenderal. Dari situ saya berpikir, di antara rombongan ini ada elit militer atau semacamnya.

Saat saya ikut di belakang, Bapak Menteri Agama masuk ke ruang pelepasan, saya melihat beliau menyapa K.H. Cholil Navis, salah satu ulama tersohor di negeri ini, yang dikenal dengan ketajaman pikiran dan artikulasinya.

Saya berpikir juga, bahwa pada rombongan kami ada kelompok Kyai. Dan itu betul, karena setelah berada di Mekah, kami rupanya bersama juga dengan Prof. Uril Baharuddin, ketua Asosiasi Pengajar Bahasa Arab Indonesia (IMLA),” cerita Hamdan lagi.

Hamdan mengaku masih mencari tahu apa gerangan yang membuat mereka bisa dipilih untuk berhaji.

Tokoh lain yang diundang adalah Sekertaris Jenderal Kementrian Desa, Taufik Madjid, Dirjen Kerjasama Asean Kemenlu, Staf Ahli Kementrian Imigrasi, dan Staf Khusus Kementrian Tenaga Kerja, dan Staf Wamenlu.

“Selama dua hari berada di tanah suci, saya juga berkenalan dengan dokter, Dr. Muh. Yamin, Spesialis jantung.

Rupanya dari perbincangan kami, beliau pernah menjadi dokter kepresidenan. Jadi saya berasumsi ini pasti ada kelompok dokter.

Betul, karena belakangan saya berkenalan dengan peserta yang berprofesi sebagai dokter spesialis THT.

Masih ada lagi, kelompok saya, sebutlah sebagai kelompok akademisi, yang kebetulan mendapat tugas tambahan sebagai Rektor.

Dari awal saya penasaran, siapa di antara Rektor yang mendapat undangan. Rupanya ada tiga dari kami, Rektor ITS, Rektor UNM, dan saya dari UIN Alauddin.

Jadi saya melihat, bahwa semangat inklusifitas pada undangan ini sangat bisa terbaca. Itu bagian dari ikhtiar Raja Salman, untuk memberi ruang pada siapa yang dipersepsi sebagai repesentasi, untuk mendapatkan jalan meraih berkah.

Saya bahkan mendengar, bukan hanya undangan kepada tokoh, termasuk juga pada siapa saja yang memiliki kontribusi keumatan, yang dilatari dengan semangat ketulusan.

Anda pernah membaca berita kan, seorang marbot Masjid mendapat undangan khusus dari Raja Salman.

Sampai di sini dulu, saya masih harus lanjut berpikir, karena dari 40 peserta, tampaknya masih ada kelompok signifikan yang belum terbentangkan,” tutup Hamdan Juhannis lagi lewat tulisannya.

Bagikan Berita:
  • Penulis: REDAKSI

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tahun Baru Hijriyah, Tazkiyah Tour Tawarkan Pendaftaran Porsi Haji Cuma Setara USD3.900

    Tahun Baru Hijriyah, Tazkiyah Tour Tawarkan Pendaftaran Porsi Haji Cuma Setara USD3.900

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 175
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Menyambut Tahun Baru Hijriyah 1448 H sekaligus Milad ke-26, Tazkiyah Tour menghadirkan promo khusus bagi masyarakat yang ingin mengamankan porsi haji khusus. Melalui unggahan di akun Instagram resminya, Tazkiyah Tour mengumumkan program subsidi setoran awal haji khusus, sehingga calon jamaah cukup membayar USD3.900 untuk mendapatkan porsi haji. “Setoran awal haji khusus normalnya USD4.000. […]

    Bagikan Berita:
  • Haji 2026, Hampir 6.000 Jemaah Indonesia Sudah Tiba di Madinah

    Haji 2026, Hampir 6.000 Jemaah Indonesia Sudah Tiba di Madinah

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 286
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melaporkan jamaah calon haji Indonesia gelombang pertama yang sudah tiba Madinah, Arab Saudi, hampir 6.000 orang setelah dimulainya misi haji 1447 Hijriah pada 22 April 2026. Konsul Jenderal Republik Indonesia di Jeddah Yusron B. Ambary meminta jamaah yang telah tiba untuk membatasi pergerakan dan mengurangi aktivitas luar ruangan […]

    Bagikan Berita:
  • 81 Ribu Calon Jemaah Haji 2026 Selesai Jalani Pemeriksaan Kesehatan Istithaah

    81 Ribu Calon Jemaah Haji 2026 Selesai Jalani Pemeriksaan Kesehatan Istithaah

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 479
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Hingga 2 Desember 2025, tercatat sudah 81.654 calon jemaah haji reguler dan 202 jemaah haji khusus menjalani pemeriksaan kesehatan. Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Haji dan Umrah, Liliek Mahendro, menjelaskan pemeriksaan dilakukan untuk melihat syarat kemampuan atau istitha’ah calon jemaah dari sisi kesehatan. “Dari jumlah tersebut sekitar 29.449 jemaah haji reguler yang sudah […]

    Bagikan Berita:
  • Viral di Medsos, Ustaz Ini Mengklaim Rukun Haji Sudah Terpenuhi Walau Tidak ke Arafah

    Viral di Medsos, Ustaz Ini Mengklaim Rukun Haji Sudah Terpenuhi Walau Tidak ke Arafah

    • calendar_month Minggu, 15 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 461
    • 0Komentar

    SAUDI – Ada-ada saja klaim yang dilontarkan seorang ustaz, diduga untuk menenangkan hati jemaah yang tertahan di Madinah, atau gagal berangkat ke kawasan Armuzna (Arafah Mina Muzdalifah dan Mina) untuk menunaikan ritual utama ibadah haji. Ustaz yang diketahui bernama KH Kholil Yasin tersebut, dalam video beredar menyampaikan bahwa dirinya dan sejumlah jemaah tengah berada di […]

    Bagikan Berita:
  • Multi Syarikah Tetap Layak Diterapkan Tahun Depan, Wamenag: Pembagiannya Per Emberkasih

    Multi Syarikah Tetap Layak Diterapkan Tahun Depan, Wamenag: Pembagiannya Per Emberkasih

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 505
    • 0Komentar

    JAKARTA – Wakil Menteri Agama RI, Romo HR Muhammad Syafi’i, menilai sistem multi syarikah dalam layanan jamaah haji tetap layak dipertahankan, namun sebaiknya ditata ulang secara menyeluruh agar lebih efektif dan tepat sasaran. “Kita bekerja tanpa batas waktu. Penanganan sistem multi syarikah menjadi perhatian penting karena Presiden Prabowo tidak menginginkan adanya monopoli. Sistem ini akan […]

    Bagikan Berita:
  • Setelah Musim Haji, Umrah Periode Berikutnya Juga Bakal Lebih Ketat

    Setelah Musim Haji, Umrah Periode Berikutnya Juga Bakal Lebih Ketat

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 472
    • 0Komentar

    SAUDI – Otoritas Kerajaan Arab Saudi menerbitkan kebijakan baru mengenai pelaksanaan ibadah umrah menjadi lebih ketat. Kementerian Haji dan Umrah serta Kementerian Pariwisata Arab Saudi mengumumkan bahwa kini proses penerbitan visa umrah harus mengacu pada ketentuan baru, khususnya terkait reservasi akomodasi. Visa umrah saat ini cuma bakal diterbitkan jika hotel yang dipesan oleh jemaah telah […]

    Bagikan Berita:
expand_less