Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Chiki Fawzi Akui Masuk Petugas Haji Lewat Penunjukan Langsung, Tawaran Datang Saat Diklat Akan Berlangsung

Chiki Fawzi Akui Masuk Petugas Haji Lewat Penunjukan Langsung, Tawaran Datang Saat Diklat Akan Berlangsung

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
  • visibility 272

HAMRANEWS – Influencer yang juga aktivis kemanusiaan Chiki Fawzi, menyampaikan klarifikasi terkait banyaknya serangan dan tudingan di media sosial terkait pencopotan dirinya dari daftar petugas haji 2026 yang dianggap janggal.

Dalam sejumlah unggahan dan komentar warganet di media sosial, Chiki dituding tidak mengikuti tes Computer Assisted Test (CAT), tidak hadir penuh selama pendidikan dan pelatihan (diklat), hingga disebut tidak menginap di barak asrama haji. Chiki membantah tudingan tersebut dan menyebut banyak informasi yang beredar tidak sesuai fakta.

Melalui akun media sosialnya, @chikifawzi, ia mengungkapkan kronologi awal dirinya bisa masuk sebagai petugas haji. Chiki menyatakan dirinya direkrut melalui mekanisme penunjukan langsung sebagai bagian dari tim Media Center Haji (MCH).

“Tanggal 9 Januari 2026, aku dan beberapa influencer Islam diundang Kemenhaj untuk jadi petugas haji melalui jalur Penunjukan Langsung atau PL oleh tim Pak Wamen,” tulis Chiki, seraya melampirkan dokumentasi pertemuannya dengan Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak.

Menurut Chiki, pemberitahuan tersebut diterimanya hanya beberapa hari sebelum pelaksanaan diklat PPIH yang dimulai pada 11 Januari 2026. Ia dan peserta lain diminta menjalani pemeriksaan kesehatan (medical check up) terlebih dahulu sebelum mengikuti tahapan lanjutan.

Chiki mengakui dirinya tidak mengikuti tes CAT karena memang masuk melalui jalur penunjukan langsung. Ia menyebut mekanisme tersebut justru menjawab kebingungannya selama ini.

“Dari tiga tahun lalu aku pengin banget jadi petugas haji, tapi bingung karena harus ada surat rekomendasi eselon dan ormas. Aku enggak punya itu,” ungkapnya, seperti dikutip dari tayangan Rumpi, Jumat (30/1/2026).

Terkait keterlambatannya masuk barak, Chiki menjelaskan hal itu sudah dikomunikasikan sejak awal kepada pihak Kementerian Haji dan Umrah. Saat itu, ia telah memiliki agenda humanitarian trip ke Yordania, Palestina, dan Suriah.

“Pihak Kemenhaj meng-oke-kan. Aku landing 21 malam, tanggal 22 langsung ikut diklat di asrama haji,” tulisnya. Chiki menyebut dirinya tidur di barak, pleton G3 kamar 216, dan mengikuti seluruh rangkaian pelatihan semi-militer dari pukul 04.00 pagi hingga 21.30 malam setiap hari.

Ia juga membantah tudingan tidak disiplin selama pelatihan. Menurutnya, setiap keperluan administrasi seperti pengurusan BPJS, BSI, dan biovisa selalu dilakukan dengan izin komandan pleton dan langsung kembali ke barak.

Adapun soal aktivitas pembuatan konten selama diklat yang disebut-sebut menjadi alasan pencopotan, Chiki menegaskan konten tersebut justru mendapat respons positif.

“Engagement dan positifnya tinggi. Sampai TV-TV mau ngeliput dan nyamperin ke asrama haji,” tulisnya.

Chiki menjelaskan, video klarifikasi yang ia unggah dibuat karena situasi yang membingungkan setelah dirinya diminta pulang secara mendadak, sementara banyak media hendak mewawancarainya langsung di asrama haji.

“Aku bikin satu video biar semuanya tahu kondisi aku. Jadi enggak usah nyamperin ke asrama haji lagi untuk interview, langsung aja ke Kemenhaj,” ujarnya.

Ia menegaskan, video tersebut tidak dimaksudkan untuk menyerang pihak manapun, melainkan untuk meluruskan situasi. Meski dicopot, Chiki tetap menyampaikan apresiasi terhadap sistem pelatihan petugas haji yang ia nilai sudah sangat baik.

“Kita dipersiapkan dari segala tugas dan fungsi, dari layanan lansia, transportasi, sampai haji ramah perempuan,” katanya.

Di akhir pernyataannya, Chiki mengaku telah mengikhlaskan pencopotan tersebut dan menganggapnya sebagai bagian dari kehendak Tuhan.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenhaj Siapkan Tim Mobile Crisis Rescue di Kawasan Jamarat, Evakuasi Jemaah yang Kelelahan dan Sakit

    Kemenhaj Siapkan Tim Mobile Crisis Rescue di Kawasan Jamarat, Evakuasi Jemaah yang Kelelahan dan Sakit

    • calendar_month Kam, 28 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 47
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI menyiagakan Mobile Crisis Rescue (MCR) di kawasan Jamarat, Mina, selama puncak pelaksanaan ibadah haji. Tim khusus ini disiapkan untuk membantu evakuasi jemaah yang mengalami kelelahan, sakit, tersesat, hingga kondisi darurat saat prosesi lontar jumrah berlangsung. Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, mengatakan keberadaan MCR menjadi bagian penting dari […]

    Bagikan Berita:
  • Duh, Arab Saudi Mau Kurangi Kuota Haji RI Hingga 50 Persen karena Kesemrawutan Pelayanan Tahun Ini

    Duh, Arab Saudi Mau Kurangi Kuota Haji RI Hingga 50 Persen karena Kesemrawutan Pelayanan Tahun Ini

    • calendar_month Kam, 12 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 518
    • 0Komentar

    SAUDI – Arab Saudi disebutkan bakal memotong kuota haji Indonesia hingga 50 persen. Potongan sebesar ini, jika diberlakukan sudah pasti akan membuat daftar tunggu haji semakin panjang. Wakil Kepala Badan Penyelenggara Haji, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengungkap detil alasan Arab Saudi memotong kuota umrah. “Mereka menyampaikan melalui Deputi Kerja Sama Lembaga dan Luar Negeri bahwa penyelenggaraan […]

    Bagikan Berita:
  • Umrah dan Ziarah Forum Dibuka, Menhaj Saudi Sebut Jemaah dari Luar Saudi Melonjak 214 Persen Dalam Lima Tahun

    Umrah dan Ziarah Forum Dibuka, Menhaj Saudi Sebut Jemaah dari Luar Saudi Melonjak 214 Persen Dalam Lima Tahun

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 126
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Komitmen Arab Saudi dalam melayani jemaah haji dan umrah ditegaskan kembali di tengah meningkatnya jumlah peziarah dunia dan transformasi besar sektor layanan ibadah. Pemerintah Kerajaan menyebut pelayanan jemaah sebagai prinsip mendasar yang terus dijaga sejak berdirinya negara. Gubernur Madinah, Pangeran Salman bin Sultan, menegaskan hal itu saat membuka Umrah dan Ziyarah Forum di […]

    Bagikan Berita:
  • Kejanggalan Dalam Kasus Haji, BPK Tidak Berwenang Memeriksa PIHK

    Kejanggalan Dalam Kasus Haji, BPK Tidak Berwenang Memeriksa PIHK

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 241
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pakar Hukum Pidana Universitas Islam Indonesia (UII) Prof. Muzakir menegaskan bahwa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tidak memiliki kewenangan memeriksa keuangan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK), termasuk dalam kasus dugaan korupsi pembagian kuota haji tambahan tahun 2024. Hal itu disampaikan Muzakir saat menjadi pemateri dalam Forum Diskusi Nasional Haji Indonesia yang digelar Semangat Advokasi […]

    Bagikan Berita:
  • Arab Saudi Larang Anak di Bawah 12 Tahun Naik Haji 2026 karena Risiko Panas Ekstrem

    Arab Saudi Larang Anak di Bawah 12 Tahun Naik Haji 2026 karena Risiko Panas Ekstrem

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 341
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Arab Saudi baru-baru ini menetapkan regulasi baru yang melarang anak-anak berusia di bawah 12 tahun untuk mengikuti ibadah haji pada musim 2026. Kebijakan tersebut diberlakukan sebagai langkah keselamatan setelah beberapa musim haji sebelumnya mencatat banyak kasus fatal akibat cuaca panas ekstrem. Kebijakan ini dikonfirmasi oleh platform resmi Nusuk Hajj. Dalam keterangan yang disampaikan […]

    Bagikan Berita:
  • Haji untuk Disabilitas, Begini Prinsip Penting ‘Fikih Rukhshah’ agar Ibadah Haji Tetap Mabrur

    Haji untuk Disabilitas, Begini Prinsip Penting ‘Fikih Rukhshah’ agar Ibadah Haji Tetap Mabrur

    • calendar_month Sel, 12 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 77
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Di antara jutaan tamu Allah yang datang ke Tanah Suci, ada para jemaah lanjut usia, penyandang disabilitas, hingga mereka yang hidup dengan keterbatasan kesehatan tertentu. Dalam konteks inilah, Islam menunjukkan wajahnya yang penuh kasih dan kemudahan. Pemerintah Indonesia dalam dua tahun terakhir secara khusus menghadirkan panduan bagi jemaah haji lansia dan penyandang disabilitas. […]

    Bagikan Berita:
expand_less