Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lainnya » Masjid Qiblatain Madinah Dikembangkan Saudi, Bakal Jadi Pusat Spiritual dan Kebudayaan Islam

Masjid Qiblatain Madinah Dikembangkan Saudi, Bakal Jadi Pusat Spiritual dan Kebudayaan Islam

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
  • visibility 367

SAUDI – Masjid Qiblatain, atau secara literal masjid dua kiblat, berada di sekitar 7 kilometer dari Masjid Nabawi, di Barat Laut Kota Madinah. Masjid ini dinamai Qiblatain, karena itu adalah titik tempat Rasulullah Saw sedang salat, lalu turun wahyu melalui Malaikat Jibril yang memerintahkan mengubah arah kiblat. Dari sebelumnya Baitul Maqdis Palestina, menjadi Masjidilharam, di Makkah.

Kini, tempat bersejarah itu akan dikembangkan Pemerintah Arab Saudi, untuk menjadi pusat spiritual dan kebudayaan Islam.
Dalam Proyek Masjid dan Pusat Peradaban Qiblatain itu, Pemerintah Saudi tidak hanya berfokus pada renovasi fisik, tapi juga pada pelestarian warisan spiritual dan budaya Islam.

Proyek ini dikelola oleh Otoritas Pembangunan Wilayah Madinah (Al Madinah Region Development Authority)dan menjadi bagian dari upaya besar Arab Saudi dalam menjaga jejak sejarah Islam sambil menghadirkan pengalaman ibadah modern bagi jutaan peziarah dari seluruh dunia.

Antara Sejarah dan Modernitas

Masjid Qiblatain —yang berarti “dua kiblat”, menjadi simbol penting dalam sejarah Islam karena di sinilah Nabi Muhammad SAW menerima wahyu untuk mengubah arah kiblat dari Baitul Maqdis di Yerusalem menuju Ka’bah di Makkah.

Kini, di era modern, Kerajaan Arab Saudi berkomitmen menjadikan situs suci ini sebagai pusat pembelajaran spiritual dan kebudayaan Islam yang selaras dengan teknologi dan kenyamanan masa kini.

Selama masa kepemimpinan Penjaga Dua Masjid Suci, Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud, berbagai restorasi dan perluasan besar telah dilakukan. Langkah ini menunjukkan kesungguhan kerajaan dalam merawat peninggalan Islam sekaligus meningkatkan layanan bagi jamaah dan wisatawan.

Luas dan Ramah Jamaah

Proyek Masjid Qiblatain dan Pusat Peradaban ini mencakup area seluas lebih dari 265.000 meter persegi. Bangunan masjidnya sendiri menempati lebih dari 3.900 meter persegi, dengan kapasitas hingga 20.000 jamaah.

Fasilitasnya juga dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal: terdapat lebih dari 300 area parkir untuk mobil dan bus, serta lebih dari 50 kanopi yang dilengkapi 100 kipas kabut (misting fans) agar udara tetap sejuk.

Koridor dan halaman luas disusun dengan alur pergerakan yang efisien, memudahkan jamaah dan pengunjung berpindah tempat tanpa berdesakan, -menciptakan suasana yang damai dan ramah ibadah.

Terbuka 24 Jam, Sepanjang Minggu

Sesuai arahan langsung dari Raja Salman, Masjid Qiblatain kini dibuka 24 jam sehari, tujuh hari seminggu. Langkah ini memungkinkan umat Islam dari berbagai penjuru dunia untuk beribadah dan mengambil manfaat spiritual kapan pun mereka datang.

Perhatian kerajaan terhadap situs-situs suci seperti ini bukan sekadar soal arsitektur atau infrastruktur, tetapi bagian dari misi besar Arab Saudi untuk melayani Islam, menjaga warisan sejarah, dan memperkuat identitas peradaban Islam di tanah suci.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pendaftaran Vendor Katering Jemaah Haji 2026 Sudah Dibuka, lewat Situs Saudi

    Pendaftaran Vendor Katering Jemaah Haji 2026 Sudah Dibuka, lewat Situs Saudi

    • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 375
    • 0Komentar

    SAUDI – Pemerintah Kota Makkah resmi membuka pendaftaran bagi para kontraktor katering yang ingin turut berpartisipasi dalam penyediaan layanan makanan bagi jamaah haji tahun 1447 H (2026 M). Langkah ini menandai dimulainya fase awal persiapan logistik menjelang musim haji mendatang yang akan kembali dipadati jutaan peziarah dari seluruh dunia. Pendaftaran Sudah Dibuka Menurut pengumuman Holy […]

    Bagikan Berita:
  • Penjelasan Kanwil Kemenhaj Sulsel Terkait Jemaah Makassar Wafat saat di Bandara

    Penjelasan Kanwil Kemenhaj Sulsel Terkait Jemaah Makassar Wafat saat di Bandara

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 52
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Insiden meninggalnya seorang jemaah umrah asal Makassar di Arab Saudi memicu sorotan publik. Jemaah bernama Maemuna dilaporkan wafat saat menunggu keberangkatan di Bandara King Abdulaziz International Airport, setelah penerbangan yang akan membawanya pulang mengalami penundaan hingga dua hari. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis 5 Februari 2026. Informasi awal menyebutkan, korban diduga meninggal akibat […]

    Bagikan Berita:
  • Ditjen Kemenag Segera Bergeser ke Kementerian Haji dan Umrah

    Ditjen Kemenag Segera Bergeser ke Kementerian Haji dan Umrah

    • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 207
    • 0Komentar

    JAKARTA – Setelah DPR mengesahkan UU Haji dan Umrah, sejumlah perubahan besar bakal terjadi. Salah satunya, anggaran haji yang selama ini dikelola Kementerian Agama (Kemenag) akan beralih ke Kementerian Haji dan Umrah. Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief menegaskan, alokasi dana itu sudah masuk dalam skenario penganggaran. “Kan sudah disiapkan juga. Disampaikan juga […]

    Bagikan Berita:
  • Ramadan Mulai 17 atau 18 Februari? Saudi Akan Pantau Hilal Ramadan pada Selasa Pekan Ini

    Ramadan Mulai 17 atau 18 Februari? Saudi Akan Pantau Hilal Ramadan pada Selasa Pekan Ini

    • calendar_month Ming, 15 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 42
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah Saudi menjadwalkan kegiatan pemantauan hilal Ramadan 1447 Hijriah pada Selasa, 17 Februari 2026. Hasil rukyatul hilal pada hari tersebut akan menentukan awal puasa Ramadan bagi masyarakat di Kerajaan. Melansir theislamicinformation, Pemantauan dilakukan pada malam 29 Sya’ban 1447 H, dengan keputusan akhir berada di tangan komite pemantau hilal Mahkamah Agung Arab Saudi. Jika […]

    Bagikan Berita:
  • BMKG Arab Saudi Peringatkan Potensi Banjir Hingga Hujan Es di Makkah dan Madinah

    BMKG Arab Saudi Peringatkan Potensi Banjir Hingga Hujan Es di Makkah dan Madinah

    • calendar_month Sab, 6 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 248
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pusat Meteorologi Nasional (NCM) Arab Saudi memperingatkan badai petir dan hujan lebat di sebagian besar wilayah negara itu selama sepekan mendatang, terhitung sejak hari ini, Sabtu 6 Desember 2026 hingga 11 Desember mendatang. Badan Meteorologi Arab Saudi ini memperkirakan badai petir akan mengakibatkan beberapa wilayah mengalami hujan lebat serta kondisi cuaca berbahaya lainnya. […]

    Bagikan Berita:
  • Memahami Pemakaman Jenazah dengan Sistem ‘Tumpuk’ di Makkah dan Madinah

    Memahami Pemakaman Jenazah dengan Sistem ‘Tumpuk’ di Makkah dan Madinah

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 339
    • 0Komentar

    MAKKAH – Sistem pemakaman jenazah di Arab Saudi sangat jauh berbeda dengan Indonesia. Negara ini sudah lama menerapkan sistem makam vertikal atau “makam tumpuk”, terutama untuk jenazah jemaah haji dan umrah yang wafat di Tanah Suci. Di Arab Saudi, anda tidak akan menemukan kuburan warga yang dibangun dengan semen, menggunakan tehel atau marmer. Kuburan di […]

    Bagikan Berita:
expand_less