Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Arab Saudi Benarkan Larangan Ambil Gambar di Masjidilharam Mulai Tahun 2026

Arab Saudi Benarkan Larangan Ambil Gambar di Masjidilharam Mulai Tahun 2026

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
  • visibility 389
  • print Cetak

HAMRANEWS – Pemerintah Saudi mengonfirmasi kebijakan baru yang melarang seluruh bentuk pengambilan gambar di dalam Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah. Keputusan ini menandai perubahan dari pedoman sebelumnya yang hanya membatasi jenis-jenis pengambilan gambar tertentu.

Aturan baru tersebut berlaku untuk telepon genggam, kamera profesional, serta seluruh perangkat perekam lainnya, dan akan mulai diberlakukan pada musim Haji mendatang, yang berarti efektif mulai 2026.

Kementerian Haji dan Umrah menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil setelah dilakukan peninjauan terhadap perilaku jemaah dan pergerakan massa di dalam dua masjid suci tersebut.

Para pejabat menyatakan bahwa aktivitas pengambilan foto di area salat kerap menyebabkan perlambatan saat jam-jam padat, menciptakan kepadatan di titik-titik ibadah utama, serta memicu perselisihan ketika individu merasa privasinya dilanggar. Menurut kementerian, larangan ini diperlukan untuk menjaga kelancaran arus jemaah pada periode ketika jutaan orang berada di ruang yang terbatas.

Dalam pernyataan resminya, otoritas menyebutkan bahwa larangan ini mencakup seluruh bentuk foto statis maupun konten video. Aparat keamanan di dalam masjid juga telah diperintahkan untuk menghentikan siapa pun yang mencoba mengambil gambar.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kementerian ingin seluruh jamaah fokus pada ibadah dan pergerakan, bukan pada aktivitas merekam. Aturan yang sama juga akan diberlakukan di lokasi-lokasi suci lain yang terhubung dengan jalur ibadah Haji.

Kementerian Haji dan Umrah juga mengingatkan bahwa isu fotografi di dalam masjid suci telah menjadi perdebatan selama beberapa tahun terakhir. Pedoman sebelumnya hanya bersifat imbauan, seperti menghindari swafoto dan pose bergaya selama salat atau tawaf, serta larangan memotret orang lain tanpa izin. Kebijakan baru ini mengubah pendekatan tersebut dengan mengganti imbauan sukarela menjadi larangan penuh yang akan ditegakkan langsung oleh petugas keamanan.

Seorang pejabat Kementerian Haji dan Umrah mengatakan bahwa kebijakan ini merupakan respons atas meningkatnya kekhawatiran dari pengelola lokal maupun delegasi internasional.

“Kementerian telah menerima banyak laporan mengenai gangguan yang berkaitan dengan aktivitas fotografi di area salat, dan kebijakan baru ini dirancang untuk menghilangkan gangguan tersebut secara jelas dan konsisten,” ujar pejabat tersebut.

Ia menambahkan bahwa tujuan utama kebijakan ini adalah menciptakan lingkungan ibadah yang lebih fokus, terutama pada periode tersibuk sepanjang tahun.

Selama ini, para jemaah kerap membagikan foto dan video dari masjid suci kepada keluarga di tanah air, dan banyak yang menganggap dokumentasi tersebut sebagai bagian penting dari perjalanan ibadah mereka. Sejumlah biro perjalanan juga menggunakan gambar para jemaah untuk mempromosikan paket perjalanan selanjutnya.

Namun, tim keamanan mencatat bahwa meningkatnya penggunaan perangkat seluler telah membuat semakin banyak orang berhenti, berpose, atau mengangkat ponsel di atas kerumunan saat waktu salat. Perilaku ini dinilai menyebabkan penyumbatan arus di pintu masuk dan area sekitar Ka’bah, serta memicu konflik ketika jemaah merasa direkam tanpa persetujuan.

Seorang perwakilan dari kelompok Haji internasional menyatakan bahwa sebagian jemaah membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan aturan baru ini.

“Jemaah perlu memahami bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari rencana pengelolaan, dan kami akan menyarankan mereka untuk mematuhinya agar pergerakan di dalam masjid tetap lancar,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa setiap delegasi akan memasukkan aturan baru ini dalam pengarahan kepada para jemaah sebelum tiba di Arab Saudi.

Kementerian menegaskan bahwa larangan tersebut akan berlaku sepanjang musim Haji mendatang. Pembaruan lebih lanjut akan disampaikan melalui saluran resmi jika terdapat instruksi tambahan. Aparat keamanan di Makkah dan Madinah telah mulai bersiap untuk tahap penerapan, bekerja sama dengan pengelola masjid guna memastikan aturan ini dipahami oleh seluruh pengunjung.

Langkah ini menunjukkan upaya Arab Saudi untuk menjaga ketertiban dan mengurangi gesekan di lokasi-lokasi yang menerima jumlah jemaah terbanyak di dunia Islam.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wahai Calon Jemaah yang Masih Coba-coba Haji Jalur Ilegal, Anda Bisa Dicekal 10 Tahun!

    Wahai Calon Jemaah yang Masih Coba-coba Haji Jalur Ilegal, Anda Bisa Dicekal 10 Tahun!

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 212
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Keinginan untuk segera menunaikan ibadah haji memang sangat kuat bagi banyak umat Muslim khususnya di Indonesia. Namun, bagi Anda yang masih tergoda mencoba ‘jalan pintas’ lewat jalur ilegal, ada satu hal yang perlu dipahami dengan serius, dan sudah berkali-kali diwanti-wanti oleh pemerintah: Anda akan dicekal masuk Arab Saudi hingga 10 tahun. Peringatan keras […]

    Bagikan Berita:
  • Klarifikasi Owner Travel yang Viral 44 Jemaahnya Telantar di Hotel Makkah

    Klarifikasi Owner Travel yang Viral 44 Jemaahnya Telantar di Hotel Makkah

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 225
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemilik Mitra Travel, yang sebelumnya dikabarkan diduga menelantarkan 44 jemaahnya (mayoritas dari Parepare dan Makassar) di Makkah, Arab Saudi, menyampaikan klarifikasi. Pihak travel membantah puluhan jemaah itu telantar, namun jadwal pemulangan molor karena pihak maskapai membatalkan penerbangan imbas perang. “Ini qadarullah, ada krisis internasional dan perang saat kami sudah di Makkah. Harga tiket […]

    Bagikan Berita:
  • Resmi, Cuma Dua Syarikah yang Bakal Melayani Jemaah Haji 2026

    Resmi, Cuma Dua Syarikah yang Bakal Melayani Jemaah Haji 2026

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 525
    • 0Komentar

    JAKARTA – Persiapan ibadah haji tahun 2026 terus dimatangkan. Pemerintah Indonesia melalui Kantor Urusan Haji (KUH) RI di Jeddah, memastikan cuma ada dua syarikah asal Arab Saudi yang dipercaya melayani 203 ribu jemaah haji reguler Tanah Air pada musim haji 1447 H/2026 M. Kabar tersebut diumumkan Kantor Urusan Haji (KUH) RI di Jeddah lewat unggahan […]

    Bagikan Berita:
  • Pemerintah Upayakan Beban Jemaah Haji 2027 Lebih Ringan, Skema Pembayaran Diusul Tetap 40 Persen

    Pemerintah Upayakan Beban Jemaah Haji 2027 Lebih Ringan, Skema Pembayaran Diusul Tetap 40 Persen

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 56
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Pemerintah mengusulkan agar skema pembiayaan haji 2027 tetap menggunakan komposisi 60:40, yakni 60 persen berasal dari nilai manfaat pengelolaan dana haji oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), sementara 40 persen dibayar langsung oleh jemaah melalui Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih). Usulan tersebut telah disampaikan kepada DPR RI sebagai bagian dari pembahasan Biaya Penyelenggaraan […]

    Bagikan Berita:
  • Sejumlah Jemaah Haji Bangkalan Tidak Dapat Makanan, Kemenhaj Ungkap Penyebabnya di Syarikah

    Sejumlah Jemaah Haji Bangkalan Tidak Dapat Makanan, Kemenhaj Ungkap Penyebabnya di Syarikah

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 116
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Kementerian Haji dan Umrah menjelaskan penyebab sejumlah jemaah haji asal Bangkalan yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) SUB-72 sempat tidak mendapatkan makanan saat berada di Mina. Berdasarkan hasil penelusuran di lapangan, permasalahan tersebut terjadi akibat ketidaksesuaian prosedur distribusi konsumsi yang dilakukan pihak syarikah. Insiden itu terjadi pada hari pertama kedatangan jemaah di Mina, […]

    Bagikan Berita:
  • Puluhan Korban Travel Umrah Putri Dakka Datangi Polda Sulsel, Imbas Penundaan Refund

    Puluhan Korban Travel Umrah Putri Dakka Datangi Polda Sulsel, Imbas Penundaan Refund

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 60
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Puluhan korban dugaan penipuan program umrah subsidi mendatangi Markas Polda Sulawesi Selatan, Rabu (8/7/2026), untuk mendesak penyidik segera mengambil langkah tegas terhadap Putri Dakka. Kedatangan mereka dipicu penundaan pengembalian dana (refund) yang dinilai dilakukan secara sepihak. Kasus tersebut saat ini ditangani Unit II Subdit V Tipidsiber Ditreskrimsus Polda Sulsel. Kuasa hukum korban, Ardianto […]

    Bagikan Berita:
expand_less