Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Warganya Lebih Pilih Haji Reguler, Pakistan Kekurangan 16 Ribu Jemaah untuk Kuota Haji Khusus

Warganya Lebih Pilih Haji Reguler, Pakistan Kekurangan 16 Ribu Jemaah untuk Kuota Haji Khusus

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
  • visibility 481
  • print Cetak

PAKISTAN – Berbeda dengan Pemerintah Indonesia yang antrean haji khususnya bahkan sudah mencapai 5 hingga 7 tahun, Pakistan malah kekurangan jemaah untuk memenuhi kuota haji khusus.

Menurut berita yang ditulis media Pakistan, negara itu masih mencatat kekosongan sekitar 16.000 kuota menjelang tenggat waktu pendaftaran pada 17 Oktober 2025.

Pemerintah Pakistan pun mendesak calon jamaah haji untuk segera mendaftar melalui skema haji swasta atau haji khusus.

Kementerian Urusan Agama dan Kerukunan Antaragama (Ministry of Religious Affairs and Interfaith Harmony) pada Senin (13/10) menyebut masih rendahnya pendaftar di haji khusus bisa mengancam optimalisasi kuota nasional yang telah diberikan Arab Saudi untuk musim haji 2026.

“Dalam skema Haji khusus 2026, hingga kini baru 44.000 jamaah yang menyelesaikan proses pemesanan dari total kuota 60.000,” ujar pernyataan resmi kementerian tersebut dikutip dari arabnews.

“Mereka yang ingin berhaji melalui skema khusus diimbau segera melakukan pemesanan dengan perusahaan haji yang disetujui pemerintah sebelum batas waktu berakhir.”

Untuk musim haji 2026, Pakistan memperoleh kuota 179.210 jamaah. Dari jumlah itu, sekitar 118.000 kursi dialokasikan untuk program pemerintah, sementara sisanya—sekitar 60.000 kursi—diserahkan ke operator swasta.

Hingga pertengahan Oktober, baru 44.000 calon jamaah yang memesan tempat melalui operator resmi. Artinya, masih ada 16.000 kursi tersisa yang berisiko tidak terisi jika masyarakat menunda pendaftaran.

Belajar dari Kegagalan Tahun Lalu

Kementerian mengingatkan pengalaman pahit tahun lalu ketika sekitar 63.000 warga Pakistan gagal berangkat hajikarena keterlambatan pembayaran dan mismanajemen sejumlah operator swasta. Akibatnya, Islamabad terpaksa mengembalikan kuota yang tidak terpakai kepada otoritas haji Arab Saudi.

Pemerintah kini menegaskan sistem pengawasan lebih ketat terhadap perusahaan penyelenggara agar kasus serupa tak terulang.

Sebagai bentuk kemudahan, sejak bulan lalu pemerintah Pakistan mengizinkan calon jamaah yang batal berangkat karena keadaan darurat untuk mengajukan pengembalian dana atau menunjuk anggota keluarga sedarah agar bisa berangkat tahun berikutnya.

Kebijakan ini disebut sebagai “bantuan besar bagi calon jamaah” yang mengalami kendala mendadak menjelang keberangkatan.

Skema Pemerintah dan Setoran Awal

Bagi peserta skema pemerintah, pendaftaran haji telah dimulai sejak Agustus dengan setoran awal sebesar 500.000–550.000 rupee Pakistan, setara dengan sekitar Rp31,4 juta–Rp34,6 juta tergantung jenis paket yang dipilih. Sisa pembayaran akan ditagih pada November mendatang.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan proses administrasi dan alokasi akomodasi berjalan sesuai jadwal keberangkatan yang ditetapkan Arab Saudi untuk musim haji 2026 (1447 H).

Fakta Singkat: Haji Pakistan 2026

Total kuota nasional: 179.210 jamaah

Kuota pemerintah: 118.000

Kuota swasta: 60.000

Tersisa kosong: ±16.000 kursi

Batas pendaftaran: 17 Oktober 2025

Setoran awal skema pemerintah: Rp31,4 juta–Rp34,6 juta

Periode pelunasan: November 2025

Kursi kosong rawan hangus jika tidak dipesan sebelum tenggat.

 

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pendaftar Haji Sulsel hingga 14 Februari 2012 Diminta Segera Lapor ke Kantor Kemenhaj di Daerahnya

    Pendaftar Haji Sulsel hingga 14 Februari 2012 Diminta Segera Lapor ke Kantor Kemenhaj di Daerahnya

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 141
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Kementerian Haji (Kemenhaj) Sulawesi Selatan mengimbau masyarakat yang telah mendaftarkan diri sebagai calon jemaah haji paling terakhir 14 Februari 2012 agar segera melapor ke Kantor Kementerian Haji atau Kantor Kementerian Agama di kabupaten/kota masing-masing. Imbauan tersebut disampaikan sebagai bagian dari persiapan pemberangkatan calon jemaah haji yang masuk dalam proyeksi keberangkatan musim haji 2017. […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Haji RI Melahirkan di Makkah, Diumumkan Bulan Sabit Merah Saudi

    Jemaah Haji RI Melahirkan di Makkah, Diumumkan Bulan Sabit Merah Saudi

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 601
    • 0Komentar

    SAUDI – Peristiwa tidak biasa terjadi di halaman luar Masjidil Haram di Makkah pada Jumat pagi, 21 Juni 2025. Seorang jemaah haji Indonesia dilaporkan telah melahirkan di pelataran Masjidil Haram. Menurut Media Gulf News, Rabu 25 Juni 2025, otoritas Bulan Sabit Merah Saudi di Makkah mengumumkan salah satu tim ambulansnya berhasil membantu seorang ibu dari […]

    Bagikan Berita:
  • Hari Ini 15 Muharram, Kakbah Dibersihkan: Tradisi Sakral yang Terus Dilestarikan Sejak Berabad-abad

    Hari Ini 15 Muharram, Kakbah Dibersihkan: Tradisi Sakral yang Terus Dilestarikan Sejak Berabad-abad

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 160
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Prosesi pencucian Ka’bah kembali digelar hari ini, bertepatan dengan 15 Muharam. Tradisi tahunan yang telah berlangsung selama berabad-abad ini menjadi salah satu momen sakral dalam pemeliharaan Ka’bah sekaligus simbol penghormatan umat Islam terhadap kiblat mereka. Menjelang prosesi dimulai, pintu Ka’bah dibuka sebagai tanda dimulainya pembersihan bagian dalam bangunan suci tersebut. Seluruh interior, mulai […]

    Bagikan Berita:
  • Begini Aturan Denda untuk Travel, Jika Ada Jemaah Umrah yang Kabur dari Rombongan

    Begini Aturan Denda untuk Travel, Jika Ada Jemaah Umrah yang Kabur dari Rombongan

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 651
    • 0Komentar

    SAUDI – Kasus kaburnya seorang jemaah umrah salah satu travel karena menikah dengan seorang warga Pakistan, menjadi perbincangan di media sosial. Travel penyelenggara umrah menjadi pihak yang dirugikan, karena jemaah itu menyalahgunakan visa umrah dan tinggal dalam waktu lama secara ilegal di Arab Saudi. Travel pun bakal dikenakan denda oleh pemerintah Arab Saudi, jika jemaah […]

    Bagikan Berita:
  • 38 Jemaah Umrah Riau Gagal Berangkat Padahal 3 Kali ke Bandara, Travel BMW Ternyata Tak Berizin

    38 Jemaah Umrah Riau Gagal Berangkat Padahal 3 Kali ke Bandara, Travel BMW Ternyata Tak Berizin

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 75
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Sebanyak 38 calon jemaah umrah asal Riau harus menelan kekecewaan setelah gagal berangkat ke Tanah Suci sesuai jadwal. Persoalan ini mencuat setelah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Riau menemukan bahwa biro perjalanan yang memberangkatkan mereka, PT Brilian Mega Wisata (BMW), belum mengantongi izin resmi sebagai penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU). Puluhan calon jemaah […]

    Bagikan Berita:
  • Pengusutan Kasus Haji, KPK Duga Kuota Petugas Haji Juga DIsalahgunakan

    Pengusutan Kasus Haji, KPK Duga Kuota Petugas Haji Juga DIsalahgunakan

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 536
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan berbagai dugaan modus korupsi terkait pembagian kuota haji tambahan 2024. Sebelumnya, KPK telah memeriksa beberapa ketua asosiasi dan biro travel haji di Gedung Merah Putih KPK, Rabu 1 Oktober 2025 lalu. Selain kuota haji tambahan, penyidik menemukan adanya indikasi penyalahgunaan kuota petugas haji. “Dalam pemeriksaan ini, KPK juga […]

    Bagikan Berita:
expand_less