Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Arab Saudi Targetkan 5 Juta Jemaah Haji Per Tahun, Antrean Jemaah RI Bakal Turun Drastis

Arab Saudi Targetkan 5 Juta Jemaah Haji Per Tahun, Antrean Jemaah RI Bakal Turun Drastis

  • account_circle Imam Dzulkifli
  • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
  • visibility 672
  • print Cetak

SAUDI – Proyek skala besar Arab Saudi melalui Visi 2030, bukan cuma akan meningkatkan kenyamanan jemaah, tapi juga memperluas kapasitas hingga 5 juta jemaah haji dan 30 juta jemaah umrah setiap tahun.

Jika target tersebut tercapai, antrean panjang haji yang selama ini menunggu hingga 20 sampai 40 tahun, terutama di Indonesia, bisa berkurang drastis.

Saat ini, ada daerah di Indonesia yang waktu tunggunya mencapai lebih dari 40 tahun.

Namun, pemangkasan antrean ini juga bergantung pada kesiapan administrasi dalam negeri, termasuk penambahan kuota dan kecepatan proses pendaftaran.

Mengapa antrean akan turun drastis?

Angka 5 juta jemaah itu naik hampir tiga kali lipat dibanding jumlah jamaah haji rata rata per tahun. Pada tahun ini, jemaah haji mencapai sekitar 1,67 juta orang dari seluruh dunia.

Jamaah haji Indonesia berpotensi bertambah jika skema ini terealisasi. Saat ini saja jemaah haji reguler Indonesia mencapai 203.320. Jika ditambah dengan jemaah haji khusus jumlahnya menembus 220.000. Sebelumnya di tahun 2024 Indonesia memperoleh kuota haji tertinggi sebesar 241.000 jemaah.

Untuk mewujudkan target tersebut, berbagai pembenahan besar-besaran akan dilakukan terhadap infrastruktur ibadah haji, khususnya di kawasan Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) yang kerap mengalami kepadatan tinggi saat puncak pelaksanaan ibadah haji.

“Kami dapat informasi bahwa Mina akan dibangun delapan lantai, tidak pakai tenda lagi. Jalan layang juga akan ditambah. Ini membuka kemungkinan baru dalam pelayanan haji,” ujar Menteri Agama RI Nasaruddin Umar.

Selain itu, pemerintah Saudi juga berencana melakukan pelebaran area sekitar Ka’bah, pemotongan bukit di sekitar Masjidilharam, hingga pembangunan jalan baru dan jalan layang menuju Muzdalifah dan Mina. Tempat Jamarat (tempat lempar jumrah) tengah direncanakan akan direnovasi menjadi lima lantai. Serta area Sa’i antara Shafa dan Marwah juga akan diperluas.

Tantangan Bagi Penyelenggara Ibadah Haji RI

Anggota Timwas Haji DPR RI Marwan Dasopang memperingatkan pentingnya kesiapan Badan Penyelenggara Haji Indonesia dalam menghadapi rencana ambisius Saudi yang menargetkan jumlah jemaah haji mencapai lima juta orang pada tahun 2030.

Ia menekankan, jika hal itu berarti membuka sistem haji secara mandiri tanpa pengawasan negara, maka bisa membahayakan perlindungan terhadap jemaah Indonesia di luar negeri.

Oleh karena itu Marwan meminta Badan Penyelenggara Haji (BPH) Indonesia yang akan mengelola keberangkatan jemaah Indonesia mulai tahun depan, tidak hanya bersikap reaktif.

“Kita minta badan penyelenggara haji mengevaluasi dan menangkap keinginan Saudi. Kalau Saudi tidak ingin ada jemaah ilegal di sana, berarti kita harus pastikan semua jemaah Indonesia tercatat dan terlindungi,” ujarnya dilansir emedia.dpr.go.id, Selasa (15/7).

Lebih lanjut Marwan khawatir target lima juta jemaah di tahun 2030 itu bisa saja diwujudkan lewat sistem haji mandiri, bahkan dengan pembelian kuota langsung melalui aplikasi.

“Kalau aplikasi ini betul-betul bebas dipakai orang untuk berhaji tanpa filter dari pemerintah Indonesia, ini berbahaya. Kita tidak tahu siapa yang berangkat. Tidak ada datanya,” kata Marwan.

Situasi ini, menurutnya, sangat rawan. Sebab, perlindungan terhadap Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri adalah amanat Undang-Undang Penyelenggaraan Haji dan Umrah. Tanpa data resmi dan koordinasi antarnegara, upaya perlindungan bisa lumpuh total.

“Oleh karena itu, pemerintah Indonesia, melalui badan haji, harus mulai memikirkan solusi. Perangkat apa yang harus disiapkan, dan kesepakatan apa yang harus dibangun dengan pemerintah Saudi sejak dini,” tegas Marwan

Marwan berharap Indonesia tidak hanya menjadi penonton dari sistem besar yang tengah dibangun Saudi, melainkan ikut terlibat aktif dalam merancang perlindungan dan kenyamanan jemaah Indonesia di masa depan.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Imam Dzulkifli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Risiko Telat Bayar ke Saudi, Anggota DPR Usul Bentuk Tim Khusus Verifikasi Data

    Risiko Telat Bayar ke Saudi, Anggota DPR Usul Bentuk Tim Khusus Verifikasi Data

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 351
    • 0Komentar

    HAMRANEWS — Risiko keterlambatan pembayaran layanan haji ke Arab Saudi kembali menjadi sorotan. Wakil Ketua MPR sekaligus anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PKS, Hidayat Nur Wahid (HNW), mengusulkan pembentukan tim khusus verifikasi demi mencegah terhambatnya proses Pengembalian Keuangan (PK) jemaah haji khusus yang berpotensi berdampak pada pembayaran kontrak layanan di Tanah Suci. HNW […]

    Bagikan Berita:
  • Lebih dari 10 Lokasi di Makkah Disurvei untuk Jadi Kawasan Kampung Haji Indonesia

    Lebih dari 10 Lokasi di Makkah Disurvei untuk Jadi Kawasan Kampung Haji Indonesia

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 405
    • 0Komentar

    JAKARTA — Pembangunan Kampung Haji Indonesia di Makkah mulai memasuki tahap penjajakan lokasi. Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, melakukan kunjungan kerja ke Arab Saudi untuk meninjau lebih dari 10 opsi lahan dan 3 proyek besar di Makkah yang berpotensi dijadikan lokasi Kampung Haji. Rencana tersebut merupakan tindak lanjut dari keinginan […]

    Bagikan Berita:
  • Momen Hangat Megawati Soekarnoputri di Depan Kabah Usai Terima Gelar Doktor HC PNU

    Momen Hangat Megawati Soekarnoputri di Depan Kabah Usai Terima Gelar Doktor HC PNU

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 340
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, menjalani momen spiritual penuh khidmat saat beribadah di depan Ka’bah, Masjidil Haram, usai menerima gelar Doktor Kehormatan (Honoris Causa) dari Princess Nourah bint Abdulrahman University (PNU), Riyadh, Arab Saudi. Momen tersebut menjadi penutup yang sarat makna dari rangkaian kunjungan Megawati di Arab Saudi. Usai agenda resmi penganugerahan […]

    Bagikan Berita:
  • Dilarang Bawa Barang Berlebihan, Tapi Jemaah Perlu Membawa Charger Ponsel, Kipas dan Barang-barang Ini Saat Wukuf

    Dilarang Bawa Barang Berlebihan, Tapi Jemaah Perlu Membawa Charger Ponsel, Kipas dan Barang-barang Ini Saat Wukuf

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 528
    • 0Komentar

    MAKKAH – Wukuf di Arafah merupakan momen puncak ibadah haji yang sangat penting dan sakral. Sesuai Rencana Perjalanan Haji (RPH) yang telah ditetapkan, jemaah haji akan melaksanakan wukuf di Arafah pada 9 Zulhijjah atau 5 Juni 2025. Karena itu, jemaah haji Indonesia harus mempersiapkan diri sebaik mungkin, termasuk membawa perlengkapan pribadi yang tepat saat menuju […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Haji Khusus Tazkiyah Tour Bersiap Berangkat, Pembimbing Tekankan Niat dan Perlunya Berwasiat

    Jemaah Haji Khusus Tazkiyah Tour Bersiap Berangkat, Pembimbing Tekankan Niat dan Perlunya Berwasiat

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 200
    • 0Komentar

    HAMRANEWS — Jemaah haji khusus Tazkiyah Tour dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada 3 Mei 2026. Beberapa hari sebelum keberangkatan, para jemaah mengikuti rangkaian persiapan akhir yang diisi dengan pembekalan rohani. Pembimbing haji khusus Tazkiyah Tour, Ustaz Dr. H. Baso Pallagawau, Lc., MA., menyampaikan sejumlah pesan penting sebagai bekal spiritual bagi para jemaah dalam menunaikan […]

    Bagikan Berita:
  • KPK Sita Dua Rumah ASN Kemenag dalam Pengusutan Kasus Kuota Haji

    KPK Sita Dua Rumah ASN Kemenag dalam Pengusutan Kasus Kuota Haji

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 413
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita aset dalam pengusutan kasus dugaan korupsi penyelenggaraan dan pembagian kuota haji di Kementerian Agama (Kemenag). Kali ini, dua rumah mewah di Jakarta Selatan yang diduga hasil jual beli kuota haji diamankan penyidik. Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkap penyitaan dilakukan pada Senin, 8 September 2025. “Penyidik KPK telah […]

    Bagikan Berita:
expand_less